
"itu salah satu tanda kalau kalian berjodoh" ucap Yudha
"diam" ucap Jhonny dan Naura lagi
"wow" sahut Young
"kau yang diam" ucap Jhonny dan Naura yang saling tunjuk satu sama lain
"kau" ucap Jhonny dan Naura lagi yang masih berbicara secara barengan
bukkkhhhh tiba-tiba Jay terjatuh pingsan.
"Jay, Hyung" teriak anggota Jaytrack
"bawa dia ke ruang rawat Naya" ucap Jhonny
"Hen panggil dokter" ucap Kelvin
Jay pun di angkat ke ruang rawat Naya, semuanya panik lantaran baru pertama kali melihat Jay pingsan tiba-tiba.
dokter masuk dan memeriksa Jay.
"bagaimana dok?" tanya Tirta
"apa yang terjadi padanya?" taya Jhonny lagi
"tidak ada yang aneh dari fisiknya, mungkin ini cuma kelelahan, tunggu sampai tuan Anderson sadar dan tanyakan apa yang dia rasakan" ucap dokter
"baiklah dok terimakasih" sahut Kelvin
"kalau begitu saya permisi dulu"ucap Dokter dan pergi
"sepertinya Jay Hyung benar-benar lelah dalam beberapa minggu ini" ucap Young
"kita biarkan dia istirahat dulu, Nanti kalau dia sudah bangun baru kita tanyakan Bagaimana perasaan dia "ucap Jhonny.
"Memangnya apa yang terjadi dalam beberapa Minggu ini, kenapa Pak jay merasa kelelahan hingga pingsan" ucap Naura
"ada hal yang harus dia urus sehingga membuat dia lelah" ucap Tirta
"kita biarkan saja mereka istirahat dulu, nanti baru kita tanya pada Jay apa yang dia rasakan" sahut Teil
semuanya pun menunggu di luar ruangan kecuali Tirta yang menunggu Jay sadar.
hampir setengah jam Jay pingsan akhirnya dia sadar dan langsung berlari ke toilet.
"Jay kau sudah sadar" ucap Tirta yang melihat Jay sudah bangun
"uweeeeekk" suara Jay yang seperti ingin muntah dan berlari ke kamar mandi.
"Jay kau kenapa?" tanya Tirta yang mengejar jay
uwekkkk... uwekkkk... Jay muntah-muntah dan membuat dia terkulai lemas.
"kau kenapa?" tanya Tirta
"apa kau keracunan makanan?, apa yang kau makan tadi?" tanya Tirta yang panik
Tirta memapah Jay yang lemas, menuju ke kasur yang juga berada di ruangan tersebut.
"kau berbaringlah aku akan memanggil dokter" ucap Tirta
Tirta pun memanggil dokter dan membuat Reva, Naura beserta anggota Jaytrack panik
"ada apa Tir" tanya Jhonny
"jay muntah-muntah, sepertinya dia keracunan makanan" sahut Tirta
mereka pun masuk ke dalam ruangan, dan kemudian dokter pun juga ikut masuk.
"apa yang anda rasakan tuan Anderson?" tanya dokter
"saya merasa mual dan juga pusing" sahut Jay
dokter menatap Naya yang masih memejamkan matanya. dan kemudian dokter mendekati Naya dan memeriksa Naya.
"saya akan meminta dokter lain masuk ke sini, biar dia yang memastikan" ucap dokter tersebut dan pergi
uwekkk....uwekkkk Jay mulai muntah-muntah lagi.
"Jay kau butuh sesuatu?" tanya Tirta
"Haekal kesini kau" ucap Jay
"ada apa Hyung" tanya Haekal yang berdiri di sebelah Jay
"tolong berdiri di sini saja" ucap Jay yang lemas
"hah??, kau ini kenapa?" tanya Jhonny
"oh Hyung kau menggenggam tangan ku terlalu kuat" ucap Haekal yang tangannya di genggam oleh Jay
di saat semua orang keheranan, seorang dokter perempuan pun masuk ke dalam ruang rawat Naya.
dokter tersebut menanyakan kondisi Jay dan kemudian memeriksa Naya.
"selamat tuan, istri anda sedang hamil dengan usia kandungan baru jalan minggu ketiga" ucap dokter perempuan tersebut
"yang ada rasakan sekarang adalah morning sickness. Hal ini bisa menjadi salah satu gejala dari sindrom couvade. Kondisi ini dianggap sebagai bentuk kehamilan simpatik ketika suami mengalami gejala kehamilan seperti yang dirasakan istri" jelas dokter
"kalau begitu saya permisi dulu" ucap dokter tersebut dan pergi
"wah Naya bakal punya baby" ucap Reva yang sangat senang
"selamat Jay" ucap semua anggota Jaytrack
"kau akan menjadi seorang daddy" ucap Jhonny
"kau begitu mencintai Naya sehingga kau merasakan hal seperti ini" ucap Teil yang tersenyum
"Hyung, aku merasa aneh jika kau menggenggam tangan ku terus" ucap Haekal
"Haekal, mungkin Jay sedang mengidam ingin dekat dengan mu" ucap Tirta yang membuat semua orang tertawa.
keesokan harinya Jay terbangun dan muntah-muntah. suara muntah Jay membuat Naya terbangun.
uwekkkk.uwekk.....
"kamu kenapa?" tanya Naya yang berjalan menuju ke toilet dan membawa air infus sekalian.
"sayang...." rengek Jay yang membuat Naya kebingungan
"kamu kenapa?" tanya Jay
"aku mohon tolong peluklah aku terus" ucap Jay yang semakin membuat Naya kebingungan.
"ayo kita kembali ke kasur, jangan di toilet begini" ucap Naya dan di anggukan oleh Jay
Jay terus memeluk Naya yang duduk di atas kasur rumah sakit. Naya benar-benar kebingungan dengan tingkah sang suami.
"baby kecil kamu jangan siksa daddy gini dong....
...****************...
...****************...
...****************...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
maaf jika ada kata yang typo....
...****************...
...****************...
...****************...