
~Eitss...seperti biasa sebelum baca tekan tombol like, vote dan komennya ya, ntar siapa yang banyak komen akan author jadiin Juara Readers terbaik di Novel "You're Mine Cool Girl" dan kita juga bisa menjadi teman baik okeh👌
Oh ya kalian semua bagi yang punya instagram jangan lupa follow my account ya @ymcg_veronicaasterella disitu author bakalan ngasih informasi tentang novel "You're Mine Cool Girl"
~ Happy Reading All
SMA Tunas Harapan
Setibanya di SMA Tunas Harapan Omah dan juga Rara langsung keluar dari mobil abang Go-Carnya, tak lupa Rara memberi uang berwarna hijau dan ungu kepada abang Go-Carnya
Rara: Ini Pak uangnya...terima kasih pak, hati" diperjalanan (ucap Rara kepada abang Gocarnya)
A.GoCar: Sama-sama mbak hati-hati pulangnya ya
Lalu Rara membalas dengan senyuman tipis diwajahnya yang langsung keluar dari mobil bersama Omahnya, dan tak lupa Rara juga segera menggandeng tangan Omahnya untuk masuk ke lingkungan sekolah SMA Tunas Harapan
ditengah-tengah Rara dan Omahnya berjalan, seseorang menyenggol bahu sang Omah dengan keras, yang tentu saja menyebabkan sang Omah jatuh, Rara yang sadar karena gandenggan tangan sang Omah lepas langsung membantu Omahnya berdiri
Rara: Astagfirullah hal'adzim...ya allah Omah!)))
Omah: Ra bantu Omah...
Dengan segera Rara langsung menghampiri sang Omah dan membantu mengangkat tubuh sang Omah yang tergeletak dilantai, dengan geram Rara langsung menghampiri 2 wanita yang menyenggol bahu sang Omah dari arah belakang dan itu juga menyebabkan Omahnya jatuh tergeletak dilantai, siapa lagi jika bukan Ya'Juj Ma'Juj (Angelina dan ibunya Nyonya Michelle)
Awalnya Rara menghiraukan kehadiran 2 perempuan jahanam itu, tetapi tak taunya 2 wanita jahanam itu masih saja ingin membuat masalah dengan dirinya
dengan langkah lebar Rara menghampiri 2 wanita itu dengan raut wajah geram dan emosinya saat ini kurang stabil karena kalau wanita Haid/Menstruasi pasti merasakan nyeri juga mulas dibagian perutnya dan itu yang membuat para wanita kalau haid pasti emosional dan sensitif banget
Rara: ANGEL!))) KETERLALUAN YA LOH (ucap Rara membalikkan tubuh Angel dengan keras)
Angel: LEPAS ANJ***! (Ucapnya yang langsung menangkis tangan Rara sekaligus mendorong tubuh Rara kedinding dan menahannya)
BRUGGKK))) ...
(suara tubuh Rara yang terbentur Dinding)
Omah: RARAA!))) (Teriak Omahnya yang berjalan dengan langkah lebar menghampiri cucunya)...Lepasin Cucu saya!
Rara: Omah biarkan Rara selesaikan manusia seperti ini harus diberi pelajaran, DASAR WANITA JAHANAM...MAKSUD LOH APAH NYENGGOL BAHU NENEK GUE SAMPE JATOH SETAN! (Ucap Rara yang langsung mendorong Angel dan memelintir tangannya)
N.Michelle: HEH JALANG LEPASKAN ANAK SAYA DASAR WANITA BUSUK!
Angel: ARGHH ...HAHHAHAHA😃😆...SERAH GUE LAH WANITA JALANG! MEMANG NENEK LOH AJA YANG LEMAH! (ucapnya menahan sakit tapi tetap berkata kasar, dan reflek Rara langsung mendorong tubuh Angel ke dinding)
BRUGGKKK...
N.Michelle: LEPASKAN DASAR WANITA GILA! (Ucap Michelle yang dengan segera ingin memberi tamparan kewajah Rara, tapi lansung ditangkis dengan tangan sang Omah lalu...)
