
Kamu bisa pergi sendiri dulu kan?, aku harus menyelesaikan tugas kantor dulu" ucap Jay sambil mengelus pipi Giska
"iya Jay, aku bisa pergi sendiri kok, nanti malam aku pulang kesini ya" ucap Giska dan di anggukin oleh Jay sambil tersenyum
Giska pun pergi dari mansion Jay.
"kalian kenapa masih di sini sana bubar, kerjakan pekerjaan kalian" ucap Jay pada maid yang ada di mansion
"Jay ada apa dengan mu?" tanya Johnny
"hyung kau menyakiti Naya" ucap Jake
"Jake aku menyelamatkan dia dari saudara-saudara nya yang serakah, jadi bukan kah harusnya kalian berterima kasih padaku" ucap Jay
"Jay kau keterlaluan" bentak Tirta
"aku sendiri yang akan menjaga Naya dari musuh-musuhku, termasuk kau Jay" ucap Tirta
"kau diam Tirta, jangan memancing emosiku" ucap Jay yang marah
"kau yang diam, kau seharusnya membuat Naya bahagia hari ini, bukan membuat dia kecewa" bentak Tirta
"berani sekali kau membentak ku" bentak Jay
"emang kenapa" sahut Tirta
"sialan,, dor..dor.." teriak Jay yang mengambil pistolnya dan menebak ke atas
semua maid yang ada di mansion terdiam beku. termasuk anggota Jaytrack Dream, Kelvin, Donny dan Johnny.
"Hyung kau akan membuat Naya ketakutan jika dia mendengarnya" ucap Mark
"kau pikir dengan melepaskan peluru mu, aku akan takut" bentak Tirta lagi
"jangan memaksa ku untuk membunuh mu dengan pistol ku ini" teriak Jay
"hentikan ini semua"ucap Jhonny tegas
"come on dude, ada apa dengan kalian" ucap Johnny lagi sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"aku keluar dari geng sialan ini, dan ingat Jay aku akan membawa Naya pergi bersamaku suatu saat, ayo kita pulang" ucap Tirta dan mengajak Jackie dan Jake pulang.
"Tirta apa yang kau katakan" ucap Kelvin yang menahan Tirta
"Tirta kau jangan begini, kita akan selesaikan masalah ini baik-baik" ucap Johnny yang juga menghadang Tirta.
"tanya pada psikopat itu apa alasannya melindungi adikku kemarin saat mafia Jung dan mafia Black menyerang" ucap Tirta dengan penuh amarah
"Tirta kita akan omongin ini baik-baik" ucap Kelvin
"kau yang paling tau Vin, gimana aku berusaha mati-matian mencari Naya karena permintaan orang tua ku, setelah aku menemui Naya,aku percaya si brengsek itu dapat melindungi adikku, tapi apa?, dia malah menjebak adikku dalam bahaya" ucap Tirta yang begitu emosi
"Jake, Jackie, kita akan keluar dari geng ini" ucap Tirta yang berusaha mengontrol kembali emosinya
"baik Hyung" sahut Jackie dan Jake barengan
"kalian jangan begini" teriak Jhonny
"kita pulang" ucap Tirta
"aku kecewa pada mu Hyung, aku pikir kau dapat menjaga Naya untuk kami" ucap Jake dan pergi
"aku juga pulang" ucap Haekal dengan lesu
"hey son, aku sudah menganggap mu sebagai anakku, sebaiknya kau dengarkan aku" ucap Jhonny pada Haekal.
"aku sangat percaya pada mu Hyung, saat Naya datang dia benar-benar membuat ku senang" ucap Haekal yang melewati Jhonny dan berbicara pada Jay
"kami permisi dulu" sahut Reyhan dan di ikuti oleh Mark, Andy dan Clayton
"Jay apa ini, apa yang terjadi, kenap dengan mu" tanya Kelvin yang menghampiri Jay
"aku jelas melihat kau menyukai Naya, tapi kenapa sekarang?"ucap Kelvin yang benar-benar frustasi
"itu hanya untuk meyakinkan kalian saja, bahwa aku akan menjaga Naya demi melindungi Giska" ucap Jay santai
"Jay...." teriak Jhonny
"kenapa?, kenapa kau mengorbankan Naya, kau taukan dia adik Tirta, kau bukan hanya mengorbankan Naya, kau juga mengkhianati Tirta"ucap Jhonny yang frustasi dan mulai emosi pada Jay
"Tirta terlalu lebai, bukankah gadis itu cuma adik angkatnya saja" ucap Jay santai
"bughhhhh, kau keterlaluan Jay" ucap Kelvin dan pergi
"kau membuat ku kecewa Jay, aku bahkan tak tau bahwa kau sebrengsek ini padahal kita sudah bersahabat lama" ucap Jhonny
"besok aku akan menyuruh semua anggota Jaytrack untuk berkumpul, dan kita akan bahas nasib Jaytrack kedepannya bagaimana" ucap Jhonny yang akan pergi
"cuma gara-gara Tirta dan gadis itu kalian juga ingin keluar dari Jaytrack" ucap Jay yang tersenyum sinis
"bukan gara-gara Tirta ataupun gara-gara Naya, hancur nya Jaytrack hari ini karena pengkhianatan kamu Jay, kau mengkhianati Tirta demi melindungi wanita murahan itu. kau mengkhianati anggota mu sendiri demi wanita sialan itu" ucap Jhonny
"jangan sebut Giska begitu" teriak Jay
"heh kenapa?, tanyakan pada Luck, berapa pria yang sudah ia temani saat di clubnya Luck" ucap Jhonny tersenyum sinis
"bahkan dia pernah berjoget di depan ku dengan setengah te.lan.jang, tapi aku tidak tertarik pada wanita yang murahan seperti dia" ucap Jhonny lagi
"Jhonny diam kau" ucap Jay
"itu kenyataannya, Donny bawa bos mu dan mandikan dia dengan air suci, supaya mata batinnya terbuka dan dia biasa melihat sosok Giska yang sebenarnya" ucap Johnny dan pergi
"aku juga pamit dulu Jay" ucap Donny
"kau juga ingin meninggalkan aku?" tanya Jay
"aku bekerja padamu, dan ini jam aku bekerja di kantor, hari ini kau tak perlu masuk kantor, biar aku yang meng-handle semuanya urusan kantor" ucap Donny dan ingin pergi
"Donny jika kau melangkahkan kaki mu sedikit saja keluar dari mansion ini, awas saja" ancam Jay
"jika saya tidak ke kantor, anda mau saya bagaimana?" tanya Donny
"anda mau saya tetap di sini, terus anda mau saya memandikan anda dengan air suci?, anda ingin melihat sosok asli dari Giska?" tanya Donny bertubi-tubi
"sebaiknya jangan dia sangat menyeramkan" ucap Donny pergi dan mengabaikan Jay.
"sialan... ini semua gara-gara gadis itu, akan ku beri dia hukuman yang setimpal" ucap Jay dan naik ke atas
"Naya..." teriak Jay
...****************...
...****************...
...****************...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
maaf jika ada kata yang typo...
...----------------...
...----------------...