
...Terbentuknya Kerja Sama...
“Jadi siapa kamu?”
“Bukannya Anda ingin bertemu dengan saya?” Ucap wanita cantik berambut hitam sebahu.
“Jadi kamu penguasa laut selatan? Aku pikir seseorang yang terlihat kejam dan menyeramkan.” Ucap Nara dengan tak acuh sambil meminum Wine.
“Benar, saya adalah penguasa laut selatan. Orang-orang biasanya memanggilku dengan Nyai Roro Kidul.” Ucap wanita cantik berambut hitam sebahu itu memperkenalkan dirinya.
“Begitu, perkenalkan Nara Satya. Penguasa South Of Eternal dan dia adalah tunanganku Fiona Larissa. Jadi aku memanggilmu dengan sebutan apa? Penguasa Laut Selatan? Roro? Kidul?” Ucap Nara dengan memperhatikan wanita cantik berambut hitam sebahu.
“Anda bisa memanggil saya dengan nama Marissa Saudra.” Ucap wanita cantik berambut hitam sebahu itu dengan santai.
“Jadi Nona Marissa kamu teman atau musuh?” Ucap Nara dengan serius.
“Saya penguasa laut selatan bersifat netral. Tidak memiliki hubungan diplomatik dengan kerajaan mana pun, Tuan Nara.” Ucap Marissa dengan serius.
“Hmm, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan kerajaan mana pun? Anda yakin Nona Marissa? Seorang ras mermaid menjadi anggota Grup Star? Bukankah itu terdengar mencurigakan? Bisa menjadi ancaman bagi wilayahku.” Ucap Nara dengan tak acuh.
“Seperti yang diharapkan dari seorang penguasa South Of Eternal. Mempunyai informasi yang sangat bagus. Wilayah laut selatan memang wilayah netral tapi bukan berarti tertutup.
Kami ras mermaid menginginkan interaksi dengan ras lain. Tapi sulit karena perbedaan ras dan penguasa wilayah.” Ucap Marissa dengan menatap mata Nara.
“Jadi kalian hanya ingin berinteraksi dengan ras lain dan ingin bergerak sendiri tanpa ada di bawah kekuasaan lain.” Ucap Fiona dengan ekspresi berpikir.
“Benar, Nona Fiona. Kami hanya ingin bergerak secara mandiri.” Ucap Marissa dengan menatap Fiona.
“Kamu tahukan bahwa hal itu tidak bisa seperti yang kamu inginkan. Hal yang kamu inginkan terlalu naif." Ucap Nara dengan tak acuh.
“Iya, saya tahu itu tidak akan bertahan lama. Cepat atau lambat para penguasa pasti mengetahui ada ras lain yang berada di antara mereka.” Ucap Marissa dengan ekspresi sedikit tertekan.
“Itu kamu sudah tahu, Nona Marissa. Lalu kenapa kamu menampakkan diri di depanku? Bukankah itu memperburuk ideologi kalian yang tidak ingin berada di bawah orang lain.” Ucap Nara dengan tak acuh sambil menikmati hembusan angin malam yang tenang.
“Karena Anda bisa merasakan kehadiran saya dan saya merasa Anda berbeda dengan bangsawan yang lain, Tuan Nara.” Ucap Marissa dengan menatap mata Nara.
“Memangnya apa yang membedakan diriku dengan bangsawan lain? Apa karena aku tampan?” Ucap Nara dengan tak acuh.
“Anda memang tampan. Tapi yang membedakan Anda dengan yang bangsawan lainya adalah saya mendengar Anda mempunyai sifat yang sangat malas.” Ucap Marissa kepada Nara yang terlihat tidak percaya dengan apa yang didengar.
“Apa sifat malasku? Bukannya orang-orang menyebut sifat malas adalah sifat iblis? Apa otak mermaid mengalami gangguan ketika berada di darat?” Ucap Nara dengan tidak percaya.
“Anda tidak salah, Tuan Nara. Sifat malas Anda yang membuat saya mempercayai Anda untuk membuat kesepakatan.” Ucap Marissa dengan menatap mata Nara.
“Tunggu! Kesepakatan? Jangan bilang jika kamu menginginkan aku bersangkutan dengan ideologi kalian! Aku menolak!” Ucap Nara dengan nada jengkel.
Sudah aku duga pasti akan ada hal merepotkan.
