
15 menit kemudian
Setibanya dirumah Rara, mereka bertiga langsung melepas seatbelt dan langsung bergegas turun dari mobil berlari kecil kearah pintu rumah Rara, sesampainya didepan pintu banyak orang yang berkumpul dengan raut wajah kasihan nan sedih dan keadaan rumah Rara saat itu benar-benar berantakan
Lalu saat Rara memasuki rumahnya ia benar-benar terasa seperti seseorang yang berada di level paling bawah, ia melihat Omahnya terkapar di lantai sambil ditenangkan oleh warga sekitar dengan cara mengasih kayu putih disekitar indra penciumannya, tetesan air mata yang keluar dari mata Rara pun mengalir dengan cepat ia langsung menghampiri sang Omah yang saat ini kondisinya sedang pingsan
Rara: HIKSS...OMAHHH))), Hikss omah bangun ini Rara😠cucu omah sudah pulang hikss😠(tangisnya sambil mengguncangkan seluruh tubuh Omahnya yang masih menutup kedua matanya)
"Tadi ada orang asing 10 orang datang kesini dan menghancurkan rumah kamu dek" ...(ujar seorang ibu tetangga yang saat ini berusaha membangunkan dan menenangkan omahnya Rara)
Rara: Hiksss😠sudah berapa lama Omah saya pingsan dan terbaring seperti ini bu? (tanyanya yang berusaha tenang dan tegar)
Dira: Hikss...yang tabah RaðŸ˜
"Tadi sekitar 2 jam-an lah dek" (jawab ibu tetangga itu)
Haikal: Mohon maaf Tadi kejadiannya seperti apa ya pak bu? (tanyanya sambil membenarkan posisi kaca matanya)
"yang tabah ya dek...kejadian tadi benar-benar menyedihkan sampai-sampai Omah Fitri memohon-mohon untuk tidak menghancurkan rumah ini kepada salah satu pria dari 10 orang itu, tetapi mereka tetap teguh pendirian untuk menghancurkan seisi rumah ini, adek tenang saja insyaallah kami warga sekitar akan membantu membenahi semua isi rumah sampai rapi, dan kejadian tadi juga saya akan melaporkan kepada Pak RT dan pihak yang berwajib" (jelas seorang Bapak-bapak mengenakan peci dan kaos)
Dira: Terima Kasih pak atas penjelasannya
Haikal: pak untuk masalah ini saya sudah punya bukti siapa dalang dibalik semua masalah ini...
"Baik jika adek punya buktinya silahkan ikut saya untuk mengurus permasalahan ini semua,mari" (ajak bapak itu kepada Haikal)
Lalu Haikal dan beberapa bapak-bapak warga sekitar segera berjalan menyusuri gang rumah sekitar menuju arah rumah Pak RT, sedangkan kondisi Omahnya Rara masih terbaring, dengan rasa cemas dan panik karena sedari 2 jam lamanya sang Omah terbaring akhirnya Rara berinisiatif membawa sang Omah kerumah sakit
Rara: Hikss...maaf ibu bisakah saya meminta bantuan ibu untuk membawa Omah saya kerumah sakit? saya merasa memiliki firasat tidak enak jika harus dirawat dirumah saja (ucapnya sambil menghapus air matanya)
"Boleh dek...mari saya bantu untuk membawa ibu Fitri kerumah sakit biar saya yang setirkan menggunakan mobil saya...mari dek"
Dira: Ehm...mohon maaf bapak-bapak yang tersisa diluar saya minta tolong untuk bantu menangkat Omahnya teman saya kemobil si ibu ini
"Boleh dek...mari kami bantu" (jawab salah satu bapak-bapak dari 3 orang bapak-bapak diluar yang menggunakan kemeja coklat, mungkin habis pulang kerja)
untung saja Rara tinggal di daerah sekitar yang memiliki tetangga yang ramah-ramah dan ringan tangan, dengan cekatan para bapak-bapak membawa Omah Fitri ke mobil ibu yang dengan senang hati mau membantu mengendarai mobilnya untuk ke lokasi Rumah Sakit tempat dimana Omah Fitri akan dirawat disana dan tak lupa satu bapak-bapak mengenakan kemaja coklat juga ikut dalam perjalanan menuju rumah sakit
didalam mobil Dira mengchat Pak Daniel untuk memberitahu masalah Rara saat ini yang diakibatkan oleh ulah temang sekolahnya eh sorry ralat maksud Author Angelina and the 2 Dajjal plus Iblis yang sudah merencanakan semua masalah ini Nyonya Michelle
^^^Dira Typing...^^^
^^^Halo selamat sore kak...ini Dira^^^
^^^5 Menit Kemudian Daniel meread pesan dari Dira^^^
^^^Daniel Typing...^^^
^^^Sore...ada apa ya Dira*?^^^
^^^Dira Typing ...^^^
^^^Kak...Dira ada informasi mengenai Rara, jadi Dira langsung ke intinya saja Kak, Rara mendapat masalah yang disebabkan oleh ulahnya Angel dan Nyonya Michelle Kak, jadi bagaimana ini?^^^
^^^...^^^
^^^Daniel Typing...^^^
^^^Astagfirullah...mereka memang sangat suka membuat orang lain menderita, apa ulah yang mereka perbuat ke Rara Dir?^^^
^^^Dira Typing...^^^
^^^Mereka menghancurkan seisi Rumah Rara kak Daniel, dan...Omahnya Rara pingsan karena saking panik dan khawatir, sekarang saya, Rara dan bapak ibu tetangga Rumah Rara sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit* ****** Kak^^^
^^^...^^^
^^^Daniel Typing...^^^
^^^Dira Typing...^^^
^^^Baik Kak...hati" dijalan^^^
.
