
Tiba Di Tempat Coffee Shop
Rara dan juga Rayhan sedang duduk berdua sambil melihat menu di tempat Coffee Shop dari berbagai varian rasa kopi, cemilan dan juga makanan berat.
Rayhan: Ra...mau pesen apa?
Rara: Spaghetti Aglio 'olio sama Matcha Latte extra whipper cream
Rayhan: itu aja gak mau cemilan? Cake or other snack like Ice Cream?
Rara: That's Enough for me
Rayhan: Okey...em saya mau pesan V60 saja mbak
Baik saya ulangi lagi pesanannya ya, untuk makanannya 1 Spaghetti Aglio 'olio dan untuk minumannya 1 Matcha Latte Extra Whipper Cream dan 1 Coffee V60 ada tambahan lagi?
Rayhan: no that's enough
pesanannya ditunggu sekitar 15 menit ya terima kasih
Saat seorang Waitress ( pelayan wanita )
itu pergi dari hadapan Rayhan dan Rara, tiada satupun yang membuka pembicaraan 2 orang beda jenis itu saling diam sambil memainkan masing" hp mereka. Dan mulailah Rayhan menaruh benda pipih itu di kantung seragamnya dan memulai pembicaraan.
Rayhan: Ra...
Rara: hem kenapa?( ucap Rara sambil menaruh hpnya di kantong rok SMA-nya )
Rayhan: sedikit lagi kita udah mau lepas jabatan dari OSIS kira" nanti kita ngadain LDKS dimana ya?
Rara: gak tau deh maybe Consebu Resort daerah Megamendung kata Pak Guntur
Rayhan: iya kali ya terakhir denger juga gitu pas diruang pembina
Rara: katanya tadi ada yang mau omongin? cepetan to the point aja
Rayhan: jadi gua...gua suka sama loh dari awal kita menjabat jadi anggota OSIS jujur gua sayang sama lo Ra karna lo tipe idaman gua, lu mau jadi pacar gua?
Rara: Cih haduh...gimana ya gua gak tertarik sih sama yang namanya pacaran percayalah bahwa gua udah muak sama yang namanya pacaran bukannya gua gak suka lawan jenis tapi hati gua belum terbuka untuk siapapun maaf
Rayhan: pliss Ra jujur gua suka sama lu tulus Dan-
Permisi pesanan datang ( Ucap Rayhan terpotong oleh seorang waitress yang sedang memegang nampan berisi pesanan mereka berdua ) selamat menikmati
Rayhan: makasih
Dan Rayhan melanjutkan topik pembahasannya
Rayhan: Ra....coba hati lu sedikit terbuka untuk orang sekitar yang tulus mencintai lu like me
Rara: sorry i still can't
Rayhan: why Ra kenapa???
Rara: lu gak peka Rey jadi cowok
Rayhan: maksudnya???
Rara: masih ada seseorang yang menyayangi loh dan suka sama loh secara tulus dan dia suka pas kita sama" masuk organisasi
Rayhan: Siapa Dira? Anindira?
Rara: ntar juga tau dah gua makan ye laper
Rayhan: iya ntar kalo masih laper nambah badan loh kurus banget berat loh berapa sih?
Rara: 45 kg tinggi kalo gak salah gue itu sekitar 170 an lah
Rayhan: tinggi juga loh
Rara: Iyalah lu berapa?
Rayhan: 180 cm
Rara: beda 10 jauh juga
Rayhan: gak terlalu... pas kok kita serasi
Rara: sejak kapan loh suka ngegombal wah salah makan nih orang
Rayhan: sejak ketemu lo ra...gua udah ketemu pujaan hati gua yaitu lo Raline Odelia Priyanka
Rara: minum tuh kopinya gua udah kelar makannya mau belajar plus rebahan (ucapnya mengalihkan topik pembicaraan)
Rayhan: iya bentar
Selesai Makan Pukul 14.30
mereka langsung ke parkiran kendaraan yang dimana disitu ada motor Rayhan terparkirkan.
Rara: Han...
Rayhan: iya?
