You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 9



Happy Reading chingu☺


POV Raline Odelia Priyanka


Rara pun segera pergi menuju supermarket setelah ia berganti pakaian dengan atasan memakai swetear abu" lengan panjang dan bawahannya celana jeans biru tua. Karena jarak rumahnya lumayan dekat dengan supermarket ia tidak menggunakan kendaraan apa pun hanya berjalan kaki, lumayan untuk olahraga malam juga kesehatan dan kebugaran badannya. berikut style baju yang Rara kenakan.



Tiba Di Supermarket


Setibanya di supermarket Rara langsung mengambil bahan-bahan dapur yang Omah catat di kertas yang tadi diberikan kepada Rara, tanpa melihat catatan Rara sudah lumayan hafal dengan kebutuhan dapur, ia juga ke supermarket sekalian membeli keperluan dirinya dikarenakan hari jumat ia akan pergi camp sekalian LDKS dan ia juga ingin membeli keperluan lain dikarenakan ia sudah gajian & setengah dari gajinya ia sudah beri Omahnya untuk membeli peralatan jahit Omah yang lainnya.


POV Daniel Bramantyo Pranadipa


Pulang Kerja


Usai pulang kerja Daniel berniat mengunjungi Mansion kedua orangtuanya karna ia merasa kesepian dan merindukan Bunda juga Ayahnya, dan juga Daniel berniat menginap di rumah orang tuanya.


Tiba di Mansion kediaman keluarga "Pranadipa"



Daniel pun segera memasuki mansion tersebut dengan diawali mengucapkan salam terlebih dahulu.


Daniel: Assalamualaikum Bunda


Bunda Hana: Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulilah nak akhirnya kamu dateng kesini ( jawab Bundanya yang sekarang tengah membaca majalah, dan berdiri memeluk Daniel ) sini duduk...


Daniel: iya Bun


Bunda: sudah makan malam atau mau Bunda masakin hem???


Daniel: boleh deh bun daniel udah lama tidak merasakan masakan Bunda


Bunda: ya sudah Bunda masakin ya buat kamu dan juga Papah jika sudah pulang nanti


Daniel: papah ke cabang perusahaan di Bogor ya Bun?


Bunda: iya sedari pagi ia sudah pergi Nak... ( ucap bundanya sembari menyiapkan bahan masakan dan mulai memotong dan lainnya )


Daniel: Kak Bryan sudah kunjung ke rumah lagi Bun?


Bunda: belum tapi sering beri kabar, katanya ia sibuk sekali hampir tidak punya waktu libur dikarenakan banyak pasien yang harus dioperasi dan ditangani oleh perawatan lainnya


Daniel: ouh kapan" Daniel kunjungi deh ke rumahnya rindu sama Si gembul Kevin


Bunda: emm boleh Nak bunda juga pengen melihat cucu Bunda hehe...Nak...Maaf Bunda lupa kalau bahan" dapur sudah mulai mengosong Bunda bisa minta tolong belikan bahan" dapur tidak? di supermarket soalnya Bi Ningsih lagi pulang kampung pelayan yang lainnya sudah pulang sedari sore


Daniel: Boleh... Daniel ganti baju dulu ya Bun sebentar


Bunda Hana: Oke makasih anak Bunda yang ganteng


POV Author


Jadi Bryan Faresta Pranadipa adalah kakaknya Daniel satu"nya. Usia Antara Bryan dengan Daniel hanya berselisih 5th, ia sudah menikah dan sudah memiliki anak satu bernama Kevin Nirwandar Pranadipa yang baru berusia 1 th lebih 6 bulan dan juga Bryan memiliki istri bernama Ghina Tiffani Mahawira, Ia bekerja berprofesi sebagai dokter ahli bedah umum dan juga Dokter Speciallis Anak, Bryan juga pemilik dan juga pendiri rumah sakit "Faresta Hospital".


Usai berganti pakaian



Daniel langsung menuruni anak tangga dengan menggunakan pakaian atasan baju lengan putih dan bawahannya celana bahan warna hitam. Setelah itu ia berjalan menuju dapur untuk menanyai apa saja yang harus dibeli untuk bahan" dapur ke Bundanya.


Daniel: apa aja bun yang harus dibeli?


Bunda: ini kertas catatan bahan" dapur pokoknya harus lengkap biar bunda bisa masakin makanan yang enak buat kamu


Daniel: baiklah Daniel berangkat dulu Bun Assalamualaikum ( ucap Daniel dibarengi salaman mencium telapak tangan sang Bunda )


Bunda: Waalaikumsalam hati-hati Daniel jangan ngebut" bawa mobilnya...


Tiba di supermarket


Daniel langsung mengambil trolly dan berjalan ke bahan masakan juga kebutuhan untuknya dan juga kebutuhan semua orang yang ada di mansion orang tuanya itu. Pada saat Daniel tengah memilih peralatan mandi ia melihat sosok gadis yang familier di matanya yang sedang berjinjit untuk mencapai sebuah benda kebutuhan wanita yaitu pembalut.


