
"Hahhh……" hela nafas panjang Alex dengan beban pikiran yang sangat berat sekali.
Saat ini dirinya sudah kembali ke Midgard, tepatnya dikamarnya sendiri, alasan kenapa Alex kembali ke Midgard adalah dia mempunyai tanggung jawab untuk mengikuti Battle Royale bersama Fu. Ditambah ia juga ingin mencari informasi yang lain, yang berkaitan dengan masa lalunya.
Karena informasi dari Azarlea dinilai masih belum bisa memuaskan keingintahuan Alex akan jati diri yang sebenarnya. Selain itu ia juga harus menjaga apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya sejak dulu, yaitu menjaga keluarganya saat ini.
Namun ada satu hal yang menjadi perhatian dari Alex sekarang berkaitan dengan keluarga, keberadaan adiknya dikehidupan sebelumnya. Tetapi jika dipikirkan dengan logika tidak mungkin seseorang bisa hidup sampai 2000 tahun lamanya, kecuali dia bukan manusia lagi.
Beda halnya lagi dengan apa yang dikatakan perasaan Alex, entah kenapa dia tidak bisa menganggap kalau adiknya satu lagi itu sudah tidak ada. Justru sebaliknya, perasaannya bilang bahwa dia masih hidup sampai sekarang di suatu tempat diantara kesebelas dunia.
Mimpi atau pecahan ingatan yang sempat ia dapatkan saat melawan Demigod Erick, menjadi salah satu petunjuk bahwa kemungkinan besar, Alex mempunyai seorang adik dikehidupan sebelumnya yang bernama, Ellies.
Untuk itulah, Alex bertekad akan menemukan keluarga yang hilang itu walau dia sendiri tidak tahu seperti apa wajahnya, namanya atau penampilannya sekarang. Selama dia masih hidup, Alex akan tetap terus mencari sampai keujung dunia sekaligus.
Masih terdapat satu hal lagi yang tidak kalah mengejutkan bagi Alex saat mengetahui sebagian kecil dari ingatannya, yaitu dirinya adalah salah satu dari The Five Catastrophe. The Five Catastrophe merupakan sebuah kelompok yang terdiri dari 5 orang terkuat di hampir kesebelas dunia, berceritanya tentang 5 orang yang memiliki satu tujuan yang sama dengan kekuatan yang masing-masing dari mereka dapat menghancurkan satu dunia sekaligus.
kelima orang tersebut telah lama diceritakan di hampir semua dongeng kuno yang telah diwariskan selama ratusan generasi disemua dunia. Sayangnya kebenaran dari identitas serta tujuan dari The Five Catastrophe masih sangat diragukan sekali, sebab ada ratusan versi lain yang telah mengarang sendiri serta tanpa sengaja mengubah nama sejarah asli menjadi palsu, lalu kebalikannya.
Nama-nama dari kelima Catastrophe sangat jarang ditulis, kalaupun ditulis mungkin susah untuk dipercaya, mengingat kebenaran asli kisah Catastrophe sudah ditutupi oleh ratusan dongeng palsu. Oleh karena itu hanya terdapat lima julukan yang mewakili kekuatan serta identitas dari anggota The Five Catastrophe. Yaitu, Betrayer Hero, Godess of Spirits, King of All Knight, Cursed Divine Angels dan yang terakhir Frost Heart Girl.
Semua julukan itu mewakili setiap sifat, serta identitas asli dari kelima Catastrophe dan yang merupakan kebeneran sejati dari kisah asli The Five Catastrophe.
Dan ditambah Alex merupakan anggota dari Catastrophe yang memiliki julukan, Betrayer Hero. Ia juga berusaha mencari tahu lebih lanjut tentang identitasnya yang asli mengenai Betrayer Hero dan mencari kisah asli dari cerita Catastrophe.
Namun yang menjadi prioritas utama Alex saat ini adalah mencari tahu keberadaan Ellies, sekaligus mencari tahu seperti apa Alex dikehidupan sebelumnya dan mengungkapkan kebenaran sesungguhnya dari kisah The Five Catastrophe.
Tanpa disadari, Alex terlelap dalam tidurnya disaat dirinya tengah berpikir dengan keras dan keesokan harinya dia langsung terbangun lalu berangkat cepat hanya dengan sarapan roti bakar dan segelas susu putih. Sementara Asuka, Haruka dan Haruki menjadi tidak sabar untuk melihat pertandingan pertama Alex bersama Fu secara langsung di Moon Arena.
Saking buru-burunya, Alex menggunakan sihir teleportasi agar langsung sampai ditempat dekat Akademi Tokyo. Sesampainya disana, Alex bisa melihat suasana ramai dari kejauhan akan penonton yang terus berdatangan untuk melihat digelarnya Battle Royale ke-125.
Semua penonton itu penasaran akan siapa yang menjadi pasangan terbaik ditahun ini dan ingin melihat sebuah pertarungan sihir dengan pedang. Oleh karena itu banyak penonton mulai memadati area sekitar Akademi Tokyo dan Moon Arena.
Alex secara terpaksa harus meneruskan dengan berjalan kaki sambil mencari Fu, mengingat tingkat keramaian yang tinggi, dia tidak bisa menggunakan teleportasi secara sembarangan.
