
"wahhh deabak, para Hyung benar-benar membuat kami tercengang" sahut young
"heh, bahkan tak ada yang memberitahukannya pada ku" ucap Zeus
"wow bukankah seharusnya kalian membuat film" ucap Hendry
"kalian benar-benar" ucap june
"aaaaaaaaaaaaaa Hyung" teriak Haekal sambil menangis dan berlari memeluk kaki Jay
anggota Jaytrack yang melihat tingkah konyol Haekal spontan tersenyum.
"habislah kau Haekal" ucap Reyhan
"sepertinya ini akhir dari Haekal yang mempunyai tangan yang lengkap" sahut Clayton
"tidak lama lagi tangannya pasti bakal hilang satu" sahut Young.
"sepertinya aku tidak bisa melihat adegan itu" jawab Andy
"kenapa Hyung tak memberitahukan masalah ini pada ku, aku kan tidak tau makannya malah memukul Hyung waktu itu" ucap Haekal yang memeluk kaki Jay
"hati ku sangat sakit pada saat tangan ku ini memukul Hyung, aaaa Hyung" ucap Haekal dengan konyolnya dan menangis lagi
"Hyung tolong maafkan aku, dan jangan ambil tangan ku" ucap Haekal lagi yang membuat Johnny tersenyum melihat tingkah konyol Haekal.
"Haekal aku sangat marah ketika mengetahui bahwa Kelvin juga mengetahui rencana ini tapi dia tetap memukul ku, tapi aku lebih marah lagi saat mengingat bocah seperti mu berani-beraninya menonjok pipiku" ucap Jay yang menakuti Haekal
"dengar Haekal aku bisa memaafkan mu" ucap Jay yang memegang ke-dua bahu Haekal
"Hyung, makasih" ucap Haekal sambil tersenyum senang
"tapi aku tidak bisa memaafkan tangan mu ini, tangan mu ini harus di hukum, dengan cara di potong" ucap Jay yang membuat Haekal menangis kembali
"Aaaaa Hyung, aku mohon jangan" ucap Haekal sambil menangis lucu
"Jay kau tak perlu menghukumnya, lagian harusnya kau bangga padanya karena ia sangat melindungi istri mu" ucap Jhonny sambil tersenyum dan membela Haekal
"benar kata Jhonny Hyung, harusnya Hyung memuji aku, ini Hyung malah memuji mereka karena membantu Hyung dalam rencana ini" jawab Haekal
"lagian kan reaksi ku sangat natural" celetuk Haekal lagi
"sinilah Haekal duduk di samping daddy" ucap Johnny sambil tersenyum
"baiklah Hyung, hari ini aku mau di jadikan anak Hyung karena sudah membela ku" teriak Haekal dengan semangat dan berlari kearah Jhonny dan memeluk tubuh Jhonny dari samping
"heuhh, anak ini benar-benar konyol" ucap Reyhan
"oo..ooh,, kau diam saja tak usah ngomong" ucapan Haekal yang nyolot ke Reyhan
"hey son diamlah" ucap Jhonny pada Haekal.
"sekarang kembali padamu Jay, jelaskan bagaimana saat kau meminta Ten, Tell, Luck dan Yudha untuk ikut ke dalam rencana ini" tanya Tirta
"sama seperti mu yang mengajak Jhonny bertemu, aku juga mengajak mereka untuk bertemu sebelum pesta pernikahanku dengan Naya terjadi"ucap Jay
FLASHBACK ON DIMANA JAY MENGAJAK TEN, TEIL, LUCK DAN YUDHA BERTEMU
Ten, Teil, Luck dan Yudha sedang mengawasi area mansion kedua, tiba-tiba Jay datang dan memanggil mereka untuk ikut dengannya menuju ke kamar belakang mansion.
"ikut aku" ucap Jay pada Ten, Teil, Luck dan Yudha.
Ten, Teil, Luck dan Yudha dengan penuh keheranan mengikuti Jay sampai menuju ke kamar belakang di mansion. sesampainya di kamar tersebut Jay baru memberitahukan masalah dua penyusup di mansion.
"ada apa Jay, kau memanggil kami kesini?" tanya Teil.
"apa ada yang harus aku habisi" tanya Yudha sambil tersenyum
"ada yang ingin ku beritahukan pada kalian, tapi ingat ini hanya kita saja yang mengetahuinya" ucap Jay yang semakin membuat Ten, Teil, Luck dan Yudha makin penasaran
"ada apa Jay?" tanya Ten
"di mansion ku ada dua penyusup, Tirta merencanakannya sesuatu untuk melindungi Naya, aku mau kalian ikut berperan dalam rencana Tirta" ucap Jay
"kalian gak perlu kasih tau Tirta, bersikaplah kalian tidak tau apa-apa" ucap Jay lagi
"jadi kamu mau kita ngelakuin apa?" tanya Luck.
"jadi gini entah sejak kapan, yang jelas margin memberitahukan pada ku bahwa ada dua maid yang menjadi mata-mata dari Jung dan juga dari nyonya Clarissa.
