The Immortal_Allgar&Gazbiyya

The Immortal_Allgar&Gazbiyya
Bab 1. Awal Mula...



Disebuah rumah mewah berlantai dua, seorang gadis cantik sedang menunduk pasrah. Didepannya ada seorang lelaki seusianya yang berulang kali mengeluarkan umpatan kasar, jelas sekali jika lelaki itu sedang meluapkan amarahnya.


"Kalian semua benar-benar bodoh, bagaimana mungkin kalian membiarkan Gazbiyya disentuh oleh lelaki brengsek itu"


Lelaki yang sedang meluapkan emosinya itu adalah Ezra Rajendra, pemimpin dari GENG DOUGHTY.


Tadi saat dia sedang sibuk berkencan dengan sang kekasih, tiba-tiba dirinya mendapatkan kabar buruk jika Gazbiyya tengah diganggu oleh sekumpulan orang brengsek yang tak lain adalah GENG NOXIOUS


"Baby, kamu tenang dulu dong. Jangan marah-marah terus, lagian Gazbiyya juga gak terluka parah" Freya mencoba menenangkan kekasihnya itu dengan terus-terusan mengelus lengan kokok milik Ezra


Akhirnya emosi dari lelaki itu perlahan mencair, lalu dia pun menghampiri sahabatnya yang sejak tadi hanya diam membisu.


Sejak sampai dirumah, Gazbiyya memang belum mengeluarkan suaranya, gadis itu hanya menjawab ucapan Ezra dengan gelengan kepala maupun anggukan.


Bagi seorang Ezra Rajendra, Gazbiyya Eiliya Sarvenaz adalah seseorang yang sangat spesial dihidupnya. Mereka sudah tumbuh bersama sejak kecil, kedua orang tua mereka juga bersahabat. Dan sejak 2 tahun yang lalu, gadis itu sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.


"Biyya, kamu gak papa kan? Kalau ada yang sakit, kamu bilang sama aku ya" dan lagi-lagi gadis itu hanya membalasnya mengunakan gelengan kepala


"Ya sudah, kalau gitu kamu istirahat dikamar ya. Kamu gak perlu takut, aku pasti bakal selalu melindungi kamu, terutama dari lelaki brengsek itu"


Lalu Ezra segera mengkode kekasihnya untuk mengantarkan Gazbiyya ke kamar gadis itu,


"Biyya, ayo aku antar ke kamar" akhirnya Freya pun membawa Gazbiyya menuju kamar gadis itu


Sekilas Gazbiyya melirik perempuan yang sedang menuntunya itu, meski mereka bukanlah dua orang yang cukup dekat, namun hubungan keduanya juga bisa dibilang lumayan baik.


Sampai detik ini, Freya adalah gadis baik, kekasih dari Ezra itu sangat berbeda dengan mantan-mantan Ezra yang lainnya.


Dulu, para gadis yang menjadi pacar Ezra, hampir semuanya membenci dirinya. Mereka selalu mengeluh cemburu karna Ezra memperlakukannya dengan spesial, bahkan beberapa kali Ezra lebih mementingkan dirinya dibanding pacar-pacarnya itu.


"Kamu istirahat dulu ya. Kalau butuh sesuatu, kamu bisa langsung panggil aku"


Gazbiyya menganggukkan kepalanya dan mengucapkan terima kasih,


"Makasih ya Frey"


"Sama-sama. Ya sudah aku turun kebawah dulu ya, mau nenangin singa yang lagi mengamuk" balas Freya dengan tertawa pelan


Sepeninggalan dari Freya, gadis yang sedang berbaring miring di ranjang itu tak juga menutup matanya. Gazbiyya terlihat larut dalam lamunan, kejadian beberapa jam lalu masih membekas di ingatannya.


Mungkin ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan perlakuan buruk dari lawan jenis, meski tadi hanya sebatas menyentuh tangannya, namun tetap saja membuat dirinya takut.


Untung saja tadi dia segera mendapat pertolongan dari anak buah Ezra, entah apa jadinya jika mereka semua terlambat menolongnya.


