You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 21



2 Hari Kemudian


Pada Hari Rabu seperti biasa semua murid Tunas Harapan sedang mengerjakan Ujian Akhir Semesternya dengan serius dan fokus untuk memikirkan dan menemukan jawaban yang tepat untuk mengisi kertas yang berisi soal" yang memeras otak mereka


2 hari sebelum itu Rara dan teman-teman yang lainnya pulang dengan selamat serta dipagi harinya juga kondisi Rara sudah membaik walaupun kepalanya masih harus diperban dan dikasih obat antibiotik cairan hidrogenperoksida, lalu sehari kemudian seperti biasa Rara dan teman-temannya melaksanakan ujian seperti biasanya tetapi Rara & Radhit melaksanakan juga ujian susulan setelah pulang sekolah diruang kelas 10 lantai 1 dan tidak lupa juga Nada yang sudah berkata akan menemani Radhit benar-benar membuktikan perkataannya


Saat ini semua murid di SMA Tunas Harapan menggunakan seragam pramuka berwarna coklat semua


POV Raline


Saat ini aku sedang mengerjakan mata pelajaran matematika yang kertasnya berisi 40 soal serta dipenuhi oleh angka-angka dengan kalimat cerita panjang yang jawabannya harus membutuhkan rumus untuk menemukan jawaban yang benar, tapi dengan kemampuan berpikir aku yang reaksinya cepat menalar aku sudah menyelesaikan 38 soal dengan waktu 30 menit, dan saat ini juga aku tengah mengerjakan jawaban nomor 39, 10 menit kemudian aku sudah menyelesaikan semua 40 soal dengan cara yang lengkap dan tentu aku yakin jawabannya 99,9% akan memuaskan diriku, untuk 1%nya lagi apa? 1%nya lagi aku serah semua kepada guru matematika yang memeriksa jawabanku dan yang lainnya, aku berharap gurunya mengoreksi jawaban dengan teliti, amin


Aku selesai paling awal, dan kata guru Matematika yang bernama Pak Hery memperbolehkan aku untuk segera keluar dari kelas XII 1PA 2, tapi aku hanya duduk di depan kelas menunggu waktu selesainya Dira mengerjakan UAS matematika itu


ditengah aku sedang menunggu kedatangan Dira dari dalam kelas aku segera memasang Headset ke kedua telingaku dan menyetel musik favoritku yang berjudul Tak seperti dulu yang dinyanyikan oleh Almarhum Mike Mahode, aku merasakan lagu ini benar-benar mewakili perasaanku yang disetiap harinya selalu merasa sepi, sedih,dan flat-flat aja, tetapi aku juga harus bersyukur karna aku masih memiliki Omahku yang sangat aku sayangi, serta sahabatku Dira yang sedari kecil sudah menemaniku dengan candaan konyolnya, tawanya yang membuat diriku selalu tersenyum, serta nasihat-nasihat positifnya yang diberikannya padaku untuk selalu menjadi wanita kuat serta tabah untuk menghadapi semua ujian yang berdatangan kepada diriku dari Allah SWT


Seseorang menepuk pundakku dan menyadarkanku dari lamunanku yang sedari tadi hanya menunduki kepala dengan bola mata yang fokus hanya ke satu titik yaitu melihat foto kedua orangtuaku dan diriku yang diambil oleh fotografer 11th yang lalu


Dira: Woyy...diem-diem baek aja nih neng gelis ( ujarnya dibarengi tepukan tangan kepundakku yang dilakukan secara tiba" )


Rara: Hufttt...untung jantung gua gak copot Dir ( jawabku kesal sambil melepas kedua headset berwarna hitam dari kedua telingaku )


Dira: lagian dipanggil gak nyaut...


Rara: nih liat nih...( ucapku sambil menunjukkan headsetku kepadanya untuk membuktikan bahwa aku sedang memakai headset )


Dira: Cihh...pantes gak denger,eh kita udah boleh istirahatkan ayo ke kantin


Rara: okey...


Kantin


Aku dan Dira segera memesan makanan yang saat ini aku inginkan yaitu Mie ayam terenak buatan Bude Yati


Dira: Ra...mau makan apa?


Rara: gue lagi pengen mie ayamnya bu Yati


Dira: sama...ayo kita pesen itu


Rara: okehh...


