You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 73



Seperti biasa ya semua, sebelum baca jangan lupa absen yaitu dengan cara like, komen, and vote Novel ini ya, Mohon maaf jika di Episode sebelumnya dan di Episode kali ini terlalu banyak Typo yang bertebaran


Selamat Membaca 📖


......................


Pada Pagi hari pukul 04.30 Adzan subuh berkumandang dari toa Masjid untuk membangunkan dan mengingatkan umat muslim untuk segera bangun menunaikan ibadah sholat wajib disubuh hari


Rara yang sudah bangun semenjak alarm handphonenya berbunyi ia segera bangun dari tidurnya secara perlahan agar tidak mengalami pusing secara tiba-tiba


Dengan langkah biasa ia memasuki toilet yang berada didalam kamarnya, mencuci muka, gosok gigi, dan mengambil wudhu


Jadwal rutin pagi ini setelah melaksanakan sholat subuh ia berencana untuk melakukan sarapan terlebih dahulu sehabis itu berolahraga disebuah taman dekat dengan komplek perumahannya itu


......................


Melaksanakan sholat subuh pun selesai, sekarang Rara ingin membuat sarapan ringan untuk mengisi energinya dipagi ini sebelum berolahraga


Rara membuat sarapan waffle, dan juga susu coklat hangat sebagai minuman manis dipagi ini agar tensinya yang tergolong rendah harus memperbanyak makanan & minuman manis minimal sehari sekali


Beberapa hari lalu saat di Perusahaan Rara sempat drop saat melaksanakan rapat dengan salah satu perusahaan yang bergerak di Industri Permodelan yaitu Bil'L Company, dan saat itu juga saat Rara drop rapat pun dicancel dan diganti menjadi beberapa hari sebelum nya yang dimana setelah masalah Dira yang di cek up oleh Dokter Arsen, Rara langsung mengadakan rapat kembali bersama Bil'L Company


Dan kebetulan pagi hari ini Rara diundang oleh CEO Bil'L Company untuk datang ke acara penyambutan Putrinya yang baru saja pulang dari luar negeri


Dan Untuk pertemuannya bersama Sophia mungkin hari ini bisa dicancel, ya demi pendekatan dan persetujuan kerja sama antara perusahaannya dengan perusahaan Bil'L Company berjalan dengan sukses, memang benar ia sebagai CEO harus tetap Professional demi kesejahteraan Perusahaan dan demi para karyawan agar bisa bekerja dan mendapatkan gaji dengan baik


Setelah sarapan selesai Rara langsung menyalin pakaiannya ke pakaian jogging yaitu dengan memakai Stelan Adidas berwarna Hitam dan didalamnya ia memasang kaos putih


Berikut kira-kira kurang lebih stylenya seperti ini...



Kemudian setelah berganti pakaian Rara langsung berjalan ke meja rias untuk memberi wajahnya Sunscreen agar wajahnya terlindungi dari paparan sinar matahari Pagi


Tak lupa juga ia memberi bibirnya sedikit pelembab Vaseline juga Lip balm berwarna baby pink, setelah itu ia menguncir rambutnya asal


Dan kira-kira make up natural ala Raline seperti ini



Setelahnya Rara langsung keluar kamar dan keluar rumah, tak lupa ia membawa hp, headset yang sudah terpasang di kedua telingannya, dan juga dompet kecil berisi ATM Blackcard serta uang cash


...


Sesampainya di taman Rara melakukan pemanasan badan terlebih dahulu, setelah itu baru dia jogging memutari taman sebanyak 5×


Dan ketika hampir diputaran ke lima seseorang menabrak tubuh Rara, dan orang itu juga menarik lengan Rara secara tiba-tiba


Reflek Rara langsung memelintir tangan orang itu


"Aduh...Ra ini saya Kak Brams, lepasin!"


(Ucap Daniel yang datang dengan penampilan layaknya ABG jaman sekarang)


Berikut Stylenya...



