
Halo Semua, sebelum kalian baca author pengen mengucapkan mohon maaf kepada para readers semuanya jikalau cerita Karya Novel author ini agak monoton dan membosankan, dan selanjutnya author juga ingin mengucapkan terima kasih karena berkat dukungan kalian novel author tidak sepi dan alhamdulilah ada saja yang minat untuk membaca Novel "You're Mine Cool Girl", Terima Kasih Readers Author sangat bersyukur dan bahagia sekali😀
POV Daniel Bramantyo Pranadipa
Perusahaan "Pranadipa Group"
Pria beperawakan gagah, tegap,nan tampan segera memasuki ruangan kebesaran CEO milik kawannya siapa lagi jika bukan David Rafardhan Abipraya seorang Wakil Direktur Perusahaan "Pranadipa Group".
Tok...Tok...Tok
Silahkan Masuk ( sahut seseorang di dalam ruangan CEO )
David pun segera memasuki kawasan ruangan tersebut yang berisi interior unik sesuai keinginan dan selera CEO Pranadipa Group yaitu Daniel.
Daniel: ada apa Vid?
David: gua mau ngomong sesuatu?
Daniel: Apa?
David: tadi pas gua dateng ke sekolah Tunas Harapan gua ngeliat tunangan gua Vina sama siapa tuh cewek yang sama **K**etua OSIS sekolah itu...aduh...siapa namanya ya???
Daniel: Ra...ra gitu ya Oh...Rara kenapa ama tunangan lu?
David: berantem gak tau kayanya si Rara emosi banget sampe masang muka dingin datar kaya ekspresi loh waktu emosi
Daniel: terus???
David: ya gua gak terima tunangan gua digituin otomatis gua belain dia
Daniel: lain kali kalo belum tau urusan di suatu konflik diam aja jangan ikut campur loh sama aja nyakitin perasaan seseorang...belajar berpikir dengan logika
David: ya gimana ya...gua gak bisa ngeliat tunangan gua nangis ampe nyesek begitu coba lu bayangin kalo misalkan pacara atau tunangan loh digituin??? nyesek gak???
Daniel: yaudah gini aja sekarang loh mending balik ke ruangan lu...kerja sanah gua pening dengerin cerita loh...gak liat nih??? gua banyak kerjaan
David: Cpttt...iye iyee
Di Tempat Penjual Ayam Bakar
Di suatu tempat penjual ayam bakar pinggir jalan yang ramai pengunjung yang tengah mengisi perut keroncongannya dengan ayam bakar yang rasanya enak untuk dimakan malam" apalagi bersama teman, orang tua, atau sodara, ditempat itu Rara dan juga Rio sedang memesan ayam bakar 4 porsi untuk Rayhan, Dira, Rara dan Rio, untuk Omahnya Rara ia meminta dibelikan Bubur ayam.
Rara: yo lu mau paha atau dada
Rio: Dada aja
Rara: rayhan sama Dira apa ya?
Rio: Rayhan dada kalo Dira mungkin samain aja sama lu paha
Rara: okeh...
Rara segera memesan ayam bakar langganannya sejak ia berumur 8th
Rara: Pak E aku mau pesen ayam bakar 4 porsi ya pake nasi sama sambalnya dipisah
Pak E: eh neng Rara apa kabar neng udah lama nih gak liat neng...kemana aja?
Rara: alhamdulilah baik Pak E ...biasa persiapan buat ujian
Pak E: oh walah...sebentar ya neng pesanan Pak E buat dulu...em tumben ama temen cowok siapa tuh neng?
Rara: temen organisasi Pak E
Pak E: owalah hahhahaha...ya sudah Pak E Buatkan dulu ya
Rara: iya Pak E
Rio:Ra...duduk sini
Ucap Rio yang menyuruh Rara duduk di tempat duduk yang berada dekat dengan gerobak sang penjual ayam bakar
Rio: tumben lu apa" sekarang ama gua?
Rara: gkpp
Rio: musuhan sama Rayhan??
Rara: gak gua pengen kasih waktu Dira sama Rayhan buat selalu deket sama Dira
Rio: kayanya Rayhan sukanya sama lu deh
Rara: cihh😆...gak tau hanya dia dan allah saja yang tau
Rio: besok berarti lu sama Rayhan ketemuan sama ketua?
Rara: iya
Rio: ketua masih muda ya penasaran gua sama umurnya berapa? cewek" disekolah pada menggila setiap ngeliat ketua dateng
Rara: oh...
Rio: kok lu biasa aja?
Rara: gak tertarik
Rara: eh enak aja lu yo....gak lah gua masih normal
Rio: Ciuuusss???
Rara: pernah rasain tinju gua gak? udah lama nih gua gak nonjok muka orang
Ucap Rara sambil mengangkat tangan kirinya yang terkepal kuat sambil matanya memandangi telapak tangan yang terkepal kuat itu
Rio: ampun Bun...
