
Sepulang kampus pada pukul 13.30 karena tadi para MABA diberi tugas yang lumayan banyak, dan alhamdulilah Rara bisa menyelesaikannya dengan baik dan benar
saat ini Rara sedang berjalan dikoridor kampus bersama teman barunya yaitu Sarah dan Sapta
Rara: Sar rumah kamu daerah mana???
Sarah: aku rumahnya daerah Jagakarsa, kenapa kamu mau ikut nebeng naik mobil bareng Sapta?
Sapta: Sar jangan asal nanya woy (ledekknya)
Rara: oh enggak aku nanya aja...
Sapta: rumah loh daerah mana Ra? (liriknya)
Rara: Jaksel Sap (jawabnya singkat)
Sarah: kamu nanti naik apa pulangnya kita bareng aja ya Ra, gimana??? (menggengam lengan Rara)
Rara: aku naik Go-jek aja Sar, lagian aku juga ada urusan abis ini (tersenyum)
Sapta: Yaudah...hati-hati (jalan duluan)
Sarah: Eh Tungguin napa Ta, Oh ya BYE RARA SAMPE KETEMU BESOK))) (teriaknya sambil berlari mengekori Sapta)
Terlintas di pikiran Rara untuk menelpon Elvan agar segera menjemputnya, tapi sebentar Rara berpikir kalo menelpon dan menyuruh Elvan menjemput dirinya takutnya nanti merepotkan, mendingan ia naik gojek saja untuk sampai ke Perusahaan, lumayan membantu para ekonomi abang atau ibu Gojek Onlinenya
Dengan cepat Rara langsung memesannya, dan setelah 20 menit lamanya Rara menunggu, sebuah motor Ninja kawasaki muncul dihadapan Rara
Bruumm...Brummm...Brumm (suara knalpot motor itu)
Rara: kok seperti mirip motorku dulu (ucapnya dalam hatinya saat melihat motor yang dikendarai seorang pria yang famillier dimata Rara) benar...ini motorku dulu platnya masih sama (dalam hati)
"Naik!" (ucap pria itu yang membuka kaca helmnya)
Rara: ini kan kakak yang tadi pagi (ucapnya dalam hati lagi sambil menatap kakak itu dengan diam)
"Woy jangan bengong, ini udah mau ujan mending loh naik cepetan!"))) (ucap pria itu setengah teriak)
Rara: Gak kak...aku udah pesen gojek dikit lagi juga sampe (mengalihkan pandangan)
Dengan kesal lelaki itu berdecak dan langsung menutup kaca helmnya terus langsung mengebutkan motornya, sedangkan Rara menatap kepergian motornya merasa rindu dan sedih tapi dia langsung buru-buru menangkis perasaan itu
"huft...aku harus move on" (memejamkan mata & menarik nafas)
Hujan pun turun dengan deras, tapi Rara tetap masih ingin menunggu ojek onlinennya dengan menelpon abang gojeknya
^^^Drett...^^^
^^^Memanggil...^^^
^^^Berdering...^^^
^^^1...2...3^^^
^^^"Halo pak, bapak masih dimana ya? saya udah nunggu dari tadi ini" (mengosehkan kakinya sambil memegang telponnya)^^^
^^^"Maaf Mbak ini saya sudah dekat, dan saya juga tadi beli jas ujan biar kalo ujan pelanggan gak kebasahan" (mematikan hpnya)^^^
Dan motor bapak itu berhenti tepat didepan hadapan Rara dan langsung mengasih jas hujan berwarna hitam ke Rara
dengan cekatan Rara langsung memakai jas ujan hitam pemberian bapaknya, lalu berangkatlah Rara dan abang gojeknya yang saat itu diterpa hujan deras, tapi dengan kuat hati Insyallah Rara akan terus menerpa hujan itu demi tiba di Perusahaannya
......................
Setibanya didepan gedung Perusahaan Abraham'Company Rara langsung membuka jas hujannya dan memberi uang sekitar Rp.50.000 ke abangnya tanpa meminta kembalian, karena menurut Rara disaat hujan seperti pasti para Gojek Online membela-belakan dirinya untuk mengantar pelanggan sesuai tempat tujuan tanpa mengingat kalau cuacanya hujan & panas, jadi harus dihargai jasa-jasanya mereka menurut pemikiran author dan Rara
Saat tiba didalam gedung semua karyawan melirik kearah Rara dan semua pada menundukkan kepala dan ada yang menyapa, dan ada yang bertanya
"Permisi Nona Raline kehujanan? saya bikinkan teh ya bu?"
"Nona Raline saya siapkan baju ganti ya bu?"
dan masih banyak lagi
"Tidak terima kasih semua, saya bisa handle sendiri, kalian kembali bekerja dan buat yang belum makan siang lakukanlah, Selamat siang" (berjalan kearah lift CEO)
.
.
.