Seketika Rara tersadar bahwa pelakunya adalah Daniel


Rara: Cptt...Kak kak orang mah sapa dulu ke apa gitu!


(Ucap Rara kesal)


Daniel: Hadeuh...gimana mau nyapa dari tadi saya panggil nama kamu, kamunya gak denger malah pake headset, udah gitu dengerin lagu kenceng banget!


(Balas Daniel yang menarik headset Rara, dan tanpa disengaja matanya melihat penampilan Rara dari atas sampai bawah)


Daniel: bajunya gak ada yang lain? Emang harus banget ya kaos dalamnya ngecrop?


(Ujarnya yang ekspresinya seperti tidak menyukai penampilan Rara yang agak fulgar itu)


Rara: terserah sih, badan-badan aku ngapain jadi kakak yang ngatur Woee😝


(Ledek Rara kepada Daniel)


Daniel: Cptt...yaudah ikut Kakak sini


(Menarik kembali lengan Rara)


Rara: mau kemana sih?


(Tanya Rara yang mulai melepas lengannya dari tangan Daniel karena sebal dengan tingkah laku Daniel yang menyebalkan itu)


Daniel: Mau ngelamar kamu jadi istri aku kenapa???


(Ucap Daniel yang terus kembali menarik lengan Rara)


Rara: Wuaah Gila nih orang! Kak lepasin aku bisa jalan sendiri woi


(Ucap Rara kembali sambil berusaha melepas lengannya lagi dari cekalan tangan Daniel)


Daniel: Diam! Atau saya gendong nih?


(Mulai menggendong tubuh Rara ala Bridal style)


Rara: Astaghfirullah kak belum sah ih dosa tau... lepasin ah!


(Rengeknya minta diturunin)


Daniel: Ya kamu juga buka aurat tuh, jadi bikin dosa sama sama yuk


(Ujar Daniel jahil sambil mengarahkan matanya ke perut Rara yang terbuka itu)


Rara: Iya udah, Please kak turunin aku a-a-aku malu diliatin tuh sama para ibu-ibu Zumba


Kata Rara yang matanya mengarah ke sekeliling taman tersebut, yang lebih membuatnya malu para ibu-ibu Zumba terus membisikkan dirinya dan menatap Diri Rara dan Daniel secara mendetail


Daniel: Gakpp... BODO AMAT! emang saya pikiran


Rara: Please kak turunin, aku gak bisa diginiin!


(Ucap Rara lesu, dan akhirnya Daniel pun mengalah ia menurunkan tubuh Rara)


Daniel: Janji dulu kamu harus ikut saya ke suatu tempat


Rara: kemana???


Daniel: privacy lah, ayo buruan!


Mereka pun berangkat menggunakan mobil Mercedez Benz hitam milik Daniel untuk menuju lokasi rahasia yang Daniel ketahui seorang diri


......................


Setibanya di lokasi yang Daniel tujukan untuk membuat Supriese ke Rara, Daniel langsung melepas seatbelt punyanya dan punya Rara, sedangkan Rara hanya malas menatap Daniel dan tiba-tiba sebelum mereka turun dari mobil Handphone Rara berbunyi, tanda notifikasi chat dari seseorang mengirim sesuatu ke Contact Wa Rara


Tapi disaat Rara belum sempat ingin membuka room Chat Wa di handphone nya Daniel langsung mengambil alih handphone Rara yang menyimpannya di saku celana miliknya


Rara: Kak BRAMS IH! Sini balikin Arghh!


(Ucap Rara menatap Daniel dengan kesal)


Daniel: kita masuk dulu abis itu Kakak kembaliin hp kamu


Rara: Cptt! Terserah deh!


Dia langsung turun dari mobil dan masuk ke salah satu Restaurant Besar, di daerah Jakarta Selatan


Dengan tersenyum Daniel melihat tingkah Rara yang marah kepadanya, menurutnya Marahnya Rara sangat lucu baginya juga terlihat sangat menggemaskan


......................


