You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 59



Daniel menggendong tubuh Rara kearah lobby parkiran, untung saja semua tamu acara disitu belum ada yang ingin berpulangan, setibanya didalam mobil Daniel ia menurunkan, mendudukan diri Rara ke bangku pendamping supir dengan susah payah karena sedari tadi Rara melunjak melawan Daniel agar menuruni tubuhnya


Rara: IH LEPAS PAK! (Bentaknya)


Daniel: Diam disini! (Bentaknya pelan sambil menutup pintu mobil dan berjalan kepintu samping)


Brukk (menutup pintu dengan keras)


Daniel berusaha mengontrol emosinya agar tidak menyakiti diri Rara yang sedang kesal karena rasa traumanya masih terngiang-ngiang diotaknya


Dengan emosi yang sudah mereda Daniel membuka topik pembicaraan kepada Rara yang sudah terdiam bengong menatap kearah jendela kaca mobil


Daniel: Maaf saya sudah lancang menggendong tubuh kamu (memasang wajah sedih)


3 menit tidak ada respond dari Rara dan akhirnya dia menoleh kearah Daniel


Rara: Huftt😢 Gkpp, makasih sudah nolongin saya Pak Brams (menatap wajah Daniel)


Daniel: tadi kamu diapain saja sama si brengsek itu?


Rara: gak inget (menunduk)


Tiba-tiba konde Rara terlepas, dan mau tak mau Rara harus merapikan rambutnya kembali, Daniel kembali terpukau melihat paras cantiknya Rara disaat setelah nangis saja wajahnya masih tetap cantik, ralat malah tambah cantik


Tanpa disadari Daniel terus menatap gerak-gerik Rara, sedangkan yang ditatap menyadari kalau Daniel sedang memperhatikan, menatap, melirik dirinya dengan penuh makna


Rara: Pak Brams kenapa?


Daniel langsung tersedar


Ukhem...ekhem (batuk cool)


Daniel: Sudah saya bilang kalo kita berdua saja seperti ini panggil kak bukan Pak ngerti?


Rara: lupa saya hehe😅 (selesai menggonde)


Daniel: Selamat ya tadi pidato kamu bagus (tersenyum tipis)


Rara: i-iya Terima kasih banyak kak


Daniel: sepertinya kamu tadi sangat ketakutan, ada apa?


Rara: Maaf aku tidak bisa memberitahu, saya pamit ada sesuatu yang harus saya kerjakan (keluar mobil)


Daniel dengan cepat keluar dari mobil menjegat Rara, reflek ia menarik tubuh Rara dan Rara pun terkejut sampai-sampai wajahnya hampir terkena wajah Daniel


Deg...


Masing-masing irama jantung mereka berdegup lebih cepat dari biasanya, tubuh Daniel menengang matanya menatap mata Rara dalam begitu pun Rara yang wajahnya saat ini memerah karena deg-degan


"Ka-kamu cantik Ra, mau gak kita pacaran...???" (ucapnya kecil tapi saking kecilnya Rara tidak menyadari karena fokus dengan perasaan nervousnya)


Dengan Rara memutuskan eye contact begitu pun Daniel, dan Rara berkata


Rara: Kakak mau ikut aku ke dalam? aku lapar mau makan (ucapnya sambil menyelipkan rambut ke telinga)


Daniel yang mendengar hal itu sedikit kecewa, karena Rara tidak menjawab pertanyaannya tadi, dalam dirinya rasanya ingin menikahi Rara saja sekarang ini huft😥


Daniel: Ayo...(berjalan mendahului Rara sambil memasang wajah flatnya)


"Ya mungkin dia banyak pikiran" (berjalan mengekori Daniel)


"WAIT)))" (teriaknya kepada Daniel agar tak berjalan secara cepat)


"Cepat Ra!"))) (balas Daniel dengan tegas)


