HE CEO OR MAFIA

HE CEO OR MAFIA
KEPAHITAN HIDUP NAYA



Reyhan dan Haekal saling tatap, Haekal seolah-olah meminta Reyhan untuk menjelaskan semuanya, begitupun sebaliknya


"Naya mengurungi dirinya di kamar, dia tidak keluar bahkan tak makan dari siang" ucap Jackie


"kenapa?" tanya Tirta yang khawatir


"sebenarnya tadi Naya dan temannya yang bernama Naura bertengkar, Naura marah karena sepupunya Naya menyebar gosip kalau Naya menjadi wanita tidak benar" jelas Haekal


Reyhan, Haekal dan Jackie pun menceritakan semua kejadian tadi yang mereka saksi kan.


"dan setelah itu Naya masuk ke kamar dan tak keluar dari tadi" sahut Reyhan setelah menceritakan semua kejadian tadi


"sepertinya sahabat Naya cuma tak ingin Naya terus-terusan baik pada mereka" sahut Johnny


"ya aku setuju" sahut William


"Hendry keluarkan mereka dari kampus" perintah Jay


"aku tidak bisa mengeluarkan mereka seenaknya Jay, asal kau tau salah satu keluarga temannya sepupu Naya masih di perlukan untuk informasi penting" ucap Hendry


"aku akan membalas mereka dengan cara lain" sahut Hendry lagi


"tenang pesona ku akan membuat mereka jadi ******"sahut Luck


Jay pun pergi menuju ke kamar Naya


tok...tok....tok...tok...


"Naya keluar dan makan lah, aku menunggu di bawah" ucap Jay tegas dan kemudian pergi ke kamarnya untuk mandi.


malamnya di meja makan semuanya sudah berkumpul termasuk Naya dan anggota Jaytrack. Naya memakan makannya tanpa mengeluarkan kata apapun, semua anggota Jaytrack melihat Naya yang sangat berbeda, pasalnya jika makan dialah yang paling ribut bersama Haekal.


"saya sudah selesai, saya permisi dulu" ucap Naya dan pergi.


setelah makan malam Jay melihat Naya yang duduk sendiri di taman mansion, Jay pun memberitahu pada Tirta.


Tirta pun menyusul Naya dan yang lainnya melihat Naya dan Tirta dari dalam mansion.


"Naya kenapa duduk di sini sendiri, ini sudah malam?" tanya Tirta


"Naya, aku ini oppa mu sekarang, jadi aku harus tau semua permasalahan adikku" ucap Tirta lagi yang membuat Naya sedih


"aku malu sekarang, aku malu untuk ke kampus, bahkan untuk keluar dari mansion ini saja aku malu" ucap Naya sedih


"bahkan aku tak mengambil sedikitpun dari hasil aku bekerja, aku menyerahkan semuanya untuk mereka, tapi mereka sangat tega pada ku" ucap Naya lagi


"Naya jika mereka tidak sama kamu, sekarang ada oppa, Jackie, dan Jake bahkan kamu ada Jay di samping kamu dan ada yang lain juga, semua di sini sayang sama kamu" sahut Tirta sambil mengelus rambut Naya


"Naura aja udah benci sama aku, Naura kecewa sama aku, dia pasti gak mau bersahabat lagi dengan aku" sahut Naya yang menangis


"aku pengen hukum tante jessica, om Eric adan Alena atas perlakuan mereka, tapi aku gak berani aku takut jadi orang yang gak bisa balas budi ke mereka, mereka sudah mengantikan eomma dan appa dalam membesarkan ku jadi aku gak berani melakukan itu. aku diam selama ini hanya untuk melindungi keluarga mereka, tapi..." ucap Naya yang menangis


"dengan teganya mereka memasang foto ku di situs jual diri, Alena tega menfitnah ku, aku malu sekarang, aku malu sama pak Jay, aku malu sama oppa, aku malu sama kalian semua, termasuk aku malu sama eomma dan appa, di sana mereka pasti kecewa karena aku begitu bodoh" ucap Naya


"Naya mereka bangga dengan mu, kamu mampu melewati semua perlakuan jahat dari tante jessica, dan Naura dia gak benci sama kamu, dia sayang sama kamu, dia gak mau kamu terus menderita, dengan kamu tinggal di sini Jay, oppa dan yang lainnya akan menjaga kamu" sahut Tirta


"oppa sangat berterima kasih pada Tuhan karena telah mempertemukan kamu dengan oppa, oppa gak akan biarkan kamu menangis lagi" sambung Tirta


"kamu tenang saja foto kamu nanti akan kami hapus, kamu jangan nangis lagi" ucap Tirta yang memeluk Naya


Jay dan lainnya yang melihat Naya juga ikut merasa sedih dengan hal yang di alami Naya selama ini


"dia benar-benar gadis yang kuat" sahut Zeus


"aku bahkan hanya berpikir dia mendekati Jay hanya demi uang" sahut Luck


"aku akan membantu mu untuk menjaga dia Jay" sahut Yudha


"haaaaaa Hyung aku tak sanggup melihat Naya menangis" sahut Haekal sambil menangis konyol


"diamlah kau seorang mafia, tak boleh menangis seperti itu" ucap Clayton


"aku mau besok....


...****************...


...****************...


Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...


...----------------...


...----------------...