
Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan buat yang beragama muslim, mohon maaf lahir batin ya semua, kali aja ada kesalahan author yang disengaja atau tak disengaja, semoga puasa kalian lancar ya sampai akhir menuju hari lebaran amin, Semangat Readers puasanya💪💪💪
.
.
.
.
.
POV Author
Sebelum kita melanjutkan alur cerita novel You're Mine Cool Girl, sesuai janji author di episode sebelumnya yaitu episode 27, author bakalan menceritakan tentang bagaimana Daniel & Angel bisa bertunangan, gimana pasti readers penasaran kan??? langsung aja slide kebawah ya ⤵⤵⤵
FLASHBACK ON...
Dipagi hari yang cerah pada hari Sabtu sang mentari menyinari dunia dengan sangat cerah sampai-sampai sinarnya itu menembus kordeng biru laut yang sudah terpasang dikamar Mansion Daniel, sehingga sang pemiliknya terusik dari tidurnya, setelah 2 jam ia tertidur karena tepat pukul 5 subuh ia melaksanakan sholat subuh seperti biasanya tak lupa juga Daniel juga membaca kitab suci Al-Qur'an dengan membaca surah Al-Waqi'ah yang berarti (Hari Kiamat) yang berjumalah 96 ayat itu.
Karena sudah tidak bisa tidur lagi Daniel akhirnya memutuskan untuk bangun dan berjalan menuju kamar mandi miliknya untuk membersihkan seluruh tubuhnya, tanpa memakan waktu lama 15 menit kemudian Daniel keluar dari kamar mandinya dan segera memakai pakaiannya, Setelah itu dia langsung turun kelantai dasar menuju ruang makan, pagi ini Daniel hanya ingin sarapan cereal dan kopi Americano hangat yang ia buat menggunakan semua mesin" kopi yang ia sediakan dirumah secara pribadi semua biji kopinya Daniel menggunakan biji Arabika karena supaya lambung Daniel tetap sehat meskipun ia sering meminum kopi
Ditengah-tengah Daniel yang sedang melaksanakan sarapan paginya, suara deringan telponnya berbunyi dan disitu tertera nama Sang ibunda "Bunda Han", tanpa banyak basa-basi Daniel langsung mengangkat telpon dari Ibundannya
^^^Assalamualaikum Halo bun...( salam Daniel )^^^
^^^Waalaikumsalam Warahamtullah Halo Niel...kamu lagi ngapain disana? (tanya sang ibunda diseberang sana )^^^
^^^Daniel lagi sarapan saja nih bun, ada apa Bunda cantiknya Daniel pagi-pagi seperti ini sudah nelpon saja, pasti kangen...^^^
^^^Ya kangen lah Nak...jadi ada yang pengen Bunda sampein ke kamu nanti abis sarapan kamu bisa kerumah tidak nak ada yang ingin bunda dan papah omongin sama kamu nak...^^^
^^^Boleh Bun...yaudah Daniel matikan ya Bun mau lanjut sarapan abis itu kerumah Bunda oke, assalamualaikum^^^
^^^Oke...Waalaikumsalam^^^
Telpon pun terputuskan oleh sang Ibunda tercinta, tanpa banyak makan waktu daniel langsung segera menghabiskan sarapannya dan langsung kembali kekamarnya dan segera mengganti pakaiannya, 5 menit kemudian ia langsung mengambil kunci mobilnya di laci kamarnya dan langsung keluar mansion menggunakan mobilnya yang sudah terpakir di garasi
.
.
.
30 Menit Kemudian, akhirnya ia tiba di Mansion Orang tuanya, ditempat parkiran mansion itu ada 1 mobil yang sangat Daniel kenali yaitu mobil Toyota Calya, dengan excitednya Daniel langsung turun dari mobilnya dan berlari kecil menuju pintu utama yang sudah disambut para maid mansion Adam&Hana
Dengan langkah lebar menuju ruang tengah, sudah disuguhkan kehadiran sang kakak Bryan Faresta Pranadipa dan sang kakak Ipar Ghina Tiffani Mahawira yang sedang menggendong anak kecil laki-laki memiliki wajah tampan seperti ayahnya ia bernama Kevin Nirwandar Pranadipa yang berusia 2th
Bryan: Pah...Mah Daniel udah datang nih
Daniel: Assalamualaikum...Halo Bang Kak apa kabar semuanya?