PLAKKK... (suara tamparan keras diwajah)
Ya Sangatlah Savage seorang Omah Fitri yang sudah tua menampar wajah cantik mulus milik Nyonya Michelle
Omah: KAMU JANGAN MACAM" DENGAN CUCU SAYA, AJARI ANAKMU ATTITUDE YANG BAIK DAN BENAR JANGAN KELAKUANNYA SEPERTI WANITA SAMPAH SEPERTI INI! OH YA MUNGKIN ANDA MENGAJARINYA PERBUATAN SAMPAH DAN GAK BERGUNA KEPADA ANAKMU SENDIRI (ucap Omah Fitri yang sudah benar-benar geram mengingat cerita cucunya yang menderita karena ulah 2 wanita setengah waras ini)
N.Michelle: AUWWW! (teriaknya kesakitan sambil memegangi wajah yang terkena tampar yaitu pipinya)
Angel: MAMAH! ARGGH DASAR GAK WANITA SAMPAH LOH RA (Ucapnya yang segera menendang perut Rara, dan itu membuat Rara jatuh, lalu Dira ingin mendorong Omah Fitri tapi)
Bluggkk (suara tendangan kaki ke perut Rara)
Rara: ARGHHH! OMAH AWAS...
Angel: Dasar nenek tua gila! rasakan ini
*BRUGGKKK...(Suara tendangan)
Arrghhh SETAN! (Suara kesakitan Angel*)
Ya...suara tendangan itu dihasilkan dari tendangan kaki sahabat solmednya Rara, Dira dia berhasil mencegah perbuatan Angel yang ingin mendorong tubuh Omah Fitri, alhasil tubuh Angel lah yang tergeletak dilantai
Dira: Tolong sopan sedikit terhadap orang tua *****! (ucapnya dengan geram kepada Angel)
Rara: DIRA! (Panggilnya terkejut melihat sahabatnya menendang tubuh Angel dengan tendangan sabit yang keras)
N.Michelle: Apalagi ini! bisakah kau tidak usah ikut campur bocah!? (ucapnya geram sekaligus geram ingin menjambak rambut Dira yang sudah menendang putrinya sampe tergeletak dilanta**i, tapi seseorang berhasil mencegahnya)
*Prukk (suara tangkisan tangan)
"Bisakah anda tidak bermain kekerasan, sudah tau salah tapi tidak tahu malu dan ngalah, dasar kalian para wanita toxic*!"
Ya dialah Ibunda Dira, Eliza Faranisa Verindra yang berhasil menangkis tangkisan tangan Nyonya Michelle yang ingin melukai anak perempuan semata wayangnya
N.Michelle: Sial! siapa lagi ini? (ucapnya geram melihat wajah Nisa yang raut wajahnya menatap jijik dan dingin kepada dirinya dan anaknya)
Btw suasana sekolah SMA Tunas Harapan saat ini sangat ramai karena siswa-siswi SMA Tunas Harapan datang kesekolah dengan para orang tuanya, jadi mereka semua telah menyaksikan pertengkaran ini sedari tadi, ada yang menatap Nyonya Michelle dan Angel dengan jijik dan sinis, ada yang berumpat kesal dan kotor dan masih banyak lagi
Tapi suasana menjadi hening karena kehadiran seorang pemilik yayasan tersebut Daniel Bramantyo yang sedang berjalan dengan langkah lebar menghampiri pertengkaran tersebut
N.Michelle: PAK DANIEL! (Ucapnya terkejut melihat kehadiran Daniel)
Angel: MAH MENDING KITA CABUT SEKARANG UDAH BIARIN JANGAN DITERUSIN RIBUTNYA MALU AKU! (ucapnya sedikit dengan nada tinggi agar ibunya mendengar perkataannya yang saat ini harga dirinya sudah sangat rendah karena semua ini ulahnya yang mengakibatkan harga dirinya sangat jatuh didepan seorang Daniel)
Lalu mereka berdua langsung menghilang dari hadapan Rara, Omah fitri, Dira, Nisa dan juga Daniel
Nisa: Daniel! (panggilnya yang excited melihat kedatangan keponakannya)
Dira: kak akhirnya kakak dateng juga, biasa kak mereka berdua tadi buat ulah sama Rara dan Omahnya
Rara yang sedari tadi menghiraukan perdebatan tersebut karena perutnya saat ini benar-benar nyeri akibat tendangan dari kaki Angel
