You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 50



Di Sebuah tempat pemakaman dengan suasana sunyi, hanya suara pohon-pohon saja yang berbunyi karena hembusan angin di pagi hari yang cuacanya cenderung mendung, mewakilkan hati seorang gadis yang sudah ditinggalkan oleh keluarga pulang ke rumah yang sebenarnya yaitu Syurga


Dialah Rara seorang gadis kuat, bertumbuh dewasa dengan hasil jiwa kemandiriannya, gigih, pekerja keras, pantang menyerah, yang jelas semua itu dibantu tangan Allah SWT yang menggerakkan membantu Rara menghadapi kisah hidupnya yang memprihatinkan, karena tanpa pergerakkan tangan Allah Rara tidak akan bisa melewati semua ujian hidupnya


Tapi sekarang hadiah yang menanti dari Allah ke Rara sudah datang, diusianya yang menginjak 18 th sudah harus mengurus dan memimpin sebuah Perusahaan besar milik Almarhum bapaknya, ya memang inilah hadiah dari Allah benar-benar diluar dugaan bukan?


Di tempat pemakaman itu seorang gadis tengah terisak-isak menangis disamping kuburan Almarhuma neneknya setelah ia menyelawat dan mendoakan pemakaman orang tuanya dengan membacakan surat yasin


"Hiks...Hiksss😭 Omah disana apa kabar? Omah kangen gak sama Rara? Rara rindu Omah,...Hiks😭 rindu jahitan desainan Omah, rindu masakkan Omah terlebih lagi kalo Omah masak sambel goreng kentang teri, Hikss😭 Rara kangen sama cita rasanya Omah, sama...hikss😭 Kue buatan Omah yang rasanya benar" membuat orang terbang kelangit,


"Omah Rara sekarang udah mau Sukses, Doakan Rara dari sana agar Rara senantiasa dilindungi sama Allah, dijauhkan dari segala macam musibah, dijauhkan dari orang" jahat, selalu didekatkan orang" dengan hati tulus mendekati diri Rara, Hikss....😭 O-omah Hikss😭 Rara minta Omah Doakan Rara agar menjadi orang sukses baik dunia dan akhirat, Hiksss ehekk...ehekk😭 Omaahhhhh😭


Ucap Rara diselingi tangisan yang terisak-isak, dirinya benar-benar merasa kehilangan sosok Omah yang selalu menemaninya dikala orang tua Rara Meninggal, tapi sekarang...beliau sudah tidak ada disisi Rara lagi


.


.


.


Tepat pada pukul 09.00 Rara sudah selesai


Menjenguk Almarhuma Omah, serta Almarhum & Almarhuma Papah dan Bunda Rara, semoga orang tersayang Rara semua bahagia dan tenang disana, jika waktunya tiba pasti Rara juga akan bertemu mereka semua


Sekarang ini Rara sudah pulang kerumah, ia langsung ambil wudhu agar aura bekas" tempat makam tidak menempel pada tubuhnya, lalu selesainya wudhu ia ingin bersiap" mengganti pakaiannya karena dia akan menemui Kak Elvan pada pukul 10.00, ia mengenakan outfit yang sebelumnya ia ganti lagi dengan pakaian serba hitam karena ingin pergi ke makam


Sesudahnya berganti pakaian ia langsung memoles wajahnya dengan bedak baby dan lip balm pada bibir merahnya itu, semua sudah siap dan rapi ia langsung memesan ojek Online menuju lokasi pertemuannya dengan Kak Elvan


.


.


.


Sesampainya Rara langsung masuk ke Cafe Shopnya dan seseorang melambaikan tangannya ke arah Rara ya dia Elvan yang sudah menunggu Rara sejak 10 menit lalu, dia memakai kaos polos warna biru abu-abu dan celana biru donker


Elvan: Rara))) (sapanya)


Rara: Hai Kak Elvan udah nunggu lama ya? sorry (menaruh tas dan duduk berhadapan dengan Elvan)


Elvan: gak sih...baru 10 menit saya nunggunya (melihat jam tangan)


Rara: udah pesen minuman? (tanyanya mengerutkan dahinya)


Elvan: belum saya panggilan waitressnya dulu, MBAKK))) (Teriaknya dan salah satu pelayan disitu langsung engeh dan menghampiri meja Rara & Elvan)


Mereka pun memesan makanan buat sarapan, Rara memesan coffee V60 dengan Cake Crapes rasa Matcha, Elvan Memesan Coffee Latte dengan makanannya Spaghetti Aglio e Olio


