
Jangan lupa ya Like, Komen and Vote novel You're Mine Cool Girl
~ Saran dari aku kalo kalian suka baca Novel jangan lupa untuk baca sambil dengarkan lagu favorit kalian ya biar lebih menghayati bacanya
Oke Enjoy...
2 Hari kemudian
Pada hari Minggu pukul 16.00
Orang tua Steve sudah tiba di rumah kediaman keluarga Ghani, tak hanya kedua orang tuanya yang datang tetapi Steve dan juga Pacarnya yang lagi hamil itu bernama Mia Abigail
Pintu ruang tamu pun diketuk oleh kedua orang tua Steve
Tok...tok...tok
"Hello...Excuse me there is someone here?"
~ Halo...Permisi ada seseorang disini?
Ceklekk...
Tak lama pintu langsung dibuka oleh salah satu Maid di rumah itu
"Come in"
~ masuk
Dengan rasa malu, dicampur rasa merasa bersalah juga deg-degan orang tua Steve segera melangkahkan kakinya mengikuti Maid rumah itu yang membimbing jalan mereka semua untuk bertemu dengan orang tua Dira disuatu ruangan
...
Sesampainya didepan ruangan yang ditujukan oleh Maid, akhirnya mereka dipersilahkan untuk masuk kedalam ruangan tersebut tepat di lantai 2
Saat masuk kedua orang tua Steve berusaha tenang karena didalam ruangan tersebut Ghani, Adam, Nisa, Dira dan juga Hana sudah duduk dengan wajah seperti menahan kesal
Tapi mereka berempat berusaha menahan amarahnya agar tidak ada antara pihak lain, langsung saja Ghani membuka suara dengan mempersilahkan orang tua Steve duduk, begitu juga dengan Steve dan Pacarnya itu
Ghani: Silahkan duduk!
~Please have a seat!
tanpa banyak basa-basi sekarang giliran Adam yang membuka topik pembicaraan, karena kejujuran mereka berempat yaitu Ghani dan yang lainnya sudah muak duluan melihat keluarga Steve
Adam: Jadi apa tindakan kalian selanjutnya?
~ So what's your next move?
Orang tua Steve langsung merespon pertanyaan Adam, terutama Ayah Steve yang bernama Bastian
Bastian: Sebelumnya meminta kami sekeluarga benar-benar ingin maaf-besarnya atas kesalahan dan tindakan buruk anak kami Steve
~ First of all, I would like to ask our family to sincerely apologize for the mistakes and bad actions of our son Steve
dan langsung disambung kutipan Bastian oleh istrinya bernama Grace
Grace: Benar, dan tindakan kami selanjutnya kami akan menyerahkan kembali kepada Putra kami Steve, agar dia bisa belajar bertanggung jawab atas perbuatannya
~ Right, and our next action we will hand back to our Son Steve, so he can learn to take responsibility for his actions
sambung Grace yang membocorkan Steve dengan kecewa juga kecewa
Nisa: Jadi, apa yang akan kamu lakukan Steve, jujur saat ini saya sedang merasa kesal kepada kalian!
~ So, what are you going to do Steve, honestly right now I'm feeling annoyed with you guys!
ucap Nisa dengan nada dinginnya juga kesalnya yang dilemparkan atau diarahkan kepada Keluarga Steve
Sedangkan Dira, jangan ditanya dia benar-benar melihat kedatangan Steve dan keluarganya terutama melihat Steve yang sangat mengesalkan itu
Steve: Saya akan menikahkan Dira...
~ I will marry Dira...
dengan sedikit geram karena jawaban dari Steve, Ghani membuka suara lagi
Ghani: kamu mau memadui Putri saya??? apakah kau punya akal sehat, Cih!
~ you want to marry my daughter??? do you have common sense, Tch!
Steve terdiam
Bastian: Kamu harus memilih salah satu dari mereka Steve, apakah kamu mau jika kamu di posisi menjadi wanita dan diperlakukan seperti ini? Apakah bisa kamu berlaku adil jika menikahkan keduanya?
~ You have to choose one of them Steve, would you like it if
in the position of being a woman treated like this? will you be fair if you marry the two?
