
Pukul 05.00
Seperti biasa pukul lima subuh alarm hp Rara berbunyi tepat waktu, dengan kondisi yang masih dialam bawah sadar ia meraba-raba setiap sudut menemukan sumber bunyi alarm hpnya secara ngasal, hingga terjadilah tragedi jatuh dari tempat tidur
Aduhh...aisshh (kesalnya karna terjatuh dari tempat tidur)
Duh jam berapa sih??? selalu deh kaya gini kan sakit pantat gue (rengeknya dalam hati)
Tak lama Rara segera bangkit dan mengambil handphonennya yang sedang dicharger untuk mematikan alarm yang berbunyi, tanpa basa basi Rara langsung mengambil handuknya dan langsung pergi Mandi
10 Menit kemudian Rara telah usai mandi dan tak lupa ia mengambil air wudhu untuk melaksanakan kewajibannya yaitu sholat subuh
Setelah sholat subuh dan sudah mengenakan seragam sekolahnya, ia memoleskan bedak plus vitamin bibir yang sudah menjadi rutinitas disetiap harinya, Kemudian setelah semuanya sudah usai Rara langsung keluar kamar dan menuju ruang makan yang sudah terdapat Omahnya yang sedang menyediakan sarapan yaitu memoleskan roti dengan selai dan menuangkan susu coklat kesukaan Rara
Omah: Halo Pagi cucu omah yang cantik...gimana semalam tidurnya nyenyak? nih rotinya dihabiskan ya
Rara: Pagi Omah (dibarengi senyuman bibirnya)
Omah: Ehm...Ra Omah mau nanya
Rara: Tanya apa Omah? (ucapnya sambil mengunyah roti berisi selai strawberry)
Omah: Motor Ninja kamu dimana ya kok tadi pagi Omah sholat subuh dan liat keluar pintu gak ada?
Rara: (aduh gue harus jawab apa? ntar kalo bohong dosa lagi, kesian Omah) batinnya
Omah: Ra...kok diem? hayo jangan bohong sama Omah, Omah sudah tahu watakmu sejak kecil
Rara: Ehm...Omah (ucapnya sambil menaruh roti yang sudah setengah digigit itu kepiringnya)
Omah: Coba cerita...Omah janji gak akan marah
Rara: Motornya Rara jual Omah
Omah: kok dijual??? memangnya gak sayang kalo dijual kan itu motor yang sudah kamu impikan dari kecil dan nabungnya juga gak cepat nak
Rara: maaf Omah (katanya sambil menundukkan kepalanya)
Omah: Cerita Ra...kamu ada masalah apa? kemarin Omah melihat kamu menangis dikamar, cerita saja nak jangan dipendam selagi Omah hidup...omah siap mendengarkan keluh kesahmu Nak
Rara: ih Omah...jangan bicara seperti itu, panjang Omah ceritanya
Omah: Ya sudah makanya cerita...mumpung masih jam segini
Rara: iya-iya Jadi...
Rara pun menceritakan masalahnya yang terjadi disekolah dari awal sampai akhir, sampai pukul 06.00
Omah: Astagfirullah...jadi itu alasanmu menjual motormu
Rara: iya Omah maaf
Omah: Jangan meminta maaf nak...seharusnya Omah yang minta maaf karna tak bisa melindungimu, omah merasa jadi nenek yang merepotkan dan tidak berguna
Rara: Hikss...Omah...Omah jangan bicara seperti itu Omah tega ninggalin Rara sendirian? Hiks...hikss😠(ucapnya sambil terisak-isak)
Omah: Maaf Ra...tapi Omah gak terima cucu Omah diperlakukan seperti itu...Omah akan kesekolah nanti!
