The Pursuit Of Love

The Pursuit Of Love
Reyhan Adi Wijaya



Gue Reyhan Adi Wijaya anak satu-satunya dari keluarga Wijaya,cucu kesayangan nenek tentunya.Gue lahir dari keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi nilai kejujuran.Walaupun gue terlahir dari keluarga kaya raya,akan tetapi gue bukan orang yang suka menggunakan kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri,gue juga bukan orang yang sombong.


Gue juga bukan playboy,dengan ketampanan dan kekayaan orang tua gue pasti banyak cewek diluaran sana yang tergila-gila dengan gue .Yang pasti kebanyakan gila harta.Sekarang umur gue 18 tahun,beberapa bulan lagi masuk 19 tahun.


Gue punya saudara sepupu yang sudah gue anggap sebagai kakak gue sendiri.Namanya Martin Aditya anak kedua dari Paman Sandy Adytia dan Tante Astriani.Martin juga tampan tapi dibanding dengan gue ,lebih tampanan gue lah.Sombong dikit nggak papa kali xixixi.


Martin berbeda dengan gue,dia itu masternya playboy.Tau lah yang tiap hari punya inceran plus gebetan ,gue bingung asli sama sifatnya yang playboy itu.Setau gue Paman Sandy nggak gitu deh,tau dah turunan dari mana.


Tapi disisi playboy nya ,dia itu lebih tua dari gue 2 tahun,saat ini usianya 20 tahun,itu sebabnya gue lebih sering manggil kakak ke dia.Martin kuliah di salah satu univ di Kota Jakarta,dengan pergaulannya yang bebas itu menompang sifat playboy nya.


Oh iya,gue hampir lupa gue belum pernah pacaran yah,gue itu paling anti sama yang namanya cewek karena,yang gue tau tentang cewek itu 2 hal,pertama cewek itu ribet ke dua cewek itu matre.Nggak termasuk ibu gue lho yah,karena gue nilai itu dari si Playboy ,kak Martin.


Sampai suatu hari gue nggak sengaja liat seorang cewek yang berdiri di atas tiang jembatan,yups,,kalian betul dia ingin bunuh diri,gue heran ngapain dia mau ngakhirin hidupnya ,disaat diluaran sana banyak orang yang ingin hidup lama ,dan menggapai masa depannya.


Gue masih pantau dari kejauhan,gue liat dia menangis sambil teriak-teriak gitu ,cewek dengan rambut panjang sebahu nya itu gue liat udah nggak sanggup buat nerusin hidupnya.


Tapi yang gue fikirin adalah masalah seperti apa dan seberat apa ,yang membuatnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.Saat itu hujan deras dan gue liat debit air makin deras kalau cewek itu loncat mungkin dia akan terbawa arus sungai.


Hap..


Gue berhasil,gue berhasil mendapatkan tangan si cewek ini,gue berusaha menariknya kembali ke atas,setelah dengan susah payah gue menarik si cewek ke atas jembatan,gue mendudukkan si gadis di atas jembatan itu.


Tanpa sengaja tangan gue masih menggenggam tangan si cewek , getaran-getaran di tubuhnya menular ke gue,jantung gue serasa berdetak tak karuan.Gue fikir si cewek masih syok atas apa yang barusan dia lakukan.


Gue menggenggam tangan cewek itu erat,dan membuatnya mendongak ,dia menatap gue,kedua bola matanya yang berwarna agak ke biruan itu menatap wajah gue dengan lekat.


Setelah gue memastika tubuhnya tidak terluka,mata gue tertuju ke name tag yang ada di seragamnya,di situ bertuliskan nama REINAN AULIA AZHAR .


.


.


_im_