The Legend Of Betrayer Hero

The Legend Of Betrayer Hero
Bab 38 : Ramalan Mutlak



Hades adalah salah satu dari tiga dewa besar pemimpin Olympus yang menguasai Underworld sebagai daerah kekuasaan, sang dewa kematian dari mitologi Yunani kuno.


Dan kini secara tidak langsung, Alex telah bertemu dengan dewa Hades melalui perantara dari duo Kanikou. Namun, yang mengejutkan adalah Hades tahu jati diri Alex sebenarnya tanpa perlu menebak dan kemungkinan besar sudah ada beberapa dewa yang mengetahui hal itu.


Semakin banyak informasi tentangnya bocor, maka kehidupan damai Alex akan semakin runtuh serta secara bersamaan bahaya akan datang mencarinya dan mengancam nyawa orang-orang berharganya.


Yang sekarang menjadi pertanyaan adalah alasan Hades muncul di Midgard, apa hanya untuk bertemu Alex atau urusan lain?


"Kenapa kau kesini, Hades? Membunuhku dengan kedua sampah itu?" tanya Alex langsung tanpa ragu sedikitpun.


"Mereka ini? Tidak mungkin. Kau mungkin hanya butuh jentikan jari saja untuk membunuh mereka langsung, walau sudah kuberi sedikit dari bagian kekuatanku" jawab Hades dengan sedikit tertawa.


"Kalau kau tahu hal itu, kenapa kau repot-repot datang kesini? Jangan bilang kau hanya ingin menjumpaiku saja?" tanya lagi Alex yang tidak puas akan jawaban dari Hades.


"Memang aku datang untuk menemuimu dan memberikan sebuah peringatan saja…"


"Peringatan apa maksudmu?" tanya bingung Alex akan maksud Hades. Ia bingung akan sifat baik dari Hades yang secara tiba-tiba keluar darinya.


"Bahwa bencana yang sama terjadi 2000 tahun lalu akan terulang kembali" jawab Hades dengan nada sangat serius. Alex menjadi terkejut akan peringatan keras yang diberikan Hades, tetapi ia tahu bahwa dia tidak sedang berbohong atau bercanda.


"2000 tahun lalu? Memangnya dengan kejadian itu?" tanya lagi Alex yang masih tidak mengerti maksud Hades.


"Jadi begitu… kau kehilangan semua ingatan tentang kejadian 2000 tahun yang lalu ya?" tebak Hades dengan benar hingga membuat Alex terdiam seribu bahasa, karena tidak bisa menjawab atau membalas apa-apa lagi.


"Lupakan yang itu. Yang lebih penting adalah kau harus segara menghentikan gadis itu…" seru Hades yang semakin bingung apa hubungannya dengan dirinya itu.


"Gadis itu? Siapa?" tanya Alex akan nama yang disebutkan oleh Hades.


"Adik kandungmu sendiri, Ellies" Alex langsung terdiam terpaku saat Hades menyebut nama adiknya itu.


"Dia masih hidup?" tanya Alex untuk memastikan bahwa adiknya itu benar-benar masih hidup hingga sekarang ini.


"Tentu saja, dia masih hidup, jika tidak maka dia bukan suatu ancaman besar untuk dunia ini. Maka dari itu dia harus segera menghentikan perbuatannya agar ramalan 2000 tahun lalu tidak terjadi" ujar beritahu Hades dengan menunjuk Alex menggunakan telunjuknya.


"Maka kau harus membunuh Ellies, Alex. Itu satu-satunya cara menghentikan dia sekarang ini…" lanjut Hades.


"Apa katamu membunuhnya? Apa aku tidak salah dengar?" tanya lagi Alex akan omong kosong Hades yang terdengar sangat konyol ditelinganya.


"Karena kau adalah kakaknya, maka buatlah keputusan yang bijak demi menyelamatkan kesebelas dunia ini dari ramalan itu. Aku tahu kau bisa melakukannya" balas Hades dengan berusaha menyakinkan Alex.


"Menyelamatkan dunia katamu? Apa maksudmu menyelamatkan semua dewa busuk itu juga?" Hades tersulut emosinya akan pertanyaan Alex yang seperti sedang menghinanya.


