HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
KEBERHASILAN HAEKAL, KEGAGALAN JAY



Sedangkan di meja makan nyonya Clarissa memasang wajah kesalnya.


"besok kalian pergi dari sini" ucap nyonya Clarissa


"aaa tidak mau" rengek Haekal


brakkkkk "ini mansion anak saya, kalian pergi saja dari sini" ucap nyonya Clarissa sambil mengebrak meja makan


"anda saja yang pergi" ucap Jackie dengan tatapan tajam


"Jay Hyung yang meminta kami untuk menginap di sini, sedangkan anda, masuk ke sini tanpa seizin dari jay Hyung" sambung Jackie


"kamu masih kecil jangan melawan saya" bentak nyonya Clarissa yang menunjuk kearah Jackie


"aku yang masih kecil menggunakan otakku saat berpikir, sedangkan anda yang sudah tua tidak. oh ya saya lupa anda tidak memiliki otak" ucap Jackie santai


kamu benar-benar kurang aj..."bentak nyonya Clarissa namun terpotong karena Haekal dengan sengaja menumpahkan air dingin ke nyonya Clarissa.


byurrrrrr... "maaf, maafkan aku halmeoni, aku tidak sengaja" ucap Haekal yang pura-pura panik


"sialan, gak kamu, kamu dan kalian semua membuat darah saya tinggi" teriak nyonya Clarissa


"aku akan membersihkan baju anda halmeoni... prankkkk" ucap Haekal yang ingin membersihkan baju nyonya Clarissa yang terkena air namun dengan sengaja menumpahkan kuah yang ada di dalam mangkok, sehingga mangkoknya jatuh dan pecah


"hah,, maaf-maaf" ucap Haekal lagi


"aghhhhh kamu" teriak nyonya Clarissa yang ingin menampar Haekal namun di hentikan oleh Jhonny.


"berani anda menamparnya, maka tangan saya juga akan melayang di pipi keriput anda nyonya" ucap Jhonny yang baru masuk


"kalian?, kenapa kalian ada di sini?" tanya nyonya Clarissa


"anda yang ngapain di sini" tanya Luck


"kamu" ucap nyonya Clarissa yang terkejut melihat Luck


"kenapa nyonya?, anda seperti melihat setan saja" ucap Luck yang smirk


"halmeoni anda melihat setan?" tanya Haekal


"diam kamu" bentak Haekal


"lihat ini semua karena ulah kamu" bentak nyonya Clarissa


"ahh halmeoni maafkan aku" rengek Haekal sambil melakukan aegyo


"menjijikkan" ucap nyonya Clarissa yang ingin pergi namun kembali di kerjain oleh Haekal


"halmeoni ini makanan mu belum habis,, hoooowssss" ucap Haekal yang mengambil piring nyonya Clarissa yang isinya terbang kearah nyonya Clarissa lagi dan jatuh tepat di atas kepala nyonya Clarissa.


"agggghhhhh" teriak nyonya Clarissa yang sudah frustasi


"ma.." ucap Haekal yang langsung di sela oleh nyonya Clarissa


"diam, aggghhh sialan" ucap nyonya Clarissa yang kemudian pergi ke kamarnya


"ah padahal aku ingin bilang maaf karena aku sengaja melakukannya" ucap Haekal yang membuat anggota Jaytrack tersenyum


"aggghhh bisa gila aku kalau terus di sini bersama anak-anak itu, lagian giska mana sih, mentang-mentang liburan dengan Jay dia melupakan aku, sialan" ucap nyonya Clarissa


"mending aku pergi dari mansion ini dan kembali lagi saat giska dan Jay sudah kembali" ucap nyonya Clarissa yang memasukkan bajunya ke koper.


Nyonya Clarissa keluar dengan membawa kopernya.


"halmeoni mau kemana?" tanya Haekal


"minggir" ucap nyonya Clarissa yang pergi keluar dan masuk ke mobilnya


"hahahhaha bahkan dia belum lama tinggal bersama Haekal, namun langsung menyerah" ucap June


"kau hebat Haekal" ucap Young


"aku memang hebat" ucap Haekal dengan bangga


"kau hebat dalam menjadi pengacau, bukan dalam hal lain" ucap Reyhan


"ya ya ya yakkkk, kau selalu begitu" ucap Haekal


"sudah-sudah, sekarang suruh Jay keluar"ucap Kelvin yang pergi dan duduk di sofa


"aku akan memanggilnya"ucap Jhonny sambil tersenyum jail dan naik ke atas


sedangkan di kamar, Jay sedang bermanjaan dengan Naya.


