
Hari-hari Abel benar-benar seperti artis sekarang. Banyak yang mengetahui Abel saat Abel berjalan keluar, bahkan sampai hubungannya dengan Acarl masuk berita gosip yang sangat spektakuler. Bagaimana tidak spektakuler kalau hampir tiga hari ini, dirinya masih menjadi topik pembahasan.
Sampai teman-temannya yang ada jauh darinya menelpon dan menggoda Abel yang tiba-tiba menjadi artis. Akhir-akhir ini membuat Abel merasa bosan sendiri, apalagi mulai sekarang Abel sudah menyerahkan pekerjaan dapur pada karyawannya. Biasanya ada hal yang dia kerjakan, tapi sekarang semua sudah dapat di handle dan Abel hanya tinggal sesekali melihatnya saja.
Rasa ingin bertemu Acarl, tapi tatapan mata yang akan diterima Abel akan banyak sekali. Sampai akhirnya tiba waktu dimana ponselnya berdering dan menunjukkan nama Agam. Dan inilah saatnya Abel keluar dari kamar yang menjadi tempatnya mengurung diri sejenak, karena Agam memberikan undangan untuk datang kerumahnya bersama Acarl malam ini.
Segera Abel menghubungi Acarl dan tak lama kemudian datang mobil yang menjemput Abel. Walaupun yang menjemputnya adalah sekretaris Cheiz, tapi ini satu-satunya cara agar dirinya bisa meminimalisir pandangan orang-orang. Sampai akhirnya mobil berhenti di kantor Acarl, dan segera Abel dikawal beberapa ajudan yang Acarl kerahkan untuk Abel.
Walaupun sudah jelas Abel menjadi pusat perhatian, tapi disini Abel berusaha mengontrol dirinya sendiri. Toh juga hampir semua yang bekerja di perusahaan Acarl sudah tau tentang hubungannya dengan Acarl. Jadi sudah jelas kalau tidak ada yang bisa disembunyikan lagi, karena sudah benar-benar semuanya terkorek dengan jeli.
Sesampainya di luar pintu ruangan Acarl, Abel masih mematung harus bersikap bagaimana sekarang. Ditambah lagi hubungannya dengan Acarl benar-benar mendapat klaim dari banyak orang. Berbeda dengan sebelumnya, sekarang Abel merasakan rasa deg-degan seorang artis yang mau keluar tapi tidak ketahuan siapapun. Dan semua lamunan Abel berakhir saat pintu terbuka dan menampilkan wajah tampan Acarl yang masih terlihat fresh padahal sudah bekerja kurang lebih delapan jam ini.
"Kenapa tidak masuk?" tanya Acarl mencoba memulai pembicaraan.
Abel yang perlahan mendapatkan kesadarannya kembali, segera menjawab pertanyaan Acarl. "Ti-tidak apa, hanya saja aku tidak mau mengganggumu." jawab Abel sedikit kebingungan sendiri.
Acarl yang tau perasaan Abel, menggiring Abel untuk masuk ke ruangannya lebih dulu. Baru juga Acarl dan Abel masuk, langsung saja di luar ruangan Acarl langsung ramai membahas hubungan Acarl dan Abel. Ya, sebagai karyawan Acarl pasti mereka merasa bahagia karena bisa melihat keuwuan Acarl dan Abel secara langsung tanpa perlu menunggu akun gosip menyebarkannya.
Didalam ruangan, Acarl masih berkutat dengan laptopnya. Sedangkan Abel duduk di sofa sembari memperhatikan Acarl yang terlihat sangat sibuk hari ini, tapi pria nya itu tetap mengiyakan ajakan Agam untuk dinner malam ini. Padahal sempat Abel bilang pada Acarl untuk tidak memaksakan diri, tapi apa daya memang Acarl keras kepala.
"Jangan menatapku seperti itu, seperti tidak pernah menatapku saja." ucap Acarl tiba-tiba tapi tatapannya masih fokus pada tumpukan kertas dan layar laptop didepannya.
"Eh! Ng-nggak ya! Aku cuma merasa kesiangan datang ke sini. Padahal acaranya malam!" elak Abel yang langsung memalingkan wajahnya menatap jendela luar yang lebar dan menunjukan pemandangan kota paris.
