You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 30



Nih Readers Author Up lagi nih, biar menemani kalian sambil sahur hehe,


Sebelum mulai membaca biasakan untuk selalu kasih like, komen& votenya ya Readers, Terima Kasih dan selamat membaca semoga puasa kalian tetap lancar dan .... Semangatttt buat yang menjalankan ibadah puasa💪💪💪


Happy Reading All ⬇⬇⬇


Pukul 12.00


Seperti biasa jika para murid SMA Tunas Harapan melaksanakan Ujian entah itu Ujian tengah semester atau Ujian Akhir Semester selalu dikasih jadwal waktu pulangnya cepat, dan saat ini tepat pukul 12.00 dini hari mereka diperintahkan untuk segera pulang masing-masing kerumahnya, berbeda dengan Rara yang langsung memesan ojek online untuk pergi menuju Coffee & Resto yang terletak di daerah kawasan PIM


.


.


.


30 Menit kemudian tibalah Rara di tempat ia bekerja sebagai pelayan dan juga sebagai barista yang meracik-racik kopi buat para customer, disituasi coffee & resto saat ini benar-benar ramai customer karena selain coffee dan makanannya memuaskan lidah pelanggan, desain dan interior kafe dan restorannya unik dan indah dipandang kedua mata para customer, saat Rara berjalan menuju meja barista sudah disambut dengan mbak Lala yang saat ini sedang merias kopi latte, ia menggambar daun diatas kopi lattenya, dan seketika ia mengalihkan pekerjaan dan menatap kearah Rara dengan senyuman manisnya


Lala: Hey La...baru dateng? (sapanya sambil menaruh secangkir kopi latte dinampan coklat untuk siap dihantarkan kepada customer)


Rara: Iya kak...ehm Kak Lala Rara izin sholat bentar ya abis itu Rara langsung bantuin kak Lala layanin customer (ucapnya sambil mengikat rambutnya dan menggendong tas sekolahnya)


Lala: Asyiiapp...oke kakak Anterin ini dulu ya Ra, udah sana sholat aja yang khusyuk


(katanya sambil mengangkat nampan berisi pesanan customer dan berjalan kearah para meja customer)


Lalu Rara pun membalasnya dengan anggukan kepala, dan kemudian ia langsung mengganti bajunya di toilet wanita, saat ini Rara hanya mengenakkan kaos hitam dan juga celana jeans biru tua karena dia bukan tipe orang yang ribet, setelah selesai mengganti pakaian ia langsung berjalan ketempat wudhu untuk melaksanakkan sholat dzuhurnya


.


.


.


10 Menit Kemudian


10 Menit kemudian Rara sudah menyelesaikan sholatnya dengan baik dan khusyuk,lalu dengan segera ia bersiap memakai jam tangan dan sepatunya hitamnya, tak lupa ia juga melipat mukena punyanya dan dimasukkan kedalam tas sekolahnya, dengan bergegas ia langsung berjalan menuju meja barista dan melayani para customer membantu mbak Lala yang saat ini sedang mengambil alih menjadi kasir


"Ra V60 sama Ice Americano masing-masing satu pesanan ya sama buat makanannya ini kertasnya kasih ke Bang Iskandar di kittchen"(ucapnya sambil berbalik badan dan mengasih kertas pesanan para customer)


"Oke Syiiap Kak Lala..."


ucap Rara yang segera memakai celemek barista berwarna abu-abu dan ditalinya berwarna hijau army, lalu ia segera meracik kopinya dengan fokus dan serius dan tak lupa ia juga mengasih kertas berisi pesanan makanan ke Bang Iskandar, oh ya Bang Iskandar adalah salah satu chef di tempat Coffee and Resto dia memiliki keahlian yaitu pintar memasak dan mengolah masakan dengan benar dan satu lagi ia juga memiliki keahlian memasak dengan gerakan cepat atau bisa dibilang cekatan