Rara: Jangan Omah...izinkan Rara menyelesaikan masalah Rara...Rara takut, tensi Omah naik lagi Rara gak mau Omah kenapa-kenapa
Omah: Tapi Ra- (ucapnya terpotong)
Rara: Kalo Omah peduli sama Rara...Omah doain Rara semoga Masalah yang Rara hadapi selesai dan doakan Rara supaya orang yang sudah menyakiti Hati Rara dan Omah akan dibalas oleh Allah dengan caranya
Omah: Hiks...Ra...Maafin Omah maafin Omah sangat sakit hati melihat cucu Omah diperlakukan seperti itu, Kamu calon orang sukses ra...makanya kamu dikasih ujian seperti ini😠(ucap omah Fitri sambil menangis memeluk Rara erat)
Rara: Hiks...sudah Omah tak salah...Hiks😠(katanya membalas pelukan sang Omah) Rara berangkat ya Omah...tenang Rara janji Rara bisa hadapi ini semua...Omah sholat doain Rara
Omah: Hiks...Iya Ra Omah akan berdoa kepada Allah menceritakan semua kepadanya
Rara: Udah Omah jangan nangis lagi...Omah sehat" ya nanti kalau ada apa"telpon Rara
Omah: Iya nak...Hati" ya sayang jangan lupa makan semangat💪
Rara: iya Omah...nanti abis pulang sekolah Rara langsung ke coffee ya Omah soalnya udah diinfoin pak Boss
Omah: Iya...jangan malam" ya
Rara: Assalamualaikum (ucapnya menyalami tangan omahnya)
Omah: Waalaikumsalam warahmatullah
Lalu Rara segera berlari ke tempat pengkolan ojek karena sedari tadi ia memesan Gojek Online tidak ada yang nerima pesanannya, sedari tadi waktu berjalan dengan cepat sehingga Rara berlari menuju pengkolan perkumpulan Ojek
Bang...Bang anterin saya kesekolah Tunas Harapan ya(ucapnya sambil ngos-ngosan)
20 ribu ya neng... ( ucap abang ojeknya dengan cengirannya itu )
Iya udah Bang gece ya 10 menit lagi masuk ini...( dengan segera Rara langsung memakai helm yang ada dijok belakang motor Ojeknya )
Iya neng siap...pegangan neng saya ngebut nih...
Pukul 06.55
Dengan cepat Rara turun dari motor ojek abang itu dan tak lupa ia membayar sesuai permintaan abang ojeknya
Makasih bang...
Sama sama atuh neng belajarnya yang semangat ya neng
Iya...
Tak lama Rara berlari kedalam wilayah sekolahnya dan tibalah dia masuk kedalam kelas dengan keadaan yang ngos-ngosan dan berkeringat, dan bel pun berbunyi ketika Rara duduk disebelah Dira
Dira: tumben Ra loh telat
Rara: iya...sorry bangunnya kesiangan soalnya (bohongnya)
Dira: Ra...tenang aja abis ini gue punya kejutan buat loh oke
Rara: HAH???
Dira: Syutt...udah cicing baek
Cicing itu dalam bahasa sunda yang berarti "diam"
Tak lama guru Mata pelajaran bahasa inggris masuk kedalam kelas XII IPA 2 sambil membawa buku-buku dan file yang ditenteng tangan kanannya berisi kertas" ujian sesuai jadwal mapel hari kamis
âš«
âš«
âš«
Jam Istirahat
Bel istirahat pun berbunyi, semua murid-murid SMA Tunas Harapan kebanyakan dominan menuju ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah bergemuruh meminta asupan, beda halnya dengan Dira dan Rara mereka malah pergi menuju ruang Kepala sekolah
Masuk...seseorang berbicara dalam ruangan tersebut
Ceklek...(knop mintu segera dibuka oleh Rara)
Diruangan tersebut terdapatlah Kepala Sekolah, Nyonya Michelle dan Angel & the genk, lalu Rara Mencegah Dira untuk tidak masuk kedalam ruangan kepsek ia menyuruhnya menunggu diluar ruangan
Rara: Dir..loh tunggu sini aja
Dira: tapi Ra-
Rara: syut udah nurut aja
Dira: yaudah...
