You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 61



Selamat Tahun Baru Islam yang ke 1443 H bagi yang merayakan, "Semoga menjadi lebih baik lagi kedepannya dalam segala hal" Amin


......................


Flashback


Malam itu, dimana malam yang terasa sunyi Rara tiduran diatas ranjang di kamarnya Almarhuma Omahnya dengan titisan air mata yang jatuh membasahi seprai kasur itu


Rumah terasa sangat sunyi sampai-sampai suara jam dinding terdengar serta suara cicak yang sedari tadi menutupi segala kesunyian rumah itu


15 menit Rara menangis, akhirnya dia memutuskan untuk bangun dan membuka isi lemari pakaian sang Omah melihat-lihat baju yang sering dikenakan sang Omah dulu, dan melihat alat jahitnya yang tersimpan rapi di dalam lemarinya


Tapi disaat Rara mengambil salah satu pakaian, tiba-tiba sepucuk surat yang terbungkus amplop coklat terjatuh, dengan cepat Rara langsung mengambil serta membuka isi amlop itu


ternyata oh ternyata...didalam surat itu terdapat sebuah foto seorang gadis yang sangat-sangat mirip dengan diri Rara sedang berfoto bersama seorang pria yang berumur kira-kira 45 tahun-an lah kurang lebih, mereka sedang berpose foto berdua di sebuah restoran mewah, serta mengenakan pakaian yang mewah juga pasti


Mungkin saja mereka itu sedang berada acara penting yang benar-benar Formal


dengan detakan jantung yang berdegup kencang karena sepertinya diri Rara merasa tidak pernah berada di acara seperti ini bersama seorang pria tua


dengan rasa penasaran yang menghantui pikirannya Rara akhirnya mencari sesuatu lainnya di dalam amplop coklat itu, ternyata benar masih ada sepucuk surat disitu, dengan tidak sabar Rara membuka lembaran kertas itu dan benar saja disitu ada tulisan Almarhum sang Omah yang menuliskan sesuatu


...----------------...


Untuk Cucuku Rara tersayang


Assalamualaikum, Rara cucu Omah tersayang yang pintar, sabar, kuat dan tegar, mungkin selepas kamu membaca isi surat ini Omah sudah tiada lagi di sisi mu


Maaf ya Omah tidak menepati janji Omah untuk selalu berada di sisi-mu hingga dewasa dan sukses tentunya, Omah ingin mengatakan sesuatu, semoga kamu membaca surat ini dengan waktu yang tepat


Rara sebenarnya diwaktu kamu Wisuda SMA Omah memeriksakan diri Omah ke dokter, dan ternyata hasil setelah pemeriksaan dokter Omah mengidap penyakit kanker tumor stadium akhir, huftt...maaf ya Omah mengasih tau dirimu telat, dan sebelumnya Omah juga menemui seseorang sebelum pergi ke rumah Sakit di jalan, yaitu seorang pria tinggi nan tampan menghampiri Omah dipinggir jalan dan menyapa Omah dengan sopan, katanya nama dia "Elvan"


dia adalah seorang Direktur utama perusahaan Almarhum ayah kamu Ra, oh iya untuk pertanyaan "kenapa Omah gak kasih tau Rara dari awal" mungkin nanti sudah dijawab dengan Elvan


katanya dia ingin menemui dirimu Ra mungkin beberapa minggu kemudian, karena dirinya sangat sibuk, untuk jawaban yang ada di foto itu


dia itu kembaran kamu namanya Renata Sophia Larusso, Omah meminta tolong kepada Elvan agar mencari keberadaan kembaranmu, karena waktu proses persalinan Almarhuma Bundamu, kembaranmu tiba-tiba hilang diambil seseorang, dan sampai detik sebelum Almarhum & Almarhuma orang tua kamu mau meninggal mereka menyampaikan pesan kepada Omah bahwa Omah harus menemukan kembaran Kamu Ra


Karena setelah beberapa tahun lamanya mereka tidak berhasil menemukannya, dan alhamdulilah tepat pada hari Omah ketemu dengan Elvan, disitu Allah benar-benar membukakan jalan dan mengizinkan Omah untuk bertemu cucuk Omah yang satu lagi yaitu Renata, dan Omah harap kamu bisa menemukan kembaranmu dalam waktu dekat dan mungkin Omah sudah tiada


Rara sayang...maafkan Omah karena Omah selama ini tidak memberitahu yang sebenarnya karena Omah tidak ingin menambah beban dalam hidup kamu karena untuk mencari seseorang yang asing tapi dibilang saudara agak rumit Ra, kamu pulang sekolah langsung kerja biar kebutuhan sehari-hari terpenuhi, terus kamu harus fokus belajar biar dapat Universitas yang kamu minati, belom lagi membantu mengantar jahitan


Omah sangat sedih melihat kondisi kamu dengan kembaranmu sangatlah berbeda, dia hidup dengan bergelimang harta, sedangkan kamu harus terus mencari harta itu dengan kerja keras, tapi Omah yakin Allah sangat sayang sama kamu karena telah mengasih ujian yang benar-benar Masyallah tentunya, Allah masih sayang sama kamu, karena jika allah gak sayang Allah akan cuek sama kamu yaitu Istiraj


Reminder!


(Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa." (QS. Al An'am: 44)


Kamu harus tetap bersyukur ya sayang Omah...Kunci kesuksesanmu serta hadiah dari Allah pasti akan segera datang kepada kamu Ra, ingat kalau mau sukses harus pertama bersyukur, kedua ingat selalu berusaha dan berdoa, ketiga jangan baper,sabar dan ikhlas ya Sayang


Akhir kata Omah mau ngucapin Maaf dan makasih ya cucu Omah karena telah menemani masa tua Omah dengan bahagia, jika Omah sudah pulang kerumah Allah Omah akan selalu mendoakan Rara


Semangat buat cucu Omah jangan tinggalkan sholat, dan selalu sedekah ya, semoga kamu dipertemukan oleh kembaran kamu dan dipertemukan oleh jodoh sejati kamu baik dunia & akhirat


Wassalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh, selamat tinggal sayang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tiba dikampus Rara langsung memasuki gerbang Universitas kampus itu dengan semangat, ia tersenyum bahagia bukan main karena impiannya selama ini terwujud


" Ya allah terima kasih untuk nikmat,rahmat dan rezekimu hari ini, sebelumnya, kemarin, besok dan seterusnya" (syukurnya dalam hati)


Ketika Rara berjalan mengelilingi kampus, tidak sengaja ia menabrak seorang pria, berkulit excotic, tinggi, dan rupanya lumayan tampan, dan pokoknya tipenya lelaki idaman lah, pria itu mengenakan Almet yang sama seperti Rara tapu bedanya ada tulisan jabatan yaitu Ketua BEM


dengan merasa bersalah karena Rara menabrak diri pria itu dan mengakibatkan dokumen ditangannya terjatuh, spontan Rara langsung meminta maaf dan membantu membereskan dokumen" yang berserakan itu


Rara: Maaf Kak...saya tidak sengaja, biar saya bantu


Lelaki itu menatap Rara dengan tatapan heran dan beliau langsung bertanya


"maaf kamu anak MABA ya???" (mengernyitkan dahi)


Rara: iya benar...ini kak dokumennya sudah rapi (mengasih dokumen itu)


"Terima kasih...saya permisi" (pergi dari hadapan Rara dengan langkah cepat)


Rara: Huftt...mungkin dia buru-buru (menatap punggung pria itu) Habis ini gue kemana (melihat sekitar kampus yang sudah dipenuhi MABA)


Tiba-tiba seseorang menepuk punggung Rara dan ternyata mereka adalah seorang gadis dan seorang pria, mereka menatap Rara dengan tersenyum


"Halo boleh kenalan gak, nama aku Sarah, nama panjangnya Sarah Aurelia Bernice sama ini sahabat kecil aku namanya Sapta Yovan Pratama, kalo kamu namanya siapa?" (memberi jabatan tangan)


"Oh Hai...nama aku Raline Odelia Priyanka panggil aja Rara" (membalasa jabatan tangan ke Sarah dan Sapta) kalian MABA juga ya???


Sarah: Iya kita MABA kamu pasti juga kan?


Rara: iya bener hehe


Sapta: cari tempat duduk yuk...pegel kaki gua (jalan duluan)


Sarah: emang dia agak bar-bar bocahnya ayuk (memegang lengan Rara)


1 Jam akhirnya para MABA diperintahkan berkumpul di lapangan dan para Mahasiswa/I BEM berkumpul mendampingi MABA termasuk pria yang ditabrak Rara secara tak sengaja


dan sebelum itu Ketua yayasan berpidato untuk memberi penyambutan kepada seluruh MABA berdiri diatas Podhium, dan seterusnya pria yang tadi Rara tabrak juga memberi penyambutan kepada semua MABA, dan ternyata lelaki itu bernama Arion Faresta Gandhi


...----------------...


To Be Continue


Buat kalian yang jawab B Congrats ya karena kalian punya jiwa Psikologi


Jangan lupa buat selalu baca Episode seterusnya ya, juga jangan lupa absen dulu yuk dengan kasih like, komen dan Vote


Makasih semua dan maaf bila Novel ini banyak kekurangan Insyallah aku bakal memperbaiki dengan baik


See you on the episode Bye👋