HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
SARAN TIRTA LAGI



"Naya, oppa minta maaf karena tidak bisa menjaga Jay dengan baik" ucap Tirta dengan raut wajah yang lesu dan sukses membuat tangisan Naya pecah.


"gak..gak mungkin... gak mungkin..haaaaa..." ucap Naya yang tangisannya sudah pecah


Tirta langsung memeluk Naya dengan erat.


"oppa kasih tau sama aku itu bukan suami aku haaaa,, hiksss" ucap Naya yang sudah histeris dalam pelukan Tirta


"Naya tenangkan dirimu" ucap Tirta yang memegang kedua bahu Jay.


"bagaimana aku bisa tenang, aku melarangnya ke sana, dan dia bilang dia akan baik-baik saja" teriak Naya


"kalian juga bilang akan menjaga dia untuk aku, tapi kenapa ini bisa terjadi" ucap Naya.


Naya langsung berlari ke brankar dan membangunkan Jay yang terbaring di sana.


"tolong, tolong bangunlah, aku janji aku selalu memanggilmu suami, aku akan selalu menuruti kata-kata kamu, tolong bangunlah" ucap Naya yang dengan cepat dan air matanya terus mengalir


"baby besar bangun, bukankah kamu bilang kita akan hidup bahagia selamanya, kita akan bersama terus"ucap Naya yang memeluk tubuh Jay sambil menangis


semua anggota Jaytrack yang mendengar ocehan Naya pun mulai tersenyum.


FLASHBACK ON WAKTU DI MOBIL


Ten langsung menyetir mobil untuk membantu Jay yang sudah tak sadarkan diri, tiba-tiba di perjalanan Jay yang merasa badannya sakit karena di berbaring di mobil tepatnya paha Jhonny, Tirta dan Kelvin.


ia pun bangun dan duduk di mobil seolah-olah tak sakit sama sekali


"Jay kau tak apa-apa?" tanya Tirta


"emang aku kenapa?" tanya Jay


"itu luka kan" tanya Ten


"ia lalu apa?" tanya Jay lagi


"Jay kau terkena tembakan oleh Jung" sahut Yudha


"iya tadi dia menembak ku, aku tak sempat menghindar" jawab Jay yang sedang membuka lengan kemejanya


Jay melihat kearah anggota Jaytrack yang semobil dengannya.


"tunggu, kalian pikir aku sudah mati?" tanya Jay


"hey come on, aku hanya terkena tembakan sedikit, hal itu tak akan membuatku mati" ucap Jay


"dulu bahkan lebih parah dari ini kalian ingat" ucap Jay lagi


"Jay kau membuat kami panik" ucap Kelvin


"bahkan aku menyuruh Jackie,Jake dan Haekal untuk menjemput Naya" ucap Tirta


"Naya pasti bakal syok banget, dude telpon Naya dan bilang bahwa Jay tidak kenapa-kenapa" ucap Jhonny pada Tirta


"tidak-tidak, jangan, jangan telpon Naya, biarkan saja di ke rumah sakit"ucap Jay dengan cepat


"kenapa?, kau ingat melihat istri mu khawatir?" tanya Ten yang terus menyetir


"bukan, bukan begitu, aku cuma ingin mengetahui Naya sudah mencintai ku atau belum" sahut Jay


"aku sudah sering mengatakan cinta ku padanya, tapi dia tak membalasnya sama sekali" ucap Jay


"bagaimana kalau dia belum mencintai mu Jay" tanya Yudha


"huhhffd, entahlah" jawab Jay yang menarik nafas dengan berat.


"aku tau caranya supaya Naya mengatakan dia mencintaimu atau tidak" ujar Tirta sambil tersenyum


"maksud mu?" tanya Jay


"begini Jay, jika kau ke rumah sakit dan dan dia hanya melihatmu terluka, dia tak akan mengakui perasaannya pada mu" ucap Tirta


"benar, aku setuju dengan Jay, karena itulah sifat wanita" ucap Kelvin


"lalu aku harus apa?" tanya Jay


"mati" Jawab Tirta cepat


"kau gila?, kau mau aku mati" sahut Jay yang terkejut


"Jay maksud Tirta pura-pura mati, di saat Naya datang nanti kami akan bilang bahwa kau sudah tidak ada, dan lihat nanti bagaimana reaksi Naya" ucap Jhonny


"di situlah kau dapat melihat Naya mencintaimu atau tidak" sahut Kelvin


"tapi bagaimana setelah dia mengatakan perasaannya?" tanya Jay


"Jay sepertinya kau tak perlu bertanya sampai segitunya" ucap Ten


"kata tak bodoh kan" sindir Yudha


"baiklah aku akan melakukan rencana mu Tirta" ucap Jay


"silakan tuan Jay Anderson" sahut Tirta yang tersenyum


FLASHBACK OFF DI RUMAH SAKIT


Naya terus membangunkan Jay dan menangis , anggota Jaytrack saling tatap-tatapan. kemudian Jhonny mendekati Naya


"Naya sudahlah" ucap Jhonny yang memegang pundak Naya


"enggak,enggak aku mau dia bangun, aku mau suami ku bersama ku"ucap Naya yang memeluk tubuh Jay


Jay yang mendengar itu pun tersenyum, Jay juga membuka matanya dan melihat Naya yang memeluknya.


anggota Jaytrack yang melihat Jay hanya bisa menggelengkan kepalanya. Jackie, Jake dan Haekal oun mulai padam dengan apa yang mereka lihat sekarang.


