HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
AMARAH JACKIE



"kalian berempat tolong pegang mereka biar aku bisa menelanjangi dia di sini, pasti mereka semua juga penasaran dengan isi di dalam pakaiannya" ucap Alex sambil tersenyum nakal.


"apa-apaan ini?" teriak Reva yang di pegang oleh Jenny dan Gebby


"yak lepaskan" teriak Naura yang juga di pegang oleh Alena dan Flora


"sekarang mari kita lihat isi di dalam pakaian mu Naya, apa yang membuat mu menjadi mahal" ucap Alex sambil mendekati Naya


Alex menarik baju Naya


"lepaskan aku Alex" teriak Naya yang ketakutan


"tidak akan, buka pakaian ini" teriak Alex


"gak mau lepaskan aku" teriak Naya yang memberontak dan menangis


"Alex jangan kurang ajar, lepasin Naya" teriak Naura yang di pegang oleh Alena dan Flora


"hahaha, telanjangin dia Alex" ucap Alena sambil tertawa puas


"lepaskan aku" teriak Naya yang sudah gemetaran dan menangis


brakkkkk pakaian Naya terobek oleh Alex dan menampakkan Pakaian dalam Naya


"hahahahahaha, lihat-lihat tubuh dia" ucap Alex yang memeluk Naya


"lepaskan aku" teriak Naya yang memberontak dan menangis


"bughhhh brengsek" teriak Jackie yang menonjok Alex


"berani sekali kau" ucap Alex yang memegang sudut bibirnya yang sudah berdarah.


"sialan, brukkk, bughhh bughhhh brakkk" Jackie memukul Alex bertubi-tubi.


Jackie menghajar Alex sampai benar-benar tak berdaya. Alex tak bisa melawan Jackie, Jackie membabi buta saat melihat adik angkatnya di lecehkan di depan banyak orang.


"Jackie sudah" ucap Jake yang menahan Jackie


"lepaskan aku Jake, akan ku buat dia mati di sini" teriak Jackie yang mencekik Alex


"Jackie lepaskan" ucap Mark yang menarik Alex


"kita tunggu Jay Hyung ke sini, young sudah menelpon Jay Hyung" ucap Reyhan pelan pada Jackie.


semua mahasiswa kaget melihat aksi Jackie tadi, mereka baru pertama kali melihat Jackie namun dia sudah berani memukul Alex sampai tak berdaya.


"Naya" teriak Reva dan Naura kemudian menutup tubuh Naya dengan jaket Reva.


"berani sekali kau mem-bully dan memfitnah adik ku" teriak Jackie dengan tatapan tajam


"a..adik mu" ucap Alena


"hahahaha lihatlah dia mengakui Naya sebagai adiknya, apa kau salah satu klien dia, kau juga puas dengan tubuhnya" ucap Alena sambil tertawa dan di iringi tawa sahabat nya juga.


"kau..." ucap Jackie yang ingin menampar Alena namun di tahan oleh Hendry


"Jackie hentikan" ucap Hendry yang baru datang karena di panggil oleh Young


"dia sudah berani menghina adik ku, dan dia sudah berani melecehkan adikku Naya" teriak Jackie


"Alena apa yang kau lakukan" ucap Hendry


"Pak Hendry saya cuma ngomong kenyataan kok, kalau dia itu menjual tubuhnya demi uang" ucap Alena


"dan mungkin dia juga salah satu yang menikmati tubuhnya" ucap Alena yang membuat Naya menutup kupingnya.


"hentikan" teriak Naya sambil menangis


"hentikan semuanya" ucap Naya yang menghampiri Alena


"apa kau sudah puas sekarang, kau memfitnah aku, kau mempermalukan aku, kau menghina aku, apa kau puas sekarang" ucap Naya dengan air mata yang mengalir di pipinya.


"aku selalu mengalah dengan mu dari dulu Alena, aku bekerja untuk kamu dan keluarga kamu dan sekarang aku udah bahagia dengan hidup ku sendiri, kenapa kamu masih terus saja menganggu ku" teriak Naya


"dan kau, kau benar-benar penasaran dengan tubuhku?" tanya Naya yang menghampiri Alex yang babak belur


"Naya sudah" ucap Mark yang menahan Naya


"biarkan, jangan tahan aku lagi sekarang, biar ku tujukan semuanya mereka" ucap Naya dengan tatapan kosong dan menangis.


"kau benar-benar ingin melihat tubuhku" ucap Naya


"plakkkkk aku bukan wanita murahan seperti yang mereka katakan" teriak Naya yang menampar Alex


"kalian ingin membuat Video dengan tubuhku, silakan ambil video nya, ambil" teriak Naya pada mahasiswa di kelasnya yang memang merekam aksi Alex tadi.