"sayang ayok lakukan itu" ucap Jay


"itu apa?" tanya Naya yang kebingungan


"itu loh sayang, anu" ucap Jay yang menggaruk kepalanya


"anu apaan sih, gak jelas banget" ucap Naya lagi


"hubungan suami istri sayang" ucap Jay cepat yang membuat Naya terkejut


"kita baru melakukannya sekali, dan itu sudah lama" ucap Jay yang cemberut


"kan aku minta hak aku sayang" ucap Jay yang membuat Naya terdiam sejenak


"iya aku tau hak, cuma kan kamu lagi sakit, lagian kita lagi sembunyi di sini" ucap Naya


"mainnya gak bakal kasar-kasar kok, jadi gak akan masalah dengan sakit aku. ya palingan kamunya yang harus gerak banyak" ucap Jay yang tersenyum nakal


"dihh pikiran, dasar mesum" ucap Naya yang meraup wajah Jay dengan kedua tangan


"ya kan mesum sama istri sendiri sayang" ucap Jay


"ayoklah, ini kewajiban kamu tau" ucap Jay yang memaksa Naya


"baiklah" sahut Naya yang melihat wajah malas sang suami


"beneran sayang" tanya jawab yang kesenangan


"iya... semangat amat kalau begituan" ucap Naya yang mencubit pipi Jay


tanpa menunggu waktu lagi Jay langsung mencium Naya, mereka saling menikmati sensasi ciumannya, dan itu semua tak berlangsung lama. karena suara ketukan pintu kamar membuat Naya terkejut sedangkan Jay menggerutu, apalagi saat mendengar suara Jhonny.


tokkkk....tok...


"hah, Jay stop" ucap Naya yang mendorong Jay


"Aghhh siapa sih" ucap Jay yang kesal


tokk...tok...


"gimana nih, Jangan-jangan nyonya Clarissa sudah tau kita ada di sini" ucap Naya yang panik


"udah biarin aja, lagian dia gak bisa dengar suara kita" ucap Jay yang ingin mencium Naya lagi namun di tolak oleh Naya


"jangan dulu, itu ada orang yang ngetuk pintu" ucap Naya


"aggghhhh"Jay frustasi dan mengacak-acak rambutnya


"akan ku beri pelajaran pada wanita iblis itu"ucap Jay yang kesal


"jangan berbuat yang aneh-aneh, walaupun begitu dia tetap ibu mu"ucap Naya


"tidak, dia bukan ibu ku Naya, ingat itu dia bukan ibu ku" ucap Jay


tokk...tokk.. "Jay ini aku, cepat keluar siluman ular itu sudah pergi" teriak Jhonny


"hah Jhonny oppa, syukur deh" ucap Naya


("hah?, secepat itu?, aku gak tau sekarang harus senang ataupun sedih yang jelas sekarang aku kesal karena kau Jhonny. kau dan anak asuh mu tidak jauh beda suka sekali menggagalkan rencana ku"batin Jay


"gagal sudah rencana ku menahan Naya selama 24 jam di kamar bersama ku. gagal sudah produksi aku" batin jay yang frustasi)


"hey sana keluar jangan bengong, kasian Jhonny oppa sudah nunggu" ucap Jay


"baiklah, kamu di sini saja" ucap Jay yang memalas dan kemudian mencium Naya


"aku akan ikut juga" ucap Naya


"tidak sayang" ucap Jay cepat


"kenapa?" tanya Naya yang kebingungan


"tuh bibir kamu merah karena ciuman tadi, aku tidak mau mereka melihat bibir merah mu itu" ucap Jay spontan yang membuat Naya malu


"tunggu aku di sini, nanti kita lanjutkan lagi" ucap Jay


klekkkkk pintu kamar di buka oleh Jay dengan wajah cemberut dan rambut yang acak-acakan


"wah sepertinya aku menggagalkan niatmu Jay" ucap Jhonny sambil tersenyum


"blammm" Jay menutup pintu kamar dengan keras dan turun kebawa tanpa memperdulikan ucap Jhonny


saat Jay turun dari tangga dengan raut wajah yang kesal dan rambut yang acakan beberapa anggota Jaytrack tersenyum, apalagi saat melihat Jhonny yang turun sambil tersenyum mengejek


"wah ada apa ini.....


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...****************...


...****************...


maaf jika ada kata yang typo...


...----------------...


...----------------...


...----------------...