Sarannya dengan nada tegas dan rasa berwibawa Bastian sebagai ayah Steve membuka pembicaraan juga
Steve: Saya bingung Pah
~ I'm confused Dad
Dira: Kalau bingung, mengapa membuat masalah besar seperti ini di dalam hidup saya??? kalian sekeluarga harus tahu saya diwaktu sekarang ini sedang menempuh, berusaha mewujudkan cita-cita saya sebagai seorang dokter, juga ingin membanggakan kedua orangtua saya, Ta-tapi...Hiks
Amanda Jelita:
~ why make a big problem like this in my life??? You and your family should know that at this time I am currently trying to realize my dream as a doctor, I also want to make my parents proud, B-but...Hikss..Hikss😭
Ucap Dira yang sudah terpercik emosi didalam dirinya juga rasa sedih yang melanda penuh dilubuk hati paling kecilnya
Dira: Anak kalian dengan mudahnya menghancurkan masa depan saya, susah payah orang tua saya menyekolahkan saya sebagai seorang wanita karir, tapi Putra Anda hanya memikirkan bagaimana menuntaskan hasrat nafsunya itu dan menuntaskannya itu dengan mengotorkan diri dan menghancurkan masa depan saya TAU! Hikss...hiksss😭
~ Your son easily ruined my future, my parents worked hard to educate me as a career woman, but your son only managed to complete the mission and complete it by dirtying himself and destroying my future KNOW! Hikssssssssssss😭
Lanjutnya dengan nada meninggi dan berhasil membuat kedua orang tua Steve sedih, juga merasa bersalah, begitu pula Ghani dan yang lainnya juga merasa tertekan dan sedih melihat keadaan Dira sekarang ini
Akhirnya Nisa dan Hana berusaha menenangkan emosi dan tangisan Dira
~ Sorry Steve Dira, I beg you, I am also sick and disappointed if I am treated like that, because we are both a woman I know how it feels hiks😭
Karena suasana semakin ricuh juga panas tak karuan karena emosi yang diluapkan Dira, reflek Ghani sebagai seorang ayah langsung mengangkat pembicaraan
Ghani: Bagaimana kesimpulannya sekarang, jujur saya ingin cepat cepat menyelesaikan masalah ini!
~ What is the conclusion now, honestly I want to quickly solve this problem!
Ucapnya penuh dengan kekesalan tapi masih tetap dengan nada tenang
Steve: Saya akan tetap- (terpotong)
~ I Will stay
Dira: Nikahkan Jennie Steve, dia lebih membutuhkanmu!
~ Marry Jennie Steve, he needs you more!
Semua orang terkejut dengan perkataan Dira
Nisa: Apa-apaan kamu Dira, kamu Gila?!
~ What the hell are you Dira, are you crazy?!
Ghani: Papah gak setuju, bagaimana kalo anak ini lahir tanpa ayah Dira, pikirkan perasaan anakmu
~ Papa doesn't agree, what if this child is born without Dira's father, think about your child's feelings
Dira: Pah, Bunda... Jennie lebih membutuhkan dia gak punya sosok kedua orang tua yang mensupport nya, lagian aku udah gak cinta sama Steve, sudah mati rasa perasaan Dira padanya!
~ Pah, Mother...Jennie needs her more, she doesn't have the figure of both parents who support her, besides I don't love Steve anymore, Dira you feel numb!
Ucap Mereka semua dengan menggunakan bahasa Inggris agar kedua orangtuanya Steve mengerti apa yang sedang dibicarakan
Dan entah syaitan apa yang sudah merasuki hati Dira sampai-sampai ia berbicara seperti itu, ada yang tau disebabkan oleh apa???
Disebabkan oleh mata Dira yang sedari tadi memperhatikan wajah dan gerak gerik Jennie lebih tepatnya wanita yang menjadi pacar pertama Steve itu sedari tadi menunduk seperti berusaha menahan tangisannya
Steve: Saya akan tetap menikahkan kamu Dira!
~ I will still marry you Dira!
Dira: Tidak! Kita berbeda agama Steve, dan dalam agama saya yaitu Islam tidak diperbolehkan menikah disaat hamil diluar nikah, diperbolehkannya sesudah melahirkan, itu yang benar, dan sekarang...tolong pergilah dalam hidup saya Steve saya tidak mencintaimu lagi perasaan saya denganmu sudah hambar...dan mungkin kita tidak berjodoh
Jadi, tinggalkan aku dan jangan pernah kembali ke kehidupanku lagi, saya janji akan mengurus anak ini dengan baik, tugas dan tanggung jawab kamu sekarang hanya kepada Jennie dia sendiri tidak punya siapa-siapa dihidupinya jadi dia lebih membutuhkanmu
~ No! We are different religions Steve, and in my religion Islam is not allowed to marry while pregnant out of wedlock, it's allowed after giving birth, that's true, and now... please go away in my life Steve I don't love you anymore my feelings for you are bland... and maybe we don't match So, leave me and never come back to my life again, I promise to take good care of this child, your duties and responsibilities now are only for Jennie she herself has no one to live with so she needs you more
Jelas Dira panjang kali lebar membuat semua orang didalam ruangan itu terdiam karena perkataannya yang bijak
Dira: Sekarang urusan kita selesai, Terima kasih sudah menyempatkan waktu kesini, dan sekarang saya mohon kepada keluarga Steve jangan pernah kembali ke kehidupan keluarga saya dan hidup saya
Sekarang kalian boleh pergi!
