HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
HAEKAL JADI ORANG KETIGA



Di kamar Jay berusaha menjelaskan kepada Naya, di tidak bermaksud menduakan Naya, apalagi dengan Haekal. Tapi keadaannya sedikit membaik jika dekat dengan Haekal.


"Sayang dengerin aku dulu" ucap Jay


"Tidak aku tidak mau mendengarkan mu, kamu jahat sekali" ucap Naya yang cemberut


"Bukan begitu sayang aku tidak tau entah kenapa aku selalu ingin dekat dengan Haekal" ucap Jay.


"Terus kamu mau selalu bersama Haekal, lalu kita tidur nanti malam di kamar ini bertiga" ucap Naya.


"Sayang itu tidak mungkin, aku tidak akan membawa Haekal ke sini kalau malam. Sayang ayolah jangan marah begini, lagian Haekal itu laki-laki kenapa kau cemburu padanya" ucap Jay yang terus membujuk sang istri.


"Aku juga tidak kenapa bisa cemburu, aku sangat kesal jika kamu dekat-dekat dengan Haekal, padahal biasanya tidak" ucap Naya yang juga kebingungan.


Jay yang tau hal tersebut karena pengaruh kehamilan Naya, ia pun berlutut dan mencium perut Naya.


"Baby kecil, kenapa kamu membuat mommy daddy begini. Kamu menyiksa kami berdua" ucap Jay yang mengelus perut Naya.


"Jadi menurut mu ini salah anak ku?, yak tuan Anderson, anda yang melakukan ini padaku, sehingga anak ini menetapkan dalam perutku, jadi kenapa menyalahkan anak ku" ucap Naya yang kepribadiannya benar-benar berubah drastis.


"Sayang bukan begitu, aku cuma..." ucap Jay yang berdiri dan memegang ke-dua bahu sang istri.


"Cuma apa?, cuma menyalahkan janin do perutku ini?, Dia tidak tau apa-apa, bahkan belum membentuk sempurna, tapi kau sudah menyalahkannya" ucap Naya yang kesal.


"Sayang...." Ucap Jay yang kemudian langsung di sela oleh Naya


"Jangan memanggilku lagi, nanti malam jangan tidur di samping ku" ucap Naya yang kemudian menuju ke kamar mandi.


Kepribadian Naya dan Jay benar-benar berubah. Naya yang biasanya begitu senang jika bersama Haekal, sekarang menjadi kesal saat melihat Jay terus bersama Haekal. Begitu pun dengan Jay, dia selalu kesal melihat tingkah aneh Haekal, tapi sekarang dia benar-benar ingin selalu bersama Haekal.


Selama Naya di kamar mandi, Jay memilih untuk turun ke bawah dengan wajah cemberut.


"Kau kenapa?" tanya Tirta yang sudah berada di mansion.


"Aku tidak tau dengan Naya, dia marah hanya karena masalah sepele, aku tidak tau cara membujuknya, semua kata yang aku ucapkan pasti akan salah di pendengarannya" ucap Jay.


"Naya seperti itu?, biasanya kau yang suka marah-marah" ucap Teil


"Aku menjelaskannya semuanya padanya, tapi tetap dia marah" ucap Jay.


"Mungkin itu pengaruh kehamilan Naya, seperti Hyung juga, sekarang Hyung sangat suka dekat dengan Haekal, dulu Hyung sering kesal padanya" ucap Mark.


"Itulah kenapa orang tua berkata, jangan terlalu benci pada orang nanti kau akan jatuh cinta padanya" ucap Haekal


"Kau benar Haekal" ucap Jay yang membuat semua anggota Jaytrack 127 dan Dream terkejut.


"Wah daebak, bahkan kau membenarkan ucapan Haekal" ucap Kelvin


"Sepertinya sekarang kau jatuh cinta pada anak ku" ucap Jhonny


"Aku masih mencintai istri ku" ucap Jay cuek.