Rara: suatu hari lu akan menemukan seorang gadis yang mencintai lu tulus apa adanya amin
Rayhan: gua maunya loh gimana dong? ya tapi aminin dulu aja sih gua mah
Rara: ayo lu naik gece
Rayhan: Hem...
POV Daniel Bramantyo Pranadipa
Di Perusahaan "Pranadipa Group"
tepatnya diruang khusus CEO Perusahaan,di ruangan itu terdapat 2 orang pria tampan siapa lagi jika bukan Daniel dan Ryan 2 Sejoli itu.
David: woy muka lu kusut banget bro...ada apa cerita dong?
Daniel: gak tau mood gua hari ini bad banget gua aja gak ngerti
Jadi mengapa alasan mood-nya Daniel buruk banget, sebelum ia berangkat ke perusahaannya ia melihat Rara dan 1 orang pria di parkiran sekolah SMA Tunas Harapan sedang bergoncengan bersama entah mengapa saat itu juga moodnya langsung jelek ia merasa Rara dan lelaki itu sangat akrab, satu kata yang hanya dipikiran dia yaitu "pacarnya".
Daniel: gausah thanks loh boleh balik ke ruangan lu
David: okeh bye
Daniel: hem...
"Cptt...ARGGHHH! lu kenapa Niel biarin aja dia sama siapa kek bukan urusan loh ( teriak Daniel disertai mengusap mukanya kasar dikarenakan rasa kesalnya batin Daniel ).
Daniel segera mengambil Wudhu untuk melaksanakan Sholat Ashar juga untuk menghilangkan rasa resah dihati dengan hanya berdoa kepada Allah SWT.
Setelah Selesai melaksanakan sholat Ashar ia kembali duduk dikursi kebesarannya sambil melipat kemeja putihnya untuk segera menyelesaikan dokumen" kerjaannya sekalian menandatangi beberapa dokumen.
Pada Pukul 06.00
Daniel telah selesai mengerjakan pekerjaan dan sekarang ia kembali melaksanakan sholat Maghrib disertai bertadarus, setelah selesai melakukan kewajibannya ia segera berjalan menuju lift untuk ke lobby parkiran, suasana kantor sudah sepi masih ada beberapa karyawan yang mungkin lembur karna pekerjaan belum selesai.
Tepat Pukul 07.00
Daniel Tiba di Mansion miliknya untuk tinggal sendiri dikarenakan ia lebih memilih tinggal sendiri dibanding bersama orangnya untuk menikmati waktu senggangnya sendiri disuasana nyaman dan tenteram untuk dirinya yang tidak suka keramaian.
POV Raline Odelia Priyanka
Pada pukul 07.00 Ia dan juga sang Omah melakukan makan malam bersama, sekaligus berbincang-bincang hangat mengenai sekolah dan lain".
Omah: Ra...gimana akhir" ini disekolah?
Rara: Seperti Biasa Omah tak ada yang special ( jawabnya sambil memasuki makanan ke dalam mulutnya )
Omah: Ra...nanti kalo sudah lulus mau masuk kampus apa?
Rara: Rara pengen masuk UI Omah atau tidak UGM
Omah: pengen ambil jurusan apa?
Rara: pengennya sih masuk Fakultas kedokteran jika tidak keterima aku masuk jurusan Ilmu Komunikasi Omah...
Omah: Jangan pantang menyerah ya Ra semangat Omah yakit kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan dengan cara selalu berdoa dan beribadah dengan baik ya ( ucap sang Omah sambil mengusap lembut Rara )
Rara: Amin omah makasih
Rara pun segera memeluk Omahnya begitu pun sebaliknya sang Omah membalas pelukan sang Cucu Tercinta satu-satunya yang ia punya.
Keesokan harinya yaitu hari Sabtu
Pada pukul 13.00 siang hari Rara segera memberangkatkan dirinya menggunakan motor ninja kesayangannya menuju tempat kerjanya yaitu sebagai barista di Coffee & Resto dekat Mall Pim.
Rara: Omah Rara berangkat Assalamualaikum
Omah: waalaikumsalam hati" jangan lupa makan ya sama sholat
Rara: Siap
Tiba di tempat kerja...
