
"aku di sini" sahut Jay di ambang pintu dan membuat semua orang melihat kearah Jay dan terkejut.
"Jay apa-apaan kau ini, kenapa kau membawa wanita ini kesini?" tanya Tirta yang emosi
"Giska akan tinggal di sini bersama ku?" ucap Jay santai sambil merangkul Giska
"apa maksud mu Jay, kau sudah menikahi adikku tapi kau malah membawanya ke sini, bahkan dulu kau menolak perjodohan dengan wanita ini" bentak Tirta
Naya di meja makan terus menundukkan kepalanya, Jackie yang melihat adik angkatnya langsung menghampiri Naya
"Naya sebaiknya kita pergi" ajak Jackie yang membawa Naya pergi dari ruang makan
"tetap di situ Jackie" ucap Jay yang menghentikan Jackie
"biarkan dia mendengarkan semuanya" ucap Jay lagi
"aku menikah gadis kecil itu hanya untuk menyelamatkan dia dari keluarga saudaranya yang begitu jahat,, dan menyelamatkan pacarku dari Mafia yang memusuhi ku" ujar Jay yang membuat Naya terkejut
"ma..mafia" ucap Naya yang terkejut
"iya, aku adalah ketua Mafia dan mereka semua anggota ku, aku buka hanya seorang CEO biasa, lagian selera ku bukan anak kecil seperti mu, selera ku adalah Giska" ucap Jay yang memancing emosi Tirta
"bughhhh, brengsek, kau menempatkan adikku dalam bahaya, kau itu" bentak Tirta sambil menonjok Jay
"Tirta tahan, hey Jay apa maksud mu ini" ucap Johnny sambil menahan Tirta
"kau..." ucap Tirta lagi dan di sela oleh Naya
"berhenti,,, diam kalian semua, kalian semua pembohong" teriak Naya yang sudah menangis
"Na..." uaco Jake yang ingin menghampiri Naya
"berhenti.. jangan mendekatiku, jika aku tau semua akan begini, aku gak bakal mau kenal dan bertemu dengan kalian semua aku pikir dengan bertemu dengan kalian dan menikah dengan anda akan menjadi awal dari kebahagiaan untuk saya" ucap Naya yang sudah menangis
"tapi ternyata tidak, ternyata saya salah menikah dengan anda ataupun bertemu dan kenal dengan kalian menjadi awal saya lebih menderita, sebaiknya saya tetap berada di tempat tante jessica dan om Eric" sambung Naya lagi
"eh anak kecil bisa gak, gak usah teriak-teriak, kuping saya sakit" ucap Giska
"Jay... aku gak suka deh kalau ada anak kecil ini di sini, kamu sih harus nikahin dia" ucap Giska dengan manja sambil memeluk lengan Jay
"iya Jay, aku bakal sabar kok, eh gadis miskin kamu dengarkan peran kamu di sini cuma untuk menjadi pancingan supaya aku tidak dalam bahaya" ucap Giska
"menjijikkan" ucap Kelvin untuk Giska
"eh tante kesepian, dandanan anda terlalu menor hapus tuh make up nya" ujar Naya yang buat beberapa maid dan anggota Jaytrack Dream menahan tawa.
"kau berani sekali mengatakan itu" bentak Jay
Naya yang mendengar bentakan Jay langsung pergi menuju kamarnya. Tirta yang tersebut emosi langsung menghampiri Jay.
"aku akan membawa Naya pulang ke mansion ku" ujar Tirta
"kau tak bisa membawanya, dia istri dah ku di depan hukum" ujar Jay santai
"Jay... aku males di sini aku mau shopping aja" ucap Giska yang masih memeluk lengan Jay
"Kamu bisa pergi sendiri dulu kan?, aku harus menyelesaikan tugas kantor dulu" ucap Jay sambil mengelus pipi Giska
"iya Jay, aku bisa pergi sendiri kok, nanti malam aku pulang kesini ya" ucap Giska dan di anggukin oleh Jay sambil tersenyum
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Hei guys ini cerita baru dari author, jangan lupa tambahkan ke list favorit kalian, like dan komen juga bye..bye...
...----------------...
maaf jika ada kata yang typo
...****************...
...****************...
...****************...