Ghina: Waalaikumsalam alhamdulilah kami baik Niel
Adam: Eh Niel...udah daritadi datangnya?
Daniel: Gak pah baru aja tiba
Hana: Ghina...itu Kevin kalo ngantuk taro dikamar aja
Ghina: Gkpp mah dia lagi pengen digendong aja ini
Bryan: Sini Mah...kalo capek aku yang gendong aja (ucapnya sambil mengambil alih menidurkan Kevin)
Adam: Duduk niel
Daniel: Iya pah (ucapnya dibarengi duduk disofa panjang) jadi Papah sama Bunda mau ngomong apa?
B.Han: Jadi...gini ehm, Papah saja deh yang ngomong
Adam: Papah nyuruh kamu datang kesini...ingin menjodohkan kamu kepada rekan kerja papah namanya Adnan Haris Mahardika CEO Perusahaan baru "Gardenio Company" , dan dia punya anak perempuan masih SMA namanya Angelina Mahardika (Jelas Adam)
Daniel: Huftt...Daniel gak mau banyak bicara Pah Bun...tapi kasih Daniel waktu untuk mencari informasi mengenai keluarganya, dan Daniel ingatkan kepada Papah dan Bunda jika ditengah" pernikahan kami sudah tidak sehat Daniel gak akan tanggung jawab karena ini keputusan kalian yang buat Daniel disini sebagai anak laki" hanya menuruti keinginan kalian
Bryan: Pah...Mah Bryan setuju sama pendapat Daniel...tapi Bryan benar" gak srek kalo Daniel harus nikah sekarang Pah Bun, kasihan dia Daniel sudah menuruti kemauan kalian untuk meneruskan perusahaan Papah kasihlah dia keringanan untuk memilih calon pendamping hidupnya sendiri (tegasnnya)
Ghina: Mas...sudah (ucap Ghina menahan Bryan agar tidak emosi)
B.Han: Pah...Bunda bingung
Adam: Huuftt, Okey Gini saja...Papah kasih kamu waktu seminggu untuk mencari informasi tentang keluarganya, dan tepat jam 1 siang mereka kesini sebagai tanda perkenalan antara keluarga
Daniel: Tapi tidak langsung tunangan kan Pah?
Adam: Tidak daniel...nanti kita hanya membuat rencana pertunangan dan perkenalan saja
Daniel: Baik ...Daniel mengerti pah
.
.
.
.
.
Penjelasan Author
Jadi Author akan mempersingkat Flashbacknya ya biar kalian bacanya gak boring, dan author mau jelasin lagi kalau setelah mereka yaitu Antara keluarga Pranadipa & Keluarga Mahardika sudah membuat perjanjian perencanaan tunangan Daniel & Angel
dan tepat pada malam harinya setelah keluarga Pranadipa dan Mahardika telah selesai berbincang" dan disore harinya Daniel mengajak Kevin bermain, dan juga tepat pada pukul 21.00 Daniel melakukan ibadah sholat tahajud meminta petunjuk kepada Allah SWT agar membukakan pintu segalanya yang berhubungan hal" positif untuk dirinya dan keluarganya, Dan tepat pada Hari rabu terjawablah semua doa" yang Daniel Panjatkan malam itu
FLASHBACK OFF
.
.
.
.
.
Masih diruangan Kepsek
Rara bernafas lega akhirnya penderitaannya berakhir, tapi tunggu tadi sebelum nyonya Michelle pergi dari ruangan kepsek ia berucap "AWAS NANTI KAMU GADIS JALANG SAYA AKAN MEMBALAS PERBUATANMU!"
akhirnya mental Rara hampir Down kembali dan perasaannya sedari tadi tidak enak seperti ada sesuatu yang buruk terjadi, lalu ia termenung sambil duduk di lantai ruang kepsek itu
Dira yang sedari tadi memanggil nama Rara tak di di respound, diluar kelas ada 6 orang teman-teman seperjuangan Rara baik dalam berorganisasi/diluar organisasi yaitu, Rayhan, Ryan, Rio, Radhit, Nada dan tak lupa Vina
Dira: Rara...Ra...RARA! (panggilnya dengan nada ngegas)
Rara: HAH? (sontak Rara terkejut)
Dira: itu yang lain pada datang
Rio: Hai Ra...Dir gimana tadi masalahnya udah kelar?