Rara: Apa bun...Huufttt gua itung ya ... satu....dua...ti- ( ucapng terpotong )
Pak E: Sudah...sudah jangan pacaran mulu ini pesenannya special buat neng Rara dibonusin satu hehe😅
Rara: ishhh Pa E sembarangan Baek aku gak pacaran atuh sama nih orang
Rio: kalo dianya mau saya pacarin Pak E Hhahhahaha😁😄😃
Pak E: dah jangan pacar"an langsung ta'aruf saja
Rara: Daah bercandanya Pak E Rara pamit makasih Pak E atas bonusnya
Pak E: Sami-sami atuh neng gelis
Rara: yo gece...
Rio: iya Bun...
Rara: CPTTT!.....
Besoknya Pada Hari Jum'at
Pukul 02.30
Mamah Papah Bangunn...Hikss...Hikss...Hiksss😢😭😭😭 Nanti Rara disini sama siapa Mah Pah Hiks...Rara masih butuh kalian...Rara mohon jangan tinggalin Rara Aahiksss...ahikssss😭😭😭
Tangis dan jeritan seorang anak kecil yang berusia 7th sedang menjerit meminta untuk kedua orang tuanya bangun di saat insiden kecelakaan bus yang memakan 35 korban termasuk Rara tetapi di saat itu ia masih bisa terselamatkan walau Dahi yang sudah tertancap serpihan beling" dari kaca jendela Bus serta bagian perut yang juga tertancap beling yang ukurannya lumayan untuk tubuh mungil Rara saat itu
Nak...maafkan mamah dan papah ya...a...ehmm...i...ibu ga bisa menemani kamu sampai beranjak dewasa sampai sukses dan melihatmu menikah....maaf...ka...kan Mama dan Pa...papah
Ucap seorang wanita yang berumur 30th an saat itu, sedang menahan rasa sakit karna luka" yang berada dibagian tubuhnya serta menghela nafas terakhirnya didepan wajah Rara yang sudah banjir air mata walau bagian" tubuhnya terluka
MAMAHHHHH....PAPAHHHHHH!!!!! JANGAN TINGGALIN RARAAAAA AAAHIKKKSSSSS😢😭😭😭😭 ( Teriak Rara )
Rara segera digendong oleh salah satu seorang yang bertugas sebagai bantuan gawat darurat, Lalu saat Rara digendong dijauhkan dari area bus yang posisinya terbalik dan api merambat sampai komponen-komponen Bus tersebut, Tak lama setelah itu Bus Meledak.
PAPAHHHH MAMAHHHHH😭😭😭😭!!!!!
AAAAAAAAA Papahhh mamahh...( teriak Rara yang terbangun dari mimpinya masa lalunya yang kelam, sampai" sekujur tubuhnya berkeringat )
Hikksss...hikkkssss😭😭😭 astagfirullahhh ya allah sudahi lah penyakit truma hamba-mu ini...sakit rasanya yallah hiksss😭
Ucap Rara yang masih syok hingga ia meneteskan air matanya ditengah kondisi sekujur tubuhnya berkeringat, Rara segera bangkit dari ranjang tidurnya dan berjalan menuju dapur untuk minum dan ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 02.45 ia segera bangkit dari kursi dan melangkahkan kakinya untuk menuju toilet untuk mengambil wudhu dan melaksanakan sholat sunnah tahajud.
Di Sekolah "Tunas Harapan"
Rayhan tengah berjalan dikoridor sekolah melewati setiap kelas IPA, dan tibalah ia memberhentikan langkahnya di depan kelas XII IPA 2
Tok...Tok...Tok
Dira: eh Rey ada apa?
Rayhan: ayo keruangan kepsek ketua udah tiba...btw Rara mana?
Dira: ke UKS...kayanya dia lagi gak enak badan deh Rey...gua gantiin aja ya
Rayhan: yaudah ayo abis itu kita ke UKS
Mereka berdua Dira dan juga Rayhan melangkahkan kakinya berjalan menuju ruang kepala sekolah untuk berdiskusi mengajukan persetujuan pemilihan kandidat calon Ketua OSIS kepada ketua yayasan atau pemilik sekolah "Tunas Harapan" yaitu Bapak Daniel Bramantyo Pranadipa.
Tiba diruang kepala sekolah
Tok...tok...tok
Ya silahkan masuk ( sahutan seseorang di dalam ruangan tersebut )
Ceklekk...
Rayhan: Permisi Pak
Dira: Permisi Pak
Kepsek: silahkan Rey dan Rara mana? kok jadi adanya Dira
Dira: maaf pak...saya ingin menyampaikan sesuatu bahwa Rara keadaannya saat ini sedang tidak Vit dan sekarang ia tengah berada di ruang UKS sedang beristirahat
Kepsek: baiklah terima kasih Dira karna sudah ingin menggantikan Rara ya sudah...Pak Daniel mari kita diskusikan sekarang
Daniel: Baiklah...
To Be Continue...
Jangan lupa kasih Like dan Votenya ya terima kasih semua...see you on the next episode👋