HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
HAPPY ENDING



Kehidupan Naya sudah lebih baik, Clarissa pun sudah mulai jarang menganggu kehidupan Jay. Beberapa hari pun berlalu, Naya sudah mulai pulih dan di izinkan untuk pulang. Naya juga sudah berkunjung ke makan ibu dan ayahnya.


TUJUH TAHUN KEMUDIAN


Semua berjalan begitu cepat setelah kejadian tujuh tahun yang lalu, Naya dan Jay kembali di karuniai seorang putra tampan yang berusia 5 tahun 2 dan seorang putri cantik yang baru berusia 1 tahun 8 bulan.


Putra pertama mereka bernama Jash Prince Anderson dan putri kecil mereka bernama Jesslyn Princess Anderson.


"Sayang di mana Jash dan Jesslyn? " tanya Jay yang baru turun dari tangga dan melihat sang istri sedang menyiapkan makanan.


"Jash pergi bersama anak Dream dan Jesslyn di bawa oleh Tirta oppa dan Reva" ucap Naya.


"Jadi kita hanya berdua di mansion? " tanya Jay yang memeluk Naya dari belakang.


"Ibu Margin dan para maid" ucap Naya


"Mereka tidak berani menganggu kita sayang" ucap Jay yang mencium kepala Naya.


"Maaf tapi kami harus menganggu" ucap Jhonny yang baru datang dengan Naura.


"Naura... " ucap Naya yang memeluk Naura.


"Kau selalu menjadi pengganggu" ucap Jay


"Hahahah, maaf" ucap Jhonny yang tertawa.


"Ada apa kalian kemari?, apakah kalian sudah mendapatkan gaun pengantinnya? " tanya Naya.


"Justru itu Nay, kamu harus bantuin aku" ucap Naura.


"Aku tidak pandai dalam mencari hal seperti itu. Meminta saran dia pun, ngasihnya gaun terbuka semua" ucap Naura yang sedikit menyindir Jhonny.


"Tapi itu cocok untuk mu" ucap Jhonny


"Cocok dari mana? " tanya Naura.


"Kau mau tubuh calon istri mu terekspos keluar" ucap Naura.


"Sudah-sudah, kalian ini udah mau nikah masih aja ribut terus. Nanti aku temani deh" ucap Naya.


"Sekarang Nay, acaranya besok dan aku belum menemukan gaunnya" ucap Naura.


"Oke-oke, tapi kita sarapan dulu" ucap Naya


"Sayang ayok" ucap Naya lagi pada Jay.


"Gagal sudah rencana ku membuatkan Jesslyn adik" ucap Jay dengan wajah malas.


Setelah sarapan Naya dan Jay menemani Naura untuk mencari gaun. Sesampainya di butik Naya menyarankan beberapa gaun yang cocok untuk Naura, tanpa berpikir lama Naura langsung memilih salah satu gaun yang di ambil oleh Naya.


"Kayaknya aku cocok gaun yang kedua deh Nay" ucap Naura.


"Ya udah ambil itu aja Mau" ucap Naya.


"Oke" sahut Naura yang tersenyum.


"Lihat kan, istri ku tak butuh waktu lama untuk meyakinkan calon istri mu tentang gaun" ucap Jay dengan bangga


"Eumm itu benar, aku harus mengakuinya" ucap Jhonny


"Itu karena selera istri ku bagus" ucap Jay yang terus membanggakan dirinya sendiri.


"Iya kau sangat benar tuan Anderson, istri anda memang memiliki selera yang begitu bagus, namun ada satu selera istri anda yang begitu jelek" ucap Jhonny yang membuat Jay penasaran.


"Apa?" tanya Jay yang penasaran


"KAU" ucap Jhonny yang sedikit berbisik pada Jay dan pergi meninggalkan Jay yang kesal.


"Sayang kita bayar gaunnya sekarang" ucap Jhonny yang menghampiri Naura dan Naya.


"Si brengsek sialan, kau juga tak akan bisa menikah dengan gadis mu itu tanpa bantuan aku, walaupun ada bantuan istri mu juga yang banyak" ucap Jay dengan lantang kemudian mengecilkan nada bicaranya.


Hari yang di tunggu akhirnya datang juga, Naya dan Reva terus menenangkan Naura yang merasa deg-degan dan grogi.


"Aduh Nay, Rev, aku takut banget nih" ucap Naura.


"Bukan takut Nau kamu hanya lagi deg-degan aja" ucap Naya


"Iya, kamu tarik nafas kamu dulu dan tenangkan diri kamu" ucap Reva.


Kleeek pintu terbuka dan masuklah ke-dua orang tuanya Naura.


"Ma, pa" ucap Naura


"Sayang, kamu sangat cantik" ucap Mora pada putrinya


"Akhirnya papa dapat melihat putri papa berdandan sangat cantik" ucap papa Farhan.


