You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 64



Sorenya pada pukul 17.45 Rara memutuskan untuk pulang kerumah agar dia bisa relaks menyelesaikan semua tugas Matkulnya karena besok dia akan presentasi, dan kabar baiknya pihak kampus memberi waktu ke semua Mahasiswa/ Mahasiswi untuk diliburkan selama 3 Minggu karena sebentar lagi Semester 2 akan berakhir, jadi semua Mahasiswa/Mahasiswinya diliburkan karena disuruh membuat tugas akhir Semesternya berupa Jurnal


Rara yang tau libur selama 3 Minggu ia memutuskan untuk pergi mengunjungi sahabat kecilnya itu Dira yang sedang kuliah di Negara America Serikat


Tiba-tiba disaat Rara sudah sampai di depan rumahnya, telponnya berdering


dan ternyata itu telpon dari Daniel disitu Rara menamakan Daniel di hp "Kak Brams"


Tanpa banyak basa-basi Rara langsung mengangkat telponnya


...****************...


^^^"Halo Assalamualaikum kenapa kak?" (Rara)^^^


^^^"Waalaikumsalam Ra...kamu ada dimana???" (ternyata Daniel sedang berada di Bandara)^^^


^^^"Ini lagi dirumah abis pulang kuliah, emangnya ada apa kak Brams?" (jawabnya yang menaruh tas di sofa sambil berjalan ke arah dapur mengambil minum)^^^


^^^"Serius? kamu gak lagi bohong kan Ra, coba video call atau gak foto" (tegas Daniel yang tiba-tiba merasa heran)^^^


^^^"Serius kak, nih ya biar gak stengah-stengah aku VC"^^^


^^^dan ternyata benar saja Daniel terkejut melihat Rara yang sedari tadi pulang kerumahnya sambil minum air^^^


^^^"Tuh gak percaya sih, dah balik ke telpon aja aku mau bersihin muka"^^^


^^^"Astagfirullah...berarti ya tadi saya liat siapa ya?" (tanya Daniel yang melihat sekeliling lingkungan Bandara)^^^


^^^"Emang ada apa sih kak???" (tanya Rara sambil membersihkan mukanya dengan nada serius)^^^


^^^"Saya tadi lihat orang mirip banget malahan dikira saya itu kamu" (jawab Daniel yang mulai keringat dingin)^^^


^^^"Jangan-jangan" (batinnya Rara)^^^


^^^" Kak Brams abis Isya kita ketemuan ya kak pliss"^^^


^^^"Ya sudah...saya juga mau kasih liat fotonya ke kamu, biar kamu percaya" (memutuskan telpon)^^^


Rara langsung ngefreeze di tempat, jantungnya berdegup kencang, apakah semua Usahanya dalam mencari pencarian saudara kembarnya itu tidak sia-sia???, dengan cepat ia langsung pergi mandi disertakan mengambil wudhu untuk menunaikan sholat Maghrib


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul 20.00 akhirnya Rara sudah tiba disebuah restoran daerah Jakarta Pusat, ia melihat Daniel yang duduk sendirian sambil bermain hp, saat ini Daniel hanya mengenakan kemeja putih, dan celana hitam panjang formal karena ia habis pulang dari luar negeri lebih tepatnya dari negara China mengerjakan proyek perusahaannya



Sedangkan Rara dia juga mengenakan kaos polos biru tua , dan celana jeans hitam, dan ia juga meneteng jaket karena ia tadi naik motor kawasaki ninja barunya itu



Rara: Hei Kak...(duduk di depan Daniel)


Daniel: Eh Ra mau pesen apa??? (menoleh kedepan melihat Rara yang datang)


Rara: Gak deh kak aku mau dessert aja, Tiramisu Cake sama Americano hot


Daniel: Okeh saya yang pesan ya (beranjak dari duduknya)


...----------------...


Usai memesan makanan Daniel langsung balik ke kursi meja tadi, dengan tak sabaran ia langsung memberikan foto seseorang yang sangatlah mirip dengan diri Rara


Daniel: Ini fotonya silahkan kamu perhatikan


Rara yang diperintahkan Daniel untuk melihat foto seseorang di hpnya, alangkah terkejutnya Rara ternyata perasaan atau feelingnya tadi benar


"Ya ini Renata, kau sangatlah cantik aku tidak sabar ingin cepat menemukan keberadaanmu " ( ucap Rara dalam hatinya, sambil bengong melihat foto Renata mengenakan kemeja putih, dan bawahannya celana bahan hitam gombrang tidak lupa ia memakai masker hitam yang dibuka kebawah dan kacamata bening bergaya)


Daniel: kok bengong...kamu tau dia??? (mengernyitkan dahi)