Daniel: Kamu gakpp? (tanyanya khawatir melihat kondisi Rara yang saat ini berhasil membuat dirinya cemas)
Dira: Ra...sini aku bantu kamu ke UKS ya
Nisa: Permisi maaf...anda tidak apa" bu? (tanyanya kepada Omah Fitri yang sudah cemas membantu mengelapi keringat Rara yang sedang menahan rasa nyeri diperutnya)
Omah: Saya gakpp tolong cucu saya seperti dia kesakitan...mohon bantu saya (ucapnya setengah menangis)
Rara: Omah...omah sudah, Rara baik-baik saja hanya saja perut Rara nyeri Omah
Daniel: Tapi kamu harus diperiksa di UKS Raline (ucap Daniel yang sedikit kesal karena Rara berpura-pura menahan sakit)
Dira: iya Ra betul kata kak Daniel ayo kita ke UKS
Nisa: Ayo nak jangan membuat diri kamu tersiksa mari tante bantu (ucapnya yang ingin membantu menggopoh tubuh Rara)
Rara: Tante Nisa aku gkpp tadi hanya kena tendang dan ini juga aku nyeri perut gegara aku lagi datang bulan, sudah...mending kita ke kelas ya Omah kita temui wali kelas untuk mengambil rapot Rara
Dira: Huuftt...ya sudah ayo Ra loh gue bantu jalan (ucapnya segera menggopoh tubuh Rara)
Daniel: saya bantu...
Rara: tidak usah pak Brams saya masih bisa jalan, Dira saja sudah cukup...ayo Dir (ucapnya mencegah Daniel untuk tidak membantunya, dan Daniel yang mendengar perkataan Rara langsung menurutinya)
Nisa: Ibu sini saya bantu...nanti kita akan naik tangga pasti ibu kesulitan jadi saya bantu ya (ucapnya yang segera membantu tubuh Omah Fitri)
Omah:Terima kasih nyonya anda sangat baik
Daniel: Kalau begitu Tante, Dira saya permisi ya soalnya masih ada urusan baru nanti saya akan kembali kesini
Nisa: Silahkan Daniel...
Dira: iya kak hati-hati
Lalu Daniel pun segera melangkah menjauhi Rara, Omah, Dira dan juga tantenya Nisa untuk segera berjalan menuju ruangan pribadinya disekolah SMA Tunas Harapan yang sudah disediakan untuk dirinya
...
Sesampainya didalam ruangan Daniel sudah disambut dengan sahabatnya yaitu David yang sedang bencengkrama dengan seorang wanita yang umurnya mungkin tidak jauh dari usia Daniel yang saat ini usianya sedang menginjak 25 th
David: Hey Niel...lama banget loh udah ditungguin juga, oh ya kenalin ini kepala sekolah kita yang baru namanya Nyonya Farah Aretha
Farah: Halo selamat pagi Bapak Daniel Bramantyo perkenalkan nama saya Farah Aretha panggil saja retha
Daniel: Siang...sudah tahukan nama saya? baik jadi anda akan menggantikan pak Richard untuk menjabat sebagai kepala sekolah yang baru? apakah anda siap menerima konsukuensinya untuk membuat sistem baru yang lebih baik lagi dari sebelumnya, jujur saya tidak ingin kejadian beberapa minggu lalu terulang lagi
Farah: benar pak...dan insyaallah saya akan membuat sistem yang lebih baik lagi dari sebelumnya untuk membuat para siswa/siswi SMA Tunas Harapan menjadi murid-murid yang lebih menjaga attitude untuk lebih berkualitas lagi, dan saya janji saya akan tepati semua itu
Daniel: jangan banyak janji, lakukan rencanamu dengan baik dan benar jika tidak tahu sendiri resikonya! (tegas Daniel sambil menyeruput kopi yang sudah disediakan dimejanya)
David yang melihat kelakuan Daniel sudah biasa dan mengerti karena kelakuan Daniel baik dikantor, diyayasan sama saja terlihat tegas, dingin dan bijak
.
.
.
.
.
To Be Continue