You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 34



Halo Readers, apa kabar? masih semangat tidak untuk menjalankan ibadah puasanya? tinggal 3 hari lagi loh, jangan patah semangat ya dan author doakan semoga bagi kalian yang menjalankan ibadah puasa amal sholeh,ibadah dan perbuatan baik kalian diterima oleh Yang Maha Esa, amin


sebelum mulai baca jangan lupa kasih like, vote dan komennya ya, karena itu semua sangat berarti bagi diri Author


~ Happy Reading All ⬇⬇⬇


POV Daniel Bramantyo


Siang menjelang sore itu Daniel sudah menyelesaikan meeting bersama karyawan-karyawan yang bekerja di perusahaan yang saat ini perusahaan itu sudah berpindah alih kepemilikkan, tadi siang sebelum mulai rapat Daniel mendapat telepon dari sepupunya yaitu Dira untuk segera datang kerumah sakit yang bertujuan untuk menjenguk neneknya Rara yang sakit akibat masalah yang baru saja Rara dan neneknya dapat


Nah, tepat pada pukul setengah 3 Daniel sudah bersiap-siap untuk pergi menjenguk nenek Rara Di Rumah Sakit ******, tanpa banyak basa-basi Daniel langsung bergegas ke lobby yang dimana mobilnya terparkir dilantai tersebut, sebelumnya Daniel sudah mengabarkan Sekertarisnya Rania untuk izin keluar dari perusahaannya dengan alasan Daniel punya urusan penting


...


Dipertengah perjalanan Daniel melihat sekelilingnya wilayah kota Jakarta sambil fokus mengendarai mobilnya, tanpa disengaja ia melihat seorang wanita yang tidak asing dimatanya berpenampilan menggunakan Hoodie hitam, bawahan jeans hitam yang berjalan menunduk


dengan rasa penasaran yang menghantui jiwanya untuk mengikuti wanita tersebut, akhirnya ia mengikuti wanita itu berjalan entah kemana arahnya ia tak tahu, intinya ia hanya penasaran dan ingin mengikuti arah wanita itu pergi


...


sekitar 10 menit-an Daniel mengikuti wanita itu berjalan ke suatu tempat dan tibalah ia di tempat wilayah sepi dan disekelilingnya banyak gedung-gedung kosong tak berpenghuni, ia yakin bahwa wanita itu telah merencanakan sesuatu, dan disaat itu juga mobil Daniel berhenti disalah satu tempat yang ia parkirkan ditempat agak terpencil agar tidak ketara bahwa ia mengikuti wanita itu


setelah menunggu 3 menit-an ada wanita satu lagi yang berjalan kearah wanita berhoodie hitam itu yang berpenampilan memakai kaos hitam dibaluti jaket jeans biru muda, alangkah terkejutnya ia melihat wanita berhoodie hitam itu membuka topi kupluknya yang menutupi setengah wajahnya mencoba mengeluarkan pisau didalam kantung jaketnya dan menyembunyikkan pisau itu dibelakang punggungnya, ternyata wanita berhoodie itu Rara, dan untuk wanita satu lagi yang mengenakan jaket jeans biru muda ia juga sangat kenal, yah itu dia mantan tunangannnya Angelina


dengan bergegas ia mencoba keluar dari mobil mencoba berjalan pelan tanpa mengeluarkan sumber bunyi dari sepatu pantofel hitamnya, dan ia mencoba menguping percakapan antara kedua wanita itu


Rara: Halo Angelina...apa kabar?


Angel: HEH...GAUSAH SOK BAIK NANYA KABAR GUE LOH , DASAR CEWEK JABLAY!, GAUSAH BANYAK BACOT LOH NGAPAIN NYURUH GUA DATENG KESINI NJING!


