
Hari besok yang cerah, secerah suasana dua tempat yang berbeda. Bagaimana tidak, di kantor Acarl semuanya riuh dengan sesekali melirik Acarl yang berjalan santai menuju ruangannya. Dan semua pertanyaannya terjawab ketika sekretaris Cheiz memberitahukan apa yang terjadi kepada Acarl. Dan disitu Acarl berusaha santai karena permasalahan sudah ia selesaikan kemarin dengan Abel.
"Haruskah saya urus penghapusan berita tersebut, Tuan?" tanya sekretaris Cheiz pada Acarl yang santai mengamati foto yang diambil wartawan.
"Tolong unduh foto ini dan jadikan sebuah lukisan." jawab Acarl yang malah membuat Cheiz menggelengkan kepalanya.
Benar-benar memiliki satu bos seperti Acarl saja sudah membuatnya pusing, untung hatinya masih tertutup untuk masalah cinta-cintaan. Memang menjadi sekretaris profesional harus merelakan hal lain. Tapi dari ucapan Acarl, sudah dipastikan Acarl tidak memperdulikan artikel yang beredar, justru sekarang Acarl terlihat senang dan bahagia.
"Baik, Tuan. Akan saya serahkan pada pelukis terbaik disini." jawab Cheiz seraya pamit pada Acarl untuk keluar ruangan.
Disisi lain, restauran yang biasanya ramai kini lebih ramai lagi. Abel yang melihat artikel itu menyadari kalau ramainya restauran hari ini karena artikel yang menyangkut dirinya dan juga Acarl. Bagaimana tidak, kejadian dimana Acarl menggendong dirinya keluar dari gedung syuting membuat sejumlah wartawan menjadi terkejut. Karena awalnya mereka ingin meliput Abel dan bintang tamu yang akrab dengan Abel, tapi nyatanya malah mendapati seorang pengusaha sukses menggendong Abel keluar dari gedung.
"Kalau begini caranya, bisa-bisa tidak aman lagi diriku kalau keluar." gumam Abel menyadari kalau dirinya benar-benar akan menjadi pusat perhatian.
Terkenal dengan prestasi memasaknya, okelah buat menjadi kebanggaan tersendiri bagi Abel. Tapi masalahnya, sekarang dirinya harus terjebak terkenal di negara orang karena artikel yang menyangkut dirinya mengalami cinta segitiga. Apalagi foto dirinya dengan bintang tamu dan foto dirinya digendong Acarl tersebar luas di media Perancis.
Masih melamun meratapi nasibnya, ponsel Abel berdering mengakhiri sesi melamun Abel. Tertera nama sutradara syutingnya kemarin, dan bayangan Abel benar-benar tertuju pada artikel itu. Entahlah apakah dirinya akan mendapat teguran karena menjadikan media massa meliput berita yang sangat-sangat tidak benar itu.
"Halo?" sapa Abel dengan bahasanya karena sutradara yang juga satu negara dengannya.
"Apa besok ada waktu?" tanya sutradara pada Abel yang langsung membuat Abel lesu.
"Iya besok saya ada waktu." jawab Abel setelah berulang kali menetralkan emosinya.
"Okey, persiapkan dirimu untuk syuting lagi ya. Good job Abel, skandal itu membuat rating acara ini naik." ucap sutradara dengan antusias, namun membuat Abel melongo karena malah mendapat pujian untuknya.
Telepon berakhir, dan sekarang Abel butuh waktu sendiri. Sekarang restauran dapat Abel pastikan aman ditangan orang yang ia percaya, jadi bagi Abel pemilik restauran dapat memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Apalagi mendadak Abel masuk TV karena restauran nya masuk kedalam top 10 restauran baru yang menarik hati. Dan disitulah Abel diberi kesempatan ikut syuting.
Benar-benar padahal awalnya Abel ingin hidup damai mengincar karirnya disini, tapi setelah luluh dengan Acarl dan masuk ke dalam dunia persyutingan malah membuat hidupnya dipenuhi tanda tanya apa yang akan terjadi besok dan besoknya lagi padanya.