Rara: dia sodara kembar aku namanya Renata (jawabnya dengan raut wajah sedih)


Daniel: HAH! kau serius? (tanyanya sedikit tersentak)


Rara pun mulai menceritakan semua kejadian masa kecilnya, sampai-sampai pesanan yang mereka pesan tiba


Daniel: dan sekarang kamu masih gagal buat menemukan sodara kembarmu itu?


dijawab anggukan dengan Rara karena ia lagi menggunyah dessertnya itu


Daniel: Huftt...mau saya bantu gak? saya ada Hacker paling jenius dia bisa melacak lokasi seseorang sekaligus bisa melacak identitas itu dengan muda walau orang yang dilacak adalah orang penting (jelasnya)


Rara: Serius kak???


Tiba-tiba


Dor...Dor...Dor


ada suara tembakan, semua orang di restoran berteriak kencang dan berusaha mencari tempat persembunyia


Reflek Rara langsung bersembunyi dibawah meja begitu pun juga Daniel, mereka sama-sama bersembunyi dibawah meja, tapi posisi mereka terlalu dekat hampir tidak ada jarak


Degg...


"kenapa jantungku berdegup kencang" (ucap Rara dalam hatinya)


Deg...deg


"Kenapa dengan pakaian simpel seperti kamu tetap cantik Ra?" (ucap Daniel dalam hati)


Tiba-Tiba listrik restoran padam semuanya gelap, dan seseorang menodongkan pistol ke kepala Rara, Daniel yang kesal segera ingin meninju orang itu, tapi tangannya ditahan oleh Rara


Dalam situasi seperti Rara berusaha menghadapinya dengan tenang, dan tiba-tiba juga Daniel ditodongkan pisau dengan seseorang yang tentunya mereka semua adalah orang asing


Dengan perasaan greget Rara langsung roll kebelakang dan menendang pistol itu agar menjauh, sekalian juga Rara menendang perut orang itu dibarengi tonjokan bertubi-tubi, begitu pun Daniel


Tapi...


Orang yang menodongkan pistol tadi menyerah karena menerima tinjauan Rara bertubi-tubi dan seketika lampu menyala


🎶"HAPPY BIRTHDAY RARA...HAPPY BIRTHDAY RARA...HAPPY BIRTHDAY HAPPY BIRTHDAY HAPPY BIRTHDAY RARA"🎵


Membuat diri Rara terdiam ngefreeze bingung dengan keadaan situasi saat ini, sedangkan Daniel dia berdiri dibelakang Rara tersenyum tipis, dan menarik bahu Rara agar otak Rara aktif kembali, lalu membisikkan


"Happy Birthday Raline")))


Dira: Tiup lilinnya dong elah...masa lemot banget otak lu nih tanggal berapa Bor, 21 Januari! (ledeknya)


Nisa: Dir...bicaranya santai sedikit


tanpa disengaja air mata Rara menetas di kedua pipinya secara bersamaan


Rara: Hiks😢...ma-maaf aku tidak ingat kalau hari ini adalah hari ulang tahunku


Daniel: Sudah, tiup lilinya Alin (menepuk pundakknya)


Elvan: Sshh...tiup-tiup aja liat nih saya jadi babak belur gegara nona muda aduhh (bangun dari duduknya dan berdiri memegangi pipinya yang lebam)


semua orang tertawa direstoran itu, termasuk customer yang sudah diberitahu kalau nanti ada kejutan ultah jadi mereka dimohon untuk kerjasamanya


Rara akhirnya tiup lilin, semua orang bertepuk tangan meriah, kue birthdaynya langsung ditaruh di meja dan dipotong langsung oleh Hana, sedangkan Dira membantu Elvan untuk bangun dari posisinya yang menahan sakit karena mendapat pukulan tinju atasannya itu


Rara: Alhamdulilah...makasih semua atas supriese semuanya ini, dan buat seluruh para customer restoran ini makasih atas acting natural kalian HAHA (mengelap air mata)


Hana, Adam, Nisa, Ghani, Dira memeluk diri Rara secara bergantian, begitu dengan Emily dan Elvan yang sangat senang karena boss besarnya sudah mulai beranjak dewasa, sedangkan David menepuk pundak Daniel dan membisikkan


"Bro peluk juga itu" (jahilnya)


Daniel yang dibisikkan David langsung merasa Speechles karena ia tidak pernah memeluk seorang wanita didalam hidupnya itu dan alhasil dia hanya diam merasa senang melihat Rara tersenyum bahagia hari ini lebih tepatnya dihari specialnya


Rara yang menyadari Daniel memperhatikan dirinya,langsung menghampiri dan...