Melihat respon Abel yang menyenangkan, Acarl yang notabene sudah menyelesaikan pekerjaan langsung mendekati Abel. Tanpa aba-aba, Acarl langsung menyenderkan kepalanya di pundak Abel yang tentunya membuat Abel sedikit terkejut.
"Baguslah, setidaknya sekarang kita bisa bertemu setelah hampir tiga hari ini pacar aku tidak mau bertemu denganku." ucap Acarl sedikit menyindir Abel.
Yah memang benar kalau Abel melarang Acarl setiap kali pria itu ingin berkunjung ke restauran nya, bahkan saat Acarl meminta untuk bertemu diluar pun Abel juga menolaknya. Sudah pasti karena Abel tidak mau tertangkap paparazi yang menyebalkan sampai membuat wajahnya kembali masuk gosip.
"Tak kusangka kamu benar-benar santai ya." balas Abel membuat Acarl tertawa sebentar.
"Tidak aku sangka juga pacarku satu ini sangat polos. Bagaimana mungkin kamu tidak pernah berpikir kalau dirimu tidak akan tersorot saat memiliki hubungan denganku?" ucap Acarl membuat Abel bertanya-tanya. Benar juga, bukankah selama ini Acarl benar-benar dikenal karena menjadi pemuda sukses dan juga sering masuk TV karena pencapaiannya itu.
"Lalu? Bagaimana bisa sampai aku tidak tau?" tanya Abel yang langsung penasaran dengan ucapan Acarl. Abel benar-benar melupakan poin penting kalau sekarang dirinya berpacaran dengan orang ternama yang menjalankan bisnis dengan lancar dan dapat mengakuisisi ratusan perusahaan sekaligus.
"Sekretaris Cheiz mengurusnya. Sudah aku duga kalau kamu akan bertindak seperti ini kalau berita tentang kita beredar tanpa kamu tau." jawab Acarl yang seketika membuat Abel merasa kalau dirinya benar-benar bodoh. Padahal sekolahnya sangat pintar, tapi dalam hal ini Abel benar-benar bodoh.
Tak terasa, waktu menunjukkan jam dimana Abel dan Acarl harus ketempat Agam. Dan tanpa diduga juga Abel dan Acarl mengenakan pakaian dengan warna senada, padahal tidak ada janjian sama sekali diantara mereka.
"Selamat datang, terimakasih sudah menerima undanganku yang mendadak ini." ucap Agam menyambut kedatangan Abel dan Acarl.
"Kebetulan jaraknya tidak jauh dari kantor Acarl, jadi aku dan Acarl yang harusnya berterimakasih karena sudah diundang." jawab Abel dengan senyumannya.
Rumah yang sangat manis menyapu pemandangan mata Abel. Bahkan ini sangat manis kalau memikirkan Agam tinggal di rumah ini sendiri, karena terlihat seperti rumah yang aman untuk anak kecil. Bahkan jika dipikir-pikir, Abel tidak pernah tau tentang kehidupan Agam lebih detail. Abel hanya tau sampai Agam memiliki restauran di Italia dan Agam memiliki sifat yang baik.
"Sebenarnya aku mengundang kalian bukan hanya untuk dinner saja, tapi ini sekalian untuk memperingati ulang tahun juga." ucap Agam sembari mempersilahkan Acarl dan Abel duduk.
"Wah tuan Agam ulang tahun? Kenapa tidak bilang? Kan jadi tidak enak sekarang aku dan Acarl datang hanya untuk makan." balas Abel yang langsung merasa tidak enak sendiri.
Setelah jawaban Abel menggelegar satu rumah Agam, tiba-tiba turunlah seorang wanita dari lantai dua dengan bayi di gendongan nya. Seketika itu mencuri perhatian Abel ditambah lagi wanita itu tersenyum pada Abel dengan manisnya.
"Bukan aku, tapi ulang tahun putriku." balas Agam yang seketika membuat Abel membeku.
"Putri?"
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...Hai semua 🤗...
...Jangan lupa like komen dan vote ya 🌼...
...Jangan bosan-bosan mampir 😘...
...See you next part:)...