The Immortal_Allgar&Gazbiyya

The Immortal_Allgar&Gazbiyya
Bab 4. Pertemuan...



"Brengsek, sudah berulang kali aku bilang untuk menjauhi Gazbiyya" hardik Ezra dengan suara keras disela perkelahian mereka


Iya, sekarang GENG DOUGHTY dan GENG NOXIOUS memang sedang berkelahi. Perkelahian yang terjadi di Taman Kota memang pelakunya adalah dua Geng itu, dan hal yang memicu perkelahian ini tak lain adalah Gazbiyya.


Saat DOUGHTY sadar jika Gazbiyya menghilang, mereka langsung menyimpulkan bahwa hilangnya Gazbiyya mungkin karena Kendrick dan Geng nya itu.


Padahal sudah 1 minggu lebih ini dia berhasil menyembunyikan gadis itu didalam rumah, tapi karna Gazbiyya ada hal penting yang mesti di urus di kampus, akhirnya Ezra pun mengijinkannya untuk datang ke kampus.


Namun dia tidak pernah mengira jika dia bisa kecolongan lagi, Gazbiyya menghilang dan mereka masih belum juga menemukannya.


Bahkan mereka sudah memeriksa setiap sudut kampus, dan hasilnya nihil, gadis itu tidak ditemukan. Ezra juga berulang kali mencoba menghubungi ponsel Gazbiyya, tapi ponsel milik gadis itu tidak aktif.


Lalu setelah hampir setengah jam lebih mereka mencari keberadaan Gazbiyya, akhirnya pencarian mereka menemukan petunjuk. Ada salah satu murid dikampus yang mendengar jika Gazbiyya bersama dua orang perempuan merencanakan untuk pergi ke Taman Kota, dan secepat kilat, Ezra segera membawa anggota DOUGHTY untuk menuju kesana.


Sampai akhirnya perkelahian antar dua Geng itu terjadi, karna disaat DOUGHTY sampi disana, nyatanya mereka sudah disambut oleh NOXIOUS. Kendrick menantang Ezra dengan menjadikan Gazbiyya sebagai taruhannya, jadi siapa diantara mereka yang lebih dulu menemukan Gazbiyya maka dialah pemenangnya, dan pemenang akan mendapat Gazbiyya sebagai hadiahnya.


Tentu saja Ezra tak menyetujui rencana licik dari Kendrick, sampai kapan pun dia tidak akan menyerahkan sahabatnya pada lelaki brengsek itu.


"Ha..ha..ha.. Kamu tidak bisa melarangku untuk mendapatkan Gazbiyya. Karna apapun yang aku inginkan, aku pasti akan mendapatkannya" dan satu pukulan berhasil mendarat diwajah Kendrick, Ezra benar-benar murka mendengar ucapan dari pemimpin GENG NOXIOUS itu.


Perkelahian antar Geng itu terus berlanjut sampai akhirnya mereka harus dibubarkan oleh pihak berwajib, namun mengingat keduanya adalah orang yang cukup berpengaruh di kota ini. Mereka dibebaskan tanpa mendapat hukuman, hanya saja mereka harus mengganti kerugian yang sudah mereka sebabkan.


"Lihat saja, cepat atau lambat. Aku pasti akan memiliki Gazbiyya" ujar Kendrick sebelum berlalu pergi dari hadapan Ezra


...•••...


Sedangkan ditempat lain, Gazbiyya terlihat nyaman saat Kinara mengajaknya mengobrol disela perjalanan mereka yang entah lah akan menuju kemana.


"Oh ya, apa perjalanan kita masih lama?" tanya Gazbiyya yang mulai penasaran dengan tujuan mereka saat ini,


Sudah sekitar 1 jam lebih mobil yang mereka tumpangi melaju dijalanan beraspal ini, dan pemandangan gedung-gedung atau rumah-rumah para penduduk yang sebelumnya dia lihat, kini sudah tergantikan dengan pepohonan hijau yang terlihat menyejukkan.


"Mungkin sekitar 2 jam lagi. Kalau capek, kamu bisa tidur dulu" jawab Vilash yang berada dibelakang kemudi, sedangkan disamping lelaki itu ada Claretta yang sejak tadi tak banyak bicara.