"Naya apa kamu begitu mencintai Jay, sehingga kamu tidak melepaskan pelukan mu dari Jay" tanya Tirta


"iya aku mencintai suami ku oppa, aku gak tau sejak kapan yang jelas aku sangat mencintai nya, sayang bangunlah dan bilang bahwa kamu juga mencintaiku kan" ucap Naya yang masih menangis dan masih memeluk Jay.


"aku juga mencintai mu sayang" ucap Jay yang membuat Naya terkejut


semua anggota Jaytrack tersenyum.


"eheumm, panas nih" sindir Zeus


"sepertinya kau berhasil" ucap Luck


"wak akting kita sangat bagus" ucap Andy dengan polos


Naya yang kebingungan langsung melepaskan pelukan Jay


"ada apa sayang" tanya Jay


"kalian yang ada apa?, apa ini, kamu membohongi aku?" tanya Naya yang kesal


"kamu pikir aku sudah meninggal?" tanya Jay pada Naya


"tubuh mu di tutup oleh kain ini, bagaimana mungkin aku pikir kamu masih hidup" ucap Naya yang kesal


"aku hanya tertidur karena obat bius?"ucap Jay yang membuat Naya melihat ke semua anggota Jaytrack termasuk oppa nya.


"kalian mempermainkan perasaan ku, kalian gak tau bagaimana syok nya aku saat mengetahui dia terluka, apalagi saat kalian bilang dia sudah meninggal" ucap Naya yang kesal


"Naya kami tidak bilang Jay Hyung meninggal" ucap Reyhan


"iya tidka ada yang bilang Jay Hyung meninggal sama sekali" sambung Clayton


"hey sudahlah, wajar kamu khawatir, itu semua karena kamu mencintai aku" ucap Jay


yang memegang tangan Naya


"ihhhh bugh.. kalian pasti sedang mengerjai aku" ucap Naya yang memukul Jay karena kesal


"awwww Naya yang memukul luka ku" ucap Jay yang berpura-pura kesakitan


"oh benarkah, maafkan aku" ucap Naya yang mengelus dan menghembus luka Jay yang di bahu


"kau sangat lebay Jay" ucap Teil


"kalian keluarlah, aku ingin bersama istri ku di sini" ucap Jay yang mengusir semua anggota nya.


"kamu mengusir kami" tanya Jhonny


"tidak aku hanya menyuruh kalian pergi" sambung Jay


"biarkan dia menikmati kesenangan ini bro, ayok kita keluar" ucap Kelvin


"yah Jay Hyung benar-benar tak menyenangkan" ucap Young yang berjalan keluar


semua anggota Jaytrack pun keluar dari ruangan Jay.


"kita harus tetap di rumah sakit, tapi berpencar lah" ucap Jhonny


"Scott melarikan diri, aku yakin ia akan balas dendam ke Jay, aku takut dia datang ke sini untuk balas dendam" jelas Tirta


"aku akan datang ke petugas rumah sakit dan menyuruh mereka merahasiakan tempat Jay di rawat" ucap Luck


"oke Luck" sahut Kelvin


"yang lain berpencar lah, tetap jaga-jaga" ucap Jhonny dan pergi


semua anggota Jaytrack mulai berpencar untuk mencari teman untuk mereka masing-masing.


Luck, Yudha dan Zeus datang ke petugas di depan. untuk meminta mereka untuk merahasiakan keberadaan Jay.


saat mereka bertiga datang petugas wanita di situ langsung membuka satu kancing atas bajunya.


"permisi" ucap Luck


"iya tuan ada yang bisa kami bantu" sahut perawat itu dengan nada suara yang menjijikkan menurut mereka bertiga


"tolong rahasiakan ruangan maupun nama Jay Anderson, jika ada orang yang datang dan menanyakan apakah Jay di rawat di sini, bilang saja tidak" ucap Luck


"siapa pun itu, termasuk wanita yang mengakui ibu Jay Anderson, tolong rahasiakan ini" ucap Luck lagi


"baik tuan, semuanya akan saya lakukan untuk tuan" ucap wanita itu yang memegang tangan Luck yang ia taruh di atas meja


"saya permisi dulu" ucap Luck yang langsung menarik tangannya


"jika ada yang tau Jay di rawat di sini, maka rumah sakit ini akan hancur" ucap Yudha dengan tatapan maunya


"saya rasa anda paham dengan omongan nya" sahut Zeus yang tersenyum


"ba..baiklah tuan" sahut petugas wanita itu dengan ketakutan karena ancaman dari Yudha


"oh ya, tutup kancing atas mu itu, kami tidak tertarik sama yang kecil" ucap Luck dan pergi


petugas wanita tadi pun merasa malu, apalagi ada rekannya yang menahan tawa.


di ruangan Jay...


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...----------------...


...----------------...


maaf jika ada kata yang typo...


......................


......................