Daniel yang masih berbicara dengan David mengenai pekerjaannya dan sekolah itu sambil duduk di sofa ruangan kepsek teralihkan oleh pembicaraan Rara dan teman-temannya begitu pun David yang langsung teralihkan oleh kedatangan sang tunangannya Vina
Rara: Udah (jawabnya yang merasakan denyutan kencang sambil memegang dahinya yang masih dalam kondisi diperban karena tusukan paku yang lumayan dalam dan bekas lukanya juga tak cepat hilang)
Rayhan: loh pusing Ra?...
Vina: mau kerumah sakit aja?
Rara: Dir...(panggilnya)
Dira: iya kenapa Ra?...
Dira: Kemana?
Rara: UKS
Nada: aku yang temenin aja kak
Rara: gausah...makasih dek
Lalu Rara pun bangkit dibantu oleh Dira juga Rayhan karna saking lemesnya berdiri akibat denyutan kencang dahinya, Daniel yang melihat kondisi Rara seperti itu merasakan sedih juga khawatir terhadap diri Rara, dan kemudian Daniel bertanya
Daniel: Kalau kepalamu sakit kerumah sakit saja
David yang sejak awal masuk keruangan kepsek memperhatikan tingkah laku Daniel yang tadinya bicaranya hanya 1,2 kalimat sekarang malah berbanding balik, terlalu banyak kalimat yang keluar dari mulutnya
Rara: Tidak...terima kasih, ayo Dir
Dira: Tapi serius loh gak mau ke Rumah Sakit kita check up ya
Rara: Gak Dir...abis ini masih ada mapel ujian lagi dan, gua ga mau nyia"in
Rayhan: Yaudah ayo...yang lain balik ke kelas masing" (ucapnya sambil membantu membopong tubuh Rara)
Daniel hanya bisa pasrah atas keputusan yang Rara mau, toh dia juga buka siapa"nya orang dekatnya saja bukan
Daniel: Sebelum balik ke kantor, tolong kumpulkan semua dewan guru di ruang rapat setelah ujian selesai Vid...
David: Iya Niel...Ehm tunggu (cegah David kepada 5 orang yang mau keluar dari ruangan kepsek) Disini yang selaku ketua OSIS siapa?
5 Orang itu kemudian berjalan menghampiri David dan juga Daniel yang masih duduk di sofa panjang ruangan kepsek itu
Nada: Maaf...perkenalkan nama saya Nada Syarafana selaku ketua OSIS SMA Tunas Harapan Pak
Daniel: Wakil? (tanyanya sambil menatap kelima orang itu)
Radhit: Permisi Pak Saya Wakil ketua OSIS perkenalkan nama saya Radhitiya Mahaprana
Daniel: Bagus...pertahankan kekompakan kalian, jika ada kasus pembullyan mohon hubungi teman saya ini namanya David
David: Ini kartu nama saya (kata David sambil mengambil kartu namanya di dalam saku jasnya) buatlah nama sekolah ini menjadi sekolah kebanggaan oke
Nada: Insyallah siap laksanakan pak
Radhit: Siap Pak akan kami usahakan
Daniel: Kalian para senior harus membantu atau membimbing junior kalian, mengerti? (ucap Daniel sambil menatap kearah 3 orang itu Rio, Ryan dan Vina)
Ryan: Insyallah Kami selaku Senior OSIS dulu akan usahakan membimbing dan membantu Junior OSIS yang sekarang pak
Daniel: Good luck and Semangat✊
David: please cooperation okey?
YES SIR!...(Ucap kelima orang itu dengan kompak)
Kemudian tatapan David langsung teralihkan oleh Vina yang sedari tadi berjalan keluar ruangan itu bersama 4 orang lainnya, dengan segera David langsung mencegah Vina
David: Elvina!...(panggilnya)
Vina yang merasa namanya dipanggil menoleh ke belakang, sontak ia terkejut siapa seseorang yang memanggil namanya, ia David tunangannya
David: Saya ingin berbicara 4 mata sama kamu (tegasnya)
Vina: ingin berbicara dimana Pak?