.
.
.
.
20 Menit Kemudian
Rara, Dira beserta ibu dan bapak-bapak setempat segera membantu mengangkat Omah Fitri untuk segera ditaruh di brangkar rumah sakit yang sudah disediakan, untuk lebih cepat penanganan Rara segera memanggil suster sekitar dalam rumah sakit itu
"SUS...SUSTER...SUSTER))))" (teriak Rara mencari keberadaan suster rumah sakitnya)
A...ada apa, ada yang bisa dibantu??? (akhirnya salah satu suster rumah sakit itu mendengarkan teriakan suara Rara)
"Tolong bantu nenek saya menjalani perawatan sus cepat!" (perintah Rara dengan nada tegasnya)
"Baik kak siap...akan kami laksanakan"
Dengan bergegas Suster itu memanggil para perawat lainnya untuk segera menangani Omah Fitri yang sedari tadi wajahnya berubah menjadi pucat
...
10 Menit kemudian
Setelah Omah Fitri dirawat didalam ruangan sambil diperiksa oleh Dokter umum rumah sakit itu, Rara hanya bisa duduk menunduki kepala dan meremas rambutnya frustasi, ia pikir apa dirinya harus membalaskan dendam semua ini atas apa yang dirinya alami, cengkraman jari-jari Rara terkepal dengan kuat sampai-sampai Dira yang melihat hal itu merasa risau, ia takut akan diri Rara yang sudah gelap mata
Rara: Liat aja gue bakal balas dendam apa yang gue rasain saat ini! (ucapnya sambil mengeratkan kepalannya)
Dira: Rara...sadar Ra pliss jangan gelap mata ingat Omah loh gak suka kalo loh kaya begini! (tegasnya)
Rara: COBA DEH ELOH SEKALI" JADI GUA, GUA UDAH CUKUP SABAR NGEHADAPIN TINGKAH DAJJALNYA MEREKA, TAPI APA...MEREKA MALAH SEMAKIN MENJADI-JADI DIR HIKS gue bukan seorang nabi yang punya ketabahan yang sudah melekat! 😢, Hiks gue capek...capek lelah😠(ucapnya yang saat ini benar-benar frustasi)
Dira: Hikss maaf gue gak sengerti dan ngerasain jadi eloh Ra...maaf tapi hanya kata-kata itu yang dapat gue kasih ke eloh buat ngebangkitin diri eloh Ra😢 gu...gue gak mau eloh gelap mata (ucapnya sambil memeluk tubuh Rara)
Tapi dengan keteguhan pendiriannya Rara ingin tetap membalaskan dendamnnya kepada Angel dan Nyonya Michelle, ia segera bangkit dari duduknya dan berkata
Rara: Dir...gue mau pulang dulu ada yang pengen gue ambil dirumah! loh tolong jagain Omah gue ya
Dira: iya Ra...cepat ya nanti kalo Omah sadar gak ada eloh kasihan
Dengan langkah lebar Rara menyusuri setiap koridor rumah sakit itu sampai tiba di pintu exit, dengan geram Rara membuka hpnya untuk menghubungi nomor seseorang yang tadi mengirimkan video, ia yakin bahwa yang mengirimkan video itu adalah Angel
^^^"Halo"...(Ucap Rara)^^^
^^^"oh ternyata sih cewek kamseupay, gimana supriesenya bagus gak, HAHAHAHAHA)))" (Ucap seorang perempuan diseberang sana,siapa lagi jika bukan Angel)^^^
^^^"Wah gila supriese loh bener-bener bikin gue speechless Angelina, dan dengerin gue baik-baik ya gue mau kita ketemuan di Jl.********* I, Gg.****** sekarang!"^^^
Tanpa berpikir panjang Angel langsung mengiyakan perintah Rara
.
.
.
To Be Continue