Aku dan Dira segera berjalan ke arah gerobak Mie Ayam Bude Yati, aku dan Dira memesan Mie Ayam dengan sambal terpisah, dan request kerupuk pangsitnya agak dibanyakin tak lupa juga kami memesan es teh manis andalan kami jika sedang makan mie ayam, sambil menunggu pesanan kami, aku dan Dira duduk dengan arah berlawanan dan kami juga sambil bencengkrama ringan


Dira: Oh ya Ra...


Rara: iya?


Dira: ehm...gua mau nanya nyokapnya Angel ngomong apa aja ke loh pas di dalam ruangan berdua aja sama loh...


Rara: ehm apa ya?


Dira: jujur! gue gak mau sampe loh disogok buat mohon-mohon minta maaf ke anaknya abis itu dibayar pake uang


Rara: pinter...tuh tau


Dira: RA!... lu gak lagi bercanda kan?


Saat Dira bertanya seperti itu aku bingung, harus bagaimana aku menjelaskan insiden waktu aku dan Nyonya Michelle berbincang tentang hal yang sangat menyakitkan untuk diriku, bagaimana tidak sakit Nyonya Michelle


berusaha menghancurkan harga diriku dengan cara menyogok diriku meminta maaf kepada anaknya Angel dengan menggunakan uang sejumlah 1M


Akhirnya aku terpaksa mengalihkan pertanyaan Dira dengan menyedot es teh manisku sambil memasang wajah super duper datar


Permisi...ini non 2 pesanan mie ayamnya extra kerupuk pangsit dan sambal di pisah


Dira: ehm...iya makasih bude


Rara: hufftt..syukurlah bude Yati menyelamatkanku ( ujar batinnya )


Setelah Bude Yati kembali ke gerobak jualan sambil membawa nampan untuk membawa pesanan mie ayam aku dan Dira, Dira tiba-tiba memasang wajah datar sangat datar, itu berarti dia sedang sangat marah kepada seseorang yaitu aku


Dira: serah...kalo lu sahabat gue ngomong kalo gak yaudah kita gausah sahabatan lagi!


Degg...


Jantungku langsung berdebar kencang dan panik karna saat ini Dira benar-benar bicara serius, pasti kalian tidak menduga bahwa seorang Dira yang tadinya ceria, humoris, absurd, sekarang sedang berbicara serius penuh tekanan


Rara: makan dulu...nanti gua jelasin


Dira: Hanya Diam😑


Setelah selesai makan


Sehabis makan aku langsung meneguk es teh manisku dengan perlahan sambil memandang fokus ke arah hp, Dira pun juga sama, kami berdua sama sama diam tak ada yang membuka pembicaraan terlebih dahulu and terpaksa aku yang buka pembicaraan topik mengenai pertanyaan Dira tadi


Rara: Ekhemm...Dir


Dira: Hem?


Rara: gua mau jelasin mengenai topik tadi


Dira: jelasin!


Rara: ehm...gua gak bakal jelasin topik tadi dari mulut gua karna gua lagi mager ngomong


Dira: Serah loh lah males gua!


Ucap Dira dengan emosi tapi tidak ngegas,dan dengan kesal ia segera bangkit dari tempat duduknya yang berada di arah lawanku, buru-buru aku langsung menahannya dengan perkataanku


Rara: Bisa dengerin dulu gak! (ucapku dengan penuh penekanan )


Dira: Kembali duduk...


Rara: nih loh dengerin ini pake headset loh dikelas nanti, gua kirimin rekaman itu lewat wa, Jelas!


Dira: Okeh...ayo ke kelas


Rara: nanti masih rame dikelas palingan juga belum pada selesai...


Dira: iya ini aja yang ke kantin baru beberapa doang yaudah ehm kalo gitu gua permisi aja ambil headset di tas ya?


Rara: serah sana...


Lalu dengan bergegas Dira langsung bangkit dari tempat duduknya dan berlari kecil ke arah kelas kami XII IPA 2


Disaat aku kembali melihat ke arah handphoneku untuk mengusir kebosanan sambil menunggu Dira kembali, Tiba-tiba...


To Be Continue


Hayo tiba-tiba ada apa??? coba tebak dan ketik dikolom komentar,oh ya author mau ngucapan Thank you very much for you all guys support for myself and to my creation, jadi jangan lupa untuk selalu dukung dengan cara vote, like, komen & jangan lupa kasih tipsnya ya hehe😅, Malam ini jangan lupa buat yang umat muslim menjalan hari Nisfu Syaban besok pada hari Minggu,28/03/2021 dengan membaca 3× Surat Yasin ya okey👌


Byee see on the next episode...