Sebelum menjawab pertanyaan dari Vina, David menoleh kearah Daniel, tanpa banyak basa-basi karena Daniel sudah mengerti maksud David ia langsung mengganguk mengizinkan sahabatnya pergi berbicara dengan tunangannya
âš«
âš«
âš«
Coffee Shop
Karena masih banyak waktu istirahat David mengajak Vina ke Coffee shop seberang sekolahannya yang saat ini suasanannya agak sepi, mungkin murid-murid sekolahan beristirahat, makan dan minum di kantin
Mereka berdua pun duduk di bangku paling pojok agar bicaranya leluasa, lanjut David memanggil waitress yang bekerja di coffee shop itu, tak lupa juga David memesan Coffee favoritnya Ice Americano, dan David juga memesankan makanan atau minuman untuk Vina
David: mau pesan apa?
Vina: Saya mau...ehm (ucapnya yang melihat daftar menu itu sambil kebingungan)
David: Perlu saya pilihkan?
Vina: Ehmm tidak...saya pesan tiramisu cake dan Vanilla Milkshake saja
Tak butuh waktu lama sang waitress coffee shop itu mencatat semua pesanan David dan Vina pesan, lalu sang waitress kembali ke meja barista. David yang sedari tadi menatap Vina yang hanya menunduk melihat kebawah kakinya segera membuka suara
David: Kamu masih berhubungan sama mantan pacar Rara yang dulu kamu rebut itu?
Vina dengan terkejut segera mendonggak menatap David dengan tatapan bingung
Vina: Maksud bapak febrio, wait...wait maaf bapak tau darimana?
David: bisa tidak gausah manggil saya bapak panggil saja David atau gak abang (tegasnya) sekarang jawab pertanyaan saya Elvina Aurelia Caspian?!
Vina yang merasa merinding melihat raut wajah David yang saat ini tersirat amarah
Vina: Sudah gak Pak...ehm maksudnya Bang
Dengan keberanian Vina ia segera bertanya darimana David tau tentang masa lalunya yang amat mengesalkan itu
Vina: Abang tau darimana cerita masa lalu Vina bersama Febrio?
David: Kamu tidak perlu tau saya tau dari darimana vin, yang saya ingin bicarakan mengapa kamu melakukan hal sekeji itu kepada Rara? kamu tau kan kalau dia anak yatim piatu, DOSA BESAR KAMU TUH!(ucapnya dengan nada membentak)
Sang Waitress yang mengantarkan pesanan David & Vina terkejut atas bentakan David saat itu, untungnya nampan yang berisi pesanan mereka tidak jatuh.
"Permisi Tuan Nyonya ini pesanannya silahkan dinikmati", ucap sang waitress dan langsung pergi meninggalkan meja David dan Vina
Dengan ketakutan Vina segera menunduk kebawah dan dada berubah menjadi sesak dan mengakibatkan ia menangis, Vina memang tipe orang yang tidak bisa dikasari, dan jika langsung dikasari ia langsung lemah dan menangis
Vina: Hikss...hikss😢ðŸ˜
David yang melihat Vina menangis segera bangkit dari tempat duduknya dan segera duduk dibangku samping Vina dan langsung memeluk menenangkan Vina, ia tahu saat ini dia salah karena berucap keras pada Vina
David: Maafin saya...saya tidak bermaksud menyakiti hatimu vin...maaf, Cup.. (ucap David dibarengi kecupan di dahi Vina dan mengelus puncak kepala Vina)
Vina: Hikss...maafin Vina bang Vina tau vina salah, cuma waktu itu Vina terpaksa melakukan itu
David: Sudah...maafin abang sayang, gaudah dilanjutkan lagi abang sudah tau semuanya, tadi abang hanya...hanya cemburu sama masa lalu kamu bersamanya
Lalu David mengangkat Wajah Vina dan menatap mata Vina dalam-dalam
David: Aku...jatuh cinta sama kamu Vina jadi aku mohon sama kamu cintai diriku seperti aku mencintaimu sayang (ucapnya dengan menatap mata Vina dengan tatapan tulus)
Vina: Insyallah bang...akan Vina usahakan
Lalu David membalas jawaban Vina dengan mengecup pipi kanan Vina
David: Ya sudah...kamu makan kuenya abiskan (kata David dibarengi senyuman manisnya)
Vina: Ehm...iya bang
TO BE CONTINUE...
Episode ini sengaja ceritanya author panjangkan agar kalian puas dengan cerita Novel ini, untuk kurang lebihnya Author benar-benar mohon maaf, dan Author juga ingin mengingatkan kalian untuk jangan lupa terus dukung Novel You're Mine Cool Girl dengan cara like, komen dan votenya ya, terima kasih
~ See You On The Next Episode