Akhirnya setelah 10 menit mencari, Alex menemui Fu sedang berjalan bersama Rein dari kantor kepala Akademi Tokyo. Melihat Alex ada didepannya, Fu sontak lari dan memeluknya dengan erat.
"Akhirnya kau datang juga, Shu" ujar Rein dengan lega akan kekhawatiran yang mungkin berlebihan pada Alex. Alasan kenapa Rein begitu khawatir, karena peserta Battle Royale harus datang kurang dari pukul 6 dini hari demi melihat lawan pertama mereka dan Alex datang ke Akedemi Tokyo pukul 7 pagi lebih, padahal upacara pergelaran serta peresmian akan berlangsung jam 8.
"Fu-fu kira kak Shu tidak akan pernah datang…" ujar Fu dengan melepaskan pelukannya pada Alex, lalu memandangnya dengan mata yang berkaca-kaca. Alex yang melihat itu langsung mengusap kepala Fu dengan lembut seraya tersenyum kecil.
"Tentu saja, Fu-fu…" senyuman Fu makin terlihat dan kini sudah tidak lagi namanya muka murung serta sedih yang dia lakukan tadi. Sekarang Fu menjadi ceria lagi, seperti biasanya.
"Ehem! Bersantai ada baiknya, tapi jangan sampai terlalu bersantai" seru Rein dengan pura-pura batuk untuk menarik perhatian dari adegan romantis dari Alex dengan Fu. Tujuan ia berkata seperti itu adalah agar Alex dengan Fu selalu mewaspadai lawannya.
"Memangnya siapa lawan pertama kami, kak Rein?" tanya Alex dengan penasaran.
"Lawan pertamamu adalah duo kembar murid bela diri terkuat serta jenius sekaligus anak dari pendiri dojo beraliran Chikyu no Kuni. Mereka berdua sama-sama ahli menggunakan bela diri dengan bersamaan mengeluarkan sihir serangan juga pertahanan. Aku ingin kalian tetap berhati-hati" seru peringatan dari Rein akan sikap santainya Alex yang menurutnya meremehkan lawan pertama mereka.
"Beladiri ya? Kurasa akan kuakhiri dengan cepat agar bisa beristirahat" balas Alex dengan cepat dan mudah. Balasan Alex membuat Rein sedikit kesal akan sikap orang didepannya yang begitu meremehkan lawan.
Tetapi Rein tahu kalau pasangan Alex dengan Fu tidak akan pernah kalah melawan duo pasangan kembar itu. Dikarenakan mustahil seekor tikus bisa melawan elang yang terbang untuk bersiap memangsa mereka.
Walaupun Rein yakin Alex tidak akan kalah dari semua pasangan anak kelas satu, kecuali untuk dua pasangan yang harus benar-benar Alex waspadai dan melawannya dengan seluruh kekuatannya. Dua pasangan yang dimaksud Rein adalah, Yuki dengan Sherlinia dan Alicia dengan Leonardo.
Dua pasangan itu memiliki kemampuan untuk mengalahkan Alex dengan Fu menggunakan kemampuan tempurnya yang luar biasa dan mereka semua mungkin menjadi musuh terburuk untuk Alex serta Fu yang lebih ahli menggunakan sihir ketimbang pedang.
"Kau pasti punya rencana kan, Shu?" tanya Rein akan senyum misterius dari Alex. Melihatnya seperti itu tidak mungkin kalau dia tidak punya rencana untuk menghadapi setiap lawan mereka di Battle Royale.
"Seperti itulah…" Alex lagi-lagi menjawab dengan mudah, sekaligus membuat Rein bingung akan rencana yang dimiliki oleh Alex dengan Fu.
"Baiklah, kami akan pamit dulu untuk melakukan persiapan, kak Rein" ujar Alex dengan menggendong Fu, lalu mengajaknya pergi tanpa menunggu balasan dari Rein.
Sementara Rein hanya menghela nafas dengan penasaran seperti apa rencana yang dimiliki oleh Alex, dia pun memutuskan untuk pergi langsung ke Moon Arena agar bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri, rencana apa yang dimiliki oleh mereka berdua.
##########
"Baiklah, mari kita mulai pertandingan pertama Battle Royale!!!"
Saat ini terjadi kemeriahan yang luar biasa di Moon Arena dari bangku penonton, karena akhirnya acara yang mereka tunggu-tunggu untuk melihat pertarungan sihir dengan pedang. Sekaligus menyaksikan siapa yang mungkin menjadi calon dari Grand Magus generasi selanjutnya.
Semua penonton terlihat tidak sabar dengan pertandingan pertama dalam Battle Royale setelah menunggu pembukaan serta pidato penyemangat yang diucapkan langsung oleh Carissa selaku kepala Akademi Tokyo.
Ditambah teriakan dari host yang membuat acara Battle Royale semakin meriah sekali dengan diikuti sorakan semangat dari penonton Battle Royale.
"Kita lihat pertandingan pertama hari ini! Kirihara L. Shu dengan Himetsuki Fu versus duo kembar dojo aliran Chikyu no Kuni, Kunikou Dashi dan Kunikou Danshi!!!!"