Lalu Rara pun masuk kedalam ruangan kepsek dan tak lupa juga ia menutup pintunya
N.Michelle: Wih...anak udik ini akhirnya datang juga, mana uangnya sudah kamu siapkan?
Rara: tidak usah banyak bicara...ini (jawabnya dengan nada kesal sambil mengeluarkan uang yang sudah dibungkusi amplop coklat berisi Uang senilai 20jt rupiah) Sekarang jangan cabut beasiswa saya mengerti!
Angel: HEH ANAK UDIK GAUSAH NGEGAS SAMA KURANG AJA LU SAMA MAMAH GUE!
Rara: LU BISA DIEM GAK ANJING!
Ucap Rara dengan nada tinggi karena sedari tadi ia sudah menahan emosinya sejak berjalan menuju ruang kepsek dan sekarang ia melihat wajah-wajah iblis yang sudah membuat hatinya sakit
N.Michelle: HEH KAMU JADI CEWEK JANGAN KURANG NGAJAR YA! LIAT PAK RICHARD ANAK MURIDMU SAJA SEPERTI INI SUDAH KALAU BEGINI CARANYA CABUT SAJA BEASISWANYA!
Richard: Bapak kecewa sama kamu Ra, attitude mu tidak benar! masa disekolah kamu menggunakan kata-kata kasar!
Rara: Heh! kalian semua yang tidak punya hati dan pikiran...apa kalian tidak pikir jika anak kalian ada di posisi saya dihina ditindas orang lain! hati dan mata kalian sudah tertutup, kalian tidak mengerti perasaan saya! dan...Pak Richard bapak adalah pemimpin disekolah ini seharusnya menjadi contoh yang benar, bukan karna uang dan harta bapak bisa menjadi orang yang matre karena dibayar oleh Nyonya Michelle! jika saya balikkan disini siapa yang tidak punya attitude HAH!
Plakk...(suara tamparan)
N.Michelle: JAGA MULUT KAMU JALANG!
Angel: TERLALU BANYAK BACOT LOH!
Rara yang sedari tadi menahan emosi dan merasakan denyutan di pipi kanannya akibat tamparan dari tangan Nyonya Michelle
Tiba-tiba pintu terbuka secara tiba-tiba, dan terlihatlah sosok Pria tinggi, tampan, bertubuh atletis sedang berdiri diambang pintu dengan pakaian santai yaitu hanya menggunakan swetear abu-abu yang ada kupluknya dan menggunakan bawahan celana bahan hitam dengan sepatu sneacker berwarna hitam, yap dialah Sang pemilik sekolah SMA Tunas Harapan Daniel
Daniel: Wah...wah wah bagus...bagus pak Richard jadi ini kewajiban anda sebagai kepala sekolah! (ucap Daniel dengan tatapan tajam siapa pun yang melihatnya pasti merinding) MULAI HARI INI BAPAK RICHARD AGUSTINUS SIREGAR SAYA PECAT SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH SMA TUNAS HARAPAN, JADI SAYA PERINTAHKAN ANDA UNTUK SEGERA ANGKAT KAKI DARI SEKOLAH SAYA!
Richard: Pak...Pak Daniel ba...bagaimana anda bisa tau?, batinnya, SAYA MOHON PAK JANGAN USIR SAYA MAAFKAN SAYA...SAYA MOHON SEMUA INI ULAH NYONYA MICHELLE, AISHH...SIAPA YANG SUDAH NGEBOCORIN RENCANA SAYA HAH!??? (ucapnya sambil berteriak-teriak seperti orang gila )
Saya yang ngasih tau pak! ( Tak lama setelah itu datanglah Dira yang berdiri diambang pintu dengan wajah kesal )
Richard: DASAR KAMU CEWEK JALANG BERANI"NYA!-
Dira: HEH...IBLIS GAUSAH BACOT ELOH TUH KEPALA SEKOLAH GADUNGAN TOLOL!