Rara: Kak Brams...aku mau ucapin makasih buat semuanya


Tanpa disangka-sangka Daniel dipeluk oleh Rara, dan ya itu membuat jantungnya deg-degan seperti abis lari marathon di daerah GBK, lalu ia dengan tangan gemetar membalas pelukan Rara


Daniel: Sama-sama (tersenyum dan memeluk Rara pelan)


Pelukan mereka pun terlepas, Rara tersenyum ke arah Daniel


Rara: ini kok Dira bisa sampe sini? kayanya tadi dia masih di Amres Tan? (tanya Rara ke Bunda Nisa)


Nisa: dia bohong Ra...orang dia udah sampe Indo 2 hari yang lalu ini semua kita buat scenario yang natural biar supriesin kamu berhasil


Ghani: benar...jadi kamu jangan heran ya Ra kita gini-gini pintar action Hehe😅


Elvan: iya pinter Action sampe saya kena tinju bertubi-tubi lihat ini (menunju mukanya yang lebam)


Rara: HAHAHAHHA😂 Sorry...sorry kak Elvan nanti aku kasih skincare biar lukanya cepet sembuh


David: Yaelah bro baru kena tinju gitu aja udah ngedumel hadeuh


Elvan: WOY BOR...tonjokkan boss gue sakit banget ini ampun dah, yaudah saya mau makan dulu ya Permisi (langsung pergi menjauh)


Dan tiba-tiba David & Rara langsung duduk di kursi buat ngobrol


Rara: Eh kak David...baru liat nih Rara kemaren-maren kemana aja? itu si Vina gak diajak?


Daniel: dia udah putus Alin jangan ditanya (ucap Daniel yang datang tiba-tiba sambil memakan cake ulang tahun dan memberi satu piring cake lagi buat Rara)


Rara: Kok bisa??? kapan putusnya kak? (tanya Rara ke David sambil memakan cakenya)


David: pas kalian semua pada lulus, makanya kalian gak liat aku nyapa dia kan?


Dira: pantes aku heran kok sesama calon pengantin gak akrab (tiba-tiba Dira ikut nimbrung)


Daniel: Haeduh dasar Sad boy sad boy (menepuk pundak berencana menjahili David)


Dira: Cielah Kak niel sok jahil banget didepan Rara (ledeknya membuat Daniel langsung berubah gaya jadi cool)


Rara: Ehm HEHE, btw kenapa putus kak? sebabnya apa?


David: dia tidak mencintai saya, dia mencintai lelaki lain dan dia bilang "saya tidak bisa jatuh cinta dengan kamu, saya mencintai seseorang" dan saya tanya "siapa orang itu?" dia jawab "Febrio"


Rara: Uhukk...uhukkk😧


Tiba-tiba Rara terbatuk dan Daniel berbarengan dengan Dira reflek langsung memberi Rara minum air putih, tapi Rara lebih memilih air dari Dira karena lebih dekat


Dira: pelan-pelan atuh boss makannya


David: kenapa??? kamu kaget ya? huftt...tadinya saya sudah mulai belajar mencintai Vina dan kita sudah mulai belajar untuk saling mencintai, alhasil dia yang menyerah karena memang hatinya dia tidak bisa mencintai saya dan pertunangan pun dibatalkan


Dira: Kak David, kakak tau gak orang yang dicintai Vina siapa!? (tanya Dira yang mulai sedikit emosi karena mendengar nama Febrio)


Daniel: famillier dengan nama itu (ucapnya dalam hati)


David: setau saya Fe- (ucapnya terpotong, karena Rara tiba-tiba langsung pergi meninggalkan Dira, Daniel, David)


Dira: STOP! jangan sebut nama itu, Febrio itu mantan pacarnya Rara Kak!


David & Daniel: HAH?!!! (mereka pun terkejut)


David: Kok kaya gitu?


Dira: huuftt😥 sorry aku cuma bisa kasih tau sampe sini, honestly aku gak mau ceritain masa lalunya sahabatku sendiri, jadi mohon omongin yang lain saja, Permisi...(bangun dan meninggalkan David & Daniel)


Daniel dan David saling menatap satu sama lain dengan tatapan bertanya-tanya


Daniel: ****! malah kemarin gue ketemu sama tuh orang dan si brengsek itu gayanya bener-bener annoying (ucap Daniel dengan kesal)


David: loh ketemu dimana? (mengernyitkan dahi)


Daniel: dia bekerja di perusahaan Rara Vid, sebagai Dokter pribadi di perusahaan itu


David: Cptt...maybe gue harus minta maaf sama Rara


Daniel: dia kemana ya ngomong-ngomong (melihat sekitar)


To Be Continue