
"habisi mereka dan nikmati malam pertama mu" ucap Johnny sambil menepuk pundak Jay
"mereka sudah mengepung mansion ini" ucap Kelvin
"Tirta dia sudah datang?" tanya Jay
"sudah, aku harap ini akan berhasil" ucap Tirta
"hyung para musuh sudah mengepung" ucap Jackie
Jay dan yang lainnya pun keluar
"tuan Jay Anderson selamat atas pernikahan mu, aku datang hanya untuk memberikan sedikit hadiah" ucap Scot
"ya tuan Scot benar, alangkah baiknya jika kau memperkenalkan istri mu pada kami" ucap Mafia lainnya yaitu Jung
"tuang Jung kau terlalu mengikuti apa yang di katakan oleh Scot sehingga kau terlihat begitu bodoh" sahut Jay santai sambil tersenyum
"kalian tidak akan mengetahui istri ku, lagian jika kalian tau pun aku yakin kalian sangat mengenalnya" sambung Jay lagi
semua anggota Jaytrack yang mendengar hal tersebut langsung bingung dengan ucapan dari ketua nya.
"hahaha kau sangat membuat kami penasaran Jay Anderson" ucap Jung sambil ketawa
"serang mereka" perintah Scot
terjadilah baku tembakan di mansion kedua Jay, banyak anggota mafia black dan mafia Jung yang terkena tembakan dari anggota Jaytrack, sudah diakui bahwa anggota Jaytrack sangat lihat dalam pertarungan.
tiba-tiba salah satu anggota mafia Jung membisikkan sesuatu pada ketuanya, sehingga ketua Jung menarik semua anggotanya.
"semuanya berhenti dan kembali ke markas" teriak Jung dan berlari ke mobil
"hah, kenapa, ada apa ini?" tanya Scot
"urusan kita belum selesai Anderson, lihat pembalasan ku" ucap Scot pada Jay dan pergi juga.
"dasar buih kecil" ucap Yudha
"kalian kembalilah" perintah Jay
"kau tidak sabar untuk malam ini?" tanya Johnny sambil tersenyum
"iya aku sudah tidak saba, dan aku juga sudah sangat merindukannya" ucap Jay yang menarik dasinya kemudian pergi
"hahaha sepertinya Jay akan melepaskannya malam ini" ucap Kelvin
"wahhh apa maksud kalian Hyung" tanya young
"kau masih sangat muda untuk memahaminya" ucap Kelvin dan pergi.
semuanya pun kembali pulang ke rumah mereka masing-masing, kecuali Donny, Johnny, Kelvin dan Tirta Yang datang ke mansion utama Jay.
sesampainya di sana Jay melihat Naya dengan anggota Jaytrack Dream yang duduk di sofa.
melihat kedatangan Donny, Johnny, Kelvin dan Tirta anggota Jaytrack Dream langsung menghampiri mereka.
"di mana Jay Hyung?" tanya Jackie
"dia belum sampai ke sini?" tanya Johnny balik
"belum Hyung, bahkan Naya sudah kesel dari tadi" ucap Haekal yang menunjuk ke arah Naya yang masih duduk di sofa.
"ke mana Jay?" tanya Tirta
"Naya kamu tidurlah, aku akan mencari Jay" ucap Tirta yang menghampiri Naya
"kalian tidak perlu mencarinya, di sudah mengirim pesan" ucap Naya dengan tatapan kosong
(kau tak perlu menunggu ku di mansion tidur saja duluan, dan tidur di kamar mu jangan tidur di kamar ku)isi pesan dari Jay
setelah Jake membaca pesan dari Jay untuk Naya semuanya jadi kaget.
"apaan maksud Jay begitu" ucap Tirta
"Donny coba kau hubungi Jay" perintah Johnny
"sepertinya ponselnya sudah tak aktif" ujar Donny
"apa maksud semua ini, ada apa dengan Jay sebenarnya" sahut Tirta yang sudah marah
"Tirta sebaiknya kau sabar sabar dulu" ucap Kelvin
"bagaimana aku bisa sabar, saat melihat isi pesannya untuk adikku, dan mengapa adikku harus tidur di kamar nya, dia sudah menikah dengan adikku, dan seharusnya kamarnya menjadi kamar adikku juga" ucap Tirta yang emosi
"kau tenang dul..." ucap Kelvin dan do sela oleh Naya
"aku akan tidur, hari ini sangat membuat fisik dan batin ku lelah" ucap Naya dan pergi
"Naya..." panggil Tirta namun tak di gubris nya.
"apa-apaan Jay, apa dia ingin mempermainkan adikku, akan ku beri dia perhitungan jika berani" ucap Tirta emosi
"Hyung kau sabar dulu, jika Jay Hyung sudah pulang kita akan menanyakannya" sahut Andy.
semuanya pun bubar dari ruang tamu, anggota Jaytrack Dream, Donny Johnny, Kelvin dan Tirta memilih untuk menginap di markas utama mereka yang berani di mansion juga, supaya jika Jay pulang mereka langsung menanyakan semuanya pada Jay.
keesokan harinya Naya sudah berada di meja makan dengan margin dan beberapa maid lainnya.
margin terus mengajak Naya berbicara namun tak ada jawaban dari Naya.
"nyonya anda mau makan apa?" tanya margin
"apa saja" ucap Naya singkat
"Jay masih belum kembali" tanya Tirta yang datang ke meja makan
"belum tuan, tuang Jay belum kembali" ucap Margin
"kemana Jay?" ucap Tirta dengan suara keras
"aku di sini" sahut Jay di ambang pintu dan membuat semua orang melihat kearah Jay dan terkejut.
"Jay apa-apaan kau ini, kenapa kau membawa wanita ini kesini?" tanya Tirta yang emosi
"Giska akan tinggal di sini bersama ku?" ucap Jay santai sambil merangkul Giska
...----------------...
...----------------...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
maaf jika ada kata Typo...
...****************...
...****************...