Rara: HAHAHHAHAHA tadi loh bilang apa ke gue? Cewek jablay? cih...eh intropeksi diri woy disini siapa yang cewek jablay, wanita jahanam! oh ya tujuan gue nyuruh eloh kesini mau bilang makasih karena eloh udah ngasih masalah yang amat" berat untuk diri gue, dan...makasih juga udah buat nenek gue pingsan sampe dilarikan kerumah sakit, masalah yang eloh buat ke gue sangat berarti!


ucap Rara dengan wajah frustasi hilang kendali seperti orang yang benar-benar dirasuki setan, sambil berjalan maju mendekati Angel dibarengi genggaman pisau yang ia sembunyikkan dibalik punggungnya, Rara sudah gelap mata


Dengan raut wajah ketakutan melihat wajah Rara yang sudah seperti seorang kerasukan setan akhirnya Angel berjalan mundur kebelakang sampai-sampai ia mengetahui bahwa Rara membawa sesuatu yang disembunyikkan dibelakang punggungnya, sialnya ia tidak punya pikiran untuk membawa seorang bodyguard untuk mengawasi dirinya jika ada bahaya seperti saat ini


...


Daniel yang melihat hal itu langsung berlari kearah dua wanita itu yang saat ini Rara berjalan mendekati Angel dengan langkah ingin menusuk perut Angel, ketika Rara berteriak kesal ke arah Angel sambil mencondongkan pisaunya ke diri Angel terjadilah...


Rara: SINI JABLAY! GUE MAU BUNUH ELOH KARENA GUE BENCI BANGET SAMA LOH DAJJAL, HIKS😢 ELOH UDAH NGEBUAT GUE DAN NENEK SATU"NYA ANGGOTA KELUARGA GUE MENDERITA, ELOH HARUS NGERASAIN AKIBATNYA JABLAYYY AGHHHH! (Ucapnya yang mulai aba-aba mencondongkan pisaunya kearah Angel)


Angel: RARA....PLISSS JANGAN GUE MOHON ARRRGHHHHH!


SRUGGHHHKKK...(suara sentuhan pisau)


Arrgghh...


...


Pisau yang Rara condongkan kearah Angel melesat mengenai lengan Daniel yang saat itu sangat khawatir jika Rara menusuk Angel akan berakibat fatal yang bisa menghancurkan masa depan diri Rara


Prangg... (pisau pun terjatuh)


Rara: Pa...pak Brams


Angel: ARRGGHHHH (Teriaknya histeris dan terkejut)


Akhirnya Rara pun tersadar dari lubang hitam dalam yang hampir saja menyesatkan jalannya yang lurus akibat gelap mata, Daniel yang saat ini menahan rasa sakit akhirnya menoleh kearah Angel dengan tatapan tajam, karena saat ini diposisi Angel sangat salah walaupun dimata orang perbuatan senonoh Rara salah dimata orang lain karena tidak tahu masalahnya lebih dalam, tapi dimata Daniel semua ini salahnya Angel


Daniel: Angel...saya ingatkan ke kamu dan mamah kamu, jangan pernah sekali-sekali berbuat jahat kepada orang lain, karena kalian tidak akan pernah tahu dimasa yang akan datang bisa saja kalian sekeluarga jatuh miskin dan...yang menolong kalian dimasa depan adalah orang yang sudah dijahati oleh perbuatan kalian! (ucapnya penuh penekanan)


Rara yang tersadar akibat perbuatannya akhirnya memilih untuk berlari menjauhi Daniel dan Angel, Angel yang terkesima dengan ucapan Daniel akhirnya menangis histeris dan memeluk tubuh Daniel


Angel: Hiksss😢...Pak saya mencintai Bapak, saya melakukan semua ini karena benci melihat Rara dan perbuatannya yang sudah memisahkan saya dengan Bapak...saya benar-benar cinta mati sama anda Pak Daniel hikss😭


Daniel: Tolong intropeksi diri atas kesalahan yang kamu buat sampai terjadi seperti semua ini! (ucapnya sambil melepaskan pelukan Angel dan berjalan menjauhi diri Angel yang masih berdiri histeris meneriakki namanya)


Angel: PAKK...BAPAKKK MAU KEMANA SAYA CINTA KAMU DANIEL BRAMANTYO))))


Teriak Angel yang diabaikan oleh Daniel yang saat ini berjalan menuju arah mobilnya yang terparkir sambil memegangi lengannya yang masih bersimbah Darah, saat itu juga Daniel merasa khawatir dengan diri Rara yang tiba-tiba berlari menghilang entah kemana, lalu dengan bergegas ia langsung mengendarai mobilnya untuk mencari keberadaan Rara, sampai-sampai mengabaikan rasa sakit dilengannya karena saking khawatirnya dengan diri Rara


Daniel: Kamu dimana Rara??? (ucapnya sambil menyetir dan melihat wilayah sekitarnya)


...