"dari Jung menyuruh orangnya bekerja di mansion ku untuk mencari tahu kelemahan ku, dan dari nyonya Clarissa untuk mencari tai aku dekat dengan siapa" jelas Jay yang membuat Ten, Teil, Luck dan Yudha.
"nyonya Clarissa juga bekerja sama dengan giska, itu sebabnya aku ingin memanfaatkan giska untuk menyelamatkan Naya" ucap Jay lagi
"giska?, wanita yang ingin di jodohkan dengan mu itu?" tanya Luck
"iya kau benar" sahut Jay
"Jay perlu kau tahu dia sering datang ke tempat ku bersama Scott, dan di hari berbeda dengan Jung juga, seperti mereka memiliki hubungan spesial" jelas Luck
"Tirta sudah memberitahukannya pada ku" sahut Jay
"jadi apa yang harus kami lakukan untuk membantu Naya" tanya Teil
"Ten dan Teil, aku mau kalian mencari bukti yang dapat menjerat Scott dan Jung ke hukum" ucap Jay
"baik Jay serahkan itu pada kami" sahut Ten yang di anggukin oleh Teil
"lalu apa tugas ku" tanya Yudha
"Yudha aku mau kau menyerang anggota Jung dan anggota black mafia secara diam-diam, dengan berkurangnya anggota mereka, mereka tak akan bisa berkutik melawan kita" ucap Jay
"serahkan masalah itu padaku" sahut Yudha sambil tersenyum sinis
"lalu Luck aku mau kau menjebak wanita itu saat dia datang ke tempat mu, pokoknya lakukan apapun yang bisa kau lakukan" ucap Jay lagi
"aku paham, masalah wanita itu serahkan padaku" ucap Luck
"oke, aku sangat berharap rencana ini dapat menyelamatkan Naya dari mereka semua, dan ingat ikuti alur ini" ucap Jay pada mereka berempat.
"kalau aku akan pergi menemui Naya, pastikan tak ada yang melihat kalian bertemu denganku" ucap Jay dan keluar dari kamar tersebut.
FLASHBACK OFF
"sudah ku bilang Tirta, dalam drama yang kau ciptakan dan mini drama yang ku selipkan" ucap Jay dan tersenyum
"wah kalian jahat sekali, aku benar-benar sampai kasian melihat Naya" ucap William
"lalu apa yang kau lakukan pada Naya hari itu?" tanya June
"kalian pikir aku menyiksanya?, kalau kalian berpikir seperti itu, kalian salah, Naya sendiri yang berakting seperti itu" ucap Jay
"wah akting Naya sangat meyakinkan" ucap Zeus
"kau benar Zeus, sampai Haekal emosi dan memukul ku" sindir Jay yang melihat ke arah Haekal
"tapi aku berterimakasih pada kalian karena peduli dengan istri ku, aku harap kalian dapat membantuku dalam melindungi Naya" sahut Jay.
"lalu apa rencana mu selanjutnya" tanya Jhonny
"Scott dan Jung mengirimkan foto wanita itu yang sedang di sekap, jadi aku akan ke sana dan berpura-pura khawatir lalu melepaskan wanita itu" ucap Jay
"apa kau ingin melepaskan wanita itu?" tanya Hendry
"Hyung biarkan saja dia di sekap" ucap Young
"aku datang ke sana untuk menjebak Jung dan Scott, di sisi lain polisi akan datang untuk menangkap Jung dan Scott di markas Jung" jelas Jay
"aku paham sekarang, jadi kapan kau akan melakukannya Jay?" tanya June
"nanti sore, aku akan ke sana nanti sore" ucap Jay
"aku mau kalian juga datang untuk memantau keadaan, sampai polisi datang" ucap Jay
"baiklah" sahut mereka kompak
"aku berharap jaytrack dapat bertahan selamanya, dan seperti yang selalu ku bilang, jaytrack bukan hanya kelompok mafia biasa, tapi kita ada satu keluarga besar" ucap Jay
"iya, tidak akan ada pengkhianatan di sini" sahut Tirta dan tersenyum.
"Yudha, margin mengurung penyusup itu di ruang bawah tanah, kau bisa melihatnya" ucap Jay sambil melemparkan kunci ke Yudha
"baiklah aku akan ke sana" ucap Yudha dan pergi
"kalian ngapain masih di sini?, sana pergi" ucap Jay pada semua anggota Jaytrack
"hahahaha, Jay kamu masih bad mood?" tanya Tirta sambil tertawa
"ada apa dengannya?" tanya Jhonny
"Jay Hyung tak mendapatkan jatah dari Naya, makanya ia kesel" ucap Jackie yang membuat anggota Jaytrack tertawa
"pppffffhhh, hahahahhaha," tawa anggota jaytrack pecah
"menyebalkan" ucap Jay dan pergi
"kasian Jay hahaha" ucap Kelvin.
"Jay kau harus berusaha lagi untuk mendapat jatah mu" teriak Jhonny
Sore pun tiba, Jay pun berpamitan pada Naya. entah kenapa Naya pun merasakan perasaannya yang tak enak.
...****************...
...****************...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...****************...
...****************...
maaf jika ada kata yang typo....
...----------------...
...----------------...
...----------------...