
"mencari gaun pernikahan" sahut Jay
"buat siapa?" tanya Naya lagi
"buat kamu, besok kita akan menikah Naya" ucap Jay yang membuat Naya melotot karena terkejut.
"a..apa? Mana mungkin" ucap Naya yang terkejut
"itu mungkin Chagi, pernikahan ini antara kita berdua, dan aku setuju untuk menikah dengan mu besok, dan kamu pun pasti setuju" sahut Jay yang tersenyum dan menurunkan kepalanya sejajar dengan Naya.
"ta..tapi aku tidak bilang setuju" ucap Naya pelan dan membuang wajahnya karena tak mau menatap Jay
"kenapa?" tanya Jay dengan ekspresi wajah yang berubah.
"ka..karena anda tidak bertanya" jawab Naya cepat karena takut dengan perubahan wajah Jay.
"mau menikah dengan ku?" tanya Jay sambil senyum kembali
"aku tidak mau" ucap Naya
"Naya kau harus menikah dengan ku" paksa Jay
"mengajak orang menikah kok malah maksa sih" ucap Naya pelan
"ayok menikah besok Naya" ucap Jay lagi
"kenapa?, inikan terlalu ce..." ucap Naya yang terpotong
cup..Jay mencium Naya
"karena aku mencintaimu" ucap Jay yang melepas ciumannya.
Naya terdiam sesaat, namun Jay kembali membuat Naya kembali berbicara
"kau mau menikah dengan ku Naya" tanya Jay lembut
"aku..." ucap Naya
"sekarang ganti pakaian mu, kita akan mencari gaun untuk pernikahan kita besok, aku mau kamu terlihat cantik besok" ucap Jay cepat dan mendorong Naya pelan ke kamarnya.
"tapi..." sahut Naya lagi
"mau aku yang mengantikan nya?" tanya Jay dengan senyuman nakal dan dengan cepat Naya menggelengkan kepalanya dan masuk ke kamar.
Setelah 15 menit Naya pun turun ke bawah dan melihat Jay yang menunggunya dengan sabar.
"ayok kita berangkat" ucap Jay yang menggandeng Naya
Jay membukakan pintu mobil juga buat Naya, dan di dalam mobil sudah ada Donny yang menjadi sopir nya.
"kita jalan Don" ucap Jay
"baiklah" sahut Donny dan berjalan
di mobil Jay menanyakan pada Naya ingin menggunakan gaun pernikahan seperti apa.
"kamu ingin mengunakan gaun pernikahan warna apa?" tanya Jay
"apa anda yakin ingin menikahi saya?" tanya Naya yang masih ragu
"apa aku terlihat bercanda sekarang?" tanya Jay
cup..Jay kembali mencium Naya yang membuat Naya kaget dan Donny oun melotot melihatnya.
Naya langsung mendorong Jay, karena malu ada Donny.
"Donny oppa di sini" ucap Naya yang membuat Donny salah tingkah
"jadi kamu mau aku mencium kamu saat kita berdua saja,, kalau berdua aku bukan hanya mencium mu Naya, tapi juga memakan mu" ucap Jay spontan dan membuat wajah Donny memerah
"apa anda karnibal yang suka memakan daging manusia" ucap Naya polos
"iya, aku memang seorang karnibal yang suka memakan kamu, hanya kamu Naya" ucap Jay
"bagaimana aku bisa menikah dengan seorang karnibal" sahut Naya pelan dan gelisah
"yak, jadi kamu benar-benar mengira bahwa aku karnibal" ucap Jay yang kesal dan Donny yang menahan tawanya.
"tadi anda sendiri yang mengatakannya" ucap Naya
"CHAGI NAYA, CHAGIYA,awas saja jika kamu memanggilku dengan sebutan lain" ucap Jay yang kesel.
Jay yang melihat Donny menahan tawanya langsung kesel
"awas saja kau, kalau berani tertawa Donny" ucap Jay tegas dan membuat Donny langsung memasang wajah dingin
("kenapa mulut ku ingin menolak pernikahan ini, tapi hati aku tidak, aku semakin merasa aman saat berada di samping nya, apa aku juga mencintai dia. aduh bagaimana ini")batin Naya
sekitar setengah jam perjalanan mereka pun sampai ke butik gaun pernikahan.
"kau tetap di sini, jangan masuk aku tak mau kau melihat Naya mengenakan gaun pernikahan kami" ucap Jay yang membuat Naya malu
"heh, posesif sekali" ejek Donny
"gaji kau di potong" sahut Jay dan menarik Naya untuk masuk ke butik
"apa, kenapa dia seenaknya begitu" sarkas Donny.
saat Donny di mobil ia melihat....
...----------------...
...----------------...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
maaf jika ada kata yang typo
...****************...
...****************...
...****************...
jangan lupa mampir ke cerita baruπππ