
"lagian wanita itu akan hancur oleh dua kekasihnya sendiri" ucap Jay lagi
"sudah tidur saja, kamu terus bicara dari tadi dan membuat aku tidak bisa tidur" ucap Jay yang mengeratkan pelukannya.
Naya dan Jay pun tertidur lelap dalam keadaan saling pelukan.
keesokan harinya Naya terbangun dalam pelukan Jay yang begitu erat. Naya tersenyum saat melihat Jay yang tertidur pulas.
"masih belum nyangka banget kalau aku sekarang sudah menikah" ucap Naya sambil memandang Jay yang masih memejamkan mata.
"apalagi menikah dengan seorang CEO terkenal hebat, tampan, banyak di incar wanita, dan apalagi merupakan seorang mafia juga" sambung Naya lagi yang masih di pelukan Jay.
"huhff, terkadang tuh saya bingung, kok bisa sih anda suka sama gadis miskin seperti saya" ucap Naya lagi
"Tuhan.. hidungnya panjang banget kayak Pinokio hehehe" ucap Naya sambil memegang hidung Jay
"ganteng banget lagi" sambung Naya yang masih nyengir gak jelas
"suami kamu memang ganteng sayang" ucap Jay tiba-tiba yang membuat Naya terkejut dan salah tingkah.
"nih pegang aja hidung aku sampai kamu puas" ucap Jay yang memajukan kepalanya.
"ihhhh apaan sih, aku tuh cuma mau bangunin anda aja, ini sudah pagi" ucap Naya yang salah tingkah
"kalau mau bangunin langsung aja panggil, bukan malah nyerocos sendiri dan pegang-pegang hidung suaminya diam-diam" ucap Jay tersenyum dan tambah memeluk Naya dengan erat.
"ihhhh gak gitu... lepasin dulu gak bisa nafas" ucap Naya yang memberontak.
"mau aku kasih nafas buatan" tanya Jay yang masih memejamkan matanya
bughhhhh"dasar orang tua"ucap Naya yang memukul lengan Jay namun Jay hanya tersenyum.
"baby besar bangunlah" rengek Naya
"sayang aku masih ingin tidur" ucap Jay yang senantiasa masih memejamkan matanya
"tapi ini kan sudah pagi"rengek Naya lagi yang terus berusaha membuat Jay bangun
"hari ini libur sayang, lagian hari ini akan menjadi hari santai untuk kita" ucap Jay yang terus memeluk Naya.
"yaudah lepasin aku, aku mandi" ucap Naya dengan nada kesal
"mau mandi bareng" tanya Jay yang langsung membuka matanya
"enggak" ucap Naya yang langsung bangun dari pelukan Jay.
"ayolah sayang, kitakan sudah jadi suami istri jadi gak apa-apa kalau mandi bareng" bujuk Jay yang bangun dan mengikuti Naya
"gak mau, brakk" ucap Naya yang langsung menutup pintu kamar mandi
"sayang, aku mau mandi bareng, ayolah" ucap Jay di luar kamar mandi
"gak mau, aku mau mandi sendiri, sana balik ke kamar sendiri" teriak Naya di dalam kamar mandi yang membuat Jay cemberut.
saat mau masuk ke kamarnya, Jake dan Jackie memanggil Jay.
"Hyung" sapa Jake
"ada apa" sahut Jay dengan wajah yang masih cemberut
"kenapa Hyung, gak dapat jatah dari istri semalam" ucap Jackie
"kamu bisa diam gak" ucap Jay pada Jackie
"dihhh, Jake kamu aja yang bilang, aku males ngomong sama suami yang gak di kasih jatah sama istrinya, soalnya darahnya naik turun" ucap Jackie dan pergi
"Jackie..." teriak Jay
"e..e Hyung, semuanya berjalan sesuai rencana wanita itu sudah di tahan oleh Jung dan Scott" ucap Jake yang semula kikuk.
"Jung dan Scott juga sangat marah karena mengetahui wanita itu mengkhianati perasaan mereka berdua" sambung Jake
"dan ini, ini foto yang di kirim oleh Jung dan Scott, foto wanita itu yang di ikat dan di sekap" jelas Jake sambil menyerahkan amplop yang berisi foto
"kalau begitu aku permisi dulu Hyung, sebentar lagi semua anggota Jaytrack akan datang" ucap Jake dan pergi
"oh ya Hyung, sebaiknya Hyung segaran mandi untuk membuang sial di tubuh Hyung karena tak mendapat jatah semalam" ucap Jake yang kemudian langsung lari
"bocah kembar itu sama saja" ucap Jay yang kesal dan masuk ke kamarnya.
setelah Jay menyelesaikan mandinya dan Naya pun menyelesaikan mandinya, keduanya sudah berada di meja makan. Jay masih terdiam karena merasa kesal dan memperhatikan Naya yang asik makan.
"margin"teriak Jay yang membuat Naya melihat kearah Jay
"ada apa tuan?" tanya margin pada Jay
...****************...
...****************...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
...----------------...
Maaf jika ada kata yang typo...
......................
......................
......................