Sekitar 15 menit Daniel mencari keberadaan Rara akhirnya ia menemukan diri Rara yang saat ini keadaan berjongkok sambil menangis histeris meremas rambutnya di wilayah gedung tua lama, Daniel yang melihat Rara seperti itu langsung turun dari mobilnya dan berlari menghampiri Rara untuk menghentikkan perbuatan Rara yang hampir menyakit dirinya sendiri, ya...penyakit PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma mulai kambuh


Daniel: Rara...Raline sudah tenang-tenang istighfar ingat Omah kamu...jangan membuat Omah kamu sedih diatas brankar Raline


Rara: Arrgggghhh...dasar jahat-jahat kalian semua jahat hiksss😢😭 (ucapnya sambil memukul-mukul tubuh Daniel karena ia mengira Daniel sama saja seperti orang kaya yang jahat diluar sana)


Daniel: Syuuttt...hey Rara sadar...sadar ini saya Daniel Pak Brams yang kamu kenal, orang sudah nolongin kamu dari pencabutan beasiswa, istighfar Raline (ucapnya sambil memeluk diri Rara dan berusaha menenangkan diri Rara yang saat ini Daniel sudah tahu bahwa penyakit PTSD Rara sedang kambuh, ya dia tau dari Dira)


Rara: Hikkksss...maafkan saya Pak Brams saya tidak sengaja menusuk lengan anda Hiksss...maafin saya tolong jangan tuntut saya😢 (ucap Rara yang sudah mulai tenang dan menatap Daniel dengan dalam, ya saat itu dia sedang merasa sangat bersalah karena telah menyakiti seseorang yang sudah berjasa dalam hidupnya)


Daniel: Syuuttt...Rara sudah saya tidak kenapa-kenapa saya baik" saja, dan saya tidak akan nuntut kamu (ucapnya sambil menghapus air mata Rara) kamu gadis dan wanita yang berbeda dari kebanyakan remaja lainnya saya tahu itu, kamu remaja dan gadis yang hebat...diusiamu yang masih sangat muda sudah dikasih ujian berat sama yang maha kuasa jadi kamu semangat untuk menghadapi ujian yang Allah berikan ke kamu, karena Allah percaya bahwa kamu adalah hamba yang sudah terpilih hamba yang beriman di mata Allah


Rara: Saya gelap mata Pak...saya sudah hilang arah...saya sangat marah kalau Omah saya diperlakukan seperti itu...jika perlakuan seperti itu datang kepada saya,saya ikhlas lillahita'ala tapi jangan pernah menyentuh satu"nya anggota keluarga yang saya punya pak, hikkksss....saya takut Omah saya kenapa-kenapa saya belum siap untuk ditinggalkan kedua kalinya pak😢😢😭 (ucapnya yang kembali menangis)


Daniel: Rara...kamu jangan merasa sendirian di sisi kamu masih ada Dira, sahabat" kamu dan...saya jangan merasa kesepian kamu gadis yang kuat saya percaya itu (ucapnya yang saat ini masih belum tersadar bahwa sedari tadi ia memeluk diri Rara untuk menjadi senderan tubuh kecil Rara)


Rara: Hikksss...diri saya sudah sakit pak, sakit fisik dan mental😭


Daniel: sakit, usia, jodoh itu sudah jalan takdir yang Allah tentukan Ra, sudah mendingan kamu ikut saya kita sholat Ashar di masjid bagaimana? (ucapnya melepaskan pelukan tubuh Rara dan menatap mata Rara yang masih bersimbah air mata)


Rara: Hikkss😢 i..iya pak (ucapnya sambil menganggukan kepalanya)


Dan mereka berdua pun akhirnya berjalan kearah mobil Daniel, dan berangkat menuju arah Masjid yang terletak didekat Rumah Sakit tempat Omahnya Rara dirawat


.


.


.


.


.


To Be Continue


~ Sampai sini dulu aja ya Readers, see you on the next episode 35 Byee...