Bahkan ucapan dari lelaki brengsek itu masih terlintas di pikirannya,


"Mungkin sekarang aku belum bisa memilikimu, cantik. Tapi sebentar lagi, aku pastikan jika kamu akan menjadi wanitaku"


Karna terlalu lelah melamun, tanpa sadar Gazbiyya tertidur. Semoga ketakutannya akan hilang saat dia membuka mata nanti.


...•••...


Dilantai bawah, tepatnya di ruang tamu. Ezra kembali mengintrogasi anak buahnya, akibat kelalaian mereka yang telat menjemput Gazbiyya di kampus, sahabatnya itu harus diganggu oleh Kendrick dan teman-temannya


Ezra sangat mengenal bagaimana cara bermain dari Kendrick, lelaki yang menjadi pemimpin dari GENG NOXIOUS itu bukanlah orang biasa.


NOXIOUS yang artinya berbahaya, mereka adalah sekumpulan orang yang akan menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang dia inginkan, dan sialnya sekarang Gazbiyya menjadi target dari lelaki itu.


"Mulai sekarang, kalian harus lebih memperketat penjagaan untuk Gazbiyya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali" perintahnya dengan tegas


"Tenang saja Zra, kami akan lebih waspada lagi. Bagaimana pun, Gazbiyya adalah sosok penting yang harus kami lindungi" ujar Rainer yang juga sahabat dari Ezra


Apa yang dikatakan Rainer memang benar, Gazbiyya adalah soseorang yang sangat penting dalam GENG DOUGHTY. Dia adalah adik dari Haidar, yaitu pendiri dari GENG DOUGHTY.


Namun Haidar sudah meninggal dan tahta kepemimpinan diberikan pada Ezra. Sebelum meninggal, Haidar juga berpesan untuk melindungi adiknya apapun yang terjadi.


Ezra melihat sang kekasih sedang berjalan ke arahnya, dia menghela nafas lalu menghembuskannya dengan berat. Kemudian dia menyuruh anggotanya untuk bubar, dan menyisakan dirinya sendiri di ruang tamu.


"Baby" panggil Freya ketika jarak sudah mendekatkan mereka


Ezra yang kini sedang frustasi, menepuk pahanya dengan pelan agar Freya segera duduk dipangkuannya. Tentu saja Freya akan dengan senang hati menurutinya,


"Maaf ya, kencan kita jadi batal" ungkap Ezri sembari memeluk pinggang Freya yang kini sudah duduk di atas pangkuannya


Perempuan yang sudah menjalin hubungan selama 1 tahun bersama Ezra itu, hanya tersenyum menanggapi ucapan dari kekasihnya. Karna sedari awal, saat dia memutuskan untuk berpacaran dengan ketua GENG DOUGHTY ini, dia harus siap jika dirinya bukanlah prioritas utama bagi Ezra.


Ada gadis bernama Gazbiyya lah yang menjadi ratu di dalam GENG DOUGHTY, maka dari itu dia mencoba tak mempermasalahkan kencan mereka yang terpaksa harus batal.


"Santai saja beb, lagi pula kita juga bisa melakukannya lain kali lagi, kan?"


Ezra menganggukkan kepalanya tanda setuju, lelaki itu tengah menutup matanya karna terhanyut pada sentuhan tangan Freya yang kini sibuk memainkan rambutnya.


Elusan jari-jari lentik itu mampu membuatnya tenang untuk sesaat, mungkin memang dirinyalah yang terlalu menganggap kejadian tadi secara berlebihan.


"Kamu masih kepikiran soal Gazbiyya kah beb?"


"Iya, aku merasa gagal menjaganya Frey. Terlihat sekali jika Biyya merasa ketakutan"


"Aku yakin, cepat atau lambat pasti dia akan melupakannya. Gazbiyya itu sosok yang kuat, jadi dia tidak akan membiarkan rasa takut terus menghantuinya"


"Iya, kamu benar beb. mungkin cuma aku yang terlalu berlebihan saja"


Freya tersenyum senang, setidaknya dia sudah berhasil menenangkan kekasihnya yang sedang gelisah.