
Setelah menyusun rencana dengan rapi, pak Bahri bersama asistennya yang bernama Ardi itu pun berangkat menuju tempat yang menjadi tujuannya, yaitu Black Lake.
Yah, pak Bahri memang memiliki rencana untuk membawa Chaca kembali ke rumahnya. Ia juga membawa banyak anak buah untuk sekedar berjaga-jaga.
Saat memasuki kawasan Black Lake, mobil yang membawa pak Bahri tiba-tiba saja terbalik karena terkena jebakan ranjau. Begitu pula dengan mobil anak buahnya yang berada di belakang. Satu persatu orang-orang yang berada di dalam mobil pun keluar, begitu juga dengan pak Bahri.
" Sial! Ternyata Dia sudah memasang ranjau di tempat ini. " Umpat pak Bahri kesal.
" Tuan tidak apa-apa? " Tanya Ardi sambil membantu pak Bahri untuk berdiri.
" Saya tidak apa-apa. Apa yang lain terluka? "
" Sepertinya tidak Tuan, yang lain tampak baik-baik saja. "
" Kalau begitu cepat urus mobil-mobil ini, kita harus segera tiba di lokasi secepatnya."
" Baik, Tuan! "
Saat semua anak buahnya sibuk mengangkat mobil yang terbalik, tiba-tiba satu persatu anak buahnya itu tumbang seketika. Bagaimana tidak, beberapa busur anak panah melesat ke arah mereka dan mengenai semua anak buah pak Bahri. Entah dari mana anak panah itu berasal. Dengan sigap Ardi langsung melindungi Tuannya dengan membawa pak Bahri bersembunyi di balik mobil miliknya yang masih dalam keadaan terbalik.
Suasana malam itu terlihat sepi bahkan sangat gelap tanpa penerangan cahaya sama sekali. Tiba-tiba saja dari arah belakang ada yang menutup kepala mereka berdua sambil mengikat tangan keduanya.
" Jangan berteriak kalau kalian tak ingin ma**!" Ucap seorang pria sambil membawa keduanya berjalan menuju kawasan Black Lake hingga masuk ke dalam gudang di belakang rumah Cello.
*
*
*
*
*
*
*
*
################################
Ke Esokan Harinya.
Ochi terlihat sedang bersiap-siap untuk berangkat ke rumah kakaknya. Ia membawa cukup banyak baju dan perlengkapan lainnya untuk persiapan menginapnya selama di sana.
Rencananya weekend nanti, Ia akan mengajak teman-temannya seperti Tina, Reza, dan juga Doddy untuk mengadakan pesta barbeque di tepian danau.
Setelah Ia rasa semua perlengkapan itu cukup. Ochi langsung memasukkan barang-barangnya ke bagasi mobil, baru kemudian Ia pun melajukan mobilnya ,namun sebelumnya Ia sudah pamit terlebih dahulu kepada mamanya.
Sesampainya di sana, dengan bersemangat Ochi langsung turun dari mobilnya dan mengetuk pintu rumah kakaknya itu dengan keras.
Tok.. tok..tok..!
" Kakak, aku datang! " Teriaknya.
Tok..tok.. tok! "
" Kakak, oh.. kakak ku..? "
Ceklek!
Pintupun akhirnya terbuka dan memperlihatkan seorang wanita cantik dengan balutan baju hamil yang berenda-renda sehingga memperlihatkan dengan jelas tonjolan perut buncit yang menyembul dari bajunya.
" Kakak, aku rindu! " Ucap Ochi yang langsung berhambur memeluk kakaknya itu.
" Ochi sayang, kakak juga.." Chaca pun membalas pelukan adiknya itu erat.
Setelah puas melepas rindu, Ochi langsung melepas pelukannya. Ia langsung beralih mengelus-elus perut kakaknya yang tampak buncit itu.
" Ponakan ku, kamu semakin besar saja sekarang yah? " Ucapnya.
" Iya dong tante, aku udah gak sabal ingin kelual liat tante. " Balas Chacs dengan mencontohkan gaya bicara anak kecil.
" Tante tau, kamu tidak sabar ingin melihat kecantikan tante kan?"
" Bukan, tapi ingin membalas kejahilan tante telhadap mama waktu dulu.. "
" Ha.. ha.. ha.. ha... " Mereka pun tertawa terbahak-bahak setelah kekonyolan yang mereka ciptakan sendiri.
" Ya udah, ayo masuk! Kakak udah siapin makanan kesukaan kamu." Ucap Chaca sambil mengajak Ochi masuk ke dalam rumahnya.
" Benarkah? " Senyum Ochi mengembang saat mengucapkan itu.
" Bener, masak kakak boong! "
" Asyikk!! kakak ku memang the best! "
" Jelas donk, siapa dulu, Marsha gitu loh! " Ucap Chaca sambil menunjuk dirinya sendiri.
" Ya udah, kamu simpan barang-barang kamu dulu di kamar depan!" Lanjut Chaca lagi.
" Siap komandan! " Ucap Ochi yang langsung menuju kamar tamu.
" Anak itu selalu saja begitu." Ucap Chaca sambil tersenyum melihat tingkah adiknya itu.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
################################
Halo Readers, karya Author yang ini sebentar lagi akan tamat. Jadi jangan lewatkan setiap episodenya yah!! Akan banyak plot-plot twist yang akan Author tuangkan di setiap episodenya.
Jangan lupa untuk selalu tinggalkan like, komen, dan votenya yah..
Kiss jauh dari Author.. 😘😘😘