Rara: duh tinggi banget sih cptt...gimana ya??? huftt pokoknya gak mau yang lain maunya ini ( ucapnya di dalam batinnya )


Deggg...( degupan jantung rara )


Duh kok setiap kemana" selalu ketemu Pak Bryan sih dan apa ini masa ketemuan dengan keadaan seperti ini??? Duh sadar Rara apaan banget sih loh ( ucapnya dalam hati )...


Mereka berdua saling menatap satu sama lain agak lama. hingga Daniel duluan yang memutuskan kontak mata di antara mereka.


Daniel: Ekhemm ini...( ucap Daniel sambil mengasih pembalut tersebut ke tangan Rara )


Rara: makasih pak maaf merepotkan...


Daniel: Sama sama...emm kamu sendirian saja?


Rara: iya 😊 ( ucap Rara diselingi senyuman tipis diwajahnya ) kalau begitu...saya permisi


Daniel: sebentar...maaf namamu siapa?


Rara: Raline panggil saja rara


Daniel: baiklah Rara ehmmm....Saya ingin minta bantuan boleh?


Rara: bantuin apa ya pak?


Daniel: bisa kamu lihat catatan ini dan menunjukkan produk" bahan" ini??? ( ujar Daniel sembari mengasih catatan berisi bahan" dapur )


Rara: ouhh...ehmm boleh mari saya bantu


Daniel & Rara segera berjalan sembari mendorong trolly masing" ke tempat bahan" masakan dapur. dengan teliti Rara membaca produk dari bahan makanan tersebut dari tanggal kaduluawarsa sampai komposisi bahan yang ada dalam produk tersebut.


Daniel: benar itu Ra?


Rara: iya ini benar ...sebentar ini masih banyak, saya cari" lagi ya


Daniel: iya saya juga sekalian nyari bantuin kamu ...


15 Menit Kemudian


Ihh serasi sekali ya


Cantik dan ganteng cocok sekali


andaikan aku memiliki menantu dan anak seperti itu


itu suaminya ganteng banget boleh kenalan gak ya?


( Ucap para ibu" yang tengah belanja juga di Supermarket itu sambil melihat kedekatan Daniel & Rara yang sama" memilih produk bahan masakan dapur )


Rara: huuftt... ( Rara hanya bisa menarik nafas dalam" atas pujian yang diberi para ibu" itu karena menurut Rara mereka sudah sangat salah paham apa yang mereka telah lihat itu tidak dengar )


Daniel: sudah semua???


Rara: sudah ini pak semua sudah lengkap


Daniel: terima kasih banyak Rara


Rara: sama sama pak kalau begitu saya pamit pulang kasihan Omah saya sendirian dirumah....permisi ( ucap Rara sambil mendorong trollynya ke arah kasir )


Daniel: heemm...sebentar mau bareng saya saja? ( Ucap Daniel memberhentikan langkah Rara mendorong trolly tersebut )


Rara: Tidak usah...jarak rumah saya dekat kok, terima kasih atas tawarannya saya permisi


Daniel: ya sudah hati"...


Tiba Di Hari Jum'at


Tepat pada hari Jum'at, semua para Siswa dan Siswi berkumpul di sekolah sambil memegang masing-masing benda" bawaan mereka dari rumah, seperti tas camping berisi pakaian, tas tentengan berisi camilan mereka, dan sebagainya, begitu pun juga Gadis bernama Raline yang juga sedang memegang barang bawaannya sembari duduk menunggu sahabatnya Dira juga teman" seorganisasinya di depan ruangan **Anggota Inti OSIS.


Tepat pada pukul 06.00 semua teman-temannya dari Dira yang datang duluan dan langsung duduk disamping Rara hingga Rayhan sang Ketua OSIS sampai anggota OSIS Inti dan Anggota OSIS lainnya berkumpul di depan Ruangan Organisasi. Setelah lamanya menunggu sambil berkumpul para guru mulai mengasih intruksi untuk segera memerintahkan para Peserta LDKS untuk berkumpul di tengah lapangan yang sudah berisi kedatangan 3 Bus Karoseri Adi Putro. Setelah semua Para Siswa/Siswi peserta LDKS para dewan guru mengasih intruksi selanjutnya dari mengasih intruksi untuk para ketua kelas dari masing" kelas mengabsen teman"nya, mengasih intruksi tentang peraturan berkemah juga peraturan pelaksanaan LDKS. tak lama setelah itu mereka semua diinstruksikan untuk segera menaiki bus untuk segera berangkat menuju tempat untuk camp & LKDS yaitu "Consebu Resort" daerah Megamendung.


To Be Continue


Anyyeong Yeorebun jangan lupa kasih like disertai komen dan votenya ya agar author lebih semangat lagi untuk meng up alur selanjutnya dalam novel ini, terima kasih😊