"Benar kata kak Vilash, kak Biyya mending tidur saja. Biasanya aku kalau bosan juga tidur"


"Dia gak mungkin bisa tidur, karna pasti terganggu sama bibir kamu yang sejak tadi gak berhenti ngoceh" sahut Claretta dari kursi depan,


Kinara langsung berubah cemberut setelah mendengar ucapan dari Claretta, sudah 1 tahun lebih dia mengenal Claretta. Namun perempuan yang dia klaim sebagai sahabatnya itu masih saja terlihat cuek dan kadang menyebalkan, tapi untungnya dia sayang.


"Sudah lah, kalian berdua itu selalu saja bertengkar. Memangnya kalian tidak malu sama Gazbiyya" ucap Vilash


"Enggak" balas Claretta dan Kinara secara bersamaan, bahkan keduanya juga kompak bersedekap dada


Gazbiyya yang melihatnya pun ikut tertawa kecil melihat tingkah dari dua gadis yang mengaku sebagai adik kelasnya itu, hari ini dia sudah mendapatkan 4 teman baru.


Ternyata rasanya menyenangkan jika kita memiliki banyak teman, dan entah bagaimana nasib dari kedua temannya yang lain, Keyra dan Agnes, semoga mereka berdua juga baik-baik saja.


"Gazbiyya, tolong dimaklumi ya. Mereka berdua memang kekanak-kanakan" ujar Vilash yang dibalas anggukan kepala oleh gadis itu


Sampai waktu 2 jam yang tersisa rasanya tak terlalu membosankan karna di isi dengan pertengkaran kecil dari Claretta dan Kinara, terkadang sesekali Vilash juga ikut menimpali obrolan mereka.


Jadi, saat mobil yang mereka tumpangi berjalan pelan memasuki sebuah gerbang besar dan tinggi, lalu baru berhenti sekitar 10 menit kemudian didepan sebuah bangunan besar yang terlihat mewah dan terlihat sedikit misterius pada bangunan berlantai tiga didepannya. Bagaimana mungkin bisa ada rumah mewah ditengah hutan, rumah dengan penjagaan ketat itu berhasil memukau dirinya.


"Kak Biyya, ayo masuk" ajak Kinara yang seketika membuat Gazbiyya tersadar dari rasa kagumnya


Tadi setelah dia dibolehkan untuk ikut bersama Claretta dan Kinara, gadis itu kembali mendapatkan teman baru. Saat didalam mobil tadi, Kinara tak berhenti mengajaknya untuk mengobrol. Gadis ceria itu mengtakan jika tujuan mereka lumayan jauh dan Vilash pun mengatakan kalau waktu yang ditempuh hampir 3 jam.


Tapi Gazbiyya tidak pernah mengira jika kediaman yang dimaksudkan Kinara adalah sebuah rumah mewah yang berada di tengah hutan, awalnya dia berpikir mungkin saja rumah gadis yang mengaku pernah ditolongnya itu berada di sebuah desa kecil sehingga membutuhkan waktu cukup lama.


Kemudian dengan langkah kecilnya, Gazbiyya hanya mampu mengekori Kinara untuk masuk kedalam rumah. Sedangkan Claretta dan Vilash sudah masuk terlebih dahulu, tadi di mobil dia juga sempat berkenalan dan mengobrol dengan Vilash juga.


Kinara membawanya menuju sebuah ruangan yang cukup besar, tanpa sadar dia mengedarkan tatapannya kesegala arah. Di sudut bagian kanan ada sebuah meja billiard, lalu ada juga sebuah rak yang berisi beberapa buku dan hiasan-hiasan lainnya.


Dan yang lebih parahnya lagi, saat ini ada sekumpulan pria tampan yang sedang duduk santai sambil menatap tajam ke arahnya. Seketika Gazbiyya lupa caranya bernafas,


Mungkinkah Kinara salah ruangan hingga berakhir membawanya kesini?


Tapi kenapa gadis itu malah menatapnya sembari tersenyum lebar,


"Selamat datang dikediaman THE IMMORTAL kak Biyya. Kenalin, mereke semua juga tinggal disini"


Lagi lagi Gazbiyya merasa salah perhitungan, dia kira gadis disampingnya ini akan membawa nya menemui orang tuanya. Tapi ternyata dia salah besar, sekarang dia malah terjebak di antara sekumpulan pria tampan.


Dan entah kenapa, perasaannya sedikit berdebar saat kedua matanya tak sengaja bertubrukan dengn milik pria tampan yang menatapnya dengan pandangan tak terbaca.


Sosok tampan nan misterius yang sedang duduk di sofa single itu, seolah menyihirnya untuk terus menyelami kedua mata berwarna hitam pekat yang memancarkan aura berbeda.