
Razie sedang duduk di samping pohon (dalam hutan) kemudian Mila pun datang dan bersandar di pangkuannya.
"Apakah hubungan kita ini akan baik-baik saja?" kata Mila.
Razie berpikir dan berkata "kamu tenang saja, hubungan kita akan baik-baik saja".
"Tapi bagaimana dengan perselisihan antara desa kita, sedangkan kita menjalin hubungan yang terlarang?" sanggah Mila (sambil menangis karena khawatir akan hubungannya).
Razie berdiri dan mengepal tangannya, tanpa berbicara sepatah kata pun dan perlahan meninggalkan Mila yang masih berada di bawah pohon (sambil mengusap air mata).
Tidak lama kemudian Mila termenung dan merasa ngantuk tanpa sadar diri ia pun tertidur di bawah pohon. hari mulai menjelang petang menuju malam tapi Mila belum juga bangun.
Ayah Mila (Jack) mengetahui Putrinya belum juga pulang. Ia berangkat menuju desa dan mengumpulkan para warga.
"Apakah di antara kalian ada yang melihat putriku?" kata Jack kepada warga desa.
Salah satu warga menjawab" mohon maaf Tuan, Kami tidak melihat putri bapak berkeliaran di dalam desa".
"Jika di antara kalian ada yang melihat putriku segera beritahu saya" teruskan Jack.
"Baik pak kami akan segera melaporkan jika kami melihat putri bapak" warga menjawab dengan serempak.
Jack kemudian kembali ke rumah dengan perasaan yang kesal dan terus memikirkan putri bungsunya.
Ia pun berdoa seraya menangis "Oh dewa, tolong jagalah Putri ku".
Malampun tiba Razie merasa bersalah karena telah meninggalkan Mila di bawah pohon tersebut. Ia khawatir akan keadaan Mila dan bergumam di dalam hatinya, "Apakah Mila sudah pulang, aku takut karena dalam hutan tersebut banyak binatang buas".
Tanpa berpikir panjang ia pun memutuskan untuk kembali kedalam hutan. Setelah sampai di tempat dimana ia dan Mila ngobrol, ia melihat salah satu sendal Mila yang tergeletak.
Razie mulai berpikir "Jika Mila pulang kenapa sendalnya ada di sini". "Ada yang tidak beres" terus Razie.
Kemudian Razie berpikir kembali "Aku tahu hutan ini banyak binatang buas dan sendal Mila ada disini tergeletak begitu saja".
Razie sangat yakin Mila pasti lari ketakutan karena di kejar binatang buas dan sendalnya terlempar. Ia kemudian masuk semakin dalam kedalam hutan sambil berteriak " Mil... Mil... Mila kamu dimana".
Tidak lama setelah menelusuri sungai, ia melihat sebuah pakaiaan di tepi sungai. Razie mendekati pakaian tersebut dan ternyata ia melihat ada rambut. Karena di malam hari pada saat itu bulan purnama Razie dengan tegang melihat dan terus memandangi rambut tersebut.
"Di lihat dari rambut ini sepertinya wanita" gumamnya dalam hati.
"Jangan-jangan" terusnya, sambil mengangkat wanita tersebut.
"Mila, Mila apa yg terjadi kenapa kamu berada di sungai ini", cemas Razie.
Ia menekan dada Mila dengan cemasnya dan memberikan napas buatan, beberapa menit kemudian Mila pun sadar dan memeluk Razie sambil menangis.
"Sudah-sudah jangan menangis lagi" kata Razie sambil menghapus air mata Mila.
Razie minta penjelasan dari Mila kenapa ia bisa berada di sungai "Bagaimana bisa kamu berada di sungai ini Mil?" tanya Razie.
Semua di jelaskan oleh Mila ternyata setelah ia di tinggalkan Razie, ia tertidur sampai petang kemudian ada seekor serigala yang melolong di depannya membuatnya kaget dan bangun dari tidurnya kemudian ia lari ketakutan dan terpeleset ke sungai.
Razie meminta maaf karena telah meninggalkan Mila bergitu saja di dalam hutan.
"Mila maafkan aku karena telah meninggalkan mu!" kata Razie.
Mila menjawab "Sudah aku maafkan kok, tapi lain kali jangan di ulangi lagi ok" Mila kembali pingsan.
Razie mengantar Mila pulang kerumah terlihat di depan rumah ayah Mila (Jack) sedang menunggu kedatangan putrinya. Jack sangat benci kepada Razie karena ia mengetahui bahwa Rean adalah ayahnya. Razie menggendong Mila yang tak kunjung sadarkan diri megantarnya kedepan Jack.
"Rupanya kau yang menculik Putriku, kau apakan dia sehingga tak sadarkan diri begini dan selarut ini" Jack menunjuk Razie dan menuduhnya.
Razie di tangkap oleh ayah Mila dan mengikatnya di dalam gudang. Jack melakukan penyerbuan ke desa samurai dengan membawa pasukan klan sinobi, karena hanya kesalah pahaman Jack membakar perumahan desa samurai ayah Razie (Rean) tak dapat berkutik.
Pertempuran besarpun terjadi antara klan Sinobi dan klan Samurai.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Alurnya Mundur ya Guys jika kalian penasaran silakan baca kelanjutannya jangan lupa untuk favorit biar tidak ketinggalan ceritanya.