N.Michelle: (Ba...bagaimana ini, habis sudah rencanaku gagal total) batinnya
Daniel: Nyonya Michelle anda tidak usah bingung seperti itu, udah kegep gausah sok gak merasa bersalah dengan diam seperti itu!
N.Michelle: Bagaimana anda bisa tahu pak Daniel?
Dira: dibilangin dari gua! masih gak ngerti cih...orang kaya kok bodoh!
Angel: HEH...JAGA UCAPAN LOH JABLAY!
Ucap Angel yang segera menjambak rambut Dira
Dengan segera Rara langsung mencegahnya dengan cara menendang kakinya
Anjirrr...girls bantuin gua!
Lalu datanglah David dengan 3 orang polisi dibelakangnya
David: Jangan menggunakan kekerasan jika kalian semua ingin ditangkap!
Daniel: Nyonya Michelle mulai hari ini saya batalkan pertunangan saya dengan anak anda Angelina Mahardika! dan Pak Richard anda saya laporkan kepolisi atas tindakan kriminal yang melanggar peraturan disekolah ini! pak Silahkan
Baik Pak siap laksanakan ( ucap ketiga polisi itu )
Richard: pak saya mohon maafkan saya...kasih saya kesempatan untuk memperbaiki semua ini saya mohon pak
Daniel: tidak ada kata bagi saya atas pengkhianatan! ingat penyesalan datangnya selalu diakhir
N.Michelle: Pak Daniel...saya mohon jangan batalin pertunangan anda dan anak saya pak
Angel: Hiks...iya pak saya mohon jangan batalkan pertunangan saya😠(ucapnya dengan air mata buayanya itu)
Daniel: saya tadinya tidak percaya atas perlakuan anda Angelina, tetapi saat saya mendengarkan penjelasan dari sepupu saya Anindira saya percaya dan dia sudah mengasih bukti rekamannya ke saya! dan tidak ada ada kata maaf untuk seseorang yang berkhianat dan iblis seperti kalian!
Ucap Daniel dengan nada tinggi dan wajah yang tersirat aura kebencian yang sangat dalam, entah kenapa???
Daniel: Dan untuk Raline...ambil kembali uangmu dan beasiswa mu tidak akan saya cabut mengerti?
Rara: Iya Pak saya mengerti terima kasih banyak pak, ucapnya dengan wajah tersenyum puas
Daniel: sama sama
N.Michelle: AWAS NANTI KAMU GADIS JALANG SAYA AKAN MEMBALAS PERBUATANMU! (Ucapnya sambil keluar ruangan itu)
Daniel: Kamu tenang saja...saya akan menyuruh seseorang untuk mengikuti dan mengagalkan rencana jahatnya dia ke kamu Raline
Rara: Iya makasih...pak maaf merepotkan
Dira: Santai Ra...loh orang baik pasti selalu ditolong sama allah
Dan berakhirlah semua perkara itu, Pak Richard yang sudah dibawa ke kantor kepolisian, Angel & the genk yang sudah keluar dari ruangan kepsek disoraki dan dilemparkan kata-kata kasar oleh semua Murid disekolah itu, Dan tinggalah diruangan kepsek hanya ada Daniel, David, Dira juga Rara
David: Huftt...dah kelar masalah sekolah ini niel
Daniel: Vid...urusin dan perbaiki semua peraturan disekolah ini jangan sampai ada kasus seperti ini lagi dan buat peraturan lagi jika ada kasus pembullyan langsung ditangkap dan dimasukkan kepenjara saja hukum mati! heran masih sekolah udah pada sok"an jadi jagoan, uang masih pada minta ama ortu aja! (ucapnya tanpa sadar sedari tadi ia menggunakan kalimat panjang karena saking naik pitamnnya)
Dira: Sett..dah sabar napa kak galak amat
David: Siap Niel!
.
.
.
.
.
To Be Continue
Guys Next Episode author bakal jelasin tentang masalah pertunangan Daniel dan Angel ya, jangan lupa tinggalin like, vote, dan komennya See you on the next episode bye~