You're Mine Cool Girl

You're Mine Cool Girl
YMCG Eps 65



Ditoilet Rara mencuci muka berulang kali sambil menatap dirinya di cermin, sekarang ini dia merasa bahwa dia kesal dengan dirinya sendiri yang selalu benci dan kesal saat orang lain didepan dirinya membicarakan tentang Febrio, ia tahu bahwa dirinya selalu saja trauma dengan masa lalunya


Apalagi masa lalu tentang kecelakaan Bus bersama Almarhum/Almarhuma kedua orang tuanya, history itu membekas di otak juga batin seorang Raline Odelia Priyanka


Tiba-tiba pintu toilet diketuk seseorang


Tok...Tok...Tok


dan mungkin menurut Rara itu Dira sahabatnya yang mencari keberadaanya, pintu pun dibuka oleh Rara dan ternyata


Ceklek...


"Kamu ngapain ditoilet lama sekali?" (someone)


Orang itu adalah Brams, yang berdiri menyender ke dinding toilet, Rara pun heran kenapa dia bisa tahu kalo dirinya ada ditoilet


Rara: Kok Kak Brams bisa tahu saya disini? (mengernyitkan dahi)


Daniel: Just Feeling, ehm tadi saya minta maaf begitu juga David karena memba- (terpotong)


Rara: No Problem...tadi emang saya kebelet pipis dan juga menghindari topik pembicaraan tentang dia, gausah dibahas


Daniel: Okeh, kita siap-siap pulang kata Papah udah malem kamu kan harus istirahat


Rara: Iyah bener, aku besok libur sih 3 Minggu soalnya mau ngerjain jurnal


Mereka berbincang-bincang sambil berjalan ke tempa perkumpulan keluarga Pranadipa


Rara: Kok kalian pada tau ulang tahun aku??? (tanyanya kepada Daniel)


Daniel: Tuh gara-gara Dira mau supriesin terus kebetulan juga Pak Elvan juga punya ide ngerencanain


Rara: Pantes tadi aku pas dikampus telpon dia gak diangkat sama off hpnya


Daniel: kaget gara-gara ada suara pistol?


Rara: Biasa aja sih, lebih khawatir kalo ada bom kan bisa-bisa semua customer pada meninggal ya gak?


"Eh Ra...loh pulang naik apa?" (tiba-tiba Dira datang menghampiri mereka berdua)


Rara: Naik motor Dir...


Dira: Gue nginep dirumah loh Ya? gue pengen curhat ke eloh Pliss (menggengam lengan Rara meminta mohon)


Rara: naik motor??? serius (melihat dari atas kebawah karena dira mengenakan dress Rosegold dan rambutnya di carly style)


Dira: Oh ya gue pake Dress aduh (menepuk dahinya)


"Sudah kamu sama saya saja pulangnya, kan rumah Rara sama saya searah" (Tiba-tiba Elvan datang)


Daniel: Kamu mau nginep di rumah Rara Dira? (tanyanya memasukkan tangan dikantong celananya)


Dira: Iya kak, kakak mau gak anterin aku hehe??? pliss anterin ya (membujuk Daniel)


Daniel: Kakak ada kerjaan Dir


Dira: Pliss kak (membujuk kembali)


Rara: nih kita naik motor, pake jaket tapinya okeh (memberi jaket ke Dira)


Dira: loh pake apa??? (menerima jaketnya)


Rara: Santai gue bi- (terpotong)


Daniel: Kakak antarkan saja, ntar diomelin ama Tante Nisa (Celahnya memotong pembicaraan Rara)


Dira: nah gitu dong ayo (langsung pergi)


Daniel: Pamit dulu sama Papah Bunda Dir


(tahannya sambil melipat kedua tangannya)


Elvan: ye dibilang sama saya saja tuan Daniel


Emily: terus nanti saya pulangnya naik apa? tadi kan Pak El yang nyuruh saya kesini hadeuh


David: dah mending Pak El anterin nona Emily saja


Daniel: syutt...mending kita pamit deh buruan kesian restonya dah mau tutup (menarik lengan Dira)


Rara yang melihat keakrabkan Dira dan Daniel merasa hangat, coba saja dia juga bertemu dengan saudara kembarnya dengan waktu cepat, pasti dia akan sangat senang juga menjaga saudaranya dengan baik dan sepenuh hati


...----------------...


POV


Malam itu jadinya Daniel mengantarkan Dira menuju kerumah Rara menaiki mobil sedangkan yang lainnya keluarga Pranadipa juga Keluarga Verindra sudah pulang berbarengan dengan Elvan dan Emily, sedangkan David dia membawa mobil sendiri yang tujuannya ke Mansion Daniel terlebih dahulu karena malam ini mereka akan bekerja lembur alasannya besok pada pukul 10.00 mereka akan mengadakan kerja sama dengan Perusahaan dari luar Negeri yaitu Libertix Company


...


Sesampainya di depan Rumah Rara, mereka langsung memarkirkan kendaraanya diluar komplek perumahan Rara


Dira: Kak Niel...aku pamit ya makasih atas tumpangannya (menyalami tangan Daniel)


Daniel: hati-hati kalau ada apa" hubungi kakak okeh


Dira: siap (turun dari mobil)


Sedangkan Rara menghampiri mobil Daniel mengetuk pintunya kalau Dira dia sudah berdiri dibelakang Rara


Tok...Tok


Rara: Kak Brams...kita pamit ya hati-hati dijalan, hubungi aku kalo hacker kakak sudah siap membantu


Daniel: Hem oke Ra Assalamulaikum (menjalankan mobilnya)


Rara: Waalaikumsalam


Rara dan Dira pun memasuki rumah


Dira: Assalamualaikum...udah lama gak kesini kangen banget rasanya, pengen balik ke masa SMA hehe (menyederkan tubuh di sofa)


Rara: mandi dulu sanah, gue ada baju ganti buat eloh (meminum air)


Dira: Okeh aku duluan ya


10 Menit Dira mandi, dan setelah selesai Rara juga langsung mandi, 15 menit kemudian Dira dan Rara santai-santai di dalam kamar


Dira: Sampai sekarang sodara twin loh belom ketemu Ra?


