Young teacher vs Clever student

Young teacher vs Clever student
terungkap



Setelah mendapat persetujuan dari kareem, hana dan radit pun segera keluar, menuju kolam dekat parkiran.


"Mas, tolong jawab aku, dimana adam? aku sangat merindukannya." Ucap Hana lirih.


"Hana, sebelumnya aku mau minta maaf dulu sudah membuat kamu menikah muda, membuatmu melahirkan anak diusia mu yang sepatutnya digunakan untuk bermain,dan meninggalkanmu, maafkan aku hana." Ucap radit menyesali semua perbuatannya.


"Mas, tanpa mas meminta maaf, aku sudah memaafkannya, sekarang mas jawab, dimana adam?." Tanya hana menatap lekat mantan suaminya.


"Pemuda tampan di sebelah kamu, lutfi, ia adalah adam, anakmu, anak kita." Ucap radit dengan tersenyum.


"Kamu serius mas? itu anakku? anak yang aku kandung sembilan bulan? anak yang aku rawat selama tiga tahun?." Tanya hana berusaha meyakinkan dirinya.


"Iya hana, dia adam brightest andriansyah." Ucap radit menyebutkan nama lahir lutfi.


"Sudah kuduga itu mas, terimakasih mas sudah merawat adam, terimakasih Tuhan sudah mempertemukannya denganku kembali." Ucap hana dengan perasaan haru.


Radit yang melihat itu pun sangat merasa bersalah, ia merasa jika ia lelaki jahat yang meninggalkan anak istrinya, dan ketika istrinya membutuhkan anaknya sebagai penyemangat, ia malah membawanya.


"Mas adam harus tau hari ini juga mas, aku mohon bantu aku beritahu ini semua pada adam." Ucap hana memohon. Hanya anggukan balasan dari radit "Jika ini yang bisa membuatmu memaafkanmu akan kulakukan." Batin radit.


Usai pembicaraan mereka, radit dan hana pun kembali. Lutfi yang melihat wajah sembab hana terkejut, dan menyusul hana.


"Bunda kenapa? papa apakan bunda?." Tanya lutfi khawatir dengan bundanya. Kareem yang mengerti itu semua mengajak hana duduk agar lebih tenang.


"Lutfi dengar papa, papa mau ngomong serius sama kamu." Ucap radit pada lutfi. Lutfi yang mendengarnya pun kaget, jarang jarang papanya ingin mengobrol serius dengannya.


"Pa,kata papa kan ibu udah lama meninggal, kenapa papa tiba tiba nanya itu?." Tanya lutfi bingung.


Hana yang mendengar pernyataan itu pun tak sanggup menahan tangis, ternyata anaknya selama ini kehilangan sosok ibu yang menurutnya sudah meninggal. Spontan saja ia memeluk lutfi dengan menangis. Lutfi pun bingung dengan tingkah laku bundanya


"Bun bunda kenapa? bunda jangan nangis terus cerita sama lutfi." Ucap lutfi mengusap punggung bundanya.


"Nak, dialah ibu kandungmu, maafkan papa telah membawamu pergi darinya selama ini."Ucap radit penuh kelembutan. Lutfi yang mendengar itupun sontak kaget, ia melepaskan pelukan bundanya dari tubuhnya.


"APA!! Papa jangan bercanda." Ucap lutfi tak percaya.


"Papa ga bercanda lutfi." Ucap radit dengan lirih. Lutfi pun menatap hana dan radit dengan lekat, berusaha mencari kebohongannya tapi tak ditemukan. Ia sedikit kecewa dengan hana, karena tak ingin mengurusnya, ia juga kecewa pada radit karena menyembunyikan semuanya sejauh ini.


"Bunda kenapa bunda jahat? ninggalin aku sama papa saat itu? bunda tau? garagara bunda papa mendapat banyak masalah di hidupnya, ia di dekati banyak wanita yang hanya ingin hartanya." Ucap lutfi kesal kepada hana.


"Nak stop nak, jangan memaki bundamu seperti itu, bunda tidak meninggalkanmu, tapi papa yang membawamu pergi." Ucap radit menyesal jika mengingat kejadian itu.


"Lutfi minta dijelaskan sekarang pa." Ucap lutfi penuh penekanan tak ingin ada bantahan.


"23 tahun yang lalu, papa bertemu gadis cantik yang baru saja lulus kuliah, tanpa basa basi papa pun menikahinya. Hingga setahun kemudian lahirlah kamu ke dunia. Bunda sangat menyayangimu, ia selalu memberimu ASI, memberimu kasih sayang. Kamu diberi ASI oleh bunda hingga umur 2 tahun, karena itu badan bunda menjadi tak terurus. Papa minta bunda untuk diet, tapi dia tak melakukannya. Hingga akhirnya papa khilaf, papa selingkuh dengan wanita lain. Singkat cerita, bunda memergoki papa selingkuh, hingga akhirnya dia minta cerai, dan kita pun bercerai. Kamu dibawa oleh bunda, kamu diurus oleh bunda. Papa yang ditinggalkan kamu merasa tidak tenang, walaupun kamu tinggal bersama wanita pintar, tapi kamu tinggal di tempat kumuh. Papa pun membujuk Hana agar mau memberikanmu pada papa, tapi hana bersikeras ingin merawatmu, hingga akhirnya papa menculikmu, membawa mu ke luar negeri, dan mengganti nama mu." Jelas radit panjang lebar.


Lutfi yang mendengar itu, dengan spontan memeluk hana, dan berkata "Aku merindukanmu bunda." Ucapnya menangis penuh bahagia