Ya seperti itulah yang namanya mencari nafkah, melelahkan dan menguras tenaga dan pikiran, jika tidak ingin merasakan lelahnya bekerja mendingan tidur memeluk guling, oh ya jangan lupa pakai selimut agar tidak kedinginan,dan satu lagi siap-siap merasakan hidup susah dan sebatang kara karena akibat rasa malas yang ditimbulkan diri sendiri akibat bisikkan syaiton, maka dari itu bangkitlah, dan berjuang untuk mencari kehidupan yang dibanjirkan oleh rezeki juga bahagia dan tenteram dan juga dapat membahagiakan kedua orang tua sebelum mereka pulang kerahmatullah, amin ya rabbal alamin semangat💪 buat yang lagi merintis ingat yang namanya rezeki dan takdir gak akan kemana


Saat Rara sudah selesai meracik kopi dan menaruh kopinya dan makanan diatas nampan, Mbak Lala menepuk pundakknya dan berkata


Lala: Ra...ehm aku izin ketoilet dulu mau buang air kecil ya udah kebelet nih (ucapnya sambil menghentakkan kakinya dilantai)


Rara: Iya udah sana biar aku yang anterin pesanan customer (ucapnya sambil mengangkat nampan berisi kopi dan makanan)


Lala: Itu pesanan dimeja no 5 ya...udah dulu Byeee (ujarnya segera bergegas pergi menuju toilet)


Lalu Rara menjawab dengan anggukan kepala, dan ia bergegas berjalan menuju meja no 5 yang disebutkan oleh Lala tadi


Permisi tuan...nyonya ini pesanannya selamat menikmati, Have a nice day (ucap Rara yang sedang menaruh pesanan customer diatas mejanya dibarengi dengan senyuman ramah milik Rara)


Oh iya...terima kasih mbak (ucap wanita yang duduk berseberangan oleh seorang pria)


Lalu Rara pun segera memutar balikkan tubuhnya dan berjalan kembali ke meja barista, tetapi langkahnya terhenti saat melihat anak cowok yang usianya sekitar 2 tahun terjatuh dilantai dekat meja baristanya, dengan rasa khawatir Rara menghampiri anak tersebut yang terlihat kebingungan


Rara: Ehm...halo nama kamu siapa tampan (ujar Rara sambil berjongkok mesama ratakan tingginya kepada anak itu sambil memeluk nampan cokelat)


Kepin, ajdi...ke...pin thaadi nyaliin camann (ucap anak lelaki itu dengan aksen bahasa yang masih belum lancar tapi bisa dimengerti Rara)


Rara: Maksud adek ke aku, kevin tadi nyariin paman Kevin yah? (tanyanya dengan mengartikan bahasa kevin)


Heem...thapi epin gak thauu caman ada mana? (jawabnya dibarengi anggukan kepala)


Rara: Nama kakak Rara ehm yaudah...gini aja gimana kalo Kevin kakak anterin ke meja kevin lagi mau?


Heem...bholleh maacih cacak antik (ucapnya sambil tersenyum gemas kearah Rara)


Rara pun segera menggandeng telapak tangan Kevin dan mengikuti arah Kevin berjalan sambio menggandeng telapak tangan Rara, saat ditengah-tengah berjalan menuju meja Kevin seseorang menegur mereka


"Kevin...aduh kamu kemana aja sayang Paman sudah mencari kamu sedari tadi, kamu gakpp kan ganteng?"


Ucap seorang lelaki yang berpenampilan mengenakkan toxedo biru nevi dan perpaduan coklat dibagian kemejanya yang sangat cocok melekat ditubuhnya, ia terlihat sangat tampan berbeda dari penampilannya yang disekolah tadi seperti anak ABG penampilannya


Dengan reflek Rara langsung mengalihkan pandangannya ke lelaki tersebut begitu juga Kevin yang menatap lelaki itu dengan raut wajah bahagia


CAMANN ( teriaknya dengan rasa excited )


Lalu Kevin bergegas memeluk kaki pria tersebut, begitu pun dengan pria tersebut yang bergegas mengambil alih Kevin menggendong kedalam pelukannya


Camaann...epin gakpp kouk cadi kepin keemu cama cacak antik (ucap Kevin sambil menunjuk kearah Rara yang berdiri memegang nampannya)


Loh...kamu Rara kan ya? (tanya lelaki itu sambil menggendong Kevin)


Ehm...iya (jawab Rara dibarengi anggukan) maaf...kalau tidak salah anda-?


