
Lutfi pun memarkirkan motornya di basement. Tiba tiba saja ada dua orang berbaju hitam yang menghampiri kami
"Pak ini list toko yang menjual kemeja putih." Ucap dua orang pada pak lutfi
"Oke terimakasih kalian boleh pergi." Suruh pak lutfi pada dua orang itu.
Aku pun terdiam, mungkin pak lutfi menyadarinya
"Nanti kamu akan tau sendiri kok." Ucap pak lutfi sambil tersenyum.
"Tapii pak." Ucapku ragu
"Dan satu lagi jangan panggil saya pak, kita hanya berdua." Pinta pak lutfi
"Tapii pak." Ucapku mengeluh
"Panggil saja kakak." Pinta pak lutfi
"Baik pak, eh kak." ucap ku tersenyum.
Ketika kita memasuki salah satu toko, pelayan pun menunduk
"Selamat datang tuan muda." kata para pelayan serempak.
Tak lama manager mall pun datang.
"Selamat datang tuan muda, sudah lama tuan tidak kemari." Ucap manager itu
Oiya, aku tau manager karena di bajunya ada pin bacaanya manager hehe:')
"Saya sedang sibuk mengajar, sekarang mana pesanan saya." Kata pak lutfi.
"Oh ini tuan, ini dress wanita untuk siapa?." Tanya manager itu, sembari memberi 2 totebag.
"Ini untuk calon istri saya." Sahut pak lutfi.
Tapi ketika pak lutfi berbicara seperti itu, ia mengarahkannya padaku sembari tersenyum.
"Oh ini calon istri tuan? Cantik sekali. Izinkan saya memperkenalkan diri nona. Saya manager di salah satu mall milik tuan muda." Ucapnya sambil membungkukan tubuh.
Aku pun hanya bisa tersenyum, karena aku bingung harus menjawab apa.
"Sekarang saya dan April akan mencoba bajunya, tolong siapkan kamar ganti." Ucap pak lutfi.
Kita pun berjalan beriringan menuju ruang ganti, yang jelas terpisah ya hehe.
"Baju ini sangat mewah untukku, tapi kenapa pak lutfi memberikannya? dan kenapa aku hanya tersenyum ketika pak lutfi bilang aku calon istrinya." Batinku.
Aku pun keluar menggunakan baju sekolah, aku akan mencoba menolaknya.
"Kenapa kamu tak menggunakan baju itu?." Tanya pak lutfi.
"Tidak pak saya tidak suka." Jawabku ragu
"Oh itu untuk calon istri saya, kebetulan ukuran tubuhnya sama sepertimu." Jelas pak lutfi.
"Oh yasudah pak, cukup kok, silahkan ini untuk calon istri bapak." Ucapku sambil menyodorkan totebag itu.
"Bagaimana? ini cocok tidak dengan saya?." Tanya pak lutfi padaku.
"Maaf pak, jika menurut saya ini kurang cocok, modelnya terlalu kuno. Boleh saya pilihkan yang lain?" Tanyaku padanya.
"Oh oke silahkan, saya tunggu disini." Kata pak lutfi sambil duduk di sofa.
Aku pun mencari baju yang menurutku bagus, hingga akupun menemukannya.
"Pak bagaimana dengan ini? bapak boleh coba." Tawarku padanya
"Oke saya coba." Ucap pak lutfi
Setelah beberapa menit lutfi pun keluar. Sungguh aura ketampananya keluar.
"Bagaimana?." Tanya pak lutfi padaku
POV Lutfi
Saya memperhatikan april saat melintingkan lengan baju saya.
"Sungguh telaten, cocok untuk jadi istri." Batinku
"Beres pak." ucapnya
"Mmm bagaimana cocok?." Tanyaku
"Sangat cocok pak, keren, tampan."Ucapnya.
"Terimakasih, kamu juga cantik." Ucapku.
"Sebagai ucapan terimakasih, bagaimana kita makan lalu bermain?." Ajakku padanya
"Tapi pak, bagaimana kalo orang tua saya mencari saya?." Tanyanya padaku
"Mmm nanti saya akan mengabari mereka, lagian kata kamu mereka lagi sibuk kan?." Tanyaku padanya.
"Iya pak." Jawabnya singkat
"Yasudah, ayo kita makan, tapi ada syaratnya." Ucapku
"Apa itu pak?." Tanyanya
"Kamu harus panggil saya kakak, no bapak lagi ya." Pintaku padanya
"Mm iya pak, eh kak saya coba." Ucapnya malu malu.
Kita mampir ke tempat makan all you can eat, disana April tak terlihat malu untuk mengambil makanan yang ia suka. Sungguh wanita idaman:')
"Pak kita main basket yuk, kan sama pak Fauzi beluk pernah main basket." Ucapnya pada ku.
Aku tak menjawab
"Paak." Ucapnya lagi
Aku pun masih terdiam.
"Kakk, ayo." Ucapnya
"Kenapa? Mau main basket?." Tanyaku
"Iya kaak, pak fauzi belum mengajari basket." Ucapnya.
"Kenapa ya pak fauzi belum mengajari? padahal dia kan guru olahraga yang baik." Tanyaku
"Karena belum jadwalnya kak, ayo kak." Ajaknya
"Yaudah ayo." Ucapku
Kita pun bermain di arena bermain cukup lama, tak lupa kita pun melakukan photo box.
POV April
Tak disangka, guru yang ku anggap ngeselin ini, asik juga hahaha
"Pak terimakasih ya sudah ajak saya bermain." Ucapku
"Iya sama sama april, tolong selama kita diluar sekolah jangan panggil pak." Ucapnya sambil tersenyum
"Iya kak maaf saya lupa, dan terimakasih untuk traktirannya." Ucapku
"Iya, sama sama. Saya sudah menyampaikan izin pada orang tua kamu, mereka pulang besok malam katanya." Ucapnya
"Oh iya kak makasih, saya masuk dulu." Ucapku
ayo gais lico nya jan lupa:')