HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
EMOSI JAY



Jay yang mendengar ucapan Donny menjadi terkejut.


"Jadi Naya sudah mengetahui semuanya" ucap Jay dengan tatapan kosong


"Iya Jay, Naya sudah mengetahui semuanya. Dia mencari mu sekarang, dia mengkhawatirkan kamu" ucap Donny yang menepuk bahu Jay.


"Jay kau harus memahami keadaan Naya, dia kehilangan anaknya, anak kalian, dia sangat menderita saat ini" ucap Teil yang juga memegang bahu Jay


"Dan setelah mengetahui kesulitan hidupmu, Naya menyadari bahwa kehidupan kamu lebih sulit, dia merasa bersalah pada mu" ucap Ten.


"Halo Vin"ucap Yudha pada ponselnya yang membuat Jay, Donny, Teil dan Ten melihat kearahnya.


(" Kalian di mana?, sudah menemukan Jay?"tanya Kelvin dengan nada panik


"Ada apa?, apa yang terjadi" Tanya Yudha


("Nyonya Clarissa datang dengan pengacara dan membawakan sebuah amplop yang berisi surat perceraian Jay dan Naya, dia sedang memaksa Naya untuk menandatangani nya"ucap Kelvin


"Kami akan ke rumah sakit sekarang" ucap Yudha dan mematikan panggilannya.


"Ada apa? " tanya Donny


"Jay, jika kau masih mencintai Naya sebaiknya kita cepat ke rumah sakit" ucap Yudha


"Ada apa?, ada apa dengan Naya" tanya Jay yang panik


"Kita ke rumah sakit sekarang, nyonya Clarissa di rumah sakit membawa pengacara untuk membuat kau dan Naya bercerai" ucap Yudha.


"Aku harus ke rumah sakit sekarang. Aku tak akan membiarkan wanita itu menyakiti istri ku dan membuat aku berpisah darinya" ucap Jay yang keluar dari ruangan Bar itu.


"Biar aku menyetir, kau tak bisa menyetir dalam keadaan setengah mabuk begini" ucap Donny.


Mereka langsung masuk ke mobil dan menuju ke rumah sakit. Jay sangat panik memikirkan keadaan Naya yang pasti didesak oleh mommy nya.


Di sisi lain, di ruangan rawat Naya, Tirta memeluk Naya dan menutup kuping Naya untuk tidak mendengar semua perkataan dan hinaan dari nyonya Clarissa.


"Cepat tanda tangan surat ini, saya mau anak saya jauh dari perempuan murahan seperti kamu" teriak Clarissa


"Jaga omongan anda nyonya Clarissa, anda seperti tidak sadarkan diri dalam menghina orang lain" ucap Jhonny


"Kamu diam, kamu tidak perlu ikut campur. Saya cuma mau dia bercerai dengan anak saya" bentak Clarissa


"Sebaiknya anda pergi sebelum kami memanggil satpam untuk menyeret anda keluar" ucap Kelvin


"Dan perlu anda ketahui nyonya, Jay tak pernah menganggap anda sebagai seorang ibu untuknya" ucap Kelvin lagi.


"Bicara apa kamu, saya yang melahirkan dan membesarkan Jay, jadi kamu tau apa tentang anak saya" ucap Clarissa.


"Dan kamu wanita sialan, tanda tangani surat ini dan menghilang lah dari kehidupan anak saya" ucap Clarissa yang terus menyerang Naya dengan kata-kata pedasnya.


"Tidak, saya tidak akan menandatangani surat itu" teriak Naya yang sudah tak tahan lagi


"Naya kamu gak perlu meladeni wanita tua ini" ucap Tirta yang memenangkan Naya.


"Tidak oppa hari ini aku akan meladeni mertua ku ini, mertua yang pernah menelantarkan anaknya, mengkhianati suami dan anaknya" ucap Naya yang sudah tak tahan lagi


"Jaga ucapan kamu, perhatikan dengan siapa kamu berbicara" bentak Clarissa.


"Saya berbicara dengan mommy dari suami saya, orang yang telah menyakiti suami saya" ucap Naya yang tak mau kalah


"Berani sekali kau.... " ucap Clarissa yang ingin menampar Naya namun langsung di tahan oleh Jay.