Bahkan dari pihak keluarga dan temannya banyak yang mengucapkan selamat di hari pertama Abel syuting, tapi skandal ini semuanya masih diam. Tapi Abel berharap agar keluarga maupun temannya tidak mendengar kabar ini, atau dirinya akan tambah merasa pusing harus memberi jawaban apa.
"Hah! Ini bukan rencanaku!!!" gerutu Abel pada dirinya sendiri.
Ditempat lain, khususnya di kantor Acarl yang mendadak ramai karena kabar yang beredar. Memang banyak yang mengetahui kedekatan Abel dan Acarl, tapi mereka tetap saja terkejut karena artikel yang menyangkut bos dan juga kekasih bos nya. Padahal Acarl dan Abel adalah pasangan yang sangat mesra, tapi skandal cinta segitiga itu benar-benar diluar logika mereka.
Sementara Acarl yang menjadi bintang baru di seri hubungan antara Abel dan si bintang tamu itu, merasa santai-santai saja karena jawaban sudah ia dapatkan langsung dari Abel. Justru sekarang Acarl lebih memilih fokus menyelesaikan kerjanya agar dirinya dapat menghandle urusan hubungannya dengan Abel.
"Kalau diprediksi lagi, ini lebih baik dibandingkan hubunganku dan Abel belum pernah terungkap." pikir Acarl yang sangat logis karena keuntungan dari ini semua, Acarl dapat diakui bahwa dirinya memiliki hubungan dengan Abel.
Sampai pada akhirnya Acarl mendapat panggilan dari Abel yang memberitahukan kalau wanitanya itu besok akan diberi tawaran syuting lagi karena kasus ini membuat pihak TV menjadi untung juga. Memang rencana Author, eh Tuhan tidak ada yang tahu.
...****************...
Keesokan harinya yang sangat tidak dinanti-nantikan oleh Abel datang. Hari dimana dirinya akan diberi pertanyaan dan jawaban yang dia berikan harus sesuai dan memiliki bukti fakta yang jelas namun tetap menjunjung privasi yang pas.
Bahkan Abel sedikit bersyukur karena Acarl mengiriminya dress disaat dirinya akan bingung harus memakai pakaian seperti apa di acara talkshow pertamanya ini. Dan ketika Abel melihat dirinya di pantulan cermin, Acarl benar-benar memiliki selera fashion yang tinggi.
Terlihat simple, namun tetap menjaga karisma dan elegan si pemakai dress berwarna cream itu. Walaupun begitu, tetap saja bagi Abel hatinya masih merasa deg-degan memikirkan apa saja yang akan ia lewati di acara ini nanti. Dan dirinya benar-benar harus berhadapan lagi dengan si bintang tamu yang turut masuk dalam artikel cinta segitiga itu.
Berangkat ke lokasi dengan diantarkan sekretaris Cheiz, Abel masih termenung memikirkan apa saja yang akan terjadi nanti. Sampai akhirnya sekretaris menyemangati Abel dan membuat Abel percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Walaupun sangat sederhana apa yang sekretaris Cheiz ucapkan, tapi Abel benar-benar bersyukur sekretaris Cheiz mau mengerti dirinya.
"Apa Acarl sibuk sekali ya?" tanya Abel berusaha menepis kepanikannya.
"Iya nona, tapi tuan bilang pada saya kalau nona tidak perlu khawatirkan apapun. Jawab saja sesuai dengan apa yang nona mau, karena tuan percaya pada nona Abel." jawab sekretaris Cheiz menambah perasaan campur aduk di hati Abel.
"Semoga saja hari ini akan berjalan lancar seperti yang sekretaris Cheiz katakan." ucap Abel seraya melihat keluar jendela mobil dan melihat gedung bertingkat yang tak lama lagi akan ia pijak.
Ayo Abel, bayangkan gedung itu bawang bombai dengan tepung krispi dan keju ditengahnya. batin Abel menjerit
.
.
.
.
.
.
Hai semua 🤗
Aku comeback 😚
Jangan lupa like, komen dan vote 🌼
See you next part:)