TRAUMA LET ME TOUCH YOU

TRAUMA LET ME TOUCH YOU
#69



Hari ini keluarga besar Dillon tampak berkumpul di mansion orang tuanya. Semua datang kecuali Thea yang sibuk dengan petualangannya dengan sang suami.


Thea dan orang tuanya masih sering bertemu karena mereka masih sama-sama tinggal di Eropa. Galy dan Rey mengunjungi Amerika karena merindukan ketiga cucunya yang sebentar lagi akan bertambah.


Willow dan Velvet juga mengundang keluarga Edna dan Vena untuk berkumpul di sana. Dan Galy tentu saja senang karena masionnya semakin ramai.


Belum lagi, Rey juga mengundang keluarga sang adik -Bryan - datang ke mansion. Alhasil moment kebersamaan keluarga Robert semakin lengkap meskipun belum berkumpul semuanya.


"Kau tak kelelahan, Will?" tanya Velvet pada Willow yang sibuk mengambil makanan untuk mencicipinyansatu persatu.


"Tidak, Vel," jawab Willow yang masih fokus dengan berbagai macam makanan di meja panjang itu.


Lalu Velvet mengambil piring Willow.


"Duduklah, aku yang akan mengambilkan makanan untukmu. Kau sedang hamil muda, Will. Kau tak boleh kelelahan. Dan sejak tadi kau selalu berjalan-jalan kemanapun," ucap Velvet menggandeng tangan Willow dan mengantarnya ke tempat duduk.


"Ya, Will. Duduk di sini saja," ucap Edna yang ada di samping Willow.


"Baiklah. Di mana Vena?" tanya Willow.


"Dia menjaga putrinya bermain. Alyson masih berumur dua tahun dan terlalu kecil untuk dilepas sendirian," jawab Edna.


Willow mengangguk dan Velvet sudah selesai dengan tugasnya mengambilkan makanan untuk Willow kemudian meletakkannya di meja Willow.


"Thank you, Vel," ucap Willow tersenyum cantik dengan suara lembutnya seperti biasa.


"Pantas saja Dillon tergila-gila padamu. Kau sangat manis dan terlalu cantik, Will. Kalau aku laki-laki, mungkin aku juga akan mencintaimu," ucap Velvet random.


Willow tertawa dan mulai menyantap makanannya.


"Apakah kehamilanmu lancar, Will?" tanya Edna.


"Hmm, tapi aku sedikit suka makan. Apakah menurut kalian, aku mulai menggemuk?" tanya Willow sembari menikmati makanannya.


"Tidak, kau tetap langsing," jawab Velvet yang juga makan kudapan yang disediakan di meja.


"Tidak, Will. Kau tetap cantik dan menarik. Mata Dillon akan selalu terpaku padamu dan tak akan berpaling jika itu yang kau takutkan," kata Edna.


"Waktu aku hamil, aku juga sedikit memiliki rasa insecure pada Damon. Jadi aku sering mengikutinya ke kantor ketika perutku sudah sangat membuncit," ucap Velvet.


Edna tertawa mendengar hal itu, pasalnya dia ingat masa-masa ketika Velvet hamil dan selalu merepotkan Damon. Itu karena Damon selalu curhat pada Francis kala itu.


"Dan aku tahu betapa pusingnya Damon kala itu," kata Edna tertawa.


Velvet hanya mengedikkan bahunya dan tetap menikmati makanannya bersama Willow.


Willow tertawa kemudian matanya bertumbukan dengan Dillon yang tampak melihatnya dari jauh. Willow menyunggingkan senyumnya.


Dillon tampak bermain dengan sang putra bersama anak-anak kecil lainnya juga.


Lalu Willow memeluk Velvet yang ada di sampingnya.


"Terima kasih. Jika bukan karenamu, aku tak akan pernah bertemu dengan Dillon. Kau tahu kan betapa beruntungnya aku memilliki dia?" ucap Willow lirih.


"Ooohh ... Itu bukan karena aku, Willow sayang. Itu sudah takdirmu bertemu dengannya," jawab Willow mengusap lengan Willow.


"Aku bahagia memiliki kalian yang selalu ada bersamaku," ucap Willow dan Edna ikut memeluk Willow.


"Hei ... Kalian melupakan aku?" tanya Vena yang baru saja datang dari arah taman.


"Di mana Alyson?" tanya Velvet.


"Anak cantik itu bersama Ethan. Oh ya, Bagaimana tawaranku, Will? Apa kita jadi menjodohkan anak kita?" tanya Vena yang disambut tawa oleh ketiga wanita cantik itu.


"Lihatlah ... Dia sangat menempel pada Daxon. Oooh mereka sangat manis sekali," ucap Vena melihat putrinya dari jauh yang bermain bersama Daxon - putra Willow.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YA...❤❤❤