~ Now our business is done, Thank you for taking the time here, and now I beg Steve's family never to come back to my family life and my life Now you can go!
Akhirnya Keluarga Steve pergi, begitu juga dengan Steve yang melihat wajah Dira dengan tatapan meminta mohon, jujur perasaan Steve kepada Dira masih ada
Steve: saya akan terus mengirimi uang untuk keperluan kamu Dira
~ I will continue to send money for your needs Dira
Dira: saya akan mengganti no rekening saya Steve, jangan pedulikan aku Pergilah dari hidupku!
~ I will change my account number Steve, don't mind me Get out of my life!
Dan Steve hanya diam dan terus berjalan meninggalkan ruangan itu
Hana: Kamu wanita Sholehah Dira, kamu wanita baik, Aunty salut sama kamu (reflek Hana memeluk Dira)
Dira: Hiks😭 Maafkan Dira Pah, Bunda Om Adam, Tante Hana😭...jujur Dira tidak ingin menikah dengan orang yang salah, Dira akan siap menjadi single parents untuk anak Dira ini Hikss Demi Allah Dira akan mencari pendamping hidup Dira yang sesungguhnya 😭
~ No! We are different religions Steve, and in my religion Islam is not allowed to marry while pregnant out of wedlock, it's allowed after giving birth, that's true, and now... please go away in my life Steve I don't love you anymore my feelings for you are bland... and maybe we don't match So, leave me and never come back to my life again, I promise to take good care of this child, your duties and responsibilities now are only for Jennie she herself has no one to live with so she needs you more
Jelas Dira panjang kali lebar membuat semua orang didalam ruangan itu terdiam karena perkataannya yang bijak
Dira: Sekarang urusan kita selesai, Terima kasih sudah menyempatkan waktu kesini, dan sekarang saya mohon kepada keluarga Steve jangan pernah kembali ke kehidupan keluarga saya dan hidup saya
Sekarang kalian boleh pergi!
~ Now our business is done, Thank you for taking the time here, and now I beg Steve's family never to come back to my family life and my life Now you can go!
Akhirnya Keluarga Steve pergi, begitu juga dengan Steve yang melihat wajah Dira dengan tatapan meminta mohon, jujur perasaan Steve kepada Dira masih ada
Steve: saya akan terus mengirimi uang untuk keperluan kamu Dira
~ I will continue to send money for your needs Dira
Dira: saya akan mengganti no rekening saya Steve, jangan pedulikan aku Pergilah dari hidupku!
~ I will change my account number Steve, don't mind me Get out of my life!
Dan Steve hanya diam dan terus berjalan meninggalkan ruangan itu
Hana: Kamu wanita Sholehah Dira, kamu wanita baik, Aunty salut sama kamu (reflek Hana memeluk Dira)
Dira: Hiks😭 Maafkan Dira Pah, Bunda Om Adam, Tante Hana😭...jujur Dira tidak ingin menikah dengan orang yang salah, Dira akan siap menjadi single parents untuk anak Dira ini Hikss Demi Allah Dira akan mencari pendamping hidup Dira yang sesungguhnya dan menerima diri Dira apa adanya😭
Ucap Dira yang segera melepas pelukan Tantenya, dan langsung bersujud ke kaki Bundanya, seorang wanita yang sangat penting bagi hidupnya karena dirinya lah Dira bisa lahir didunia ini, sosok seorang wanita yang sudah melahirkan mengorbankan nyawanya demi Dira, menyusui dirinya agar terus terpenuhi kualitas pertumbuhan tubuh Dira agar bertumbuh dengan baik, merawatnya dengan penuh kasih sayang tanpa peduli rasa lelah yang melekat ditubuh Bundanya itu
Dan masih banyak lagi peran penting bundanya dalam hidup Dira, begitupun dengan sosok Papahnya yaitu Ghani sosok seorang pria cinta pertama untuk Dira, sosok pria yang bekerja keras sampai banting tulang agar perekonomian keluarganya tetap stabil agar bisa menghidupkan Bunda dan diri Dira, sosok yang selalu melindungi Dira disaat Dira merasa sedih
Sosok yang selalu sabar menghadapi sikap cerewet, bawel, rese, menyebalkan Dira
Intinya kedua orang tua adalah Sosok terpenting, Ter the best, dalam hidup seorang anak
To Be Continue