
"anda cuma tamu di sini, ini mansion suami ku, jika anda berani menjahati sahabat saya di mansion ini, akan ku seret anda keluar dari mansion ini" ucap Naya mengajak kedua sahabatnya pergi.
"lihat aja kau nanti, aku akan melaporkan mu pada Jay" teriak giska yang benar-benar kesel.
di kamar Naya
"Nay kamu gak bahagia ya menikah dengan tuan Anderson" tanya Reva
"Naya kami berharap kamu menikah dengan tuan Anderson supaya kamu bahagia, bukan menderita lagi kayak gini" ucap Naura
"aku gak apa-apa kok, lagian di sini lebih baik, oh ya ayok aku akan mengenalkan kalian pada ibu baru ku" ucap Naya
"Naya kayaknya tidak hari ini deh, besok kan libur kami akan kesini lagi" ucap Reva
"kalian mau langsung pergi?" tanya Naya sedih
"Nay besok kita ke sini lagi ya, tadi pak Hendry nyuruh kita buat antar ini kesini, supaya kamu bisa belajar, dan kami mau balik lagi ke kampus" ucap Naura
"eummm ya udah deh" ucap Naya sambil tersenyum.
setelah kepulangan Reva dan Naura, Naya memilih untuk membantu margin di dapur.
di dapur ada margin dan dua maid lainnya
"ibu..." panggil Naya senang
"eh Naya kenapa kesini?, kamu butuh sesuatu?" tanya margin yang sedang memotong sayur dengan beberapa maid lainnya.
"Hai nona" sapa kedua maid yang ada di dapur sambil tersenyum.
"Hai, tidak bu aku tidak butuh apa-apa" ucap Naya yang menyapa balik para maid dan juga menjawab pertanyaan margin
"lalu apa yang membuat kamu kesini" tanya margin yang kebingungan
"aku hanya bosan sendiri jadi aku datang kesini untuk membantu ibu di sini" ucap Naya sambil tersenyum ramah
"kamu tidak ke kampus?" tanya margin
"tidak bu, aku tidak mau ke kampus, aku masih malu untuk ke kampus" ucap Naya lesu
melihat Naya yang lesu margin langsung menghampiri Naya.
"sudah-sudah jangan sedih, sini kenalin ini Yuna dan ini Mina" ucap margin yang memperkenalkan kedua maid tadi pada Naya
"Halo nona" ucap Yuna dan Mina
"halo, bolehkah kita berteman?" tanya Naya
"dengan senang hati nona" ucap Yuna sambil tersenyum
"wah lihatlah kamu tidak akan merasa bosan lagi sekarang" ucap margin
"iya bu, oh ya aku juga ingin membantu kalian untuk masak" ucap Naya yang tersenyum
"tidak nona ini tugas kami" ucap Mina
"aku hanya ingin membantu kok, lagian masakan juga enak" ucap Naya
"bukan begitu Naya, mereka hanya tidak ingin kamu lelah" ucap Naya
"tidak ibu, aku tidak akan lelah" ucap Naya
"baiklah kalau begitu ayok kita memasak nona" ucap Yuna yang semangat
"ayok" teriak Naya yang kesenangan.
Naya masak dan juga becanda dengan margin, Yuna dan Mita. bahkan mereka nyanyi-nyanyi bareng.
saat Naya sedang bergelut di dapur Jay oun pulang bersama Donny. giska langsung menghampiri Jay yang baru masuk mansion.
mata Jay terus mencari Naya, sedangkan Giska terus bercerita tentang Naya dan kedua sahabatnya yang mengatai dan mendorongnya ke kolam.
langkah Jay terhenti saat ia melihat Naya sedang bersenang-senang di dapur.