Di dalam Restaurant itu Daniel dan Rara diantar oleh Waiters menuju ruang VIP yang sudah Daniel Booking sehabis pulang dari Rumah Omnya Ghani beberapa hari sebelumnya


Sesampainya diruang VIP sudah ada 4 orang yang menduduki bangku yang berjejer panjang 2 orang Pria 1 Muda dan 1 sudah berumur, dan kedua Wanita 1 sudah berumur 1 masih muda seperti sepantaran Rara, saat 4 orang itu membalikkan tubuhnya dan menyapa Daniel dengan Rara


Alangkah terkejut bahwa seorang wanita duduk tersenyum manis, dengan penampilan seperti Model berambut hitam panjang dicurly, memakai pakaian Dress mahal berwarna Putih dengan panjang diatas lutut


Wanita itu melemparkan senyum termanis kearah Rara juga Daniel, dan yang membuat Rara terdiam membeku adalah karena wanita itu adalah saudara kembarnya "Renata"


Tanpa banyak basa-basi Rara langsung berjalan kearah bangku dan duduk berhadapan dengan Dokter Arsen yang juga ikut ngumpul diruangan VIP itu yang duduknya berada persis di samping Renata


Sedangkan Daniel dia duduk berhadapan dengan Renata kembaran Rara, jujur yang Daniel rasakan saat ini adalah nervous juga canggung


Tapi demi menutupi rasa itu semua, akhirnya Daniel memaksakan untuk menyapa semua orang itu dengan percaya diri


Daniel: hello good morning ladies and gentlemen


~ Halo selamat pagi nyonya dan tuan sekalian


Sapa Daniel ramah menggunakan bahasa Inggris karena 3 orang lainnya kecuali Dokter Arsen Daniel sudah kenal jadi dia rasa 3 orang didepannya ini adalah orang yang berasal dari Negara Amerika


"Halo, tuan Daniel dan Nyonya Rara perkenalkan saya adalah Emma Lethicia Larusso dan ini suami saya Charles Alexander Larusso dan ini putri kami namanya Renata Sophia Larusso, oh ya kami mengerti Bahasa Indonesia jadi kita bisa bencengkrama menggunakan bahasa Indonesia"


"Panggil saja saya Tante Emma, dan Om Alex"


Daniel pun langsung mengganguk, termasuk Rara, dia merasa heran dengan semua ini, Alex yang melihat kebingungan Rara langsung mengajak ngobrol


Alex: Apakah ini Nyonya Raline?


(Tanyanya yang membuat Rara langsung mengalihkan pandangannya ke Alex)


Rara: Ya benar...Saya Raline


Arsen: Dia fans Sophia Om katanya


(Ucap Dokter Arsen sambil tersenyum)


Alex: Kami mengenal kamu Raline, ternyata sekarang kamu sudah besar, cantik...Sophia sapa saudara kembarmu lebih tepatnya kakakmu


Rara dan Sophia langsung menatap satu sama lain, Rara hanya diam dan didalam otaknya dia bingung bertanya-tanya


"Mengapa dia mengenalku, apakah dia jangan-jangan"


Sophia: Halo, Perkenalkan aku Sophia saudara kembar kamu, aku tahu kamu karna Mom and Dad cerita ke aku pas SMP, makanya kami baru sempat berkunjung ke Indo untuk datang menemui kamu sekarang, Maaf jika kami sangat lama gak datang menemui kamu karena jujur kami sangat sibuk Kak


Rara langsung menoleh ke arah Daniel, dan mengernyitkan dahinya, sedangkan Daniel ia ingin membuka suara tapi dicegah oleh Dokter Arsen


Arsen: Kemarin Saya yang menghubungi Daniel untuk mengajak kamu datang kesini, karena kemarin kamu mengcancel jadwal pertemuanmu dengan Sophia padahal dirinya sangat ingin bertemu denganmu termasuk Mrs. Emma dan Mr. Alex


(Jelas Arsen)


Rara pun langsung membalas sapaan Renata dengan tersenyum sangat tipis, sedangkan Sophia dia langsung berdiri menghampiri Rara dan memeluknya


Sophia: Kak...aku senang sekarang bisa melihat wajah dan diri Kakak jujur waktu pertama kali aku punya saudara kembar aku sangat senang


"Oh ya, kok gue punya feeling kaya ada yang mau ngasih kabar, jangan-jangan"


Ucap Rara dalam hati dan hanya terdiam dia tidak membalas pelukan saudara kembarnya itu, malahan dia melepas pelukannya dan segera menghampiri Daniel


Rara: Kak mana hp aku balikin CEPAT!