"Dimana yang lain?"tanya Jay yang tak melihat kehadiran anggota JaytrackV di sana.


"aku mengerahkan mereka untuk menyelidiki sesuatu" ucap Kelvin.


"Ada hal baru yang ku temukan, jadi aku minta mereka untuk mengurusnya" sambung Kelvin.


"Kau sangat pandai memerintah orang lain" ucap Jay


"Itu gunanya menjadi ketua" jawab Kelvin sambil tersenyum smirk.


"Yudha dan zeus juga sedang mengikuti Scott, mereka berdua menemui titik keberadaan Scott" ucap Tirta.


"Aku senang memiliki kalian semua, karena kalian benar-benar dapat di andalkan" ucap Jay


Mereka pun membicarakan banyak hal, dari masalah Naya sampai ke masalah yang sedang mereka selidiki.


Namun di saat mereka sedang sibuk berbicara, Naya turun kebawa dan nangis seperti anak kecil yang sedang merengek, hal tersebut membuat Jay panik dan begitu pun dengan anggota Jaytrack yang berada di sana juga panik.


"Sayang ada apa?" tanya Jay yang menghampiri Naya


Sontak kejadian itu membuat anggota Jaytrack yang ada di situ menahan tawanya, Jay benar-benar hanya di lewati oleh Naya begitu saja.


"Kmu kenapa?" tanya Tirta.


"Aku sedang kesal dengannya, jadi aku pergi sebentar untuk mandi, tapi saat aku keluar dia sudah tak ada di kamar, dia meninggalkan aku sendiri oppa setelah dia menitipkan bayi ini di perut ku" Ucap Naya sambil menangis dan membuat anggota Jaytrack yang ada di sana menahan tawa.


"Sayang bukan begitu, aku hanya ingin memberikan kamu waktu untuk sendiri dulu" ucap Jay yang mencoba menjelaskan.


"Naya yang di bilang sama Jay benar" ucap Tirta


"Jadi oppa membelanya?" tanya Naya


"Tidak, aku tidak membelanya" ucap Tirta yang panik


"Tapi Naya, jay hanya berusaha membuatmu lebih nyaman" ucap Tirta lagi.


"Alah oppa sama saja dengannya. Apa gunanya memiliki seorang oppa tapi tidak membela ku" ucap Naya yang ingin kembali ke kamarnya.


"Ini juga salahmu, karena telah menarik perhatian suami ku, kau orang ketiga dalam rumah tangga ku" ucap Naya yang menunjuk ke arah Haekal dan membuat anggota Jaytrack lainnya menahan tawa.


"Yak Naya aku tidak seperti itu, kenapa aku menjadi orang ketiga" ucap Haekal yang panik.


"Haekal benar sayang, dia tidak salah, ini semua kerena pengaruh kehamilan mu" ucap Jay


"Tuh kan, kau lebih membelanya dari pada aku?, bahkan kau menyalahkan kehamilan ku" ucap Naya.


"sayang tidak..." ucap Jay namun kembali di sela oleh Naya.


"Sudah cukup, nanti malam jangan tidur bersama ku, tidur bersama Haekal sana" teriak Naya dan pergi


"aghhhh" teriak Jay yang frustasi dan mengacak-acak rambutnya.


"Oke Jay kau boleh tidur dengan selingkuhan mu" ucap Kelvin


"Yak Hyung kamu bilang apa?" ucap Haekal


"Wah Haekal kau merebut suami Naya" Ucap Reyhan.


"Kau diam, aku masih normal" ucap Haekal


"Hahahahah" mereka semua tertawa kecuali Jay dan Haekal.


Malam pun tiba, di meja makan hanya ada Jay dan Naya. Naya bahkan tak berbicara sedikitpun dengan Jay.


"Kamu masih marah?.....


...****************...


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


maaf jika ada kata-kata yang typo....


...----------------...


...----------------...


...----------------...