Setibanya dilantai CEO, Direktur Utama serta Sekertaris Inti Perusahaan, Emily yang melihat nona mudanya kebasahan karena diguyur hujan langsung menyiapkan handuk juga membuatkan coklat hangat, sedangkan Elvan sedang menyuruh seseorang untuk membelikan baju ganti untuk Atasannya itu (Rara)
Elvan: Emily tolong ambilkan minyak angin dan bantu olesin ke badan Nona muda
Rara: wait...aku gkpp loh cuma kebasahan dikit aja
Emily: Nona...anda ini basah kuyup apanya yang dikit? sudah minum coklat hangatnya ini (memberi secangkir hot coklat)
Rara pun langsung menyeruput hot coklat itu dengan perlahan karena kalo cepat-cepat sudah pasti lidahnya melepuh
tak lama kemudian Elvan keluar dari ruangan tempat berkumpulnya Tim inti Perusahaan, tujuannya Elvan akan mengambil paket baju ganti Rara
...----------------...
membicarakan kedepannya agar perusahaan Abraham'Company tetap naik peringkat ke nomor 2 se-Indonesia
serta tak lupa Rara membicarakan tentang membangun butik jahit neneknya, dan membangun sebuah Coffee Shop dan perpaduan toko kue juga pastinya karena itu adalah cita-cita Rara dari dulu, dan Alhamdulilah para staff karyawan menyetujui, malahan ada memberi ide bagus yaitu saat grand opening mengkontrak para desainer terkenal walaupun agak mengeluarkan budget besar tetapi tak apa, yang penting worth it
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pukul 07.00 Rara sudah otw pulang diantarkan oleh Elvan, di mobil mereka berbincang ringan
Elvan: aturan tadi kamu telpon saya biar saya jemput
Rara: gausah...takutnya kakak lagi repot tadi
Elvan: besok kakak kirimin kamu mobil dan semua aset perusahaan pindah ke tangan kamu oke?
Rara: motor aja kak aku kurang suka naik mobil hehe 😅
Elvan: dasar cewek aneh, hadeuh kamu mau motor kaya apa?
Rara: Kawasaki ninja, nih kaya gini (menunjukkan gambar di hp)
Rara: Ini kawasaki ninja 650 SE, aku pengen karena dulu motorku yang kaya gini dijual buat kebutuhan sehari-hari
Elvan: See...kamu kayanya bukan cewek deh heran kakak cewek tuh rata-rata suka dibeliin tas, baju, heels, makeup tapi kamu ya Tuhan
Rara: Hihi😅 biarin kek
Elvan: mau makan dulu gak, kan kita tadi belum makan malem
Rara: dimana???
Elvan: kamu maunya makan apa?
Rara: apa aja...yang penting enak
Elvan: ehmm...Sushi mau???
Rara: Mau...yok kita ke restoran Sushi
Elvan: siaplah bossku
...****************...
Malam itu dimana Rara dan Elvan sedang makan bersama disebuah restoran Sushi disalah satu daerah Jaksel, Seseorang melihat Rara dengan tatapan heran dan merasa bingung, dia adalah Arion si Ketua BEM Kampus yang juga lagi makan bersama 2 teman kampusnya
"Yon lu nape diem aja bengong, kaya lagi liat sesuatu lu" (ucap seorang pria bernama Rizky)
"Tau makan woy...kalo gak gue abisin nih" (ucap seorang pria bernama Aldin sambil mengambil Sushi dan melahapnya)
Arion: Gak! jangan diabisin bodoh! (memukul tangan Aldin yang mau ambil jatah sushinya)
Aldin: abisan elu ngelamun udah tau gue laper
Rizky: Pesen lagi dah ah ribet lu...
Aldin: Okeh
Sementara Rara bangkit dari duduknya karena ingin ke toilet, oh ya tadi Rara mengenakan atasan kaos putih sebagai daleman, dan jas coklat untuk bawahannya mengenakan celana bahan formal hitam
Arion yang juga kesal melihat tingkah rakus temannya itu si Aldin merasa kesal, dan ingin pergi ketoilet saja
5 menit kemudian Rara sudah selesai dari toilet, dan ketika dia hendak keluar dari dalam seseorang menabrak pundaknya
"Aduh" (kejut Rara)
lantas orang itu berbalik badan dan ya dia adalah Arion
Rara: loh Ka-kak
Arion: nama saya Arion, kamu???
Rara: Raline panggil saja Rara
Arion: Maaf tadi saya tidak sengaja Raline (pergi meninggalkan Rara)
Rara: gajelas selalu aja kaya begitu
To Be Continue
Quiz #2
Menurut kalian sosok pria yang cocok untuk menjadi pendamping/pasangan buat Rara siapa??? disini ada 3 kandidat loh
A. Arion
B. Elvan
C. Daniel
Tulis jawaban kalian dikolom komentar oke👌