Bagi Hades sudah bicara seperti sudah sangat lancang baginya, terlebih Alex memanggilnya dengan namanya langsung. Itu sudah menjadi sebuah kelancangan yang sangat besar baginya, tetapi karena itu Alex, maka Hades sedikit memakluminya.


Namun, berbeda jika yang dikatakan Alex adalah sebuah penghinaan untuk dirinya sendiri dan para dewa lainnya.


"Memangnya ada yang salah dengan hal itu? Aku sama sekali tidak takut kepada kalian semua… terutama Zeus. Aku tidak akan segan-segan melawan kalian semua, jika kalian berani menyentuh Ellies sedikit saja atau melukainya. Maka aku dengan keempat Catastrophe lainnya, akan menghancurkan kesebelas dunia ini" balas panjang Alex dengan ancaman keras pada Hades.


Hades merasa sangat kesal akan Alex yang sudah dengan berani mengancamnya, bukan hanya dia saja, tetapi seluruh dewa Olympus juga ikut berada di ancaman Alex.


"Baiklah… kami akan memberi waktu hingga Black Blood Moon muncul. Jika kau masih belum bisa menghentikan adikmu, maka kami yang akan mencari lalu membunuhnya dan jika kau berani melakukan perlawanan. Kau dan orang-orang berhargamu akan berada dalam bahaya" sekarang Hades lah yang mengancam Alex dengan memberikan peringatan mutlak padanya.


"Hades! Space Time Magic : Black Hole" Alex langsung terpancing seluruh emosinya, hingga membunuh perantara Hades, duo Kunikou menggunakan sihir yang bisa menciptakan sebuah lubang hitam kecil.


Mereka berdua yang berada didekat Black Hole itu langsung terhisap didalamnya dan bisa dikatakan mereka sudah mati didalam Black Hole milik Alex.


Secara spontan Alex langsung membunuh mereka berdua, karena mendengar ketika orang-orang berharganya diancam oleh Hades serta para dewa lainnya.


Dan sekarang Alex mempunyai dua pilihan yaitu, mencari adiknya, Ellies, lalu menghentikan dia dengan caranya sendiri dan secara bersamaan mencegah ramalan yang dimaksudkan oleh Hades tadi.


Atau bila ramalan itu terjadi maka Alex harus bisa melindungi seraya tetap mencari keberadaan adik kandungnya itu dan menjauhkannya dari tangan para dewa, khususnya dewa Olympus.


Hanya dua pilihan itu saja yang dimiliki Alex sekarang ini dan dua pilihan itu tadi tiap-tiap mengandung isi nyawa dari orang-orang berharganya. Maka dari itu Alex tidak akan menyia-nyiakan pilihan pertama itu mulai dari sekarang dan sampai seterusnya hingga Black Blood Moon muncul atau setelahnya.


Tapi yang menjadi pertanyaan terbesar adalah tentang keberadaan Ellies saat ini dengan identitasnya yang sekarang, itu yang menjadi PR besar bagi Alex.


Dan bodohnya dia tadi tidak sempat menanyakan sedikitpun informasi tentang Ellies pada Hades. Kini Alex sendiri yang harus mencari tahu semuanya dengan mengumpulkan informasi setiap detail dari kesebelas dunia yang ada. Demi mencari adiknya yang telah terpisah selama lebih dari ribuan tahun itu.


#########


"Kakak, aku kangen kamu… aku ingin bertemu sekali lagi denganmu" ucap seorang gadis muda dengan tangan yang menjulur ke arah matahari seolah sedang ingin memeluk seseorang.


Gadis itu sedang duduk seraya menikmati pemandangan matahari sore dengan dilengkapi oleh suasana diatas awan hingga dirinya bisa dengan jelas melihat tenggelamnya matahari itu.


Senyumnya begitu manis serta wajah yang cantik membuat siapapun bisa jatuh cinta dalam sekali pandang. Ia terlihat sangat senang setelah menunggu begitu lama akhirnya bisa menjumpai sesosok yang sangat gadis itu cintai.


Rambut pirang emasnya tertiup hembusan angin pelan dan mata biru muda yang bersinar terkena cahaya langit orange membuat dirinya semakin cantik.


"Sebentar lagi… sebentar lagi… kali ini giliranku menyelamatkanmu… kak Alex" tambahnya dengan senyum sangat senang sekali.