Young teacher vs Clever student

Young teacher vs Clever student
Part?



Setelah kemarin aku menghabiskan waktu bersama kak lutfi, hari ini aku ingin menghabiskan waktu di rumah. Baru saja aku ingin membaca novel bunda memanggilku


"Apriil, sayang ini ada teman mu nak." Panggil bunda.


"Hah? Temanku? siapa?." Batinku


"Iya bunda." Kataku sambil menuju ruang tamu


Di ruang tamu


"Ha? Ziyah? Naufal?."Kata ku tak menyangka


"Hay pril." Sapa naufal


"Hai cantik." Sapa ziyah


"Kalian tau darimana rumah gue?." Tanyaku


"Tau dong." Kata ziyah


"Kok kalian bisa bareng?." Tanyaku


"Iyalah orang kita sepupuan, jadi gue minta anter naufal." Jawab ziyah


"Lu kok baru bilang sekarang sih." Protesku


"Ya maap sist." Ucap ziyah


kita pun mengobrol lama sampai akhirnya


"April, tar kita kapan kapan hangout yuk." Ajak naufal


"Hah?." Kagetku


bagai tersambar petir, aku diajak hangout sama pujaan hati:)


"Gimana mau ga?." Tanya naufal


"Sama ziyah juga kan?." Tanyaku


"Iya sama ziyah sama pacarnya." Jawab naufal


"Apa sih fal, lagian gue sama dia ga ada kejelasan, lagian kek nya dia suka sama temen gue." Jawab ziyah lesu


"Hah? siapa?." Tanyaku


"Kepo lu, tar kalo udah jelas gue kasih tau." Kata ziyah.


"Heem." Kataku malas


"Yaudah ayo kita balik ziy, lagian kasian April mau rebahan kayanya." Ucap naufal sambil tertawa.


"Yaudah gue panggilin bunda gue." Kataku.


Mereka pun berpamitan pada bunda, setelah mereka pulang


"April itu yang cowok siapa? kok tampan sekali." Tanya bunda


"Itu naufal bun, temen april." Kataku pada bunda


"Tampan sekali ya nak, semoga nanti jodohmu seperti itu, atau seperti pak lutfi hehe." Kata bunda sambil tertawa


"Ih apasih bun, april mau kuliah terus kerja dulu bun." Kataku manja


"Iya bunda pasti." Kataku tersenyum


Keesokan harinya


"Bun april berangkat sendiri ya." Kataku merayu.


"Tidak nak, kamu belum cukup umur." Ucap Bunda.


"Pliss bunda, hari ini pelajaran olahraga jadi aapril tak pakai rok." Jawabku


"Tapi kamu hati hati ya jangan ngebut." Kata bunda


"Iya siap bunda." Kataku sambil mencium pipi bunda.


Akupun ke sekolah naik motor, ya memang motorku motor sport, tapi menurutku keren tanpa ada embel embel tomboy.


"S**t kesiangan." Batinku


APRILIA FARHANA KAREEM



LUTFI ALVIANDA ANDRIANSYAH



FAUZI ANDREAS SAPUTRA



NAUFAL ADITYA



Akupun mengendap endap masuk barisan upacara


"Aprila Farhana mengapa kamu telat?." Tanya pak fauzi


"Anu pak, tadi kemacetan." Jawabku


"Kenapa kamu tidak mau jujur." Batin fauzi


Flashback


Aku sedang mengendarai motor sambil melihat lihat jalan, saat itu juga aku melihat nenek nenek dan cucunya yang sedang diganggu preman.


"Hey lu jangan ganggu nenek ini cupu lu." Kata ku mengejek preman itu


"Heh lu kagak usah ikut campur." Kata preman itu membentakku.


Akhirnya baku hantam pun terjadi diantara kami, karena tenaga preman itu lebih besar dariku, akupun terjatuh. Untung saja ada seorang lelaki yang menyelamatkan kami, dan lelaki itu menyuruhku menyemalamatkan nenek itu dulu terlebih dahulu. Ketika aku mau mengucapkan terimakasih, lelaki itu sudah pergi.


Flashback off.


"Kamu ketika pelajaran saya nanti, akan saya hukum." Ucap fauzi tegas


"Iya pak saya akan tanggung jawab, saya permisi." Kataku sambil meninggalkan ruang BK.


"Sungguh wanita langka." Batin fauzi