Sontak Daniel langsung mengembalikan hp Rara, dengan cepat Rara langsung membuka room chat WA dan benar ada pesan chat dari Aryo Hacker pribadi Rara


~ Aryo


"Nona Raline, Kedua orang tua Renata yang bernama Ayahnya Charles Alexander Larusso, dan Ibunya Emma Lethicia Larusso adalah seseorang yang sudah mengambil Non Renata dari rumah sakit pada saat kebakaran


"Dan juga Mr.Alex Ayah tiri Renata seorang CEO Perusahaan Bil'L Company"


"Bukankah itu perusahaan yang akan rapat dengan perusahaanku?"


(Ucapnya dalam hati)


Rara yang membaca Chat dari Aryo langsung menatap kesal ke arah kedua orang tua tiri Renata


Rara: Ka-kalian bukan orang tua kandung Renata Benarkan???


(Tanya Rara yang sedari tadi air matanya sudah menetes dikedua pipinya)


Daniel pun sontak terkejut mendengar pertanyaan dari Rara


Daniel: Ra-Rara!


Rara: Kalian yang sudah memisahkan saya dengan Renata, cih...kalian kejam orang tua kandung saya mencari keberadaan Renata bertahun-tahun lamanya sampai mereka berdua meninggal begitu juga dengan nenek saya dia juga berusaha mencari keberadaan Renata sampai akhir hayat! TEGA...TEGAA Hikss😭


Emma dan Alex terkejut dan langsung menggeleng-gelengkan kepala sambil berjalan mendekati Rara


Emma: Bu-bukan seperti itu Raline sayang Kami-


(Ucapnya dipotong saat dia ingin meraih tangan Rara)


Rara: Kemana saja kalian selama ini HAH??? dan kamu Renata, sudah tahu saudara kembarmu di Jakarta kenapa tidak pulang mengunjungi saya dan kedua orang tuamu yang sebenarnya


Renata juga terkejut mendengar pernyataan bahwa Emma dan Alex bukan orang tua kandungnya, dia menangis terisak-isak


Alex: Cukup Raline! Dengarkan penjelasan kami boleh?


Rara: Dan Anda adalah CEO Bil'L Company bukan??? Sepertinya untuk rapat pertemuan saya akan menimbang-nimbang kembali jadwalnya!


Alex: Raline, please listen to our explanation!


Rara: Hikss...Hikss😭 Kalian jahat, kalian sengaja memisahkan kami, orang tua kandung kami sudah tidak akan bisa melihat saudara kembar Rara yaitu dia Renata!


Emma pun langsung membuka suara


Emma Bisakah kita selesaikan semua masalah ini dengan baik-baik?


(Ucap Emma dengan wajah lesu, dan sedih)


Alex: Tenang Raline, kamu jangan tersulut emosi dulu


Rara: Saya Raline Odelia Priyanka CEO Abraham'Company Pamit undur diri, dan sepertinya untuk saat ini saya butuh waktu untuk sendiri dan mendengarkan penjelasan kalian setelah emosi saya reda, Permisi


(Rara pun segera berlari meninggalkan ruangan tersebut)


Daniel: Maaf saya ikut campur ke dalam masalah ini...tapi jujur jika saya menjadi Raline saya juga ikut kecewa dengan kalian, Permisi selamat siang


(Daniel pun segera berlari keluar juga dari ruangan tersebut)