Rara: belum, ini gue masih berusaha dan tadi gua minta tolong Kak Daniel, kebetulan dia tadi abis dari bandara dan liat seorang gadis yg mirip sodara kembar gue namanya Renata Sophia Larusso (menunjukkan foto di hpnya ke Dira)


Dira: Ini mah beneran Renata...terus kata kak Niel apa?


Rara: dia bakalan bantuin dan menyuruh hacker pribadinya buat ngelacak keberadaan sodara kembar gua


Dira: ouh baguslah kalo begitu


Tiba-tiba wajah Dira tampak berubah menjadi muram, dan Rara dengan peka mengetahui perubahan wajah sahabatnya itu bahwa Dira sedang dilanda masalah


Rara: eloh kenapa Dir? ada masalah?


Dira: iya (mengganguk)


Rara: eloh putus sama pacar loh


Dira: bukan itu aja...tapi dia udah melakukan itu (jawab Dira yang wajahnya sudah berubah ingin menangis)


Rara: memperkosa loh? IYA!


Dira: Hikss...hikss😢😭 i-iya Ra, JAHAT BANGET! pokoknya (jawabnya yang sudah nangis terisak-isak)


Rara: Astagfirullah Allahuakbar!!!


BUGGG...BUGGG (Rara saking kesalnya meninju tembok kamarnya)


Rara: GUA AKAN NGELACAK LOKASINYA DAN NGABISIN TUH ORANG!


Dira: Ra udah ra...(Dira pun menahan tangan Dira, karena tangan dira sekarang ini sudah mengeluarkan darah)


Rara: KENAPA LOH GAK BILANG DIR...KENAPA HIKS😢 GUA SAHABAT LOH! (ucap Rara menahan kesal bercampur sedih)


Dira: gua takut eloh sibuk dan kerepotan Hiks😢 (menunduk) dan hiks😢😭 gu-gue...


Rara: sekarang eloh kenapa dir jawab!!! (menggoyangkan kedua pundak Dira)


Dira: Gu-gue ha-hamil Ra Hiks😢😭 hikss😢 (ucapnya sambil menangis tersedu-sedu)


Rara: Innalillahi! hikss😢 terus dia gak tanggung jawab???


Dira: Hikss hiksss😭😭😭 Enggak...dia pergi sama wanita lain dan udah ngeblock semua akun sosial media gue hikss😢


Rara: ARGHHHH! hiks😢 (meninju tembok lagi dan menjambak rambutnya sendiri)


hiks😢 gue udah bilang sama eloh Dir kenapa eloh mau banget kuliah disana? ternyata gua selama ini benar kalau luar negeri itu pergaulannya bener" sangat bebas, gue udah bilang Dir sebelum lu pergi ke Amres (jelasnya sambil menangis tersedu-sedu)


Dira: Maafin gua Ra...alasan gua mau kuliah di Amres supaya bisa ngebanggain Papah dan Bunda hikss😭, sekarang gua malah ngebuat Papah dan Bunda kecewa berat hikss😭 (tangisnya sambil terduduk lemas dilantai)


Rara: hikss😭 gue janji akan ngebantuin eloh ngejelasin ke tante Nisa dan om Ghani Dir, intinya setelah semua reda gua akan cari si brengsek itu dan ngebalas dendam (ucap Rara yang wajahnya tadinya sedih sekarang menjadi bengis dan ada aura psikopat)


Dira: hiks😭 seharusnya gua ikutin loh kuliah dinegeri sendiri


Rara: syuttt udah sekarang eloh tiduran gua akan nelpon dan minta tolong bawahan gua beliin baju, dan perlengkapan ibu hamil lainnya oke, jangan stres kesian janin loh ini (ucap Rara mengelus perut Dira yang masih terlihat kecil)


Flashback On


Jadi seminggu sebelum Dira jadi daftar di Universita Harvard di America Serikat Rara sudah menanyakan sesuatu ke Dira di dalam kamarnya Dira saat itu saat Rara menginap dirumahnya


Rara: Eloh serius mau kuliah di Harvard? kayanya mending kata gua gausah deh gua takut eloh diapa-apain disana apalagi kan namanya juga bule pasti pergaulannya bebas banget Dir (jelas Rara)


Dira: Ya serius dong...gue kan mau jadi dokter pengen ngejar cita-cita gua soalnya dan ngebanggain bokap nyokap


Rara: ya tapi kan Universitas fakultas kedokteran banyak Dir di Indo gak harus keluar negeri


Dira: loh kenapa sih gak pernah mau dengerin pendapat dan keinginan gua? gua kan juga udah gede bisa jaga diri dan bisa jalanin kehidupan diri gua sendiri kedepannya! (ucap Dira yang tiba-tiba emosi)


Rara: Istighfar Dir kayanya eloh lagi dapet ya?...huft😧 tadi gua cuma kasih saran aja, yaudah gua akan support pendapat dan keinginan loh, dan gue akan doain loh supaya semua proses perjalanan mencapai cita-cita eloh dimudahkan serta dilancarkan (jelas Rara yang memeluk Dira)


Dira: huftt😤😧 iam so sorry, gue emang lagi datang bulan makanya emosian hehe


Flashback Off


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


To Be Continue