
" Tolong... tolong... tolong...! " Teriak seorang wanita muda yang sedang berlari didalam hutan.
Bug!
Wanita itu terjatuh setelah salah satu kakinya menabrak akar pohon besar. Wanita itupun meringis kesakitan, bahkan terlihat sedikit sulit untuk berdiri mengangkat tubuhnya kembali.
" ha... ha.. ha..! mau lari kemana kau? "
Seorang pria bertubuh tinggi besar dengan topeng hewan diwajahnya, terlihat tertawa saat menyaksikan wanita itu terjatuh.
Mendengar suara tawa dari arah belakang, wanita itu kembali berlari menelusuri hutan. Terlihat telapak kaki wanita itu terluka akibat gesekan rumput-rumput yang tajam. Sesekali Dia menoleh kebelakang untuk melihat pria bertopeng itu, apa masih mngejarnya atau tidak.
Setelah merasa cukup jauh berlari, wanita itu menoleh kembali untuk mencari keberadaan pria besar itu, namun tidak menemukannya. Akhirnya wanita itu memilih untuk bersembunyi dibalik pohon besar sambil mengatur nafasnya.
"Ha.. ha.. ha..!" Suara pria itu terdengar lagi.
Dengan cepat wanita itu berdiri dan mencoba berlari lagi sambil berteriak berharap akan ada orang diluar sana mendengar teriakannya.
" Tolong.. tolong..! "
Namun, wanita itu kalah cepat.
" Aaarrrgghhh.. " pekiknya.
Sebuah kampak besar sudah menancap tepat dikepalanya.
Seketika itu juga, wanita itupun tumbang dengan bersimbah darah. Pria bertopeng tadi menghampiri mayat wanita yang sudah tidak berdaya itu dan membawanya kesebuah tempat.
Tempat itu terlihat seperti gudang yang tidak terpakai. Pria itu lalu membuka knop pintu dan membawa mayat wanita itu menuju ruang bawah tanah yang berada didalam gudang tersebut.
Diruang bawah tanah itu sudah seperti tempat penyembelihan hewan. Banyak terdapat besi-besi pengait daging, rantai, pisau-pisau, serta ruang pendingin yang cukup besar berbentuk seperti sebuah ruangan 3 x 5 m.
Pria bertubuh besar itu kemudian membaringkan wanita itu diatas meja tempat pemotongan daging.
Dilihatnya wanita itu dengan seksama. Lalu membuka pakaian yang wanita itu kenakan sampai tidak tersisa.
Pria itu mengambil sebuah kamera, lalu memotret wajah mayat wanita itu. Foto yang sudah diambil itu akan disimpan disebuah ruangan dirumah utama untuk kemudian dijadikan arsip.
Lalu kemudian, pria itu mengambil sebuah pisau yang tidak terlalu besar namun sangat tajam. Dengan perlahan dan sangat hati-hati, Dia menguliti kulit wajah wanita itu dari dahi hingga dagu. Kemudian berlanjut menguliti bagian payu**** wanita itu.
Setelah selesai, pria itu melanjutkan aksinya dengan mengambil parang yang agak besar yang biasanya digunakan oleh penjual daging dipasar.
Pria itu kemudian memotong-motong tubuh wanita itu menjadi beberapa bagian. Kepala, kaki, dan tangan wanita itu dimasukkan ke dalam kantong plastik besar untuk dibuang karena tidak berguna.
Beberapa potong bagian tubuh wanita itu digantung dipengait daging dan dibawa ke ruang pendingin.
Setelah pekerjaannya selesai, pria itu lalu membuka topeng hewan yang dipakainya dan langsung masuk ke sebuah ruangan yang merupakan kamarnya sendiri yang juga berada diruang bawah tanah tersebut.
Dia lalu membersihkan tubuhnya, lalu merebahkan diri diatas tempat tidurnya sambil memegang Hp ditangannya.
" Misi selesai "
Bunyi pesan pria itu kepada seseorang.
" Bagus, sekarang istirahatlah! "
Balasan pesan baru saja masuk.
Pria itu terlihat puas, lalu mengetik sebuah balasan pesan lagi.
" Who's Next? "
############################
Hallo readers..!!
Aku penulis baru disini..
Terima kasih yang banyak bagi yang sudah bersedia membaca karya receh saya..