Saya Pak Daniel yang tadi menyelesaikan masalah kamu disekolah


Ahh...iya benar anda Pak Brams itu ya, maaf tadi saya tidak sengaja melihat Kevin berdiri sendirian ditengah keramaian...kalau bisa lain kali jangan sampai seperti ini ya pak kasihan takutnya nanti diapa"in *sama seseorang yang tak dikenal (jelas Rara)


Ahh...iya tadi saya lagi ketoilet dan tadi saya tidak tahu jika Kevin mengikuti saya dari belakang (ucap Daniel yang tanpa disadari menggunakan kalimat yang lebih dari 2 kalimat)


Bapak berdua saja dengan Kevin? (tanya Rara)


Iya...(singkat Daniel)


ya sudah kalau begitu saya pamit kembali bekerja ya pak jika anda ingin memesan silahkan ke meja kasir, terima kasih (ucap Rara dibarengi tundukkan kepala sebagai tanda hormat)


Camann Cacak tadi auu emana Epinn auu kutt? (ucap Kevin dibarengi geliatan tubuhnya yang minta diturunin dari gendongan)


Kehh (setuju Kevin)


Sesuai intruksi yang Rara beri ke Daniel jika ingin memesan makanan langsung saja ke kasir, dengan bergegas Daniel sambil menggendong Kevin berjalan menuju meja kasir, lalu para customer melirik kearah Daniel yang berjalan membawa seorang anak kecil cowok dengan gagahnya langsung berbisik-bisik


"Astagah...dia itu kalau tidak salah Daniel Bramantyo Pranadipa ya CEO di perusahaan Pranadipa Group"


"ASTAGAHH pangeran dari utusan mana ini GANTENG BANGET YA TUHAN"


"Abis ini gue mau minta foto ah"


"Dia itu CEO Pranadipa Group yang menggantikan Pak Adam ya, wahh ternyata anaknya tampan sekali"


"ihh gila udah ganteng daddy able banget dah"


Dan masih banyak lagi bincangan customer yang memuji diri Daniel, ya Daniel juga merupakan CEO terkenal di wilayah Jakarta hingga luar negeri karena foto modelnya berada dimajalah, sosial media, dan masih banyak lagi sehingga tak usah diragukan kepopulerannya


Daniel: Permisi...mbak saya mau pesan Caramel Coffee Latte sama Prawn & Spinach Pasta, Bubur Ayam Special, Mineral water non cold, and then Ice Cream Choco mint (ucap Daniel Kepada Lala yang saat ini berganti pekerjaan sama Rara, Daniel juga melirik kearah Rara yang sedang meracik kopi Americano pesanan customer meja no 10)


Lala: Baik Tuan...ini struknya silahkan ditunggu selama 15 menit nanti waitress kita yang akan mengantarkan pesanan anda


Kevin: Ictuu...cacak Ara (ucap Kevin sambil menunjuk kearah Rara yang lagi fokus meracik kopi)


Lala: Adek...kenal kakak itu? (tanya Lala kepada kevin yang mengerti sedikit bahasa anak kecil)


Kevin: Heem (dijawab oleh Anggukan)


Daniel: Dia Siswi disekolah SMA Tunas Harapan temannya sepupu saya


Lala: Wahh...keren banget Rara bisa kenalan sama orang terkenal sejakarta (ucap Lala sambil melirik ke arah Rara dan membesarkan suaranya agar Rara menengok kearahnya, dan ya dia akhirnya melirik ke arah Lala)


Kevin: CACAK ANTIKK (Sapa Kevin sambil melambaikan tangannya ke arah Rara)


Rara: Oh Haii ganteng (sapa Rara kembali)


Lala: Ra ini pesanan tuan Daniel (ucapnya sambil mengasih struk pesanan Daniel)


Daniel: Baik kalau begitu saya balik ke meja ya


Lala: Eh tunggu Tuan Daniel (cegahnya)


Daniel: Ada Apa?


Lala: Izinkan saya berfoto bersama tuan boleh?