"itu lihat dia tertawa di sana, sedangkan aku merasa pusing sekarang karena ulahnya" ucap Giska
"lebay amat sih" ucap Donny pelan
"kamu bilang apa?, mau di pecat ya" bentak giska pada Donny
"sudah kamu ke kamar ya, biar aku yang menghukum gadis itu" ucap Jay
"aku mau kamu hukum dia di depan aku" ucap giska
"Jay sebaiknya kau tak berbuat di luar batas" sahut Donny
"sebaiknya kau diam" ucap Jay
"kamu dengerin aku ya, aku bakal hukum gadis itu sekarang juga untuk kamu" ucap Jay yang pergi menuju dapur
pranggggg,suara piring yang di lempar oleh Jay sehingga membuat Naya, margin,Yuna dan Mita terkejut.
"berani sekali kau mendorong kekasihku ke kolam" bentak Jay
"kau jangan keterlaluan Jay" ucap Donny yang kesel
"kau diam, ini urusan aku dengan gadis ini" ucap Jay yang menarik Naya
"Jay" teriak Donny
"Donny sebaiknya kau tak perlu ikut campur, ini urusan Jay" ucap giska yang menahan Donny
"kau senang, dengarkan aku giska, kau tak perlu merasa bangga karena dapat masuk ke mansion ini, bagaimana pun juga kau hanya orang luar" ucap Donny
"orang luar akan mudah di tendang oleh orang dalam, lambat laun Naya akan menendang mu keluar tanpa harus takut dengan Jay" ucap Donny dan pergi.
"tapi Jay mencintai ku Donny" teriak Giska yang membuat Donny berhenti
"Jay sampai rela mengorbankan gadis itu demi menyelamatkan aku dari musuh-musuh Jay, dan aku yakin sebentar lagi musuh-musuh Jay akan mengincar gadis itu" ucap giska yang membuat Donny marah
"Naya tidak sendiri, jika ada yang berani menyentuhnya akan berurusan dengan kami semua" ucap Donny
"seharusnya kau sadar diri wanita malam seperti mu tidak pantas untuk Jay" ucap Donny dan pergi meninggalkan giska yang menahan emosi.
Naya yang di tarik oleh Jay di bawa ke sofa dan melempar Naya di sofa.
"berani sekali kau mendorong giska" teriak Jay yang kembali memancing semua orang
"kau benar-benar harus dikasih pelajaran" ucap Jay yang ingin menampar Naya tapi di tahan oleh Donny
"sampai kapan kau akan menyakiti gadis kecil ini" ucap Donny yang menahan tangan Jay
"lepaskan aku, dia sudah mendorong kekasihku ke kolam, bagaimana kalau giska sakit"bentak Jay
"lalu bagaimana kalau Naya yang sakit karena ulah mu"bentak Donny
"aku tidak peduli" ucap Jay
giska yang melihat kejadian itu sangat senang, dia tersenyum penuh kemenangan.
"dan kami peduli" sahut Donny
"otak mu benar-benar sudah rusak Jay, jika kelakuan mu seperti ini, apa bedanya kau dengan nyonya Clarissa" ucap Donny
"jangan menyamakan aku dengan wanita itu" ucap Jay
"kali sama, Sama-sama menyakiti pasangan demi selingkuhan" ucap Donny
"oppa sudahlah" ucap Naya yang berdiri
"apa, apa lagi yang akan anda lakukan pada saya, anda ingin menampar saya atau anda mau mendorong saya ke kolam juga, ayo lakukan" ucap Naya yang sudah mengeluarkan air matanya
"anda suami saya kan, jadi anda berhak melakukan apapun terhadap saya termasuk mendorong saya ke kolam" ucap Naya
"kamu benar, kamu adalah istri saya, dan saya akan melakukan apapun terhadap kamu dan itu hak saya" ucap Jay
"aku tidak akan melepaskan mu sekalipun, sehingga kamu tau bahwa kamu sedang berhadapan dengan seorang Jay Anderson" ucap Jay yang smirk
...****************...
...****************...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
Maaf jika ada kata typo guysss...
......................
......................