Rara mengernyitkan dahinya saat berjalan kedalam lift, di dalam lift mereka saling berdiam diri, dengan perasaan kesal kepada Daniel Rara akhirnya memberanikan dirinya untuk bertanya kepada Daniel tentang pertanyaan Daniel yang menyatakan perasaannya kepada dirinya, karena detik lalu Rara baru menyadari kalau tadi Daniel menyatakan perasaannya tapi karena nada suaranya pelan jadi Rara tidak terlalu fokus keucapannya


Rara: Kak Brams marah??? (menoleh ke arah Daniel)


Daniel: Gak (singkat & padat sekali jawabannya)


Rara: Sorry aku gak bisa balas pertanyaan Kak Brams tadi, aku mau fokus sama karir & cita-cita aku


Daniel: Emang tadi saya berbicara dan menanyakan tentang apa sama kamu Alin? (mengernyitkan dahinya, sebenarnya dia berpura-pura tidak mengatakan apa-apa dan bermaksud menjahili Rara)


Rara: Tadi kak Brams nya- aduh gimana ya??? (menggaruk kepalanya yang tak gatal)


Tiba-tiba Daniel memajukan dirinya ke tubuh Rara yang juga melangkah mundur sampai mepet ke dinding lift


Daniel: Jelasin tadi saya nanya apa sama kamu? kayanya tadi saya tidak berkata apa" kamu halu ya??? (sekarang dia memajukan wajahnya ke wajah Rara sekarang jarak mereka sangatlah dekat)


Rara: Ehm...iya mungkin Saya halu bener ta-tadi kak Brams gak ngomong apa" hehe😅 (mendorong bahu Daniel agar menjauh)


Daniel: Gausah dorong-dorong kamu risihkan (menarik lengan Rara agar berdiri tegap disampingnya)


Rara: Argh! Sa-sakit kak (baru menyadari kalau lengannya terluka dan lebam)


Daniel: Tadi saya mau bilang kalo lengan kamu terluka tapi kayanya kamu mati rasa (menarik lengan Rara dan keluar dari lift saat sudah tiba dilantai acara)


Daniel menarik Lengan Rara dengan pelan ke arah ruang fasilitas perawatan yang disediakan di Perusahaan itu, tapi tiba-tiba Daniel memberhentikan langkahnya dan menghadap ke arah Rara, dengan heran Rara langsung berkata


Rara: Kakak mau keruang perawatan??? udah mending gausah pegangan kaya gini, lepasin aku bisa sendiri (berjalan mendahului Daniel & Daniel pun mengikutinya sampai depan ruang perawatan)


Diruangan itu terdapat 3 orang 1 dokter pria speciallis penyakit umum, 2 suster yang dua-duanya mungkin usianya masih muda, tapi tunggu kenapa Rara berdiam beku didepan pintu yang terbuka saat melihat sang dokter sedang berkutak-katik dengan dokemen sedangkan 2 suster itu sibuk membereskan peralatan medis


Rara: Ke-kenapa dia bekerja di Perusahaanku??? (dalam hati, tanpa disadari air matanya terjatuh, dan dadanya sesak)


Daniel yang menoleh kearah Rara langsung terkejut dan menyentuh bahu Rara sambil ingin bertanya


Daniel: Ra...sadar kamu kenapa???


Dokter didalam ruangan itu tersadar jika ada seseorang yang berdiri didepan pintu dan dengan cepat dia langsung menghampiri pintu, dan alangkah terkejutnya dia melihat diri Rara yang juga menatapnya dengan tatapan dendam


"RARA!" (ucap dokter pria itu)


"Kenapa kamu bekerja di Perusahaanku??? sebagai dokter lagi cih!😒" (menghapus air matanya)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


To Be Continue


Kira-kira itu siapa ya??? coba kalian tebak deh😮


Jangan lupa kasih like, komen & Votenya guys see you on the next episode👋 maaf bila ada perkataan yang kurang berkesan tidak sopan dan author tau pasti novel author masih banyak kekurang jadi harap dimaafkan semua😢😯