Daniel: Hem (jawab Daniel dengan anggukan)


Lala: RAA...Fotoin gua sama Tuan Daniel Ra (ucapnya sambil memberi hpnya telapak tangan Rara)


Rara: Okeh


Jawab Rara yang segera keluar dari meja barista dan menghampiri Lala dan Daniel yang sudah siap dengan pose gaya fotonya, sebelum foto Kevin diturunkan oleh Daniel dari gendongannya, dan Kevin segera menghampiri Rara dan memeluk kaki Rara yang sedang mengambil angle fotonya Daniel dan Lala, setelah selesai foto Daniel kembali kemejanya yang no 7, sedangkan Rara ia segera membuatkan kopi pesanan Daniel


âš«


âš«


âš«


Mansion Adam & Hana


Setelah menghabiskan waktu makan siangnya di Coffee & Resto, Daniel memutuskan untuk segera bergegas pulang ke mansion Adam untuk mengembalikan Kevin kepada Kakaknya Bryan juga Kakak Iparnya Ghina


Sesampainya di Mansion Daniel langsung menggendong Kevin dari mobil menuju kedalam mansion yang sudah tertidur dimobil sekitar 30 menit yang lalu setelah keluar dari Kafe dan Resto tersebut, sesampainya diruang tengah Daniel sudah disambut oleh Adam & Hana yang baru pulang dari acara undangan pernikahan anak teman rekan kerjannya Adam, dan juga Daniel sudah disambut Oleh kak Ghina yang sedari membaca buku novel ilmiahnya mengenai Obstetri dan ginekologi karena Ghina adalah seorang Dokter Specialis Kandungan, dan jangan tanyakan Bryan kemana karena ia sedang sibuk bekerja di rumah sakit miliknya untuk mengorepasi pasien yang didiagnosa memilik penyakit kelainan ginjal


Daniel: Assalamualaikum Daniel pulang


Adam & Hana: Waalaikumsalam warahmatullah tadi kamu ajak Kevin kemana Niel?


Ghina: Sini Niel Kevinnya biar aku yang gendong bawa kekamarnya (ucap Ghina sambil bangkit dari sofa panjang)


Daniel: Gausah kak Ghin biar Daniel bawa Kevin langsung kekamarnya, Tadi Daniel bawa Kevin makan siang di dekat daerah PIM Bun...Pah (ucap Daniel kepada Ghina terlebih dahulu baru menjawab pertanyaan kedua orang tuanya sambil berjalan ke arah tangga yang menuju kamar Kevin juga Ghina dan Bryan yang sementara ini menginap di Rumah Adam & Hana)


Hana: Oh walahh yasudah deh


Setelah menaruh Kevin dikamarnya, Daniel bergegas menuruni anak tangga menuju ruang tengah meninggalkan Kevin yang ditemani tidur oleh Ghina dikamarnya


Adam: Niel...sini Papah ingin bicara sama kamu (perintah Adam yang sedang duduk disofa solonya yang berdampingan oleh Sofa milik Hana)


Daniel: Ada apa ya Pah? (Tanya Daniel sambil berduduk melebarkan kedua kakinya)


Adam: Maafkan Papah dan Bunda karena kami sudah menyuruh kamu menjodohkan dirimu dan Wanita jahat itu Angel, Papah ga tau apa jadinya jika kamu membuat rumah tangga dengannya dan Papah sangat bersyukur oleh Allah karena ia masih menjauhkan keluarga kita dari orang jahat, dan Papah sangat bangga sama kamu Niel, dan ... Papah dan Bunda memutuskan untuk membiarkan diri kamu mencari sosok pendamping hidup kamu sendiri Niel


Daniel: Iya Pah...gakpp makasih juga karena kalian ingin memberi kesempatan kepada diri Daniel untuk mencari sosok pendamping diri Daniel untuk dunia dan akhirat


Bunda Han: Makasih ya Niel sudah memaafkan kami...Papah dan Bunda akan mendoakan kamu semoga kamu cepat" dipertemukan oleh jodohmu nak


Daniel: Amin...Pah Bun dengan izin Allah Daniel akan melaksanakannya


.


.


.


.


.


To Be Continue...


~ See You On The Next Episode👌