"Ma, pa, aku sangat deg-degan" ucap Naura


"Kenapa?, lihatlah ada papa, mama dan sahabat-sahabat mu di sini" ucap papa Farhan


"Itu benar, kami berdua sini Naura" ucap Naya.


"Kita bakal ada di depan kamu terus" ucap Reva sambil tersenyum.


"Ya udah yok, calon suami mu sudah menunggu" ucap papa Farhan.


Saat Mereka sudah keluar, semua mata tertuju pada mereka, Jhonny tak mengedipkan matanya saat melihat Naura.


"Jesslyn lihatlah mommy sayang, mommy mu sangat cantik" ucap Jay pada baby kecilnya yang ia gendong.


"My mommy" ucap Jash yang berdiri di samping Jay, Jake dan Jackie.


"Mommy mu selalu terlihat cantik Jash" ucap Jake.


Acara pun di mulai, Jhonny dan Naura mulai melakukan janji pernikahan. Setelah mengucapkan janji pernikahan Naya dan Reva kembali naik keatas podium untuk menyerahkan cincin pernikahan Jhonny dan Naura.


"Tirta aku sedikit takut melihat istri mu dengan perut yang besar memakai heels yang panjang begitu" ucap Ten


"Itu sudah biasa untuknya" ucap Tirta.


"Kau tak takut? " tanya Teil


"untuk apa aku takut, dia sudah sangat mahir menggunakannya" ucap Tirta.


"Kapan kita akan menikah? " tanya Haekal


"Siapa?" tanya Reyhan


"Kita" ucap Haekal lagi.


"Kita?, kita?, aku akan menikah dengan wanita cantik yang kiyowo, bukan dengan mu. Jadi jangan tanya kapan kita akan menikah" ucap Reyhan.


"Haekal kau menyukai Reyhan?, kau tak normal? " tanya Young


"Yakk, bukan begitu maksud ku" ucap Haekal.


"Maksud ku kapan kita akan menikah dengan pasangan kita masing-masing, seperti Jay, Jhonny dam Tirta Hyung" ucap Haekal


"Memangnya kita sudah memiliki pasangan? " tanya Jisung


"Belum" ucap Haekal.


"Hahahhaha" tawa anggota Jaytrack yang tertawa.


Acara berjalan dengan lancar, semuanya sedang menikmati setiap makanan yang ada. Jay dan Naya tersenyum melihat para anggota Jaytrack yang saling bercanda.


"Apakah ini kemenangan untuk kita? " tanya Naya yang menggendong Jesslyn.


"Ini akhir yang membahagiakan bagi kita sayang" ucap Jay yang merangkul Naya dan mencium kepala Naya.


"Aku masih belum menyangka kita sudah memiliki dua anak, putra yang begitu tampan" ucap Naya sambil melihat Jash yang bermain dengan Jaytrack Dream.


"Satu lagi putri yang begitu cantik" sambung Naya lagi yang menatap Jesslyn yang berada dalam gendongannya.


"Kita akan mendapatkan anak lagi jika kamu mau" ucap Jay


"Kau hanya memikirkan itu saja, setidaknya kita tunggu sampai Jesslyn masuk 5 tahun dulu" ucap Naya


"Baiklah sayang aku akan menunggu, selama Jesslyn belum berusia 5 tahun maka aku akan mengeluarkannya di luar" ucap Jay yang mengambil Jesslyn dari Naya dam berbisik pada Naya.


"Bughhhh jaga omongan mu" ucap Naya yang memukul lengan Jay


"Baiklah sekarang aku harus mengklaim kamu apa?, CEO OR MAFIA? " tanya Naya.


"CEO dingin atau MAFIA galak dan menyeramkan? " sambung Naya.


"Eummm, tentu saja kamu harus ngeklaim aku sebagai SUAMI PERHATIAN" ucap Jay yang menekankan perkataannya.


"Eummm apakah suami ku ini begitu perhatian" ucap Naya yang bercanda


"Aku yang paling perhatian dan mencintaimu sayang" ucap Jay


"Love you" ucap Jay


"Love you more and more" ucap Naya.


Jay yang menggendong Jesslyn, mendekati wajah Naya dan mencium Naya, Jackie menutup mata Jash yang melihat ke-dua orang tuanya berciuman.


END~~~~


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...


...----------------...


Hay guys terimakasih karena telah mendukung author di cerita ini, terimakasih juga semangat dan suport terbaik dari kalian, love you guys. Dukung terus karya author yang lainnya. Dan jangan lupa terus pantengin akun author karena bakal secepatnya mengupdate cerita lainnya yang bercerita tentang CINTA YANG BERBEDA


🥰🥰🥰🥰