Kemudian Waitress itu sudah selesai mencatat semua pesanan Elvan & Rara dan dia langsung pergi meninggalkan meja mereka


Lalu Rara langsung mulai membuka percakapan


Rara: Kak...Aku udah ada jawaban buat nentuin 2 pilihan kemaren (memajukan tubuhnya menatap Elvan serius)


Elvan: Apa jawaban kamu Ra? (tanyanya mengerutkan dahinya)


Rara: Aku mau kuliah Di Universitas favorit di Indonesia dan mau membantu meneruskan perusahaan Papah


Elvan: Good Choice, kapan mau lihat Perusahaan? (tersenyum)


Rara: Hari ini, aku sekalian mau daftar kuliah temenin aku ya kak


Elvan: Okeh siap itu mah Ra...kamu gak hubungi teman kamu itu yang kemarin?


(memajukan tubuhnya)


Tak Lama pesanan mereka pun datang yang diantarkan oleh waitressnya, waitress pun kembali meninggalkan meja mereka, sebelum makan mereka berdoa terlebih dahulu dan langsung memulai melahap makanannya dan menikmati coffeenya


...


Sementara di tempat lain seseorang sedang duduk disebuah Coffee Shop yang jaraknya tak jauh dari meja yang ditempati Rara, dia Daniel yang sedang menyeruput kopinya memandangi kemesraan Rara bersama Elvan


Yang dia rasakan saat ini benar-benar tak bisa dimengerti dan dipahami, entah ada rasa cemburu, gengsi, marah,senang...entahlah ia tak mengerti perasaannya sendiri saat ini, dengan jantung ya berdetak kencang tekad yang kuat ia segera bangun dan jalan menghampiri meja Rara, lalu berkata


Daniel: Permisi ini Rara ya? (tanya Daniel dengan style mengenakan Jaket Jeans hitam kaos abu-abu untuk **********, dengan celana berwarna hitam)


Rara: Loh Pa-Pak Daniel (ucapnya sehabis menyeruput kopi) Pak Daniel kesini sama siapa? (berdiri)


Daniel: Sendiri...(jawabnya sambil melirik kearah Elvan yang menyeruput kopi latte)


Rara yang mengerti maksud tatapan Daniel langsung


Rara: Ehm...Pak Daniel Kenalin ini namanya Kak Elvan (jawab Rara dengan senyuman dibuat-buat)


Elvan: Halo Pak Daniel kenalkan nama saya Elvan Ganendra Dananajaya (menawarkan jabat tangan)


Daniel: Daniel...(Membalas jabatan)


Rara: Kak Daniel mau gabung? (duduk)


Daniel: Boleh (langsung duduk disamping Rara)


Elvan: jadi mau sekarang Ra? biar gak kesorean nantinya (tanya Elvan yang kembali menatap Rara)


Daniel yang melihat tatapan Elvan merasa risih karen ada suatu arti makna dari tatapan itu


Rara: Bo- (Jawabnya terpotong)


Daniel: Mau kemana Ra? hem...( tubuhnya menghadap kearah Rara)


Deg...(detakan jantung Rara)


Rara: Ja-jadi (Rara pun langsung menjelaskan semuanya kepada Daniel dari awal sampai akhir tentang perusahaan Papahnya dan Siapa itu Elvan dengan detail)


Daniel: Jadi...sekarang kamu mau daftar kuliah terus ke perusahaan Almarhum Papah kamu sama Pak Elvan sekarang, Selamat ya Ra kamu akan menjadi CEO Perusahaan Terbesar (ucapnya dengan wajah tersenyum)


Rara: I-iya kak bener, Makasih kak (tersenyum balik dengan perasaan gerogi)


Daniel: Ya sudah...Saya ada urusan abis ini, saya pamit dulu (bangkit, melihat jam dipergelangan tangan kirinya) Oh ya satu lagi panggil saya Kak jangan pak ya Ra...


Rara: I-iya Pa- eh Kak (menggaruk dahinya yang tak gatal)


Daniel: Mari Pak Elvan


Elvan: Iya silahkan hati-hati Pak Daniel (menunduk kepala sedikit ke Daniel)


Daniel pun langsung menjauh dari Meja Rara & Elvan, beberapa menit kemudian Elvan & Rara bersiap-siap ke Kampus Universitas Favorit Di Indonesia untuk mendaftar, mereka berangkat menggunakan mobil HRV-Nya Elvan


.


.


.


.


.


To Be Continue