The Immortal_Allgar&Gazbiyya

The Immortal_Allgar&Gazbiyya
Bab 41. Kangen...



15 menit telah berlalu, namun Gazbiyya masih saja berperang dengan keraguan.


Tangannya yang memegang ponsel tak berhenti mengetuk layar yang kini dalam keadaan mati.


"Telvon gak ya?" gumamnya pada dirinya sendiri


Iya, saat ini Gazbiyya memang sedang berperang dengan rasa gengsinya.


Terhitung sudah 3 hari lamanya Allgar pergi, dan kekasihnya itu masih belum juga menghubunginya.


Terakhir kali mereka bertukar kabar adalah malam dimana Gazbiyya sedang menunggu kekasihnya itu pulang.


Malam itu Gazbiyya sengaja menunggu kepulangan Allgar.


Namun tiba-tiba Allgar menghubunginya, mengatakan bahwa mungkin untuk beberapa hari kedepan, dia tidak akan pulang karna ada hal penting yang harus Allgar urus dulu.


Dan parahnya sampai sekarang, Allgar belum juga menghubunginya kembali.


"Coba dulu saja deh, kalau gak di angkat berarti Kak Allgar memang lagi sibuk banget"


Lalu dengan perasaan berdebar, Gazbiyya akhirnya melupakan rasa gengsinya.


Beberapa detik yang lalu tangannya telah menekan tombol panggil pada nomor Allgar.


Hingga hembusan nafas berat menjadi penanda bahwa panggilannga menjadi sia-sia saja.


Allgar tak menerima panggilan telvon dari Gazbiyya.


"Gak papa Biyya, mungkin kekasihmu itu memang lagi sibuk.


Kamu harus bisa memahami kesibukannya" ujarnya untuk menyemangati dirinya sendiri


Kemudian diletakkannya ponsel itu di atas nakas samping tempat tidur.


Sepertinya ikut berenang bersama Claretta dan Kinara lebih menyenangkan, setidaknya pikirannya tak terjtuju pada Allgar terus.


Sesampainya di kolam renang pribadi, Gazbiyya mengetuk pintu yang mana langsung dibuka oleh Claretta.


Sedangkan Kinara terlihat asyik berenang kesana kemari.


Karna ini namanya kolam renang pribadi, jadi mereka bertiga tak perlu merasa khawatir akan terlihat oleh orang lain.


Area ini hanya bisa dimasuki oleh anggota inti dari THE IMMORTAL.


Beda lagi dengan area kolam renang yang waktu itu dijadikan tempat pesta, disana adalah area umum yang biasanya ditempati oleh anggota biasa yang ingin berenang.


"Akhirnya turun juga" ujar Claretta pada Gazbiyya


"Iya nih, lama-lama bosen juga di kamar terus" balas dengan tersenyum manis


Beberapa saat lalu Claretta dan Kinara memang mengajaknya untuk berenang bersama.


Namun Gazbiyya tolak karna dia sedang malas dan juga dirinya sedang menunggu kabar dari seseorang.


"Seru tahu Kak, mumpung cuacanya gak terlalu terik juga" tambah Kinara


Claretta melempar Sunblock yang langsung ditangkap oleh Gazbiyya,


"Nih pakai Sunblock dulu, biar kulitnya gak terbakar"


Tanpa banyak kata Gazbiyya langsung mengoleskan krim itu ke seluruh tubuhnya.


"Tolong bantuin Cla" pintanya pada Claretta untuk mengoleskan Sunblock di area punggung yang tidak bisa digapai menggunakan tangannya


"Udah, selesai" ujar Claretta


Setelah mengucap Terima kasih pada Claretta, Gazbiyya segera bergabung bersama Kinara yang sudah terlebih dahulu berada di dalam air.


Rasa sejuk ketika tubuhnya sudah berada di dalam air, tanpa sadar membuat Gazbiyya terpejam menikmatinya.


"Kak Biyya, ayo kita lomba renang" ajak Kinara dengan semangat


"Dasar kekanakan" sahut Claretta yang lebih memilih berjemur di atas kursi


"Apa sih, ikut-ikutan saja. Orang aku ngajaknya Kak Biyya kok" gerutu Kinara yang sama sekali tak digubris oleh Claretta


Gazbiyya yang melihatnya pun tertawa pelan, baginya Claretta dan Kinara itu ibarat kartun Tom & Jerry.


"Ayo" ujar Gazbiyya yang telah siap pada posisinya


Sebenarnya Gazbiyya belum pernah lomba renang, namun demi menyenangkan hati Kinara, tidak ada salahnya Gazbiyya menurutinya.


Sampai kemudian Gazbiyya lah pemenangnya,


"Gak seru ah, masa aku kalah sih" gerutu Kinara yang dibalas suara tawa oleh Gazbiyya


"Ya udah kita coba sekali lagi, siapa tahu kali ini kamu yang menang"


"Oke siap" balas Kinara penuh semangat


Saat Gazbiyya dan Kinara bersiap untuk memulai perlombaan untuk yang kedua kalinya.