Jarak rumah Rara kedaerah Pim hanya menempuh waktu 20 menit saja jika menggunakan motor dan jika menggunakan Mobil menempuh waktu setengah jam.
Lala: Hai Ra...
Rara: halo... ( ucap Rara sambil menguncirkan rambutnya dengan ikatan rambut dan segera memasang celemek baristanya ).
Lala: Semangat hari ini oh ya nanti sekitar jam 2an kita siapkan meja dan ruangan untuk dipake meeting disalah satu perusahaan terkenal kalau tidak salah perusahaan "Pranadipa Group"
Rara: Okey siap
Lala: and hari ini kita gajian Yeayy...( buat yang nanya Lala disini bekerja sebagai apa ia bekerja sebagai Koki di Coffee & Resto ini )
Rara: iya hehe
15 Menit kemudian Rara dan Lala serta karyawan lainnya menyediakan tempat untuk meeting Perusahaan "Pranadipa Group". Tak memakan waktu lama hanya 15 menit saja ruangan dan meja sudah tersedia dan tertata dengan rapih.
Para tamu dari beberapa perusahaan sudah datang tinggal menunggu pemimpin rapat dari "Pranadipa Group".
POV Author
Shiittt telat lagi ( ucap Daniel sambil melihat jam dan segera memasuki Coffee & Resto tersebut dengan berlari ...
Lala: Ra kayanya itu pemimpin perusahaan Pranadipa Group tampan sekali...Ra...Ra kamu liat gak tadi
Rara: maaf aku gak bisa liat lagi fokus soalnya ( ucap Rara sambil meracik kopi setiap pesanan para pelanggan ) ...Kak Lala makanan udah mateng?
Lala: Lagi Platting sabar...sayang sekali tadi kamu tidak melihat pria tampan Rara
Rara: biarkanlah...
Dan meeting pun dimulai...
Setelah Meeting selesai Rara & Lala beserta karyawan lain segera menyajikan pesanan bertepatan di masing" meja untuk para tamu perusahaan.
Nama kamu siapa cantik? maukah kau menjadi kekasih om ( ucap seorang pria tua dengan lumayan buncit sedang menggoda Rara bahkan ingin memegang wajah Rara saat menyajikan minuman dihadapannya )
Rara: maaf tuan bisakah anda sopan sedikit saya hanya bekerja disini tidak lebih ( ucap Rara sambil memasang wajah datar dan dingin ) Permisi...
Saat itu Daniel sedang berada di dalam toilet untuk merapikan kemeja merah maroonnya agar terlihat rapi didepan para dewan perusahaan.
Sedangkan Rara ia juga memasuki toilet wanita untuk segera mencuci mukanya karna ia sedang menahan amarahnya sampai" ia mengeluarkan air mata karna ia sedikit trauma untuk berhubungan dengan pria dan mengingatkannya kepada masa lalunya saat ia memergoki sahabatnya sendiri dan pacarnya sendiri bermesraan.
Aisshhh ARGHHH!...SIAL SIAL TUA BANGKA BODOH! ( umpatnya sambil mengoceh kesal di depan kaca toilet dan kembali membasuk mukanya yang sudah sembab dengan linangan air mata )
Saat Daniel keluar dari toilet pria ia mendengar suara hisakan tangisan dan juga mendengar sedikit teriakkan dari sumber suara arah toilet wanita...dan ketika dia ingin mengetuk pintu hanya untuk memastikan siapa seseorang di dalam toilet tersebut...pintu tersebut terbuka dan menampilkan seorang wanita yang ia kenal dengan raut wajah kesal dan tatapan dingin...
Rara: Pak Brams? dari sekian banyak tempat di dunia ini mengapa harus ketemu dia sih ya allah ( batin Rara )
Daniel: Kamu??? kok bisa disini? dia lagi dia lagi haduh, gak dimana" ketemu sama nih cewek (begitu pun batinnya Daniel )
Rara: saya kerja disini...kalo begitu saya permisi
Tak lama Rarapun segera meninggalkan Daniel sendirian di tempat tersebut...
To Be Continued