“Kesepakatan saya pasti akan membuat Anda memikirkan lagi untuk menjawab.” Ucap Marissa dengan tersenyum percaya diri.
“Oh iya? Jadi seperti apa kesepakatan yang Anda tawarkan, Nona Marissa?” Ucap Nara dengan tatapan tertarik.
“Kesepakatan untuk beraliansi dengan ras mermaid dan mendekatkan relasi ras lain yang menghuni lautan. Bagaimana Tuan Nara bukankah ini kesepakatan yang menarik?” Ucap Marissa dengan menatap mata Nara.
...—–—...
Nara diam sejenak ketika mendengar kesepakatan yang ditawarkan oleh Marissa.
“Sebelum aku menerima kesepakatan Anda yang sangat menarik. Sebagai ganti dari kesepakatan Anda meminta apa dari saya atau lebih tepatnya wilayah South Of Eternal?” Ucap Nara sambil menatap Marissa dengan curiga.
“Seperti yang saya duga. Anda pasti tidak akan menerimanya tanpa tahu ganti dari kesepakatan. Sebagai gantinya saya penguasa laut selatan menginginkan perlindungan dan kebebasan sebagaimana seperti orang lain tanpa ada perbedaan dengan yang lainnya.” Ucap Marissa dengan ekspresi serius.
Nara kembali diam memikirkan jawaban yang akan diberikan kepada Marissa.
“Baiklah, aku terima kesepakatan yang Anda tawarkan, Nona Marissa.” Ucap Nara sambil mengeluarkan kertas dan pena dari cincin dimensi.
...—–—...
Kemudian Nara menulis perjanjian antara dirinya dengan penguasa laut selatan, Marissa Saudra.
Isi perjanjiannya adalah Pihak Penguasa Southern Ocean, Marissa Saudra menawarkan kesepakatan untuk beraliansi dengan Penguasa Wilayah South Of Eternal.
Sebagai gantinya Pihak Penguasa South Of Eternal harus menjamin perlindungan dan kebebasan Pihak Penguasa Southern Ocean sebagaimana warganya sendiri.
Dengan Saksi pada Pihak Penguasa South Of Eternal, Fiona Larissa dan Saksi pada Pihak Penguasa Southern Ocean, Emilio Smith.
Kemudian Nara menandatangani kertas kesepakatan tersebut pada sisi kiri dan menyerahkan kepada Marissa.
Marissa membaca sementara isi kertas kesepakatan lalu menandatangani pada sisi kanan.
“Mohon kerja samanya, Tuan Nara.” Ucap Marissa dengan mengulurkan tangannya.
“Saya juga mohon kerja samanya, Nona Marissa.” Ucap Nara sambil menjabat tangan Marissa.
...—–—
...
Setelah Nara berjabat tangan dengan Marissa sebagai kerja sama telah terjalin. Dari arah laut muncul belasan mermaid lalu bertepuk tangan dengan meriah.
Prok-Prok-Prok-Prok
“Selamat atas terjalinnya hubungan kerja samanya, Nyonya Marissa dan Tuan Nara.” Ucap salah satu mermaid.
“Selamat.”
“...”
Berbagai ucapan selamat didengar Nara dari belasan mermaid yang berkumpul tidak jauh dari tempat Nara dan lainnya berdiri.
“Aku khawatir apa yang akan terjadi jika aku menolak kesepakatan yang Anda berikan, Nona Marissa. Apakah akan terjadi penyerangan?” Ucap Nara dengan tersenyum.
“Hahaha, itu tidak akan terjadi, Tuan Nara. Bukankah Anda juga begitu, menyiapkan pasukan pengintai yang cukup banyak pada area ini.” Ucap Marissa dengan tertawa kecil.
“Aku hanya menyiapkan untuk bersantai di hari libur tanpa ingin diganggu oleh siapa pun.” Ucap Nara dengan tak acuh.
...—–—...
Dengan begitu perjanjian kerja sama antara Penguasa Southern Ocean dengan Penguasa South Of Eternal terbentuk dengan terbitnya matahari dengan warna kuning keemasan yang sangat agung dari dalam lautan biru.
Setelah itu Marissa menarik kembali sihirnya kepada para tamu penginapan. Dan dengan bantuan Emilio menjelaskan dan memberikan alasan kenapa mereka tertidur saat makan malam.
Selain itu para tamu juga mendapatkan kupon satu set makan malam kembali di penginapan Star Sea.