Tiba-tiba ponsel milik Claretta berdering, Claretta pun segera menggapai ponsel yang dia letakkan di atas meja.


Keningnya berkerut kala mengetahui siapakah yang sedang menghubunginya itu.


"Gazbiyya lagi sama kamu gak, Cla? Tadi aku telvon ke nomornya tapi gak dijawab" tanya Allgar to the point


"Oh, iya, kebetulan kami lagi berenang bersama. Mungkin ponselnya ketinggalan dikamar"


"Tolong kasihkan ke Gazbiyya ya, Cla. Aku mau bicara sama dia"


"Oke tunggu sebentar, aku panggil kan dulu"


Claretta segera memanggil Gazbiyya yang kini terlihat sedang menertawakan Kinara yang lagi-lagi kalah.


"Biyya, ini ada telvon dari Kak Allgar" panggil Claretta dengan suara lumayan keras


Gazbiyya yang mendengarnya pun, tanpa menunggu waktu lama langsung keluar dari kolam renang dan berjalan menghampiri Claretta.


"Nih dari Kak Allgar, katanya mau bicara sama kamu" ucap Claretta sembari menyerahkan ponselnya pada Gazbiyya


"Hallo Kak Allgar" panggil Gazbiyya dengan suara pelan


"Hai juga sayang" balas Allgar yang mana langsung mengembangkan senyum Gazbiyya


"Tadi kata Claretta, kalian lagi berenang bersama ya?"


"Iya Kak"


"Berenangnya di kolam pribadi kan?" tanya Allgar sekali lagi


"Iya Kak"


Jawaban Gazbiyya yang terdengar sama dan juga kaku, membuat Allgar yang berada disebrang sana menjadi gemas sendiri.


"Kamu pasti lagi kangen sama aku kan Sayang?"


"Iya Kak" jawab Gazbiyya dengan cepat


Lalu seakan tersadar dari kecerobohannya, Gazbiyya segera mencari alasan.


"Oh, itu, maksud aku..."


"Haha..ha.. Aku juga kangen banget sama kamu kok Sayang" ujar Allgar disela tawa lelaki itu


Gazbiyya yang merasa malu pun memukul keningnya dengan pelan, karna tak terlalu fokus, Gazbiyya jadi terjebak dalam ulah jahil dari kekasihnya itu.


"Kak Allgar kapan pulang?" akhirnya demi menutupi rasa malunya, Gazbiyya sebisa mungkin mengganti topik obrolan mereka


"Kenapa sayang? Kangennya udah berat banget ya?" goda Allgar


"Ish, kalau bercanda mulu. Mending telvonnya aku matikan saja nih" ancam Gazbiyya dengan suara manja


"Eh, sekarang udah berani ngancem ya"


"Udah ya, aku mati'in beneran nih" ujar Gazbiyya


Namun yang sebenarnya terjadi adalah Gazbiyya yang tengah menahan senyum lebarnya.


Jika tidak ada Claretta yang sejak tadi memperhatikannya, mungkin Gazbiyya akan loncat bahagia karna akhirnya Allgar menghubunginya.


"Untuk rencana pulang, aku masih belum tahu sayang.


Disini masih banyak hal penting yang mesti aku selesaikan dulu" akhirnya Allgar mengalah, lelaki itu berganti dalam mode serius


"Memangnya urusan apa sih Kak? Terus sebenarnya kamu lagi ada dimana?" tanya Gazbiyya, karna perempuan itu memang tidak mengetahui kemana perginya sang kekasih


"Percuma aku kasih tahu, kamu gak bakalan tahu tempatnya sayang.


Pokoknya kamu tenang saja, secepatnya aku akan menyelesaikan urusanku disini.


Karna aku juga kangen banget sama kamu" ucap Allgar yang terdengar sangat manis ditelinga Gazbiyya


"Ya sudah, semoga semuanya cepat selesai ya Kak. Jangan lupa makan dan istirahat yang cukup, biar tubuhnya vit terus"


"Iya sayang.. kalau gitu kita akhiri sampai disini dulu ya telvonannya.


Soalnya Kevlar udah manggil tuh, nanti kalau ada waktu luang aku hubungi lagi" ujar Allgar yang akan mengakhiri panggilan telvon


"Iya Kak, sampai bertemu lagi dirumah ya.


Aku sayang kamu"


Usai mengatakannya, Gazbiyya langsung mematikan panggilan televon secara sepihak.


Padahal Allgar belum sempat membalasnya


Setelah itu Gazbiyya mengembalikan ponsel milik Claretta kepada pemiliknya.


Meski belum tahu kepastian tentang kepulangan sang kekasih, namun Gazbiyya sudah cukup senang begitu tadi mendengar suara dari kekasihnya itu.


Dan yang paling penting, Allgar juga merasakan apa yang saat ini sedang dia rasakan.


Rasa kangen yang memberontak ingin dituntaskan..


...•••...