"aku bukan wanita murahan haaaaa, aku tidak pernah melakukan hal yang mereka tuduhkan pada ku" ucap Naya yang terduduk di lantai dan menangis.


"aku bukan wanita murahan haaaa....haaaa" ucap Naya


"brakkkk, Naya" ucap Jay yang baru datang menendang pintu ruangan kelas Naya dan melihat Naya yang duduk di lantai dan menangis.


melihat kedatangan Jay semuanya menjadi kaget, mereka tau betul siapa Jay Anderson.


"sayang kamu kenapa" tanya Jay yang membantu Naya berdiri dan menutup tubuh Naya dengan jasnya kemudian memeluk Naya


"aku bukan wanita murahan" ucap Naya yang menangis dalam pelukan Jay


"siapa yang mengatai mu wanita murahan?, dan kenapa pakaian mu sampai seperti ini" tanya Jay


"dia Hyung, dia mengatai Naya wanita murahan yang melayani om-om. dan dia yang melecehkan Naya tadi" ucap Haekal yang menunjuk kearah Alena dan Alex.


"berani-beraninya kau mengatakan hal menjijikkan itu pada istri ku" bentak Jay yang membuat semua teman seruang kelas Naya terkejut.


"apa istri" ucap mahasiswa lain


"iya kau juga dengarkan" ucap mahasiswa yang pada berbisik


"dan kau, aku juga mengundang mu dan keluarga mu apa kau lupa atau pura-pura lupa" ucap Jay


"berani sekali kalian menghina, mempermalukan, dan melecehkan istri dari Jay Anderson" teriak Jay


"dan kau berani sekali memeluk istri ku dan merobek bajunya brakkkk" ucap Jay yang kemudian menendang meja dengan keras


"akan ku beri kau pelajaran sialan" ucap Jay yang ingin mengeluarkan pistol nya namun di tahan oleh Naya.


"aku mau pulang" ucap Naya yang memeluk Jay


"baiklah sayang kita akan pulang" ucap Jay dengan seketika berubah nada bicaranya.


"Donny catat semua nama mahasiswa yang ada di dalam ruangan ini, dan pastikan mereka tidak di terima di perusahaan ku saat magang maupun bekerja kontrak" ucap Jay dan pergi membawa Naya


semua mahasiswa heboh saat mendengar ucapan Jay. Gimana tidak, semua mahasiswa di Seoul National University menginginkan bekerja di perusahaan Anderson Company.


"kalau aku tidak melihat kau sebagai wanita, maka akan ku habisi kau" ucap Young dan pergi


"murahan" ucap Mark


"sok cantik" ucap Reyhan


"nikmati sisa hidup kalian sebelum kalian menghilang dari bumi ini" ucap Haekal.


Donny dan Hendry mengurus kekacauan di kampus, anggota Jaytrack Dream ikut Naya dan Jay pulang.


Di mobil Jay menyetir sendiri dengan Naya yang duduk di sampingnya. Naya duduk dan menatap keluar dengan air matanya yang masih turun. Naya meremas kencang lengannya.


"sayang sudah, jangan menangis lagi" ucap Jay yang mengusap rambut Naya


"maafkan aku" ucap Naya sambil menangis


"kenapa kamu minta maaf?" tanya Jay


"aku tidak bisa menjaga diriku sendiri, aku tidak bisa melawan Alex yang ingin melepaskan pakaian ku" ucap Naya yang memeluk didirikannya sendiri dan menangis.


"sayang ini semua bukan salah mu, aku akan membuat dia menyesal sayang" ucap Jay yang menghentikan mobil dan memeluk istrinya.


"lepaskan aku Jay, aku sudah kotor sekarang, Alex berhasil merobek bajuku dan memeluk ku seperti wanita murahan" teriak Naya sambil menangis dan berontak dari pelukan Jay.


"tidak sayang tidak, aku tidak akan melepaskan pelukan ini sebelum kamu tenang" ucap Jay


"aku malu Jay, aku malu pada mu, aku malu sebagai istri tidak bisa menjaga diriku sendiri untuk suami ku" ucap Naya yang masih menangis.


("bocah sialan kau sudah buat istri ku begini, aku ku habisi kau"batin Jay yang memeluk Naya)


"sayang kita pulang sekarang oke" ucap Jay yang kembali menyetir dengan satu tangan menggenggam tangan Naya.


sesampainya di mansion......


...****************...


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


maaf jika ada kata yg typo....


...****************...


...****************...