Young teacher vs Clever student

Young teacher vs Clever student
Kelas 11



Pertemuanku dengan naufal gagal, karena ia lupa membeli alat tulis sekolah.


Roomchat


Naufal: "April kita kayanya gabisa ketemu deh, aku lupa beli alat tulis."


Me: "Yaudah ayo sekalian kamu beli alat tulis."


Naufal: "Bukannya gamau, tapi masalahnya ayah sama ibu yang belinya, aku disuruh jaga rumah."


Me: "Oh yaudah gapapa, besok juga kita ketemu kaan?."


Naufal: "Iyaaaa."


Me: "Yaudah see u besok."


Naufal: "See u😘."


Setelah aku chat-an dengan Naufal, akupun menyiapkan apa saja yang harus dibawa untuk besok. Oiya, katanya besok juga akan ada pembagian walikelas


"Buku udah, pensil udah, mukena udah, apalagi ya?." Batinku


"Nak, sedang apa?." Ucap bunda yang tiba tiba masuk kamar.


"Lagi siap siap buat besok bun." Ucapku


"Ini ada tempat pensil dari calon suamimu, dipakai ya." Ucap bunda


Akupun hanya bengong melihatnya


"Hey." Ucap bunda


"Oh iya pasti bunda." Ucapku sambil mengacungkan jempol.


"Apa dia menganggapku anaknya, sampe sampe dia ngasih aku ini?." Batinku.


Pagi pagi sekali bunda membangunkanku


"Hey nak, bangun." Ucap bunda


"Iya bunda bentar lagi." Ucapku malas


"Pantas saja kata nak lutfi kamu suka terlambat, orang susah dibangunin." Ucap bunda meledekku


Aku yang mendengar itu sontak saja kaget


"Apasih bun, iya aku mandi." Ucapku sambil berjalan ke kamar mandi.


"Dasar anak nakal." Ucap bunda.


Setelah mandi aku bersiap, lalu sarapan. Kali ini aku diantar ayah, karena ayah akan pergi ke kantor.


"April pamit yah." Ucapku


"Iya belajar yang benar ya nak." Ucap ayah sambil mencium pucuk kepalaku.


Akupun memasuki lapangan upacara


"April." Teriak ziyah


"Gue juga kangen bangett." Balas ziyah


"Ehem, ke aku ga kangen nih?." Ucap naufal.


"Opaaal." Sapaku merangkul naufal.


Ya opal memang panggilan ku untuk naufal.


"Eits main rangkul aja, gue rangku balik jangan marah." Ucap opal padaku.


"Nyamuk nyamuk." Ucap ziyah


"Eh udah mau mulai tuh, ayo kita baris." Ucapku membuyarkan suasana.


Upacara pun berjalan khidmat, kini saatnya pengumuman wali kelas yang di sampaikan oleh ketua OSIS.


"Untuk kelas XI Mipa 1, walikelasnya adalaaah." Ucap ketua osis penuh tanya.


"Ayo dong." Teriak anak kelasku yang sudah mulai kesal.


"Guru biologi tercantik." Teriak bu Rista.


"Yaaah." Keluh anak anak sekelas.


Ya, memang bu rista agak cerewet dan menjengkelkan. Dia juga galak hiii sereem~.


Setelah perkenalan tadi, kamipun dipersilahkan masuk kelas untuk mendengarkan pidato dari wali kelas baru.


"Dulu pak lutfi yang menyampaikan itu, tapi sekarang dia sedang di Australi, apa kabar ya." Batinku


"Hey ngelamun aja." Kaget ziyah


"Hehe." Tawaku renyah.


"Bu Rista datang." Bisik anak anak.


"Helo everybody." Sapa bu rista dengan suara cempreng.


"Hai bu." Sapaku.


"Sekarang saya wali kelas kalian, semoga kita bisa bekerja sama sehingga menjadi kelas yang kompak." Ucap bu rista serius.


"Siap iya bu." Teriak anak anak.


"Saya akan menyampaikan kalender sekolah kita tahun ini, di tahun ini kita akan banyak libur, karena sekolah sengaja meliburkan kalian." Ucap bu rista serius


"Yeyeyeye." Teriak anak anak


"Karena apa begitu? karena kami mengerti kalian capek di kelas 10 sudah mempelajari kelas 12, dan kelas 12 nanti kalian harus mempersiapkan SBMPTN." Ucap bu Rista.


"Oiya, satu lagi, kalian sekolah hanya 4 bulan di tahun ini, sisanya kalian sekolah bebas, dan kalian mulai masuk bimbel sekolah." Ucap bu rista.


"Dan untuk tahun depan, kalian hanya perlu bimbel wajib sekolah, Ujian, lalu SBMPTN." Ucap bu rista tersenyum.


"Yeee." Dibarengi suara murid.


wajar ye namanya eksklusif school:)