Dan tersisalah Alex, Emma, Renata dan Arsen


Renata menatap lesu kepada kedua orang tuanya, dia merasa sakit hati karena selama ini kedua orang tuanya yaitu Alex dan Emma tidak jujur kalau mereka orang tua tiri


Renata: Mom...Dad Try to explain everything


~ Mah... Pah coba jelaskan semuanya


Alex: Maafkan kami Sophia kami sadar kami salah, Papah tidak memberi tahu kamu bahwa kami orang tua tiri bukan orang tua kandung, karena kami sudah mengganggap kamu Putri kandung kami


Arsen: Coba ceritakan kejadian dihari itu Kak...


Alex pun mengganguk


...----------------...


Flashback


Pada pukul 20.00 Harris menyetir mobil dengan kecepatan tinggi karena istrinya Rihanna yang sudah menahan rasa sakit ingin melahirkan, dan itu harus cepat-cepat karena jika tidak bisa-bisa sang bayi akan meminum air ketuban dan itu sangatlah berbahaya bagi kesehatan si bayi


Akibatnya Bayi yang mengalami paparan mekonium dalam cairan ketuban sejak lama mungkin akan membuat kulit dan kuku kering. Gejala yang paling umum adalah terganggunya pernapasan, seperti napas menjadi lebih cepat, terjadinya retraksi atau tarikan pada dinding dada, dan terdengar suara seperti mendengus ketika bayi bernapas.


Dan itu semua harus dijauhkan atau dicegah sebisa mungkin, Rihanna yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit di perut berkata


"Papah Arghh! Masih lama tidak sih? Erghhh! Mamah udh gak kuat!"


Ucapnya yang keadaannya saat itu sudah berkeringat banyak, Harris yang melihat istrinya kesakitan tak tega akhirnya dia pun membantu sang istri dengan cara menenangkannya, mengelus perut sang istri agar si bayi bisa diajak bekerja sama itu maksud tujuan menenangkan


"Sabar dulu ya Mah ini sedikit lagi sampai, Sayang cantiknya Papah tolong bekerjasama ya dengan Papah bantuin kurangin rasa sakit Bunda kamu ya"


Ucap Harris sambil mengelus perut istrinya dan memegang kendali mobil dengan fokus


......................


Setibanya di rumah sakit Rihanna langsung dibantu oleh Suster dan Dokter untuk tiduran diatas brankar, Dokter Dewi yang bekerja sebagai Dokter Specialis kandungan langsung membantu mencek semua kondisi tubuh saat brankar didorong sampai tiba di ruangan operasi VVIP


Harris yang melihat istrinya didalam ruangan operasi VVIP sendirian, hanya ditemani oleh dokter Dewi dan suster, ia benar-benar tidak tega melihat sang istri kesakitan, dia memutuskan untuk mengganti pakaiannya dengan Seragam OK (Operasi Kamar)


5 Menit ia berganti baju dan sekarang dia sudah selesai menyalin baju, dengan rasa nervous dia pun masuk ke dalam ruangan Operasi VVIP, untuk membantu sang istri melahirkan sang buah hati dengan normal


"Sayang a-aku ada disini, kamu jangan khawatir, kalo pada saat kamu ngeden kesakitan, remas tangan aku sekuat mungkin dan aku akan membantu membisikkan doa-doa agar semua proses lahirannya berjalan dengan baik"


Bisik Harris kepada Rihanna, yang sedang mengatur nafas


Dokter pun memulai operasi lahirannya diawali menutup gorden sekeliling brankar operasi, ia juga membantu Rihanna untuk mengatur nafasnya agar lebih tenang


"Baik, tuan nyonya saya akan memulai proses lahirannya ya, tolong tuan juga harus membantu menyalurkan energi untuk si Nyonya ya"


Ucap Dokter Dewi yang sudah siap melakukan Episiotomi atau bedah kecil di mana kulit dan otot perineum disayat untuk memperlebar ****** sehingga memudahkan jalan keluarnya bayi saat lahir.