"Jangan berani menyentuh istri ku" ucap Jay


"Jay" ucap Naya yang matanya berkaca-kaca.


"Sayang" ucap Jay yang langsung memeluk Naya


"Maafkan aku" ucap Naya


"Tidak-tidak, aku yang harusnya minta maaf sayang" ucap Jay yang mencium kepala Naya


"Atas dasar apa anda meminta saya menceraikan istri saya? " tanya Jay dengan tatapan tajam


"Aku ini mommy mu, yang melahirkan mu" ucap Clarissa


"Kau melahirkan ku hanya untuk menutupi kesalahan-kesalahanmu, kau bahkan tak mengurusku sejak bayi, yang kau urus hanya Scott anak anda dari hasil perselingkuhan anda dengan Seno" ucap Jay yang membuat Clarissa kaget.


"Kau menelantarkan aku begitu saja, kau tak peduli sama sekali padaku, kau hanya menyayangi ku demi warisan dari daddy ku" bentak Jay


"Apa maksud mu Jay, tega sekali kamu menuduh mommy seperti ini" ucap Clarissa yang mencoba membela dirinya sendiri.


"Kau yang tega membunuh daddy ku" tarik Jay yang sudah di selimuti emosi


"Jay sudah, kamu jangan begini" ucap Naya yang memeluk pinggang Jay dari belakang.


"Jika aku bisa memilih, aku tidak mau di lahirkan oleh wanita jahat dan licik seperti mu" ucap Jay lagi.


"Aku tau betul, aku tau betul alasan kamu mau membuat aku dan Naya bercerai, aku tau niat busuk mu, aku tau" ucap Jay


"Apa, apa taj ada sedikitpun kasih sayang yang tulus dari mu untuk ku. Aku juga anak mu tapi kau selalu memperlakukan aku dengan baik disaat kau memerlukan uang, dan sekarang kau datang ke sini untuk mengambil harta Anderson dan membebaskan anak mu yang di penjara itu kan" ucap Jay yang mendekati Clarissa.


"Apa yang kamu ketahui itu tidak benar Jay, aku ini mommy mu" ucap Clarissa


"Kau mommy ku?, jadi bolehkah aku menanyakan sesuatu pada mu? " tanya Jay


"Tentu saja Jay, kau anak mommy, jadi kau boleh menanyakan apapun pada mommy mu ini" ucap Clarissa yang tersenyum palsu.


"Kenapa kau membunuh daddy ku?, kebayang kau mencelakai keluarga istriku dan kenapa kau juga membunuh keluarga Tirta? " tanya Jay dengan emosi yang memuncak dan membuat nyonya Clarissa diam membeku


"Kenapa kau diam, JAWAB" bentak Jay.


"Jay sudah jangan bahas ini dulu" ucap Tirta yang menghampiri Jay.


"Aku perlu tau jawabannya Tirta, dia membunuh orang yang kita sayangi" ucap Jay


"Pikirkan perasaan Naya" bisa Tirta yang membuat Jay melihat Naya yang sudah menutup mulutnya menangis.


"Kau lihat, kau lihat perempuan itu, perempuan yang menjadi istri ku sekarang merupakan anak yang keluarganya kalian bunuh, dia anak dari keluarga Aruna, kau membuat dia kehilangan kasih sayang dari keluarga nya" ucap Jah yang emosi dan membuat Clarissa menatap Naya.


"Dia di rawat oleh orang suruhan kalian, dia menderita, di jadikan budak dan setiap hari hampir dilecehkan oleh si brengsek Eric itu" ucap Jay


"Kau melakukan kejahatan demi menutupi kejahatan lainnya, kau membunuh keluarga Tirta karena mereka sudah mengetahui bahwa kau datang dari kecelakaannya keluarga Aruna" ucap Jay


"Dan liciknya lagi, kau mengambil perusahaan Aruna dan menyerahkannya untuk Seno" ucap Jay lagi.


"Jay sudah hentikan" ucap Jhonny


"Ikut saya.....


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...


...----------------...


...----------------...