Rihanna merasakan sakit sedikit dibagian Vaginanya, Dokter Dewi langsung menyutikkan sedikit cairan pengurang rasa sakit, Harris yang melihat sang istri menahan rasa sakit dia mencium dahi sang istri yang berkeringat


"Sayang... percayalah kamu kuat kamu bisa"


(bisik Harris)


"Baik sekarang Nyonya ambil nafas, dalam-dalam dengan perlahan HUFTTTT Buang"


(Ucap Dokter Dewi sambil memberi ancang-ancang)


"HUFTTT....😤"


Rihanna pun langsung mengikuti aba-aba Dokter Dewi


"Perlahan dorong Nyonya"


(Ucap Dokter Dewi memberi Rihanna aba-aba untuk mendorong sang bayi agar keluar dari perut)


"Emhhh....Errghhhhh"


Rihanna pun mulai mendorong dengan satu tarikan nafas, ia meremas lengan Harris dengan kuat, sedangkan Harris dia tidak fokus dengan rasa sakit ditangannya dia lebih fokus membacakan ayat-ayat suci ditelinga sang Istri


......................


Pukul 22.00 Proses persalinan pun selesai sang bayi lahir dengan keadaan sehat, normal, dan wajahnya juga cantik seperti perpaduan wajah cantik Rihanna dan wajah tampan Harris


Rihanna merasa bangga karena sudah berhasil melahirkan 2 orang Putri kembar yang parasnya sangat cantik dengan sekaligus


Rihanna menggendong bayi 1 yang dikenal sebagai Kakaknya karena dia yang keluar dari rahimnya terlebih dahulu, sedangkan Harris dia menggendong sang Adik, tak lupa juga ia melantunkan Adzan ditelinga kedua putrinya secara bergantian


......................


Sedangkan Omah Fitri dia baru saja selesai dari acara arisan, tiba-tiba pulang dia mendapat chat dari Harris beberapa jam lalu, dengan cepat ia langsung membereskan pakaian Rihanna untuk dibawa kerumah sakit agar Rihanna bisa berganti pakaian, for you information Omah Fitri adalah ibu Kandung dari Harris, Papahnya sudah meninggal sejak Harris duduk dibangku SMP kelas 7 karena mengalami sakit kanker ginjal


Sedangkan Rihanna, kedua orangtuanya sudah tidak ada sejak dia duduk dibangku SMA Kelas 11 alasan kedua orang tuanya wafat karena mereka mengalami kecelakaan pesawat, jadi ia tidak punya siapa-siapa lagi selain kedua orangtuanya, dan akhirnya dia di usianya yang masih muda memutuskan untuk mulai bekerja paruh waktu agar kebutuhan sehari-harinya terpenuhi


......................


1 Jam kemudian setibanya Omah Fitri dirumah sakit, ia sangat terkejut karena keadaan rumah sakit terbakar dengan Api besar, ia langsung menangis dan berusaha menelpon Harris juga Rihanna, tapi tak ada satu pun yang menjawab, akhirnya dia memutuskan untuk mencari ke area sekitar rumah sakit dan sampailah dia melihat Rihanna dan Harris sedang duduk di dekat salah satu warung terdekat di rumah sakit itu, Omah Fitri merasa sedikit tenang dan langsung menghampiri mereka berdua


"Assalamualaikum Harris Rihanna, Ka-kalian baik-baik saja kan? Hikss Mamah khawatir dengan kalian😭"


"MAMAH!)))"


Ucap Rihanna dan Harris secara berbarengan, Rihanna berjalan ke arah mertuanya sambil membawa satu putri ditangannya yang disebut "Kakak" karena dia putri pertama, Harris memberi nama anak pertama nya bernama "Raline Odelia Priyanka"


Raline Yang maknanya seberkas cahaya Odelia maknanya kaya, makmur, terkenal. Dan dalam Karakteristik, artinya Ambisius dan inovatif, serta Priyanka yang memiliki makna mencintai dan penuh kasih sayang


Omah Fitri melihat ada keanehan, ia tidak melihat cucu satunya lagi, bukankah seharusnya kembar, kemana cucu yang satunya, akhirnya dia memutuskan untuk bertanya langsung ke Harris


"Ris mana cucu Mamah satunya lagi?"


(Tanya Omah Fitri kebingungan, sambil mengambil alih cucu yang digendong dari tangan Rihanna)


"Harris tak tahu Mah, tadi pas rumah sakit kebakaran, Harris hanya bisa menolong Rihanna dan cucu pertama Mamah ini yang bernama Raline Odelia Priyanka, Hiks😭 Harris merasa bodoh dan bersalah tidak bisa menjaga mereka dengan baik Hiks😭"


(Tangis Harris pecah saat menjelaskan semuanya yang sudah terjadi)


Omah Fitri menjadi ikut merasakan Sedih


"Yang Omah takutin, di-dia"


Ucap Omah yang terpotong karena ia berpikir jika cucunya yang satu lagi tidak selamat bagaimana, huft Bismillah semoga dirinya ditolong oleh orang lain


"Gak Mah gak mungkin, aku percaya pasti ada seseorang yang menolong adik Mah Hikss...Hiksss😭"


Rihanna pun ikut menangis, ia merasa menjadi sosok Ibu yang gagal bagi kedua putrinya, terutama sang Adik yang belum sempat diberikan nama


Begitu juga Harris dia langsung, memeluk tubuh istrinya yang gemetar menangis


"Huuftt Amin semoga ada yang menolong Adik, mending kita semua pulang nanti kita bicarakan dirumah"


Mereka berdua pun mengangguk, akhirnya mereka pun pulang menaiki Mobil Harris, untuk saja mobil Harris terparkir agak jauh dari rumah sakitnya jadi kondisinya baik-baik saja


Disepanjang jalan Rihanna termenung diam menatap ke arah jendela, sementara Omah Fitri dia menimang-nimang Rara di tempat duduk belakang, ia punya ide berbasa-basi untuk memecahkan keheningan, dan kesedihan yang dialami anak dan menantunya itu


"Anna? Anna sayang? Hei?"


(Panggil Omah Fitri pelan)


"Oh emh maaf Mah, ada apa?"


(Anna pun akhirnya sadar saat dipanggil Omah Fitri)


"Apakah ASI kamu lancar? Kalo iya nanti dirumah jangan lupa dipompa ya cantik"


(Ucap Omah Fitri yang tersenyum ke arah Anna)


"Alhamdulillah lancar kok Mah, nanti aku kalo udah pulang pasti Anna pompa buat si cantik Rara"


(Ucap Anna yang melihat ke arah belakang)


......................


Sejak saat peristiwa tragedi kebakaran dirumah sakit tempat Rihanna melahirkan, Harris & Rihanna dibantu oleh Asisten CEO yaitu Elvan untuk berusaha mencari semua fakta tentang saudara kembarnya Rara, yang kabarnya tidak diketahui sejak insiden kebakaran, sampai beberapa tahun kemudian Harris dan Elvan mendapat sedikit bayangan tentang keberadaan saudara kembar Rara, dari mencari rekaman kebakaran dirumah sakit yang masih ada cadangannya, merekrut hacker untuk melacak keberadaan sampai akhirnya disekitar Rara berusia 5 tahun ditemukan kabar bahwa saudara kembarnya sudah diurus oleh keluarga konglomerat negara Irlandia


Dan disaat Harris ingin mencari lagi lokasi tempat tinggal putrinya yang ke-2 ternyata hacker andalannya tidak bisa melacak lokasi tempat tinggalnya dan hanya ada kabar bahwa putri ke-2 nya sudah diasuh oleh keluarga konglomerat dan juga sudah diberi nama Renata Sophia Larusso


Sampai seterusnya Harris terus menerus tanpa mengenal lelah selalu berusaha mencari keberadaan Putrinya yang ke-2 sampai dirinya dan istrinya wafat


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


To Be Continue